Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
Egois


__ADS_3

Eps 35


Amel dan finka baru saja tiba di Amerika,


huh..... akhirnya kita sampai kata Amel sambil berjalan yang diikuti adiknya Angel.


kakak benar aku pikir kita tidak sampai kak kata angel, Amel seketika itu langsung menggetuk jidat angel.


tuk..........AW... sakit, apa yang kakak lakukan....????? kata angel sambil meringis, tentu saja memukul jidat mu. loh.... kenapa jidatku di pukul...??? tanya angel bingung, karena kau sudah bicara omong kosong kata Amel marah.


maaf deh kak angel janji, enggak akan bicara seperti itu lagi kata angel sambil cengengesan.


ya udah ayo kak kata angel, sambil menarik tangan kakak nya. mereka akhirnya sampai di apartemen, yang dimana jaraknya tidak terlalu jauh dengan kantor mereka.


Amel dan angel lalu memasuki sebuah lift yang sudah terbuka,


oh iya kak, by the way masalah dengan Arel, gimana caranya kakak kabur dari Arel....??? tanya angel.


Amel hanya bisa tersenyum mengingat kejadian di ranjang itu, tanpa mendengar kan angel yang sudah beberapa kali memanggil amel.


kak.... kak..... kata angel, tapi Amel masih sibuk dengan lamunannya. kak.....ini kakak udah budek ya..... woy.........???!! kak kata angel kesal.


Heng ....... kata amel, oh iya maaf kakak sepertinya lelah kata Amel. tak lama kemudian pintu lift pun terbuka, Amel langsung keluar dari pintu itu dengan sigap.


aneh....... Kakak' ini kenapa sih batin angel, sambil mengikuti Amel yang senyam-senyum sendiri. angel memperhatikan cara kakak nya berjalan, oh aku tahu.....!!??? kata angel seolah mendapatkan pencerahan.


apa jangan-jangan kakak sudah ngelakuin itu sama Arel, batin angel sambil membayangkan kakak nya yang melakukan itu dengan Arel.


angel sudah terbiasa dengan budaya itu, karena ia lumayan lama tinggal di luar negeri. jadi tidak ada rasa malu ataupun kaget, dia hanya penasaran saja bagaimana mereka bisa berakhir di ranjang batin Angel sambil tertawa sendiri.


angel.......!!!!!! mau sampai kapan kamu akan berdiri di situ...??? cepat masuk kata Amel memerintah.


iya kak tunggu aku kata angel, sambil berlari mendekati Amel. pokoknya aku harus bertanya sama kakak hari ini, terus itu lapor sama Mama fuzi ha... ha...ha... batin angel tertawa.


Arel bangun dari tidurnya, ia mencari sosok yang baru seutuhnya menjadi miliknya hari ini.


Amel...... kata Arel lembut, ia meraba-raba sisi tempat tidur nya itu. tanpa pakaian dalam, dan hanya menggunakan piyama saja. Amel....... kata Arel lagi, tapi dia tidak menemukan sosok itu.


Arel lalu membuka matanya, ia sangat terkejut karena tidak melihat wanita itu. dia kemudian berlari menuju pintu kamar, tapi sayangnya pintu itu terkunci.


sial...... kata Arel sambil menendang pintu itu, ia lalu menelpon bawahannya untuk segera membuka pintu kamar itu.


tak lama kemudian pintu pun terbuka, Arel langsung turun dari lift pribadi itu dan langsung mengumpulkan semua penjaga dan pelayan rumah itu.


dimana Amel....???...!! kata Arel dengan wajah yang penuh emosi, maaf tuan non amel sudah pergi ke bandara kata mereka.


apa....???...!!! kata Arel makin emosi, mereka hanya saling memandang satu sama lain. kemudian datanglah satu pelayan memberi sebuah surat, maaf tuan.... jika kami lancang mengijinkan non Amel pergi.


tapi sebelum pergi ia menitipkan sebuah surat, kata pelayan pemberani itu. lalu memberikan surat itu pada Arel, Arel lalu mengambil surat itu dan kemudian membaca isi surat nya.


untuk Arel.....😉


arel sebelumnya aku minta maaf, karena aku akan tetap pergi meskipun kamu melarangnya. tapi aku janji aku pasti akan pulang, jadi aku berharap kamu juga pulang dan jangan membuat semua orang khawatir.


oh iya satu lagi Arel jika suatu saat nanti kita tidak bertemu lagi, aku harap kamu bisa bahagia dan mendapatkan pengganti yang lebih baik.


by: Amelia😘


Arel seketika itu hanya diam sambil duduk di sofa, ia langsung berlari ke kamar mengganti pakaian dan pergi ke rumahnya.


.............


Amel mengerjakan tugas perusahaan lebih cepat, dari target yang ditentukan. ya wajar saja sih, karena dia memang sangat suka dengan urusan bisnis.


oh iya kak, kita udah tiga hari di sini. bahkan perusahaan juga sudah jauh lebih baik, apa enggak sebaiknya kita pulang aja kata angel saat Amel menyiapkan beberapa dokumen.


kamu ini, memang perusahaan sudah membaik dan terkendali. tapi kita harus tetap memantau kondisi nya, lagian kita kan di suruh papa seminggu kata Amel menjelaskan.


iya sih kak hanya saja......., apa kakak enggak kangen sama Arel.....???? kata angel sambil berjalan mendekati kakak nya.


apa sih kamu ini, kata Amel malu. lalu ia menarik tangan adiknya, kita kemana kak tanya angel bingung. gimana kalau kita belanja dulu, besok kita baru pulang kata Amel bahagia setuju......!!! kata Angel tak kalah bahagianya.


mereka lalu keluar dari ruangan itu, kemudian Amel berbicara kepada seorang wanita.


sekretaris Nan tolong kamu laporkan pada saya jika perusahaan mengalami penurunan, atau ada yang mencurigakan kata Amel lalu berjalan meninggalkan sekretaris itu.

__ADS_1


sesampainya di sebuah mol, mereka pun belanja sampai puas tidak lupa membeli


oleh-oleh untuk di bawa pulang.


..............


di tempat lain Arel sangat sibuk dengan urusan kantor nya, apalagi sekarang dia sudah menjadi CEO.


sekretaris Ning apakah hari ini ada pertemuan lain.....???? tanya Arel. maaf pak seperti nya hari ini kosong, kecuali nanti malam kata sekretaris itu terpotong. baiklah kalau begitu kamu keluarlah, jika ada yang mencari bilang saya tidak dapat di ganggu kata Arel. baik pak kata sekretaris Ning, Arel kemudian masuk ke dalam sebuah kamar untuk istirahat sejenak.


dia merenggangkan seluruh tubuhnya, karena merasa lelah....huh .. rasanya


akhir-akhir ini badan gue sakit banget batin Arel. tapi cewek itu kenapa enggak telpon gue....??? batin Arel, terus dia sekarang lagi ngapain ya kata Arel sambil mengingat Amel.


Arel kemudian mengambil handphone nya, dan mencari sebuah nama di kontak itu istriku.


....Tut....tut.....Tut.........


no yang anda tuju tidak dapat di hubungi cobalah beberapa saat lagi,....


ni orang kemana sih batin Arel kesal, ia kembali mencoba untuk menelpon tapi tetap tidak di angkat. Arel kemudian menelpon angel,


....Tut...Tut.. Nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi


sial kata Arel, kemudian dia membanting handphone nya karena marah. untung lah itu handphone canggih kalau enggak pasti udah rontok sama isinya.


Arel kemudian berdiri, dan mengambil handphone nya kembali. dia kemudian menyuruh bawahannya untuk menyiapkan sebuah tiket, paspor, dan lain sebagainya.


Arel sudah tidak tahan menunggu Amel, yang sama sekali tidak mau mengangkat telepon Arel mulai dari pertama wanita itu pergi.


dia keluar dari kamar, kemudian duduk di kursi nya. Arel mengambil telpon genggam di meja, lalu menyuruh sekretaris nya untuk segera datang. tak lama kemudian sekretaris Ning datang, maaf pak ada yang bisa saya bantu pak....????


begini saya akan pergi keluar negeri beberapa hari, jadi pertemuan nanti malam kamu yang akan pergi di temani sama kak Rama kata Arel menjelaskan.


tapi pak, besok kita juga ada janji dengan Klein kata sekretaris Ning takut-takut.


kalau itu kamu yang handle semuanya, pokoknya urusan perusahaan untuk beberapa hari saya serahkan pada kami kata Arel.


baik pak akan saya laksanakan kata sekretaris Ning, lalu permisi keluar.


setelah semua berkas untuk pemberangkatan selesai, Arel kemudian pulang ke rumah keluarganya. loh ....!!! Arel kenapa kamu cepet banget pulang nya hari ini....????,. bukannya biasanya masih lembur...???? tanya anes menyelidik.


kemudian mengambil sebuah photo yang ada di lemari, dia kemudian duduk sambil memandang photo itu dengan sendu.


Finka......!! maafin kakak jika selama kamu hidup, kakak tidak bisa menjaga kamu kata Arel sambil menahan air matanya yang sudah terbendung.


kakak juga minta maaf karena tidak membalaskan dendam kamu kata Arel, lalu mengelus photo itu. karena kakak sekarang menyukai Amel, meskipun kakak dulu sangat membencinya kata Arel sambil mengingat pertemuan pertama dia dengan Amel.


padahal kakak dulu sangat membenci wanita itu, bahkan sebelum tahu bahwa kamu diracuni. tapi sekarang kakak tidak bisa membohongi perasaan ini, kakak tahu ini tidak adil untuk kamu tapi kakak juga tidak bisa melakukan nya kata Arel sambil menangis. maafin kakak' kata Arel lalu memeluk photo itu, kakak' hanya bisa berjanji akan membahagiakan Amel tapi Kakak tidak bisa menepati janji untuk membalaskan dendam mu kata Arel sambil menangis.


dia kemudian memasukkan photo itu kedalam lemari, dan mengambil photo Amel ia kembali duduk.


Amel..... aku minta maaf karena selama ini selalu membuat kamu terluka, tapi mulai sekarang dan seterusnya aku berjanji tidak akan membuat kamu menderita lagi. aku berjanji aku akan menemanimu sampai hayat memisahkan kita, tunggu aku kata arel lalu mencium photo itu.


Arel kemudian menuruni tangga dengan membawa koper, loh.... Arel kamu mau kemana tanya girang setelah Arel sampai di bawah. pakai bawa koper segala lagi, kamu enggak tahu apa....??? ini udah malam tanya girang bingung.


iya rel elo mau kemana....???? enggak ada angin, enggak ada hujan tiba-tiba bawa koper bahkan wajah pun sampai sembab kata Rama ngeledek adiknya.


diamlah kak.....!!! kata Arel lalu berjalan mendekati meja makan, aku ingin pergi menemui Amel kata Arel malu-malu.


Rama seketika itu langsung tersedak air minum, sedangkan girang dan anes hanya bisa melotot tak percaya. ekspresi apa yang kalian berikan itu.....??? kata Arel kesal, dan juga malu.


pa...!!!! mama enggak salah dengar kan kata anes seolah dirinya sedang bermimpi, papa juga tidak tahu ma kata girang yang juga tidak percaya.


kenapa elo tiba-tiba menyusul Amel....??? padahal beberapa hari yang lalu, elo berharap agar dia segera mati. dan jangan pernah pulang lagi, karena Amel enggak mau dengerin perkataan elo kata Rama dengan tatapan tajam.


Arel membalas tatapan tajam kakak' nya itu, memang setelah kepergian Amel Arel sangat marah bahkan tidak terima. apalagi setelah Amel pergi, handphone Amel tidak bisa di hubungi.


ketika Arel ingin menyusul Williams melarang nya, karena sebelum Amel pergi dia berpesan. agar Arel tidak usah menyusul, karena Amel ingin liburan bersama adiknya. selain itu ia juga ingin merasakan kehidupan, tanpa suami kata Williams menjelaskan.


padahal niat Amel hanya bercanda, tapi tidak untuk Arel dia sangat marah dan tak terima.


sehingga menyumpahi Amel yang tidak-tidak, dan ketika keluarga nya bertanya kenapa....??? Arel tidak menjawab, melainkan dia kembali menyumpahi Amel.


Arel masih tetap diam, membayangkan kejadian beberapa hari lalu. gimana apa elo udah ingat....??? kalau sudah jadi buat apa elo nyusul Amel...??? kata Rama membentak.

__ADS_1


kau kata Arel lalu menarik kerah baju kakaknya hingga Rama berdiri, kenapa bukannya sesuai dengan apa yang kakak bilang.....???? kata Rama mengejek. elo terlalu egois, bahkan tingkat hal sekecil ini elo enggak bisa selesaikan. jadi bagaimana Amel akan betah sama elo kata Rama marah. kau tidak berhak berkata seperti itu, karena Amel sekarang milikku jadi aku yang bisa mengaturnya kata Arel tak mau kalah.


sudah cukup ........!!!????.... kata anes marah, dan membanting meja. Arel masih tetap menatap kakaknya, dengan tatapan tajam.


Arel......??? lepasin tangan kamu kata anes, dan kamu Rama berhenti meledek adikmu.


tapi ma, kata mereka berdua karena tidak terima satu sama lain.


tidak ada tapi- tapian kata anes marah, girang hanya bisa diam berharap semoga


anak-anaknya tidak membuat istrinya marah lagi.


Arel..., Rama kalian berdua duduk, kata anes dengan suara yang lantang. Rama dan Arel hanya bisa menurut, karena mereka jarang melihat mamanya marah.


tiba-tiba handphone Rama berbunyi tring.....tring.... girang dan anes langsung melotot melihat kearah Rama. tapi tidak untuk Arel, dia hanya menatap lurus ke depan.


Rama kemudian mengambil handphone nya dari kantong celananya. Amel batin Rama sambil melihat kearah Arel, dan juga kedua orang tuanya. ma... pa.... boleh tidak aku mengangkat telepon ini dulu kata Rama.


siapa yang menelepon tanya girang penasaran....???? papah kata anes melarang suaminya.


ya sudah, tapi jangan lama kata anes. Rama kemudian agak menjauh dari mereka, dan mengangkat telepon dari Amel. mereka berbincang sekitar lima menit, kemudian Rama mengakhiri telponnya.


Rama kembali ke ruang makan, Arel kemudian berdiri sambil membawa koper nya. ma.... maaf sepertinya aku akan terlambat jika terus mengobrol kata Arel, lalu pergi.


Arel tunggu...... kata Rama, tapi tidak di perduli kan oleh Arel. Rama hanya bisa menghela nafas....huh...., baiklah jika kau ingin pergi jangan menyesal. karena Amel baru saja menelpon, dia akan segera sampai kata Rama sedikit kecewa.


Arel langsung berhenti berjalan dan melihat kakak nya, kenapa dia menelpon kamu kata Arel marah. katanya handphone kamu tidak bisa di hubungi kata Rama menjelaskan.


Arel baru teringat bahwa hape nya tertinggal di kamar, dia kemudian berlari ke kamar tanpa memperdulikan kopernya.


ia langsung mengambil handphone nya, dan menelpon Amel.


halo.....,,, kamu dimana... ??? apakah kamu sudah sampai....???? kenapa tidak kabari aku....???! kata Arel tak berhenti bicara.


Arel aku sangat lelah hari ini, bisakah besok saja kau bertanya nya....??? kata Amel lemas. jadi kau dimana sekarang.....???? aku akan menjemputmu, tidak usah ini sudah terlalu malam. lagian aku juga masih menginap di hotel, mungkin besok aku baru sampai kata Amel berbohong. ya sudah nanti kalau seandainya kamu sudah pulang,. jangan lupa telpon aku kata arel lembut.


kemudian dia menutup telepon nya.


maafin aku Arel, aku hanya belum siap untuk bertemu kamu kata Amel. sambil mengingat kejadian beberapa hari yang lalu, saat mereka melakukan itu.


lagian besok aku juga ada pertemuan bisnis batin Amel, lebih baik aku bantu pekerjaan papa dulu. kemudian setelah sore, baru aku ke rumah mertua kata Amel sambil tersenyum.


sebenarnya setelah selesai berbelanja mereka langsung memesan tiket pesawat, karena Williams juga menyampaikan pesan bahwasanya Arel ingin menyusul kesana. jadi dari pada Arel yang kesini, mending aku aja yang pulang batin Amel.


sayang...... bangun kamu enggak kerumahnya Arel kata fuzi membangun kan Amel,. Hem......kata Amel sambil menggeliat kanan,dan kiri. iya ma..... tunggu sebentar lagi, Amel akan keluar kata Amel langsung bangun. setelah mandi dan berpakaian layaknya pekerja kantoran ia kemudian menemui keluarga nya di ruang makan.


selamat pagi....ma,..pa...dan angel kata Amel sambil tersenyum. lalu menarik sebuah kursi, dan langsung duduk. selamat pagi kata mereka, loh.....kakak ngapain pakai baju formal kayak gitu.....???? tanya angel bingung. kalaupun kakak ingin bertemu Arel, ya enggak perlu pakai baju seformal itu juga kali kata angel mengejek kakak nya itu.


siapa juga yang ingin bertemu Arel kata Amel kesal, mulai hari ini dan seterusnya kakak yang akan menggantikan papa di kantor. jadi mulai sekarang, papa sama mama tidak perlu ke kantor lagi biar Amel yang mengerjakan semuanya kata Amel sambil tersenyum tulus.


tapi Amel kata Williams tidak tega melihat anaknya, papa tidak perlu khawatir. Amel masih bisa kok membagi waktu, lagian Arel juga udah ngijinin kata Amel berbohong.


meskipun begitu, papa tetap tidak tega kata Williams. iya sayang betul kata papa kamu, mama fuzi juga tidak tega melihat kamu kelelahan. lagian kamu juga harus menjaga kesehatan agar kami segera mendapatkan momongan kata fuzi lembut.


Amel hanya melirik kearah adiknya itu, yang dilihat hanya bisa berpaling kearah lain. pasti angel yang ngasih tahu batin amel, mama sama papa tenang saja aku tidak akan terlalu lelah kok. lagian kan ada adik angel, pasti dia akan bantuin Amel. kata Amel sambil menyenggol lengan adiknya, Loh.... kenapa aku juga ikutan kata angel pelan.


Amel hanya memberi isyarat dengan matanya, angel sudah tahu maksud kakak nya itu. iya ma... pa.... betul kata kak Amel, papa sama Mama istirahat saja. biar urusan perusahaan serahkan saja pada kami, lagian kata dokter papa juga harus banyak istirahat kata angel khawatir.


baiklah kalau itu keinginan kalian, rasanya senang sekali mempunyai anak yang pengertian kata Williams lalu memeluk istrinya. papa benar tapi sayangnya, mereka bukan anak kandung mama kata fuzi sedih.


mama kok ngomong seperti itu kata Amel dan angel, meskipun mama bukan mama kandung kami. tapi kami sudah menganggap mama sebagai mama kandung kami ya kan kak kata Angel sambil tersenyum.


Amel kemudian memegang tangan fuzi, mama fuzi..... maafin Amel, karena telah membuat Finka tiada kata Amel sambil menangis.


tapi Amel janji, akan menemani Finka secepat mungkin. sehingga dia tidak akan sendirian lagi, kata Amel sambil tersenyum dan dengan air mata yang sudah mengalir.


angel fuzi dan Williams langsung melotot, dengan perkataan Amel. apa yang kau katakan.....??? kata fuzi langsung memeluk Amel, meskipun kamu meracuni nya tapi bukan kamu yang mengambil nyawanya kata fuzi lembut.


itu sudah takdir tuhan, lagian mama papa dan angel tidak mengijinkan kamu menemaninya sekarang kata fuzi marah.


jadi berhentilah berkata yang tidak-tidak kata fuzi, lalu kembali memeluk Amel. yang dipeluk hanya bisa menangis, sambil berkata dalam hati maafin aku ma sepertinya aku hari ini mempunyai firasat buruk. bahwa aku tidak akan bisa menemani kalian lagi, batin Amel sedih .


setelah berhenti menangis Amel kemudian berpamitan pergi, untuk menemui klien barunya. ia sengaja' tidak membawa angel, karena Amel sekalian mau cari kado buat adiknya. soalnya angel besok ulang tahun dia.


kemarin mau mencari takutnya ketahuan, soalnya kemarin kami barengan terus batin Amel. dia akhirnya sudah sampai di sebuah mol, kemudian ia memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke mol itu.

__ADS_1


ia lalu mencari hadiah yang cocok buat angel, kira-kira apa yang cocok ya batin Amel.


wah....!!! ini sangat bagus, dan sepertinya ini sangat cocok buat angel kata Amel sambil tersenyum. iya juga mengambil hadiah untuk Arel, setelah semua di bungkus dan di bayar Amel kemudian keluar dari mol itu.


__ADS_2