
dua hari telah berlalu,setelah hari ulang tahun Arel hubungan Caca dan Arel mulai membaik.
anes dan girang berencana menikah kan mereka, namun tidak mendapat persetujuan dari keluarga Williams.
fuzi sangat marah, mengetahui are akan menikah. bagi fuzi itu artinya Arel sudah melupakan Amel, mantan istrinya.
tetapi pada akhirnya, fuzi pun menyetujui pernikahan mereka. saat Caca berkata, bahwa jika Arel dan Amel berjodoh. meskipun sekarang mereka berada di dunia yang berbeda, ketika Arel tiada pasti ia bisa bertemu dengan Amel di surga kata Caca, sehingga membuat fuzi luluh melihat ketulusan Caca.
setelah acara pernikahan hari ini selesai, Caca Arel, dan keluarga lainnya langsung pulang dari aula pernikahan yang mereka pesan. Caca sengaja meminta agar acaranya tidak usah di buat terlalu ramai, dan tapi masih terkesan mewah dan sederhana, karena Caca tidak ingin mengundang banyak perhatian orang dan juga publik.
dalam hati, Caca sebenarnya ingin sekali di acara pernikahan nya di buat seramai mungkin, hingga bisa mengundang semua temannya baik yang di kampung maupun yang di kota. karena menurut Caca pernikahan itu hanya dilakukan satu kali seumur hidup ini, sehingga harus di ketahui oleh semua orang yang mengenalnya.
tapi di sisi lain Caca berfikir lagi, dulu waktu alm istrinya Arel menikah juga tidak di buat acara batin Caca. selain itu katanya menikah cuma satu kali seumur hidup, tapi buktinya Arel juga menikah dua kali batin Caca kekeh.
...............
Caca kamu ngapain senyum-senyum sendiri...??? tanya Arel saat melihat Caca yang duduk di ruang tv.
apaan sih...??? kata Caca malu-malu, hayoo kamu mikirin apa....??? kata Arel menyelidik, apaan sih...??? kata Caca lagi, jangan bohong..??? kata arel kemudian dia duduk di samping caca.
ca. ..... Hem...!!?? kata Caca malas, hari ini kita sudah menikah, bahkan lebih cepat dari yang orang lain bayangkan kata Arel mulai bercerita.
lalu...??? kata Caca yang masih fokus melihat photo prewedding mereka berdua.
bukankah nanti malam, kata Arel terhenti, saat Caca memukul kepala Arel dengan album itu.
akh.....!!??... kamu ini kenapa sih...??? kata Arel yang terlihat bingung, sambil memegang kepalanya yang agak denyut karena terkejut. tidak ada malam pertama,kedua, ketiga, ataupun malam pernikahan kata Caca tegas dan berlalu.
tunggu...!!??? kata Arel sambil memegang tangan Caca, untuk menyuruh nya duduk. tapi Caca tetap enggan melihat Arel, jadi kalau tidak ada malam yang kamu sebutkan itu..!!! lalu buat apa kita menikah...??? kata Arel seperti orang frustasi.
Caca diam sejenak, ia sebenarnya bukan tidak mau berhubungan suami istri dengan Arel. hanya saja Caca belum siap, jika nantinya Arel akan melukai hatinya.
oh.... aku tahu...!!!! kata Arel, membuyarkan lamunan Caca yang masih berdiri pada posisinya.
kamu pasti mengira bahwa aku sudah tidak bertenaga lagi kan...??? kamu tenang saja, meskipun umurku sudah dua puluh enam tahun. tapi aku masih perkasa, aku yakin bisa memuaskan kamu sampai kamu menua. kata Arel menggoda Caca yang sudah merah seluruh pipi, dan telinganya.
Arel hanya kekeh melihat Caca yang bergetar, hentikan.... omong kosong mu...!!! aku tidak butuh itu semua...!!! kata Caca mulai memanas, dan malu dengan apa yang di ucapkan Arel.
kalau yang aku katakan tadi semua omong kosong, jadi mau kamu yang seperti apa...??? kata Arel sambil menahan emosinya.
ada apa ini...??? kata anes yang tiba-tiba muncul, karena mendengar suara orang berdebat.
Caca seketika itu hanya bisa diam mematung, aku harap Tante anes tidak mendengar kata-kata ku batin Caca takut. karena anes sangat ingin sekali memiliki cucu dari Arel, sehingga Caca di wajibkan untuk hamil.
bukan apa-apa Tante,
em...... maksud caca mama, kata Caca kelabakan.
ma....!!??... kata Arel bertingkah manja dengan induknya. ini Caca ma..!!! dia enggak mau melakukan itu dengan Arel kata Arel sambil menatap Caca.
maksudnya....??? kata anes agak bingung, dengan ucapan putra bungsunya itu.
Caca langsung membungkam mulut Arel, maksud nya Arel ma Caca males bermain keluar, ya kan sayang kata Caca masih menutup mulut Arel.
oh... gitu, mama pikir apa. ya udahlah Arel, biar saja istrimu main di dalam. lagian kalian juga baru menikah tadi siang, kata anes sambil tersenyum. kalau gitu mama ke kamar misca dulu ya, ma....!!! iya, aku ikut kata Caca, ya sudah kata anes. Caca lalu menjulurkan lidahnya mengejek Arel, yang di ejek hanya bisa tersenyum saja.
malam hari Caca sudah selesai mandi, kemudian Arel pun mandi juga. apa yang harus aku lakukan setelah ini.....!!??? batin Caca bingung, sambil mondar-mandir seperti ayam yang ingin bertelur.
kalau aku melakukan nya Sekarang, aku belum siap. tapi kalau tidak sekarang, nanti aku berdosa kata Caca bicara sendiri.
tak lama kemudian, Arel keluar dari kamar mandi.
Caca dengan sigapnya langsung masuk kedalam selimut, seolah-olah ia sedang terlelap. bahkan Caca sampai memakai baju tidur yang sangat tebal, agar Arel tidak melihat lekuk tubuhnya.
loh....!!!! caca dimana...??? batin Arel, saat dia melihat hanya tinggal lampu tidur yang menyala.
Caca....!! kata Arel lembut, sambil mendekati seorang wanita yang menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
ya Tuhanku, semoga Arel tidak mengetahui kalau aku sedang berpura-pura tidur, batin Caca gugup dan semoga Arel tidak memaksaku melakukan itu batin Caca dag...Dig...dug....
Caca....!!! kata Arel lembut, sambil membuka selimut Caca. kamu udah tidur...??? kata Arel pelan, Caca masih tetap menutup mata, tak berani bergeming maupun bergerak sedikitpun.
Arel hanya tersenyum saja, melihat Caca yang terlelap. sepertinya kamu sangat lelah menjaga misca, kata Arel masih tetap memandangi wajah Caca yang damai saat tertidur.
Arel lalu mengelus pipi mulus Caca pelan, apa kamu benar-benar sangat lelah...??? padahal ini malam pertama kita, kata Arel masih tetap mengelus pipi Caca.
ya tuhan...!!! mau sampai kapan pria mesume ini memegang pipiku...??? batin Caca, yang mulai tidak tahan menahan rasa gelinya.
__ADS_1
Arel kemudian mencium kening Caca pelan, "selamat malam sayang" kata Arel lalu masuk kedalam selimut tebal itu. arel.... maafin aku karena telah berbohong, kata Caca dalam hati.
satu jam kemudian Arel pun tertidur, huh....!!?? kata Caca membuang nafas lega,
aku seperti akan segera mati, karena menahan rasa gerah ini batin Caca.
apa yang harus aku lakukan....???
kalau pakai baju tipis, nanti Arel berbuat yang tidak-tidak padaku. tapi kalau aku pakai baju tebal, kayak gini jadinya keringat ku bahkan melebihi orang yang baru mandi kata Caca bicara sendiri.
Caca kemudian melihat AC kamar mereka, aku punya ide batin caca. iya lalu mengambil remote control, dan menambah suhu dingin di kamar mereka, coba kayak gini dari tadi pasti aku bisa tidur batin Caca sambil tersenyum.
Arel dapat merasakan suhu tubuhnya Mulai dingin, apalagi dia tidur tidak pernah mengenakan baju. sedangkan Caca Mala merasa nyenyak sekali, tapi kenyamanan itu hanya sesaat saja. karena diusik oleh sebuah tangan besar, yang melingkar di perutnya hingga erat.
Caca langsung melotot karena kaget,
aduh...!!! Arel ini apa-apaan sih...??? batin Caca kaku. ia ingin melepaskan tangan Arel, tapi Arel makin mempererat pelukannya karena Arel seperti mendapatkan tempat yang sangat hangat .
pada akhirnya Caca hanya bisa pasrah saja, karena Caca sangat mengantuk hari ini.
pagi sudah tiba, seperti biasa sinarnya masih menyapa mereka lewat jendela yang terurai dengar tirai berwarna putih.
Caca kemudian membuka matanya, karena tidurnya hari ini benar-benar sangat terganggu oleh Arel. ia lalu bangun dari tidurnya,
Kya...!!??.... kata Caca menjerit, saat melihat Arel yang sudah bertelanjang dada. seketika itu anes, girang, Rama, dan juga Ningsih langsung berlari ke kamar pengantin itu takut jika Caca kenapa-kenapa.
Arel apa yang kau lakukan padaku...??? tanya Caca kalang kabut, apa sih ca...??? aku enggak ngelakukan apapun, lagian ini masih pagi apa yang bisa aku lakukan...???!!! tanya Arel malas karena ia masih sangat mengantuk.
kamu bohong....!!! kenapa kau lakukan itu...??? kau harus bertanggung jawab..!!!!!, kata Caca menjerit. ya ampun Caca, kata Arel terpotong...
apa yang sebenarnya terjadi...??? tanya anes sehingga Caca dan Arel hanya membuang muka. ada apa ini....!??? tanya anes lagi, ma...!!?? Arel telah melakukan itu...??? kata Caca tanpa berpikir panjang ketika bicara.
mereka sebenarnya ingin tertawa melihat tingkah polos Caca, sebenarnya Caca ini tahu enggak sih hubungan intim itu seperti apa batin Arel agak kesal. karena pagi-pagi caca sudah sibuk menjerit, padahal jelas-jelas semalam gue enggak dapat jatah batin Arel sebal.
pokoknya aku tidak mau tahu, kau harus tanggung jawab kata Caca membentak Arel. yang di bentak hanya santai saja, baiklah aku akan tanggung jawab.
jadi aku harus tanggung jawab yang seperti apa lagi...??? bukannya kita sudah menikah ya Caca sayang...???!!.. kata Arel. sehingga membuat Ningsih hanya bisa diam saja,
lagian Caca sayang, jika aku melakukan itu...??? aku yakin kamu pasti tidak bisa bangun selama tiga hari kata Arel sambil tersenyum,dan turun dari ranjang nya.
stop.....!!??? kata Caca membentak, sehingga membuat semua yang ada di kamar itu terkejut.
Arel langsung menggetuk kepala Caca pelan, tuk.....AW sakit kata caca.
aku tidak tahu apa yang kau pikirkan dari semalam, tapi kata Arel lalu membisikkan di telinga Caca. kalau pun aku telanjang, aku hanya akan memperlihatkan nya pada istriku saja kata Arel lalu mencium Caca dan langsung berlari ke kamar mandi.
Arel...!!?? kata Caca menjerit tak terima, meskipun ada keluarga arel di kamar itu. baiklah Caca, mama dan yang lainnya akan tunggu kalian di bawah kata anes sambil menahan tawa melihat tingkah lucu dari menantunya itu.
baiklah hari ini kamu mau kemana...??? tanya Arel saat Caca menyiram bunga di taman. memangnya kamu mau kita kemana...??? tanya Caca balik.
gimana kalau kita jalan-jalan ke bioskop, atau taman bermain...??? anggap saja hari ini kita sedang kencan kata Arel lembut.
Caca berfikir sebentar, baiklah kamu tunggu sebentar aku ganti baju dulu.
Caca kemudian berganti baju biru muda, dengan menggunakan rok mini berwarna putih, dan menggunakan sepatu kasual. untuk hiasan sendiri, dia mengikat rambutnya dan untuk wajah Caca menggunakan hiasan yang Natural dan alami sehingga lebih terkesan seperti anak ABG.
ayok...!!! kata Caca, saat Arel berdiri menunggui dirinya.
Arel hanya diam saja, dan melongo tidak tahu dia sedang kagum atau suka dengan Caca yang berdandan seperti wanita polos.
Arel...!!.... kata Caca membuyarkan lamunannya,. emmm.... iya, kata Arel terbata-bata.
kamu kenapa...??? tanya Caca bingung, aku di hipnotis kata Arel ambigu.
maksudnya...???, siapa yang berani hipnotis kamu...??? kata Caca bingung, apa ada barang yang di ambil...??? aneh kenapa kamu bisa di hipnotis...??? padahal kamu kan masih di pekarangan rumah ini, masak iya ada yang berani menghipnotis mu kata Caca bingung.
tentu saja, siapa...??? , berani sekali dia melakukan itu kata Caca marah. kamu loh kok aku batin Caca tambah bingung.
Arel lalu menarik tangan Caca pelan, tentang hipnotis nanti kita bicarakan lagi. Arel kemudian melajukan kendaraannya, satu jam telah berlalu. kita sudah sampai kata Arel sambil tersenyum, pertama kita ke taman bermain dulu dan menarik tangan Caca pelan.
Caca hanya mengikut saja mereka naik bianglala, kuda-kuda, komedi putar, dan lain sebagainya. setelah agak lelah mereka istirahat sejenak di kursi panjang, apa kamu lelah....???? kata Arel sambil menghapus keringat Caca, dengan sapu tangannya.
aku tidak apa-apa, aku tidak lelah kata Caca terbata-bata. baguslah..!! kalau begitu apa kamu haus......??? tanya Arel lagi, Caca hanya mengangguk saja. kamu tunggu sebentar, aku akan membelikan air kata Arel kemudian pergi menjauh.
ya tuhan apakah Arel benar-benar menyukai diriku...??? atau karena dia menganggap diriku sebagai Amel..?? batin Caca lalu menutup matanya sambil menghirup udara segar.
Hay, kata seorang pria menyapa dirinya, Caca kemudian membuka matanya. ia sangat terkejut melihat kehadiran pria itu kamu...., apa kamu masih ingat saya...?? tentu saya ingat, karena saya memiliki hutang dengan kamu.
__ADS_1
pria itu hanya tersenyum saja, ternyata kamu masih ingat,.ngomong-ngomong kamu sama siapa disini...??? tanya pria itu, sama gue kata Arel yang tiba-tiba muncul.
Arel....!! kata Caca bingung,
wah .....???? sepertinya tuan Andrew memiliki banyak waktu luang sehingga bisa sampai di taman bermain kata Arel menyinggung.
Andrew hanya tersenyum saja, kamu benar tuan Arel kebetulan saya memiliki sesuatu yang ingin di bahas dengan Caca kata Andrew sambil menatap Caca.
maaf tapi sepertinya istri saya sangat kelelahan hari ini,jadi mohon lain waktu saja kata Arel langsung memvonisnya.
apa maksudnya...??? batin Caca bingung, apakah kamu lelah...??? tanya Andrew pada caca. kamu tidak perlu bertanya kata Arel, lalu menarik tangan Caca hingga sampai di dalam mobi. l Arel langsung melajukan mobilnya, tanpa bicara sepatah katapun. Caca sebenarnya ingin memulai percakapan tapi ia takut jika tambah merusak mood Arel.
sesampainya di rumah, Arel masih tetap diam seribu bahasa. dia langsung masuk ke dalam kamar mandi mereka,
Caca.... kenapa dengan Arel...?? tanya Ningsih, Caca lalu menceritakan kejadian di taman bermain tadi.
Caca kata Ningsih pelan, begini Arel memiliki trauma, maksudnya....??? Arel tidak ingin bertanya sama kamu tentang kebenaran cerita kamu, karena ia takut akan terbawa emosi. begini saja kamu bujuk dia, dan jelaskan apa tujuan pria itu.
Caca Arel sangat keras, jadi dia mungkin tidak ingin membuat kamu terluka.
Caca lalu masuk kedalam kamar, dan melihat Arel yang sudah selesai mandi, sambil duduk dan berkutik dengan komputer nya.
Arel.... kata Caca pelan, aku...... kata Caca terpotong,
mandilah. ....!!! setelah itu istirahat, kata Arel tanpa melihat Caca sedikitpun. sehingga membuat Caca tidak dapat berkata apa-apa, dan hanya mengikut saja.
begitu hari-hari mereka selanjutnya, saling mendiami satu sama lain. kurang lebih hampir delapan hari, aku sudah tidak sanggup lagi menghadapi semua ini.
aku masih tidak tahu apa penyebabnya...??? kok tiba-tiba Arel diam saja.
bahkan mama dan keluarga Arel sampai bingung, dan selalu bertanya padaku ada apa dengan Arel....??? pokoknya aku hari ini aku harus bicara dengan Arel kata Caca memberanikan diri.
seperti biasa setelah selesai makan malam, Arel kembali sibuk dengan komputer nya. Arel.....!!?? kata Caca pelan, tidurlah kalau kamu mengantuk kata Arel tanpa melihat Caca sedikitpun.
Arel apa yang sebenarnya yang terjadi....??? kenapa kamu mendiami aku dan tidak mengacuhkan aku...??? kata Caca mulai meninggi.
tidak usah pertanyakan yang tidak penting, kata Arel masih tetap menatap layar komputer nya. kamu bilang apa...??? tidak penting...??? kata Caca marah. jadi maksud mu aku tidak penting...??? kata Caca sedikit kecewa, Arel melirik Caca sekilas.
jangan membuat keributan, yang mengundang simpati orang banyak kata Arel masih tetap menatap layar monitor nya. jadi maksudnya aku pembuat onar....?? Arel cukup ya, jangan bertingkah seperti anak kecil..!! aku tidak tahu apa masalah kamu mendiamkan diriku, dan sekarang mala menyalahkan aku membuat keributan..!!
jadi mau kamu apa...??? Arel masih tetap diam di posisi nya.
Arel...!! kata Caca mulai menceritakan pertemuannya dengan Andrew, yang sangat tidak di sengaja dan alasan kenapa Andrew mencari dirinya.
meskipun begitu Arel masih tetap menatap layar monitor nya, seolah tidak mendengar perkataan Caca.
Caca benar-benar sangat gerah,kalau bukan karena kak Ningsih mengatakan Arel sangat mudah emosi..?? udah ku Tonjong dari tadi mukanya yang dingin ini batin Caca geram.
Arel...!! apakah kamu masih marah.. ??? kata Caca penasaran, dan mendekati Arel.
apa kamu cemburu...??? tanya Caca lagi, tidak..!! kata Arel menoleh ke arah lain karena malu, bohong...??? kamu cemburu kan..?? enggak kata Arel tegas.
Caca lalu duduk di pangkuan Arel,
suamiku....!!! Arel, apakah kamu menyukaiku...?? tanya Caca sambil memandang wajah tampan Arel.
awas ah...!!! aku mau mengerjakan tugas ku kata Arel berusaha mengusir Caca.
enggak kata Caca berani, karena aku sangat rindu dengan pria jahil yang biasa menggangu diriku batin Caca, masih tetap di pangkuan itu.
suamiku tatap mataku, buat apa...??? tanya Arel tapi menatap Caca juga.
suamiku sekali lagi aku tanya apa kamu menyukaiku...??? apa kamu cemburu dengan pria itu...??? Arel masih tetap diam memandang istrinya itu. dia berfikir sejenak sepertinya aku tahu apa perbedaan antara dia dengan Amel batin Arel sambil tersenyum.
kenapa kamu senyum...?? apa kamu pikir aku sedang membuat lelucon...?? kata Caca malu. Arel melingkarkan tangannya di pinggang ramping istrinya, Caca sangat terkejut dia bahkan sampai melotot.
sekarang aku tanya kamu, apakah kamu merindukan aku...??? tanya Arel, enggak kata Caca cepat. benarkah...!!! apakah kamu masih ingin berbohong...??? siapa yang bohong...?? kata Caca balik bertanya.
seketika itu Arel langsung menggelitik caca, apakah kamu masih ingin berbohong.
Arel ha.....ha...hi...hi... hentikan kata Caca menggeliat kanan dan kiri, tapi Arel tetap tidak menghentikan aksinya menggelitik.
Arel aku mohon hentikan...kata Caca
terbata-bata,ha....ha...ha...ha... katakan dulu iya .....iya... kata Caca keceplosan iya....ha....ha...ha... aku rindu kata Caca lalu mencium pipi Arel cup...., seketika itu Arel langsung berhenti menggelitik.
aku rindu kamu...!!! kata Caca, dan langsung mendapat ciuman dari arel cup.... awalnya ciuman itu hanya sekilas saja, tapi sepertinya Arel mulai tergoda dengan bibir merah muda itu. arel kemudian mencium bibir itu pelan, Karen sepertinya Caca juga menikmati arel melanjutkan ciuman itu lebih dalam. di tengah-tengah ciumannya Arel lalu berkata, Caca bolehkah kita melakukannya sekarang tanya Arel pelan karena ia tidak ingin memaksa.
__ADS_1
Caca hanya tersenyum saja, apa maksudnya itu...??? tanya Arel pura-pura tidak tahu. Caca kemudian mencium bibir Arel lagi, wah sepertinya istriku makin ganas ya kata Arel lalu mengangkat Caca ke tempat tidur dan melanjutkan adegan mereka yang tertunda.