
Eps 5
pagi ini Arel bersiap-siap untuk pergi kuliah, karena ini adalah hari pertama ia masuk kuliah setelah kemarin bolos karena kelelahan.
ia kemudian bergegas untuk pergi menjemput Finka Karena ia sudah berjanji kemarin akan menjemput finka.
selamat pagi kak !!!!! kata Arel menyapa rama, pagi kata Rama membalas, kamu' kenapa bersemangat sekali hari ini apakah tadi malam ada badai yang menerpamu kata Rama bercanda, apaan sih kak nggak lucu sambil makan roti, aku mau jemput finka lagian hari ini pertama masuk kuliah,jadi harus semangat kata arel oh ya, kakak tahu tidak di dalam rumah finka sangat banyak sekali seni nya, mulai dari bangunan hingga lukisan semua sangat indah apakah kakak ingin melihat nya????.... oh ya kata Rama,
kamu apa mengerti seni bagaimana kamu tahu itu bagus kata Rama mengejek.
**hei kata Arel, meskipun gue nggak tahu seni tapi gue tahu mana yang bagus dan jelek lagian seni yang kakak gambar itu tak sebagus milik dia kata arel kesal, arel memang tidak tahu soal seni tapi ia tidak suka di ejek.....
oh ya!!! emangnya dia itu siapa kata Rama menyelidik, ya aku juga tidak tahu siapa soal nya aku belum sempat bertanya sama om dan Tante
Rama hanya mendesah kesal .....huh......
kalau memang belum tahu jelas siapa dia yang menggambar mengapa memberi tahu, kata Rama ! ya aku kan hanya ingin memberi tahu saja mengapa kakak yang marah', aku udah selesai kata Arel sambil membanting gelas yang ia minum.
begitulah dia meskipun sudah besar tapi ia sangat manja seperti perempuan dengan kakak nya semua perkataannya harus di iyakan dan jangan di bantah,dan Rama pun sudah mengerti sifat adik nya ini.
Rama hanya menggeleng kan kepala, ia sangat heran melihat kelakuan adik nya yang satu ini udah jelas Rama tidak marah',tapi dia menganggap bahwa kakak nya sedang marah' aneh batin Rama sambil senyum.
Arel pun pergi beranjak meninggalkan kak Rama dengan kesal, tunggu kata Rama, kalau begitu bagaimana jika kamu menanyakan namanya sama om, supaya kakak tahu siapa nama seniman hebat' itu kata Rama mengejek, Arel berhenti sejenak lalu berkata,kau tanyakan saja sendiri kata Arel kasar lalu pergi meninggalkan Rama, dengan muka seperti pantat ayam,hati-hati di jalan kata Rama yang masih di dengar Arel.
__ADS_1
Di rumah finka, sayang buruan sarapan kamu nanti telat kata Fuji, ia bentar ma sambil berdandan lalu turun dari tangga, pagi ma,pa sapa Finka,pagi juga sayang kata mereka berdua. Lo Amel mana ma kata Finka karena ia tidak melihat di meja makan maupun di dapur, dia sudah pergi, kemana !! tanya Finka bingung kamu lupa ya dua hari yang lalu kita kan sudah berdiskusi untuk menyuruh dia pergi ke sekolah,tapi dia tidak mau akhirnya mama sama papa memutuskan untuk memasukkan dia ke sekolah khusus, sayang jika Amel tidak bersekolah maka ia tidak akan memiliki ijazah dan kedepannya akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan dan hari ini adalah hari pertama dia masuk ke sekolah,oh gitu kata Finka acuh tak acuh.
**Finka sudah tahu meskipun Amel tidak bersekolah, tetapi Amel sudah memiliki keahlian di berbagai bidang, hanya saja jika Amel tidak bersekolah maka ia tidak memiliki ijazah sehingga ke depannya akan sulit mencari kerja ,papa dan mama sudah menganggap dia sebagai bagian dari keluarga sejak dulu,apalagi sejak Finka masuk universitas Amel sudah dilarang agar tidak memanggil non, ataupun tuan di dalam rumah maupun diluar melainkan papa, dan mama karena sudah dianggap anak oleh mereka, mereka juga sangat senang karena Amel tidak seperti anak pada umum nya ia pintar,rajin, dan baik sehingga mereka yakin bahwa Amel dapat membantu Finka menjadi lebih baik dan Finka pun menerima itu.
terkadang finka juga berfikir apakah Amel ini anak profesor atau anak orang kaya yang terbuang. ketika hari itu pernah finka bertanya kenapa Amel bisa membaca dan bahkan bisa mengerjakan PR padahal ia tidak bersekolah. jawaban Amel sangatlah sederhana katanya karena ia sering melihat dan mendengar.
saat mendengar jawaban itu gue hanya bisa tercengang dan tak bisa berkata,bukankah itu jawaban yang sangat tidak masuk akal bagaimana mungkin dengan melihat dan mendengar langsung bisa membaca dan menjawab PR padahal ia tak pernah bersekolah,gue aja yang udah lama sekolah dan belajar mati-matian tetap nggak ngerti batin Finka, meskipun begitu Finka merasa tidak dirugikan walau Amel sudah di sekolah kan bahkan dianggap sebagai anak,Finka tidak cemburu sedikit pun karena Amel tidak menuntut kewajiban sebagai seorang anak baik' itu kasih sayang maupun money. Mala Finka sangat senang karena dengan begitu maka ia punya banyak waktu saat ingin bercerita dengan amel,dan ketika ada PR ia bisa menyuruh Amel mengerjakan sehingga ia bisa terus sama arel, begitulah batin Finka sambil tersenyum.
tak lama kemudian terdengarlah mobil Arel mengklekson. ma,pa itu sepertinya kak Arel sudah datang kalau begitu Finka pamit dulu ya, iya hati-hati kata mama,dan papa Finka hanya senyum lalu berlari menemui Arel.
Finka menghampiri Arel,lalu Arel membukakan pintu Finka layak nya seorang putri Finka hanya tersenyum, apakah kakak sudah lama menunggu tanya finka di dalam mobil, tidak juga kakak baru datang Arel lalu memasang sabuk pengaman Finka ia lalu melihat wajah Finka sekilas, yang dilihat hanya tersenyum malu-malu, apakah kamu hari ini berdandan tanya Arel,kenapa apa jelek kata Finka ragu-ragu tidak kamu terlihat sangat cantik hari ini di banding kemarin kata Arel masih memandang wajah Finka,yang di pandang hanya berpaling agar tidak terlihat bahwa ia sedang malu.memang nya aku kemarin terlihat seperti apa tanya finka, bebek jelek kata Arel bercanda.lalu ia melajukan mobil nya,...Ish......kakak sambil memukul arel pelan dan bertingkah manja jahat kata Finka sambil cemberut, enggak kok kamu tetap cantik meski tak berdandan sekalipun kata Arel agar Finka menghentikan aksinya.
sesampainya di universitas Gunadarma, mereka pun turun dari mobil dan disambut oleh teman-teman Finka, ya mereka adalah Ami dan angel setelah kemarin mengobrol panjang lebar mereka akhirnya menjadi sangat dekat.
Hay Finka kata Ami dan Angel, Ha...Hay...kata Finka gugup karena terkejut tiba-tiba temennya nongol, kalian kok bisa tahu kalau ini gue kata Finka heran, iya jadi gini gue tadi nemenin angel untuk lihat namanya di Mading,tapi tiba-tiba angel lihat elo jadi sekalian aja deh ngapain elo. emangnya ada pemberitahuan apa di Mading kok nyariin nama angel segala tanya finka.
yaela masak elo lupa sih, angel kemarin keruang seni kan supaya bisa ikut lomba dan nama-nama yang di terima akan di tempelkan di Mading, iya betcul itu fingka kata Angel masih dengan logat barat nya.
by the way ini siapa kata Ami setelah melihat Arel yang sedari tadi masih bersandar di mobil, oh ini kata Finka lalu menarik tangan Arel kenalin ini kak Arel orang yang gue ceritain.
__ADS_1
"Halo kata Ami lembut', kenalin nama gue Ami temen barunya Finka lalu Ami menjulurkan tangannya sambil tersenyum, dan disambut oleh Arel,.......
...Arel katanya sambil tersenyum,lalu melepas tangannya yang masih di pegang erat oleh Ami, melihat hal itu Finka Sangat kesal lalu melepaskan tangan mereka berdua sudah cukup berjabat tangannya kata Finka,ia sudah tahu kalau Ami sangat terobsesi dengan pria tampan,....Ish.....pelit kata Ami. lalu kemudian Angel menjulurkan tangannya,
.....angel katanya lalu Arel juga menyambut tangan angel,gue arel katanya sambil tersenyum.
ya udah guys yuk kita masuk lagian bentar lagi juga bel kelas, ayok kata mereka serentak.
oh iya kak,kakak ambil jurusan apa tanya finka, arel melirik sebentar lalu berkata kakak ambil jurusan PERKANTORAN sama AKUNTANSI,. ...
** yes bagus batin Finka dengan begini gue bisa sering bareng kak Arel terus batin Finka seneng, udah pergi di jemput,pulang diantar di university juga satu kelas amazing deh pokoknya. sayangnya kami bukan sepasang kekasih kata Finka kecewa yang dapat di lihat oleh Arel melalui mimik wajahnya.,, tuk......Arel menyentil' sedikit jidat finka,... AW....sakit kata Finka merintih, lagian kamu sih pagi-pagi udah ngelamun, ngelamuni apa sih kata arel. nggak ada kok kak kata Finka cepat, oh iya kak emang nya Ambil mata kuliah dua boleh ya, arel melirik Finka sekilas tentu aja boleh sepuluh juga boleh asalkan nilai nya mencukupi dan harus bisa mengatur waktu agar tidak bertabrakan kata Arel menjelaskan. kenapa kamu mau ngambil dua jurusan??? ......kata arel. nggak deh kak kata Finka sambil tersenyum,dalam hati ia berkata ogah banget ambil dua jurusan, satu jurusan saja gue udah ....KO.... sebelum berperang maksud nya ujian, apalagi ambil dua bisa-bisa gue jadi mayat hidup berjalan karena belajar terus, jurusan ini aja kalau bukan karena papa yang maksain gue juga nggak mau begitu lah batin dia.
mereka akhirnya pun sampai di dalam kelas, ketika tak lama kemudian bel pun berbunyi. tak ada yang menyadari kedatangan Arel si murid baru yang tampan dan juga kaya itu.
maklum kalau orang kaya itu emang kebanyakan sempurna guys,mulai dari fisik, maupun IQ pokoknya the best deh.
para murid semuanya pada sibuk dengan kegiatan nya masing-masing, mulai dari yang bercerita, bermain Gazette, atau bahkan berpacaran. kami pun langsung duduk di bangku masing-masing,tak lama kemudian Andrew si ketua kelas pun berdiri karena ia sudah tahu bahwa murid semuanya sudah masuk.
** teman-teman sekalian, mohon perhatiannya sebentar kata Andrew sang ketua kelas, kami pun diam sejenak melihat ia yang sepertinya sangat serius. jadi begini kata Andrew ; tugas kelompok kita yang minggu depan akan di kumpulkan besok pagi!!!!..., email nya sudah saya kirim ke alamat email masing-masing,baik yang kemarin tidak masuk maupun yang baru masuk dan siapapun yang tidak mengumpulkan tugasnya maka ia tidak akan diperbolehkan masuk selama satu semester dalam pelajaran jurusan perkantoran..
...what's ?????........, kata kami serentak karena terkaget akan pengumuman yang barusan disampaikan itu, terlebih lagi finka dia bahkan tidak tahu siapa teman sekelompok nya, apalagi tugasnya makin nggak ngerti deh, aduh sial banget sih batin Finka, minta tolong papa yang selesai kan pasti nanti kena marah.
Dasar dosen....Edan.... kata seorang cowok yang duduk di pojokan, dengan lantang yang dapat di dengar oleh semua murid, emang nya dia pikir ni university milik nenek moyang nya apa katanya sambil terbangun dari tidurnya. dia itu siapa sih kata sebagian murid yang sebagian masih belum mengerti bahwa itu adalah Vinto Anarto salah satu pria terkaya dan terkenal di bidang properti.
meskipun mereka semua sangat kaya terutama keluarga Wijaya, Williams,dan bahkan keluarga Anarto mereka semua tidak pernah memperlihatkan anaknya pada pertemuan apapun, kecuali pertemuan keluarga karena mereka takut jika ada yang tidak suka mereka maka akan ada yang mengganggu kehidupan anak mereka, kecuali jika mereka sudah dewasa.
vinto hanya tersenyum melihat masih ada sebagian dari mereka yang belum mengetahui kehadiran nya,,,
gue katanya lalu berdiri, gue adalah Vinto Anarto setelah mendengar nama itu seketika ia langsung di kelilingi oleh mereka yang menjadi pans nya atau hanya sekedar menjilat supaya menjadi temannya, tak terkecuali Ami yang sangat tergila-gila dengan pria kaya apalagi Vinto.
__ADS_1
aku,angel Arel dan Andrew hanya bisa menggeleng melihat hal itu.
Tak sadar waktu terus berjalan akhirnya tiba waktunya untuk beristirahat.