Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
PENCULIKAN


__ADS_3

Eps 18


 


Arel dan Vinto akhirnya memutuskan, untuk pergi mencari finka dan juga Amel. tak lupa mereka menyuruh bodyguard nya, untuk membantu mencari keberadaan mereka.


Vinto dan Arel sengaja tidak menelpon polisi, karena mereka tidak ingin masalahnya menjadi tambah besar. apalagi jika wartawan sampai tahu.


sepanjang jalan, Arel sangat khawatir jika terjadi sesuatu kepada finka. Arel tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri, karena tidak bisa menjaga orang yang sangat ia sayangi.


 


Amel dan Finka sudah sadar dari obat bius, mereka hanya memandang satu sama lain. dengan posisi kaki yang diikat, tangan juga diikat, dan mulut yang di perban. dimana kami batin Amel kemudian mengingat kembali kejadian di taman bermain, sial apa kami di culik batin Amel sedikit takut.


 


ia lalu menggerak-gerakkan tangan bagian belakang, agar tali nya terlepas.tapi tiba-tiba, emmmm....emmm....emmm.....kata Finka maksudnya dia, dimana kita????? ya ampun Finka saat seperti ini jangan ribut, gimana kita mau kabur batin amel kaes


tapi Amel tak mungkin mengatakan dengan posisi mulut di perban ini, Amel masih berusaha untuk melepaskan tangan nya, tetapi Finka tetap juga tak mau diam.


ingin rasanya aku menjambak rambutku, karena frustasi menghadapi Finka. aku padahal sudah mengedipkan mata sedari tadi, untuk menyuruh dia diam. tapi dia tidak mengerti dengan isyarat ku, kenapa Finka bodoh sekali sih batin Amel sangat-sangat kesal terhadap Finka.


karena keributan dari suara Finka. segerombolan penculik tadi pun datang, sial mereka datang,. ini semua gara-gara Finka batin Amel tambah kesal.


Amel kemudian memberi isyarat kepada Finka, untuk menyuruhnya berpura-pura tidur dengan menggunakan matanya. apa batin finka bingung, Amel lalu memejamkan matanya karena merasa benar-benar frustasi menghadapi finka. ah,,,. terserahmu la Finka aku pusing batin Amel tak bisa lagi berbicara.


melihat Amel yang menutup mata, Finka juga ikut-ikutan. syukur lah dia ngerti, batin Amel sambil mengintip Finka sedikit.


bos....bos.... mereka sepertinya belum sadar, ambil air lalu siram mereka. tunggu, tutup dulu matanya kata wanita Tersebut.


Amel seketika itu langsung membuka matanya, ia ingin melihat siapa wanita yang ingin menculik mereka .dia.... batin Amel terkejut.


sedang Finka ia hanya merasakan takut di sekujur tubuhnya, saat matanya sudah ditutup.


emmm....emmmm....kata Amel ia sengaja' seperti itu, agar matanya tak jadi di tutup. perempuan itu terkejut, saat Amel melihat nya.

__ADS_1


kau .... katanya marah lalu menampar pipi amel.....PAM ..... Amel merasa sakit' di pipi sebelah kiri nya, ia hanya bisa melotot melihat' wanita itu. kau masih bisa melihat aku dengan mata seperti itu kata wanita itu murka.


ia lalu menampar pipi Amel sebelah kanan, Finka dapat mendengar tamparan keras itu. apa yang harus aku lakukan??? batin finka bingung, padahal aku sudah mengikuti Amel untuk tutup mata.


aku harus bisa membuka ikatan tali di tangan ini, jika tidak wanita iblis ini akan membuat Amel mati dengan tamparannya. Finka lalu menggerak-gerakkan tangannya, agar ikatan talinya terbuka.


Amel dapat melihat gerak gerik Finka, ia lalu membuat keributan agar Finka dapat melepaskan tali nya. emmm....emmm...kata Amel marah maksudnya dia kenapa kamu menculik kami?? tarik plester nya katanya memerintah, baik' bos ...kata bawahan tersebut.


lalu pria itu menarik plester itu tanpa ada kasihan sedikitpun .......srek.... aww..... kata Amel ia merasakan bibirnya sudah membengkak karena ulah pria tersebut.


kau kata Amel marah, kenapa??? kata wanita Tersebut. jika kau ada urusan dengan ku, maka jangan bawa wanita di sampingku katanya menunjuk Finka. Finka sangat penasaran dengan wanita yang di ajak Amel bicara, siapa sih ???? batin finka pokok nya aku harus bisa melepaskan tali ini.


aku kata wanita itu tertawa....ha....ha...ha..., dasar gila kata Amel. kau..... kata nya marah, ia lalu kembali menampar pipi amel. amel merasa kan bibirnya sudah berdarah karena tamparan dia tak ada belas kasihnya sedikitpun.


apa yang kau lakukan kata Amel, kesabarannya seperti sudah terkikis oleh iblis di depannya. kau bertanya apa yang ku lakukan??? tentu saja menampar mu kasihan sekali pipi ini katanya mengelus pipi Amel, pasti sakit katanya mengejek. tapi lebih sakit hinaan, yang kalian perbuat padaku katanya marah.


hentikan...... omong kosong mu tak usah banyak basa-basi, kata Amel.


tentu..... , kata wanita tersebut. kau tahu gara-gara dirimu, aku hampir saja masuk penjara, dan sekarang saham ayahku juga turun drastis katanya menjelaskan.


sahammu bangkrut dan kamu masuk penjara???? apa urusannya sama saya kata Amel mengejek. kau katanya ambilkan air kata wanita itu memerintah.


aku ingin kau mati katanya lantam,


cih... kata Amel meludah. jangan terburu-buru jika aku mati apakah saham ayahmu akan bangkit??? dan apakah dirimu tidak akan masuk penjara kata Amel menakuti.


lebih baik cari jalan keluar dari pada kau jatuh miskin dan masuk penjara, kata Amel membuat wanita itu sedikit percaya.


melihat hal itu, ia memanfaatkan kondisi saat ini. begini saja lepaskan wanita di sampingku, dan kita akan membuat kesepakatan kata Amel mengajak bernegosiasi.


kamu pikir aku percaya kata wanita itu merendahkan Amel, Hem....Amel hanya tersenyum pikirkanlah baik-baik kamu sekarang sedang menculik siapa??? dan jika keluarga nya sampai tahu.


bahkan bukan hanya masuk penjara yang akan mereka berikan padamu dan keluargamu, mereka juga akan membuat kalian menderita seumur hidup. kata Amel membuat wanita itu tidak bisa menelan air liurnya, karena merasa takut dengan perkataan Amel.


baik kata wanita itu tanpa pikir panjang, sekarang kita buat kesepakatan. aku akan melepaskan wanita ini tapi kau katanya bingung, kesepakatan apa yang ingin kau perbuat padaku. lepaskan dulu wanita ini baru kita bicarakan,.... apa?? katanya marah. terserah padamu', pilihan ada di tanganmu. baiklah jika kamu berbohong maka kau akan mati kata wanita itu marah', Amel hanya tersenyum.

__ADS_1


antar kan wanita itu pulang tapi jangan sampai ada yang tahu, baik' bos.


Finka pun dibawa pergi oleh sebagian bodyguard nya, maaf kan aku Amel aku janji pasti akan menolong dirimu kata Finka dalam hati.


ku harap kau dapat menolongku Finka batin Amel takut, ia sebenarnya tidak tahu harus berbuat apa. tapi ia tidak mau membuat Finka dalam masalah.


sekarang wanita itu sudah ku antar pulang, jadi apa kesepakatan nya.


........


Finka akhirnya sampai di depan rumah. dengan tangan yang masih terikat, mulut dan mata yang masih tertutup. sayangnya Finka sedikit bodoh, dia hanya bisa menurut tanpa memberontak sedikitpun.


satpam yang berjaga di rumah finka kaget saat melihat ada wanita terbuang di depan rumah mereka, ia lalu membuka pagar besi itu. satpam itu sangat terkejut, saat ia tahu bahwa itu adalah nona nya yang hilang.


ya ampun nona katanya lalu membuka penutup mata, tali dan juga plester di mulut Finka. ....AW.... sakit kata Finka marah, maaf non katanya takut. apa yang terjadi pada non finka??? dan di mana non Amel??? katanya bertanya. Finka baru tersadar, cepat telpon Arel sekarang katanya memerintah.


baik' non,tapi lebih baik non finka masuk dulu karena ini sudah jam sepuluh malam.


apa??? kata Finka kesal, ia takut jika terjadi apa-apa dengan amel. cepat' telpon kak Arel sekarang,katanya marah. baik kata satpam tersebut, tak lama kemudian datanglah arel dan Vinto.


Arel dan Vinto langsung masuk ke rumah finka, kak ......kata Finka lalu memeluk Arel sambil menangis....huh....huh..., syukurlah kamu selamat batin Arel senang. tenang kakak ada disini kata Arel menenangkan, bukan itu kata Finka masih tetap menangis lalu apa??? kata Arel bingung.


A....me...l ..... katanya terbata-bata, kenapa dengan Amel?? kata Vinto. karena sedari tadi ia memang tidak melihat amel. dia mengorbankan dirinya, untuk menolong gue kata Finka menangis.


apa??? kenapa bisa begini ??? kenapa elo tega ninggalin dia sendiri kata Vinto khawatir. maafin gue, kata Finka sambil menangis. lalu dimana dia sekarang tanya Vinto, gue enggak tahu kata Finka masih tetap menangis.


elo tega ninggalin dia, padahal dia udah nolongin elo. kenapa ???? kata Vinto sambil menggoyangkan kedua bahu Finka, ia sangat marah terhadap Finka.


hentikan.... vinto, Finka enggak salah kata Arel lalu menarik Finka dan langsung memeluknya. elo dan Finka ternyata sama saja hanya ego kalian saja yang kalian turuti, lalu bagaimana dengan Amel. jika dia terluka dan dia dilecehkan, kata Vinto dengan badan yang mulai bergetar.


Arel sangat terpaku, saat melihat kelakuan Vinto. baru kali ini dia melihat, Vinto sangat khawatir terhadap wanita. baiklah kita akan menemukan dia, tapi sekarang Sudah larut malam.bagaimana jika besok kita mencari dia kata Arel, tidak bisa....... kata mereka berdua..... Vinto benar kak kita harus mencari amel kata Finka sambil duduk.


wanita itu kata Finka mulai berbicara sambil tetap menangis. dia telah menampar Amel lebih dari dua kali. bahkan sampai mengancam Amel mati, jika rencana Amel gagal menaikkan bisnis nya kata finka. vinto sangat marah terhadap wanita itu, ia ingin rasanya membalas tamparan dari wanita itu.


siapa dia kata Arel bertanya?? aku tidak tahu kak, tapi sepertinya amel kenal dengan wanita itu. apakah kau tidak melihat wajahnya kata arel, Finka hanya bisa menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


kak kita bisa duduk diam disini, kita harus segera menemukan Amel jika tidak Amel kata Finka kembali menangis. jangan berfikir yang tidak-tidak, kata Arel. kita pasti akan menemukan Amel, Amel pasti baik-baik saja.


kakak tahu sepertinya Amel itu bukan orang bodoh, jadi dia pasti sudah menemukan rencana yang bagus. sekarang istirahatlah urusan ini biar kakak dan Vinto urus baiklah kata Amel.


__ADS_2