
Eps 22
setelah selesai rapat Arel dan Rama mengumpulkan beberapa berkas, dan bukti bahwa perusahaan Wijaya tidak pernah melakukan perbuatan ilegal seperti yang dikatakan oleh perusahaan Kusuma.
rel mending besok lagi kita kerjakan nya, lihat ini udah malam. kata Rama membujuk adiknya, yang sudah tergila-gila dengan bisnis itu.
Arel sebenarnya tidak perlu kuliah pun sudah bisa terjun langsung ke dunia bisnis, hanya saja orang tua mereka melarang anaknya ikut dalam urusan kantor jika masih masa pendidikan.
ditambah lagi mereka ingin anak nya, memiliki julukan yang banyak. sehingga memudahkan mereka untuk berkomunikasi nantinya, dengan para pem bisnis lainnya.
kak nggak bisa..... kata Arel tegas, perusahaan kita sudah mengalami kerugian hingga dua milyar lebih.
dan para investor yang berkhianat dengan perusahaan kita, kata Arel dengan semangat berapi-api. akan aku buat mereka membayar, semua perbuatannya kata Arel emosi.
Rama hanya bisa pasrah, dengan sikap adiknya. berharap semoga cepat selesai itu kerjaan batin Rama.
tiba-tiba saja handphone Arel berbunyi, tring......tring....tring..... Arel handphone kamu bunyi tu kata rama. tapi perkataan Rama tak di dengar sedikitpun oleh Arel, karena dia masih sibuk dengan perencanaan besok.
Arel.......kata Rama dengan suara lantang, Rama sangat kesal karena perkataannya nggak di gubris arel sama sekali. apa sih kak, kata Arel emosi. ia sangat geram hari ini melihat cecunguk yang berani melawan dia, ditambah lagi kak Rama yang tak henti hentinya mengganggu.
handphone kamu, kata Rama ikutan kesal. Arel lalu melihat handphone nya sekilas, Finka batin arel sambil mengerutkan keningnya. buat apa dia nelpon malam' malam begini???? batin Arel bingung.
tapi Arel masih enggan mengangkat teleponnya, karena ia merasa pekerjaan nya tanggung.
ntah apa yang Arel pikirkan, biasanya ia sangat suka jika finka menelponnya. tapi hari ini ia sepertinya, sudah kehilangan kendali karena masalah perusahaan.
handphone Arel tetap tak henti hentinya berdering, Rama memperhatikan tingkah Arel yang aneh itu. bukannya Arel suka dengan Finka ya, batin Rama bingung. lalu kenapa dia tidak mengangkatnya??? apa mereka bertengkar batin Rama bertanya-tanya.
handphone itu tetap tak henti hentinya berdering diatasi meja, ...tring....tring.... Rama merasa sangat pengap mendengar suara itu.
udah mata ngantuk, perut lapar, tambah lagi suara bising bikin gue tambah pusing batin Rama.
Arel ....... kata Rama dengan aura seram, tak bisa kah kau angkat telepon dulu!!! kata Rama menjerit.
Arel sontak kaget dengan suara kakak nya itu, iya- iya aku angkat kata Arel ketakutan.
halo Finka ada apa, halo kak Arel syukurlah kakak angkat kata Finka dengan nafas tak beraturan. kamu kenapa kata Arel sedikit khawatir,
tadi nggak mau angkat tapi sekarang khawatir kata Rama mengejek, diamlah kata Arel marah Rama hanya bisa terkekeh lalu tidur.
Finka terkejut di sana karena Arel menyuruhnya diam, maafkan aku kak jika mengganggu kata Finka ketakutan. bukan seperti itu Finka kata Arel mencoba menjelaskan, itu bukan untuk kamu tapi untuk kak Rama kata arel. oh, batin finka senang'.
ya udah sekarang apa masalah besarnya????
tanya Arel, tunggu.... apakah perusahaan kamu juga mengalami penurunan??? kata Arel menerka-nerka, Finka terlihat bingung di sana karena Arel ngomong ngelantur.
tidak kata Finka polos, lalu kenapa kamu nelpon kakak malam-malam tanya Arel kesal.
kak Amel hilang lagi tadi kata bibi dia keluar, setelah itu dia Belum pulang sampai sekarang. aku telepon handphone nya di tinggal, kak gimana ini kata finka khawatir.
Amel lagi Amel lagi gue benar-benar sial tuju keturunan deh, kata Arel mengutuk diri sendiri.kenapa sih nama itu selalu membawa sial sama gue??? aku akan pastikan akan membuat Amel menderita selamanya batin Arel mengutuk.
kak ..... halo kak.....
kata Finka karena tak mendengar suara Arel lagi.
maaf kakak lagi sibuk hari ini, saham kakak mengalami masalah. mungkin besok kakak juga tidak akan ikut ujian, apa segitu parahnya tanya Finka. ya bisa di bilang seperti itu, kata Arel bohong.
jadi gimana dengan Amel??? kata Finka bingung. tunggu saja sampai jam 11, mungkin dia lagi ada urusan. jika jam segitu belum juga pulang, maka kita akan cari dia kata Arel berbohong. baik makasih kak kata Finka Arel hanya tersenyum menanggapi nya lalu telepon pun terputus.
Arel kembali duduk di kursinya, ia sudah melihat kakak nya yang tertidur pulas karena kelelahan. aku janji kak kata Arel dalam hati, akan membuat Amel merasakan akibatnya jika telah membohongi kakak'. Arel lalu membangun kan kakak nya untuk pulang, Rama hanya mengangguk saja karena ia dalam keadaan tidak sadar kan diri.
....................
Amel juga baru menyelesaikan perencanaan, untuk perbaikan projects pembangunan dan infrastruktur di perusahaan Kusuma.
__ADS_1
Oi ...... wanita, kata Danil. ini sudah larut malam tidakkah kau pulang kata Danil, karena ia juga sudah mengantuk...huaw......kata Danil menguap.
jika kau ingin pulang mari aku antar katanya menawarkan diri, tidak perlu kata Amel aku bisa pulang sendiri.
...heh.....kata Danil mendengus kesal, apa kau pikir jam segini masih ada taksi kata Danil. tenang saja aku tidak akan melukaimu, kata Danil meyakinkan Amel.
Amel berpikir sejenak, jika aku pulang dengan dia maka dia akan tahu kalau aku tinggal di rumah Williams. tapi jika aku tidak pulang dengan dia, maka Finka akan curiga aduh gimana ini batin Amel bingung. akhirnya Amel memutuskan untuk pulang juga dengan Danil, karena tidak ada jalan lain.
........................
Amel sebenarnya sudah sangat lelah tadi malam, tapi hari ini ia harus cepat menyelesaikan pembangunan itu dengan menggunakan dana dari perusahaan Wijaya sehingga dana dari para investor bisa di gunakan untuk kepentingan lainnya.
ia sengaja' menggunakan jaket namun membawa tas, yang berisikan perlengkapan baju ganti nya.
Finka juga hari ini sedang buru buru, karena kampus nya sedang ujian. Amel tunggu kata finka, saat Amel ingin melangkah ke luar rumah. ada apa Finka kata Amel dengan senyum canggung, semalam kamu' kemana kenapa handphone nya elo tinggal??? elo tahu gue khawatir banget, tapi elo dengan enak nya Sekarang pergi tanpa pamitan sama gue kata Finka merepet.
Amel langsung memeluk Finka spontan ia benar-benar tidak menyangka, ternyata Finka menghawatirkan dirinya. Amel merasa senang, bahwa Finka sekarang sudah mulai menerima keadaannya. Finka terlihat sangat bingung, karena di peluk oleh Amel.
maafin aku ya, semalam itu banyak sekali tugas kata Amel berbohong. loh,. bukannya kamu nggak sekolah ya kemarin tanya Finka.
Amel diam sejenak, lalu melepas pelukannya.
kemarin aku udah janjian sama temenku, kerjakan tugas di rumah mereka.
kata Amel sambil mengelus rambut Finka, ia hanya bisa tercengang melihat tingkah aneh Amel.
udahlah nanti kita bahas lagi, bukannya sekarang kamu sedang ujian ayo kita berangkat nanti terlambat kata Amel mengingat kan.
kamu tahu dari mana emmm....itu kata Amel kelabakan aku memiliki seorang teman yang juga satu universitas dengan kamu, udahlah ayo buruan kata Amel sambil menarik tangan Finka.
..........................
halo semuanya selamat pagi, pagi kata mereka menyambut Amel.
saya langsung saja membahas tentang rancangan projek dari properti kita, kata Amel mencoba menjelaskan. mulai dari infrastruktur bangunan nya, serta mengubah tema yang jarang di pakai orang. sehingga bisa menarik para pengunjung lainnya baik itu dalam negeri maupun luar negeri.
akhirnya rapat selesai dan sepertinya para karyawan dan investor lainnya menyetujui usulan gue batin Amel batin Amel senang'.
meskipun pada akhirnya gue tahu tidak akan bisa menang melawan Wijaya, paling tidak mencari keributan sedikit sama arel batin Amel tersenyum puas.
Amel awalnya ingin memberikan rancangan itu terhadap Danil, karena ia juga tak mau terlalu terlibat dengan perusahaan Kusuma. memang awalnya Amel juga menginginkan perusahaan ini tunduk padanya, tapi ketika ia sudah membaca dokumen rahasia yang mereka sembunyikan. Amel jadi takut untuk terlalu ikut campur, bahkan ia berencana untuk segera keluar dari perusahaan ini.
Amel berhenti ketika sampai di depan ruangan Danil, karena ia mendengar Kusuma dan Danil sedang bicara. bagus pa jika begini terus perusahaan kita bisa meningkat hingga 70%.
kamu tenang saja selama rahasia besar itu tidak terbongkar, masalah korupsi ini bisa dengan mudah kita atasi. lalu selanjutnya gimana pan tanya Danil penasaran, selama Amel masih merancang tentang pembangunan proyek ini.
papa akan menyogok cabang dari perusahaan Wijaya, untuk mau bekerja sama dengan kita. karena sekarang induk perusahaan itu sedang goyah, lalu bagaimana jika mereka tidak mau bekerjasama kata Danil.
yah tinggal lakukan rencana seperti dahulu kala kata Kusuma enteng. tapi pa, gimana kalau ketahuan kata Danil. kamu tenang saja, kita akan buat perjanjian baru dengan Amel. sehingga ketika perusahaan kita di salahkan, kita bisa menuntut bahkan menuduh Amel. gimana menurut kamu kata Kusuma, aku setuju pa mereka akhirnya tertawa bahagia ha.....ha.....ha.....
Amel yang berdiri di depan pintu sangat terkejut, gawat batin Amel. aku pikir kakek tua ini sudah tobat, ternyata dia lebih kejam dari seorang pembunuh. aku harus cepat memberi tahukan rencana mereka pada Rama, jika tidak keluarga Wijaya bukan hanya kehilangan saham,bahkan karyawan dan juga nyawaku jadi taruhan mereka.
Amel pun pergi menjauh dari tempat itu, tapi tiba-tiba kedebruk.....ia menabrak Siska. elo nggak papa kata Siska sedikit khawatir, Amel hanya memandang Siska ia berpikir apakah anak ini tidak tahu perbuatan kakak dan papanya yang sangat keji.
hey kata Siska membuyarkan lamunan Amel, maafin gue katanya sambil membantu Amel berdiri. oh ya kata Siska sambil menjulurkan tangannya, ada apa tanya Amel bingung.
makasih karena sudah membantu perusahaan kami, mamaku juga sudah mulai baikan sekarang. ia juga ingin bertemu dengan elo dia ingin mengucapkan terimakasih. Amel hanya bisa menelan ludah sambil membalas uluran tangan Siska, ia tidak tahu harus berkata apa jika aku mengatakan yang sebenarnya apakah ibunya akan mati batin Amel sedih.
hey elo kenapa. ???? apa elo sakit????enggak gue nggak sakit' kata Amel cepat lalu menarik tangan nya kembali.
tapi tiba-tiba ada tangan besar yang memegang bahunya, Halo nona Amel kata Danil dengan senyum iblis nya. apa yang kalian lakukan disini, kata danil menyelidik.
kakak' kata siska memotong pembicaraan, aku kesini karena mau mengajak kalian semua makan siang. tapi tiba-tiba aku tak sengaja menabrak Amel, Danil seketika itu langsung melotot sambil menekan tangannya di bahu Amel.
tidak bisakah kau lepaskan cengkraman tangan mu, kata Amel marah karena ia merasakan sakit di bahunya.
__ADS_1
ma...maaf...nona Amel, kata Dani masih tetap tersenyum.
lalu kenapa nona Amel berdiri di depan ruangan saya ???? tak perlu terlalu sopan, aku berdiri di situ karena mau mengantar kan rancangan projects kita kata Amel.
lalu apakah kau mendengar percakapan kami????? kata Dani gugup.
Danil ......, kata Kusuma memotong pembicaraan. karena ia tidak ingin Danil membuka kedoknya sendiri,sebab Danil orangnya agak sembrono.
maafkan ketidak sopanan Dani kata Kusuma, sambil tersenyum. tidak papa kata Amel acuh tak acuh.
jika aku mendengar pembicaraan kalian, aku juga tidak akan tertarik kata Amel tegas.
lalu memberikan rancangan mengenai pembangunan yang iya buat. kalau begitu saya Permisi dulu, tunggu....tidakkah kau ingin makan dulu bersama kami kata Danil. iya itu benar kata Siska menyambung.
maaf aku masih memiliki pekerjaan lain kata Amel, lalu pergi meninggalkan mereka. Kusuma dan Danil sudah mulai curiga dengan Amel.
ah .....sudahlah kak, mungkin dia mau bertemu dengan pacarnya. sekarang mending kita ke rumah sakit, karena keadaan mama sudah membaik.sekalian makan siang bersama, kamu benar kata Danil sambil mengelus rambut adiknya dan berlalu.
Amel sebenarnya belum pulang, ia menyelinap masuk di ruangan Danil.dengan gugup Amel membongkar bongkar, dan mencari dokumen rahasia yang mereka simpan.
kemana dokumen sialan itu di pindah??? bukannya kemarin baru disini batin Amel kesal. Amel sudah mencari dokumen itu hampir setengah jam, tapi tetap juga tidak ketemu. ia sangat berputus asa karenanya, sial gue udah cari semua tempat tapi tetep juga nggak ketemu.
ngabisi waktu gue saja katanya marah, sambil berjalan keluar.
tapi tiba-tiba, ada seorang pria yang membuka pintu ruangan yang Amel masuki. gawat batin Amel cemas, ia cepat-cepat mencari tempat untuk bersembunyi. tapi ia lupa kalau sepatu nya berbunyi, ia lalu melepas dan menyelinap kedalam sebuah gudang kecil yang sangat kumuh. gila ini gudang apa gudang jorok banget, udah gelap, pengap lagi batin amel kesal.
lelaki itu dengan cepat mencari sumber suara ribut di dalam ruangan nya tadi.
enggak ada orang, tapi aku tadi aku dengar ada yang berjalan. iya aku yang berjalan sayang, kata seorang wanita sambil memeluk pria itu dari belakang.
Amel mengintip mereka di dalam gudang, itu bukannya Danil sama sekretaris nya ya.apa mereka pacarnya batin Amel bingung.
kamu kapan masuk kata Danil berbalik sambil dan memeluk wanita itu,ia menggesek gesekkan miliknya ke wanita itu.dasar lelaki mesume batin amel. is sayang nakal deh,kata wanita itu sambil membalas gesekan danil.
Danil hanya tersenyum sambil memasukkan tangan nya ke rok seksi wanita itu, eits ....sayang tunggu dulu. tidak kah kamu ingin menutup pintu dulu kata wanita itu memerintah, Danil hanya tersenyum dan menutupnya.
lalu mereka melanjutkan adegan sex nya,
sial, kenapa gue harus nonton video porno gini sih batin Amel kesal. mungkin aku telah berdosa karena telah berbohong dan mencuri. Mala disini banyak nyamuk lagi, panas, gelap.
tiba-tiba Amel berdiri, dan menyenggol sesuatu sehingga terjatuh kebawah.
sayang suara apa itu kata sang wanita,yang sudah terlentang di atas meja. tanpa mengenakan sehelai benang pun, udah nggak usah di dengerin paling cuma tikus kata Danil.
tapi aku takut katanya manja, Danil lalu membuka celananya dan memasukkan miliknya yang sudah menegang. emmm....ah...ah...ah...kata wanita itu nikmat. mana kamu lebih perduli, suara itu atau kenikmatan ini kata Danil sambil menghisap buah montok di depannya ...lalu menarik kembali batang panjang itu. emmm....ahh....ahh..... sa....ya....Ng.....angan keluarin katanya sudah menggila.... Danil hanya tersenyum licik ia kembali memasukkan miliknya apa kamu suka sayang kata Danil....su....ka......ah...emm....ah...kata wanita itu menggeliat tak tentu arah.
sial batin amel mau sampai kapan mereka selesai nya. aku sudah terlalu lama mendengar suara erotis itu ah.....ah ...ah ....ah....
sial nggak laki nggak perempuan sama saja, kuping ku bisa-bisa sakit ini.
tapi tunggu, aku kemarin juga hampir melakukan itu dengan Rama batin Amel malu.
akh.....Amel bodoh ini bukan saatnya berpikir yang tidak-tidak.
aku sudah menemukan dokumen ini, dan sekarang bagaimana cara nya aku keluar????
aku sudah tidak tahan disini, nyamuk-nyamuk ini juga sangat jalang menggigiti seluruh tubuhku sialan tidakkah kalian bisa mengakhirinyaπππ batin Amel pasrah.
sayang aku sudah sangat lelah, pinggang ku juga sakit. baiklah pakailah baju mu, aku akan mengirimkan uang nya terimakasih sayang.
Danil lalu berjalan mendekati gudang itu, karena sedari tadi gudang itu menimbulkan suara.
aduh kenapa dia kesini aku sudah bertahan di tempat terkutuk ini sedari tadi, sampai kalian selesai melakukan adegan eksotis itu.amel sangat gugup, dan takut jika dia sampai ketahuan.
mohon dukungannya ya πππππππ
__ADS_1