Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
MAKAN MALAM


__ADS_3

Eps 15


 


Arel kemudian membawa Vinto menuju rumah nya, tetapi masih di perjalanan Vinto sudah terbangun. hingga membuat Arel harus memberhentikan mobilnya kembali, elo nggak papa kan Vinto atau masih ada yang sakit' tanya Ami khawatir.


iya gue ngak papa, kata Vinto sambil memegang kepalanya yang agak sakit karena terbentur di tangga. ia teringat tentang Amel yang tadi berlari bersama Rama sambil tersenyum, mengingat nya saja bikin gue tambah sakit kepala batin Vinto.


jadi dimana amel Sekarang ??? tanya Vinto, bukannya elo tadi yang nyuruh dia lari kata Ami nyeletuk. lagian bukan nya mikirin keselamatan diri sendiri, malah mikirin orang lain kata Ami kesel. ya gue juga tahu tadi dia lari, tapi gue kan nggak tahu Amel lari kemana. lagian kenapa jadi elo yang sewot, gue mau pikirin siapa suka-suka gue dong kata Vinto sinis.


Arel dan finka hanya senyum melihat mereka, Amel di bawa lari kak Rama kata Arel.


apa???? kata Vinto marah membuat Ami dan Finka kaget', sedang Arel dia sudah tahu kalau Vinto menyukai Amel. elo ini gimana sih, bukan nya Amel bilang tadi mereka akan menunggu di mobil dan sekarang kenapa dia bisa sama kak Rama kata Vinto marah', karena wanita yang di taksir vinto di bawah lari.


jadi gue harus gimana kata Arel sedih', kakak gue tidak bisa melupakan wanita itu. hingga membuat dia tidak mau berteman dengan wanita manapun, dan dia mungkin berfikir bahwa Amel ini adalah,,?????


 


stop....kata Vinto ngotot pokoknya gue ngak mau tahu elo harus tanya keberadaan mereka Sekarang, karena elo nggak mau kan persahabatan kita hancur lagi kata Vinto mengancam.


 


Arel sangat Bingung harus pilih yang mana, tapi cara Vinto berbicara tadi sangatlah meyakinkan, meskipun aku sangat bersalah sama kak rama. tapi, persahabatan ku juga penting aku nggak mau persahabatan kami hancur hanya karena masalah wanita lagi. aku sangat yakin bahwa Amel yang dibawa kak Arel bukanlah Amelia Anesta.


baik kata Arel, aku akan bertanya sama kak Rama sekarang mereka ada di mana. lalu arel mengirim pesan kepada kakak' nya Rama, menanyakan keberadaan mereka.


 


tunggu dulu, kata Ami.


elo ,,, katanya pada Vinto yang masih kesal. apa???? kata Vinto malas menanggapi celoteh dari ami, jadi elo suka sama Amel kata Ami sedih. iya,,,,, emangnya kenapa????? masak gue suka sama orang harus lapor elo dulu kata Vinto acuh tak acuh.


kenapa bisa kata Ami lebay,, apaan sih low bikin gue tambah sakit kepala tahu.


gue yang udah suka' lama sama elo kata Ami seolah-olah sedang menyatakan cinta, sebelumnya Ami sudah menahannya tapi melihat Vinto blak-blakan mengatakan suka'. membuat Ami juga merasa tidak ragu untuk mengatakan bahwa ia menyukai Vinto.


tapi gue ngak suka sama elo kata Vinto tanpa kaget' sedikitpun karena ia sudah sering mendengar pernyataan cinta dari wanita. gue nggak perduli kata Ami nekat, elo ini kenapa sih sakit kata Vinto atau perlu gue panggilin dokter????? gue nggak sakit' kata Ami lalu memegang tangan Vinto, Vinto gue beneran suka sama elo ia tidak perduli jika finka dan Arel mendengar.


itulah kalau sudah jatuh cinta membuat semua orang lupa akan kondisi dan posisi nya sekarang batin finka.


Finka lalu menyuruh Arel untuk melajukan mobilnya, karena mereka tidak mungkin hanya mendengar kan perdebatan antara Ami dan Vinto. gue ngak suka kata Vinto, tapi gue suka kata Ami begitulah mereka berdebat selama di dalam mobil.


 


Amel dan Rama sudah sampai di sebuah taman. maaf,,,, kita ngapain kesini bukannya tadi kamu sudah SMS Arel akan bertemu di restoran kata amel.amel tidak tahu bahwa mereka sebenarnya sudah berada di restoran, milik keluarga Wijaya.hanya saja restoran itu berada di depan sedangkan mereka ada di belakang.


Rama hanya tersenyum, dengar ya Amel kata Rama lembut. sekarang sudah tidak ada siapa-siapa, tak ada yang perlu ditakuti, kata Rama meyakinkan. jadi aku ingin mendengar langsung dari mulut kamu, kenapa kamu meninggalkan aku kata Rama, sambil menatap Amel lekat-lekat .

__ADS_1


 


Amel terdiam sejenak, aku bukan tidak mau memberi tahu kak Rama yang sebenarnya, tapi aku hanya tidak ingin membuat kak Rama dalam kesulitan karena urusan dendam ku, kata Amel dalam hati.


 


maaf kata Amel, aku tadi sudah bilang bahwa aku bukan Amelia Anesta tapi namaku adalah Amel. bohong,,,,,, kata Rama kekeh, kenapa harus membohongi dirimu sendiri kata Rama sambil memeluk Amel.


Amel meronta-ronta ingin melepaskan pelukan Rama karena ia tidak ingin tertangkap kamera lagi. tapi Rama tidak mau melepaskan pelukannya, Vinto tiba-tiba datang ia lalu menarik Amel. hentikan kak kata Vinto, jangan memaksa karena dia bukan Amel yang kakak cari kata Vinto masih memegang tangan Amel.


Rama sangat geram dengan Vinto, masalah belum selesai tapi Vinto sudah datang. Rama sangat yakin bahwa Amel ini adalah Amelia.


lepasin dia kata rama lalu kembali menarik tangan Amel karena Vinto tak mau melepaskan nya, mereka berdua akhirnya menjadi tarik tarikan.


kenapa jadi begini sih,kalau sempat ada wartawan mampus la aku masuk berita anak dari bapak Wijaya dan Anarto berebut wanita, maka identitas ku cepat' atau lambat pasti akan ketahuan batin Amel.


 


Ami sangat kesal melihat pemandangan di depannya apa bagusnya sih Amel ini, cuman anak angkat keluarga Williams saja di perebutkan katanya menggerutu.sedangkan Arel dan finka hanya saling menatap mereka bingung harus berbuat apa akhirnya mereka hanya bisa melihat.


 


stop......... kata Amel marah lalu menarik tangan nya dari Rama dan Vinto, denger ya kak Rama nama saya Amel bukan Amelia Anesta katanya tegas pada Rama. sebenarnya Amel sangat sedih' berkata seperti itu, tapi ia tidak mau masalahnya akan bertambah.


kamu bohong.... kata Rama tegas Vinto menarik tangan Amel kembali bahkan langsung memeluk nya. semua orang dibuat kaget' oleh Vinto, ini anak kenapa lagi sih batin Amel, bukannya bantuin malah nambah masalah.



kak jangan paksakan amel kata Vinto mulai berbicara, karena Amel ini milikku kata Vinto. milikmu kepalamu peang itu, kata Amel berbisik Vinto hanya tersenyum geli. dia adalah gebetanku kata Vinto membuat semua orang melotot aku tidak percaya kata Rama marah, baiklah jika kakak tidak percaya aku akan buktikan.



Vinto lalu melepaskan pelukannya begitu juga amel, apa yang anak ini ingin lakukan batin Amel takut. tenanglah kata Vinto ayo bekerja sama katanya pelan, kemudian mulai berakting. sayang coba kamu katakan sama kak Rama dia enggak percaya sama aku kata Vinto seolah memelas padahal di balik wajahnya itu ia sedang tersenyum. dasar licik, kata Amel pelan ingin rasanya Vinto memfoto wajah' Amel saat itu.



Amel tak punya cara lain ia hanya bisa mengikuti permainan Vinto, jika tidak begitu maka Rama tidak akan mau berhenti.


Amel lalu berbalik tapi tiba-tiba Vinto memeluk dirinya dari belakang mereka terlihat sangat mesrah layaknya pasangan, Amel hanya bisa meremas jaketnya karena merasa geli saat Vinto meletakkan kepalanya di bahu Amel. berbicara lah pelan-pelan, aku akan membantu kata Vinto sambil memeluk perut' Amel. pria mesum ini, lihat saja nanti batin Amel ingin cepat-cepat menonjok pria di belakangnya.


 


Vinto benar kami berdua memang tidak pacaran tapi kami lagi dekat, dan kak Rama mohon kiranya jangan ganggu hubungan kami dan satu lagi aku kata Amel terhenti, lalu melihat Vinto. entah kenapa iya seperti meminta pendapat dari lelaki ini Vinto hanya mengangguk melihat' Amel, dan aku bukanlah Amelia Anesta Kata Amel.



Rama hanya bisa diam tak menjawab, dalam hati dia berkata, aku yakin kamu adalah Amelia tapi kenapa kamu berbohong padaku. tapi untuk saat ini aku tidak boleh gegabah aku harus cari tahu tentang dia kata Rama dalam hati, karena aku tak ingin dia pergi lagi.

__ADS_1


  baiklah kata Rama seolah-olah pasrah. maafkan saya, karena telah mengganggu. saya pikir kamu adalah Amelia orang' yang tidak pernah berbohong kata rama.


Amel hanya bisa menunduk tak berani menatap wajah Rama, tidak papa kak katanya sambil tersenyum.


maafkan kan aku kak Rama karena telah berbohong tapi aku janji suatu hari aku pasti akan memberitahu kakak yang sebenarnya kata Amel berbicara sendiri di dalam hati.


baiklah karena aku telah melakukan kesalahan bagaimana kalau kita makan dulu aku yang traktir kata Rama, setuju.....kata Arel senang karena permasalahan kakak nya sudah selesai. bagaimana dengan kamu Amel apakah kamu mau memaafkan saya, Amel hanya mengangguk menjawab pertanyaan rama.


Amel lalu memijak kaki Vinto agar melepaskan pelukannya, kemudian ia berlari mengikuti Rama dan Fika, sedang kan Arel berjalan di belakang bersama Ami.


Rama menarik kan kursi amel, silahkan kata Rama sambil tersenyum. terimakasih, kata Amel senang mendapatkan perhatian dari Rama, Amel dan rama duduk bersebelahan. Vinto juga tak mau kalah ia menyuruh Finka geser tempat duduk Ami juga ikut-ikutan, akhirnya tempat duduknya. Finka duduk dekat Arel, Ami duduk dekat Vinto dan Amel duduk dekat rama. wah kita seperti pasangan Copley ya kata Finka senang. mereka semua terlihat senang kecuali Vinto, ia merasa sangat gerah karena Amel duduk dekat Rama meskipun Vinto berada di samping Amel.



tak lama kemudian makanan pun datang. silahkan, kata waiteress tersebut lalu mulai menjelaskan. menu hidangan kita kali ini Adalah siput import yang segar, dengan saus tiram,dan saus tomat dan di tambah taburan wijen dan carbonara dengan sedikit lelehan mozzarella cheese, selamat' menikmati menu makanan nya tuan kata waiteress tersebut lalu pergi.



Ami tak sabar ingin mencoba menu langkah ini, begitu juga dengan Amel ia sepertinya belum pernah mencoba makanan import harga yang selangit ini. karena kalau di rumah finka, mereka tidak pernah makan siput apalagi udang.



awalnya mereka menikmati makan malam dengan nikmat,dan tenang.


Rama kemudian mengambil kan Amel cumi segar di piringnya makanlah ini lezat kata Rama sambil tersenyum saat Amel melihat nya. Vinto juga tak mau kalah ia lalu mengambil kan Amel udang, dan meletakkan di piring Amel ini juga sangat segar kata Vinto mengejek rama.


Amel alergi udang kata Rama, saat Vinto meletakkan udang itu di pirring amel. kakak tahu dari mana jangan samakan Amel ku dengan Amel nya kakak kata Vinto mengejek. Amel bingung jika ia makan udang maka ia akan alergi, tapi kalau ia nggak makan udang nanti ketahuan kak Rama kalau aku beneran Amelia.


enggak papa kok kak Rama,aku tidak alergi dengan udang kata Amel lalu memakan udang dari Vinto.


hentikan Amel jangan di makan kamu alergi siput apalagi udang kata finka.


ini Finka kenapa lagi buka mulut batin Amell kesal, enggak kok Fin alergi ku sudah sembuh lama. jadi kata dokter aku udah boleh makan siput, tapi kenapa aku tidak tahu kata Finka bingung.



untung Finka bodoh batin Amel lega, aku sengaja' tidak memberi tahu siapapun kata Amel bohong.


kamu yakin enggak alergi udang kata Rama perhatian, tentu. apa kakak enggak percaya biar aku buktikan kata amel, ia lalu melahap semua udang dan cumi yang ada di depannya


makan malam hari ini sangat lezat kata ami, saat mereka keluar dari restoran terimakasih ya kak Rama atas traktiran nya jangan lupa kalau mau makan ajak Ami lagi katanya sambil tersenyum. Rama hanya tersenyum menanggapi Ami.


dasar elo urusan makan aja cepet kata vinto, biar kok kayak elo enggak doyan makan aja kata Ami mengejek lalu berlari ke mobil.


Finka dan Amel naik mobil berdua, sedang Ami sama vinto,dan Arel Rama.


 

__ADS_1


__ADS_2