Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
sambungan......


__ADS_3

ngak papa kataku tanpa basa-basi lalu aku pergi meninggalkan dia, sebelum aku melangkah kan kaki ia memanggil ku kembali, tunggu dulu kata dia nama kamu siapa tanyanya padaku??????......dasar sinting,bajingan tengik,bilang aja kalau mau kenalan nggak usah pakai acara nabrak segala ngapa,kan sakit' batinku dalam hati.pria tersebut tersenyum dan berkata dalam hati siapa wanita ini kenapa sombong sekali dia fikir dia siapa tapi aku suka karakter ini batin vinto. setelah agak lama terdiam lalu ia berbicara kembali aku bisa minta tolong kata pria tersebut,minta tolong apa kataku tanpa menjawab pertanyaan nya tadi,tapi tiba-segerombolan cewek datang mendekat kearah kami nah..... ini dia kata nya sambil memegang tanganku aku bingung dengan tingkah nya apa-apaan lelaki ini kok malah megang tanganku sih batinku kesal.


aku tidak sadar ada segerombolan mata seperti macan yang ingin menerkam mangsanya,aku menelan ludah takut dan gugup, jantung ku rasanya berdenyut kencang seolah ingin meloncat dari dalam.pasal nya baru kali ini aku mengalami hal seperti ini,aku memberanikan diri untuk bicara' karena lelaki dibelakang ku diam saja sambil memegang tangan ku,dasar lelaki tak berguna cuma besar badan doang lihat saja nanti aku akan buat perhitungan batin finka.

__ADS_1


ma...... ma... maaf kataku takut-takut kakak kelas ada yang bisa saya bantu sambil pura-pura senyum, wah'...... wah' masih tahu juga kami ini kakak kelas katanya angkuh.dalam hati aku berkata sebenarnya aku nggak tahu kalian itu siapa aku juga nggak perduli kalian siapa tapi karena aku murid baru mending panggil kakak aja.,,,,,...Hem...aku tersenyum kembali maaf kak apakah ada yang bisa kami bantu aku bertanya kembali,atau mungkin kakak sedang mencari seseorang kataku seolah menunjuk orang yang ada di belakangku.


__ADS_1



Baik kata lelaki tersebut hey.........kalian semua yang ada disini mulai sekarang wanita ini lalu mengangkat tanganku,dan berkata ia adalah wanita ku ia mencium pipiku,aku hanya terdiam dan mendengar tepuk tangan dan tatapan sinis dari sebagian mereka rasanya malu bercampur jadi satu.mengapa harus aku yang mengalami ini aku baru saja masuk kuliah tapi sudah mendapatkan musuh rasanya aku ingin menangis.aku tak mempedulikan mereka melihat ku maupun pria yang berbicara tadi,aku langsung menarik tangan ku dan bearing meninggalkan mereka.

__ADS_1


__ADS_2