Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
KE RUMAH FINKA


__ADS_3

Eps 7


 


mereka akhirnya pun sampai di rumah finka, pak satpam sudah tahu bahwa hari ini akan ada tamu yang datang ke rumah non Finka sehingga ia sudah siap siaga, sewaktu tamu itu datang.


 


Vinto lalu memasukkan mobil nya ke garasi rumah finka dengan di bantu pak satpam dalam mengarahkan.


 


mereka akhirnya keluar dari mobil, Ami sangat takjub dengan rumah finka selain rumah yang besar, mobil dan motor yang lumayan banyak,bunga',pohon dan juga rumput semua nya terawat, ia seperti ingin tinggal lama di sini.


 


andai aja gue yang punya rumah ini pasti gue akan bahagia...... banget, begitulah Ami menghayal,...... woy Ami mau sampai kapan Lo akan berdiri di garasi itu kata Vinto membuyarkan, Ami hanya tersenyum berharap tidak ada yang tahu bahwa dia sedang menghayal.


 


mereka berjalan menuju rumah finka, yang di sambut oleh Finka dan arel di depan pintu.... guys kenapa lama banget sih nyampek nya tanya finka bingung, perasaan rumah gue ngak jauh-jauh amat deh kata Finka.


sorry deh Finka kata Vinto, tadi kita mengalami sedikit masalah di jalan, ia Fin kata Ami nyambung kita tadi hampir nabrak orang yang tinggal di......ucapan Ami terpotong saat Vinto tiba-tiba menyela, woy Finka Lo ngak mempersilahkan tamu masuk???? Ami udah haus nie kata Vinto ya kan Ami????...ami bingung mendapat tatapan dari Vinto, akhirnya ia hanya bisa mengangguk pasrah, ya udah ayok kita masuk kata Finka mengajak.


angel sangat terpukau dengan lukisan dan seni yang ada di dinding. Finka ni beneran rumah kamu kata angel,masih tak percaya ia merasa seperti di ruang pameran Galeri saat ini, iya tentu ini rumah gue kata Finka agak sedikit angkuh.


 


wah ni sungguh luar biasa lalu berhenti di sebuah lukisan ibu dan kedua anak perempuan nya. lukisan ini sangat menakjubkan katanya kemudian, fantastis kata nya lagi ia seperti tak bisa berkata-kata lagi. angel hanya mengungkapkan perasaa senang nya dengan mata yang


berseri-seri, ia sungguh sangat senang bisa datang ke rumah finka.apakah kamu suka dengan lukisan itu kata Arel menunjuk lukisan yang dilihat nya, iya tentu kata Angel tanpa mengalihkan sedikit pun pandangan nya, aku sangat suka kata Angel seperti layak nya anak kecil yang mendapat sebuah hadiah yang sangat ia inginkan. teman-teman angel menyadari akan hal itu mereka akhirnya pun tertawa melihat tingkah lucu Angel.


ha....ha...ha... ...., angel....angel....loe lihat lukisan aja kayak lihat cowok paling ganteng di dunia kata Ami sambil masih tertawa, angel hanya malu melihat iya di tertawakan.


 

__ADS_1


Finka yang melihat itu sangat marah' ia tidak suka jika angel menjadi bahan perhatian selain dia di depan teman-teman nya, apalagi jika ada Arel.


 


ayok kita ke ruang baca, bukan nya kalian udah haus ya kebetulan Bik Ijah udah siapin minuman di sana kata Finka agar mereka tidak lagi memperhatikan tingkah lucu Angel.


 


di ruang baca Ami tidak tahu jika teman-teman Finka akan datang, ia sedang membaca sebuah buku yang menjadi trending dalam Minggu ini. dan saat belajar ia selalu menggunakan handset sehingga ia tidak mendengar jika teman-teman Finka datang, saat Ami pulang ia memang sudah tahu kalau Arel datang ke rumah finka, , sehingga ia lewat dari jendela, karena kamarnya berada di bawah tepatnya di dekat taman. tapi ia tidak tahu jika mereka akan bekerja kelompok.


Ami, angel dan Finka berjalan duluan sedang Arel dan Vinto berjalan mengikuti dari belakang.


woy Arel kata Vinto memulai cerita, Arel hanya menyilang kan kedua tangannya ke dada, acuh tak acuh dengan Vinto. kenapa keluarga elo selalu berebut pacar yang gue taksir kata Vinto tegas. Arel kemudian menoleh sekilas lalu berkata elo ini sebenarnya kenapa sih kata Arel gue itu..... ngak pernah berebut sama elo kata Arel, dan kalau masalah viska elo tanya aja sendiri, karena gue jelasin juga elo ngak akan dengerin gue kata Arel.


 


sebenarnya mereka dulu teman dekat saat SMA di London tapi Vinto memutuskan untuk pindah sekolah, karena masalah seorang cewek. Vinto menyukai seorang cewek tetapi cewek tersebut menyukai Arel, dan Vinto tidak tahu akan hal itu sehingga ia menganggap bahwa Arel la yang merebutnya. dari situlah penyebab persahabatan mereka putus, dan memutuskan untuk pindah.


 


lagian kata Arel karena melihat' Vinto masih diam, gue berebut sama elo, tanpa berebut gue juga udah di kejar-kejar sama cewek kata Arel mengejek. Vinto sangat marah dengan perkataan Arel ia lalu menarik kerah baju yang di kenakan Arel, dengar ya kata Vinto tegas gue ngak akan menyerah gitu aja meskipun wanita itu sudah menikah dengan kakak elo, dan kali ini gue pasti akan merebut nya lalu vinto melepas baju Arel dengan kasar, dan berlalu pergi masuk ke ruang baca mengikuti Finka.


 


 


Vinto lalu menarik tangan nya yang di pegang Arel, apaan sih elo kata Vinto lalu mengambil minuman yang di suguhkan Ami. Arel kembali menarik tangan Vinto ada yang mau kita omongin tentang tugas kelompok sama Vinto kalian kerjakan saja dulu tugasnya, nanti kita bantuin kata arel, lalu membawa Vinto pergi agak menjauh dari mereka, menuju ke bagian belakang ruang baca yang banyak sekali buku tanpa meja sedikitpun.


mereka lalu berhenti di sebuah buku-buku tanpa ada cela kosong sedikitpun, elo apa-apaan sih narik-narik tangan gue kata Vinto kesal lalu menarik tangannya, ngapain elo bawa gue ke tempat kayak gini kalau ngajak berantem jangan disini nanti setelah selesai pulang dari sini kata Vinto. lalu pergi,....tunggu kata arel apalagi sih rel kata Vinto kesal, kalau elo mau ngelarang gue agar tidak ngerebut istri kakak' elo percuma gue pasti akan merebutnya kata Vinto,


 


....ha......ha.....ha..... Arel hanya bisa tertawa kenapa elo tertawa kata Vinto kesal gue tertawa lihat kebodohan elo kakak' gue nikah kata Arel masih tertawa kemudian ia mulai serius, kakak gue Rama belum menikah kata Arel menekankan, boro-boro menikah' punya temen cewek aja ngak pernah lihat kata Arel sambil tersenyum mengingat kakak nya yang di rumah hanya sibuk dengan penelitian seni....seni... dan seni, jadi elo jangan ngarang kalau kakak gue udah punya istri.


 

__ADS_1


elo pikir dengan elo ngomong kayak gini gue bakalan percaya kata Vinto.Arel kemudian memasukkan tangan nya ke saku celana. elo ini blo'on ya kata Arel mengejek Vinto hanya melotot di katain blo'on, bagaimana mungkin keluarga Wijaya yang terkenal itu bisa menikah kan Anang sulung nya tanpa membuat acara sama sekali apa elo pikir wartawan itu buta kata arel.


 


......oh...iya juga ya kata Vinto dalam hati kan nggak mungkin wartawan tak menyelidiki, lalu kata Vinto,.


....lalu apa???? kata Arel, gue udah selesai ngasih penjelasan, oh satu lagi tentang viska ia sudah menikah tapi yang pasti bukan sama kak Rama.


 


bukan itu kata Vinto karena ia sudah melupakan viska, lalu apa???? kata Arel bingung kenapa elo dan Finka bisa manggil kakak dan adik kata Vinto menyelidik. jadi sedari tadi elo hanya mau nanyain ini kata Arel, Vinto hanya mengangguk yes...


 


...Arel menghela nafas kesal melihat ke bodohan Vinto ia pikir sedari tadi membahas tentang masalah viska ternyata membahas tentang hubungan nya dengan Finka Arel kemudian duduk ke bawa lantai karenaa merasa frustasi menghadapi Vinto, ia seperti orang bodoh yang membahas orang lain, Vinto kemudian mengikuti Arel duduk di lantai.


denger ya gue manggil kakak dan adik sama Finka karena janji Kami sejak kecil, waktu kecil ,,,,


kata Arel sambil mengenang masa kecilnya, ....


papa gue dan papa finka berteman dekat mereka berencana untuk menjodohkan kami, tapi kami menolak akhirnya kami bersumpa tidak akan menikah kecuali kami sudah pernah menikah, awal nya mereka sangat menentang tetapi kami mengatakan bahwa kami akan menjadi kakak beradik yang tetap rukun barulah mereka menyetujui nya.lalu kata Vinto lagi, lalu apalagi????? .... kata Arel gue udah selesai cerita dan sampai sekarang kita akan tetap menjadi kakak dan adik.


 


Arel tidak tahu jika finka mendengar perkataan Arel yang mengatakan bahwa mereka akan tetap menjadi kakak' dan adik Finka sangat kecewa berharap suatu saat nanti akan ada yang perubahan dari hubungan mereka ternyata tidak akan, Finka akhirnya pergi menjauh dari mereka, awalnya ia mau memanggilnya tetapi air mata nya sudah mengalir sehingga ia memutuskan untuk pergi.


Arel kata Vinto karena ia masih penasaran tentang wanita itu, apa elo tahu siapa saja yang tinggal di rumah ini selain finka????


 


ya tentu saja gue tahu om,Tante Bik Ijah supir mereka, pak satpam tapi gue ngak tahu namanya emangnya kenapa sih tanya Arel seperti sudah bersahabat kembali', bukan itu kata Vinto kesal karena tidak menemukan jawaban.


 


kalau bukan itu lalu siapa lagi kata Arel yang juga kesal karena dari tadi arel ngomong hanya di tanggapi ....lalu, terus, bukan itu sama Vinto.

__ADS_1


maksud gue cewek yang usianya sama kayak Finka gitu kata Vinto,......ngak ... ...ta..... Vinto langsung menutup mulut arel dan membawanya bersembunyi di tumpukan buku yang belum di susun, apaan sih kata Arel kesal, lalu berdiri namun ditarik lagi oleh Vinto .....hus....kata Vinto lalu menunjuk seorang gadis yang sedang mencari sebuah buku, tapi ia menggunakan handset untung aja dia pakai handset batin Vinto kalau ngak kami pasti di sangka maling,huh....kata Vinto menarik nafas lega, coba aja ketahuan pasti jadi berabe urusan nya.


 


__ADS_2