Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
GEJALA JANTUNG


__ADS_3

Eps 16


 


Amel sudah tidak bisa lagi menahan rasa gatal yang menggerogoti sekujur tubuhnya, akibat makanan siput tadi.


tanpa basa-basi ataupun pamitan, ia langsung mengajak finka untuk meninggalkan restoran tersebut. finka...... ayo kita pulang kata amel, dan langsung masuk kedalam mobil.


 


Amel ini kenapa sih batin finka kesal gue baru aja mau ngobrol sama kak rama,dan kak Arel Udah di ganggu lagi.


..... tin....tin...tin...Amel mengklekson mobilnya karena kesal menunggu finka.


Finka ini ngapain sih aku udah nggak bisa nahan rasa gatal ini terlalu lama kata Amel menggerutu sambil menahan rasa gatal nya.


 


Ish..... batin finka tambah kesal, namun masih tetap tersenyum. ya udah deh kak Finka pulang dulu soalnya Amel Udah mengklekson mobilnya tu. kalau gitu kak Rama sama kak Arel hati-hati pulangnya, kata Finka sambil tersenyum,kamu juga hati-hati kata mereka berdua. oh ya, Finka tolong sampaikan salam kakak' sama Amel ya kata rama, Finka hanya mengangguk lalu berlari memasuki mobil.


di dalam mobil tanpa aba-aba dari Finka Amel langsung melajukan mobilnya, Amel low kenapa sih hari ini lihat apa yang udah elo perbuat??????..... gara-gara elo Vinto jatuh dari tangga, gara-gara elo kak Rama juga harus bertengkar dengan Vinto kata Finka mengomel, ia sangat kesal pada Amel hari ini.


 


stop ya Finka gue ngak butuh komentar elo hari ini kata Amel dengan muka yang merah akibat menahan rasa gatal yang iya alami.


 


Finka jadi takut melihat' Amel yang memarahi dirinya, tapi ia tetap tidak bisa berhenti bicara. elo ini sebenarnya kenapa sih???? kata Finka karena masih belum bisa mendapatkan Jawaban dari Amel. tetapi bukan nya di jawab pertanyaan Finka, Amel mala tiba-tiba menginjak gas dan melajukan mobilnya dengan sangat balap.


Amel stop.... Amel..... kata Finka ketakutan, dan gemetaran. tapi Amel tak mau mendengarkan Finka sedikitpun. Amel ......gue mohon stop.... Amel kata Finka terbata-bata ia sangat kesakitan, ketakutan dan pusing bercampur aduk jadi satu. finka sudah tidak bisa lagi menahan rasa sakit di jantung nya.


 


Amel sebenarnya tahu kali ini Finka sedang kesakitan tapi Amel juga mengalami rasa sakit,gatal, dan panas yang menjalar di seluruh tubuhnya. mereka akhirnya hanya bisa menahan rasa sakit masing-masing. Amel bukannya memberhentikan mobilnya,ia Mala menambah kecepatan tinggi sehingga membuat Finka tak bisa bicara bahkan sampai tak sadarkan diri. gawat Finka pingsan batin Amel tapi aku juga tidak bisa berhenti, akhirnya Amel memutuskan untuk membawa Finka ke rumah sakit.

__ADS_1


 


sesampainya di rumah sakit Finka langsung di periksa oleh dokter, bagaimana keadaannya dok tanya Amel khawatir. untung kamu cepat' membawanya karena dia mengalami henti jantung sesaat atau sering disebut cardiac arrest, kondisi dimana jantung pasien tiba-tiba berhenti berdetak.


hal ini terjadi karena gangguan listrik pada pasien juga berhenti sehingga mengakibatkan aliran darah ke seluruh tubuh ikut berhenti berdetak. tapi tidak apa-apa pasien masih dapat tertolong ia hanya tidak sadarkan diri dan sekarang jantung nya sudah kembali' normal.


 


kalau gitu terimakasih ya dok kata Amel bersyukur karena Finka masih selamat.


lalu bagaimana dengan dirimu apakah kamu tidak merasa gatal dengan kondis yang kamu alami sekarang????? tanya dokter itu kepada Amel.


Amel hanya bisa terdiam tapi tiba-tiba, rasa gatal itu kembali' datang. padahal tadi ia tidak merasakan apapun ketika Finka di periksa, mungkin rasa takut dan rasa bersalah yang iya alami sehingga rasa gatal tak bisa lagi terasa. Amel kembali lagi seperti di mobil tadi. goyang sana goyang seni, kayak ulat nangka yang kesiram air panas.


Baiklah karena pasien' masih belum sadarkan diri, bagaimana jika kamu di periksa dahulu???? kata sang dokter. Amel hanya bisa mengangguk, lalu pergi meninggalkan Finka.


 


dokter lalu memeriksa keadaan amel, kamu mengalami alergi yang sangat parah dan sudah dalam jangka yang cukup lama. sehingga mengakibatkan infeksi untung saja kamu bisa menahan rasa gatal nya, baiklah saya akan langsung menyuntikkan epinefrint ini ke paha kamu'.


ini dokter apa-apaan sih batin Amel kesal, bukannya bantuin gue Mala mau berbuat tak senonoh. maaf pak dokter kata Amel,anda jangan mau cari kesempatan dalam kesempitan kata Amel tegas.


karena alat ini adalah, lalu menunjuk jarum yang ia pegang. kombinasi antara semprotan dan jarum. lalu untuk menyuntikkan dosis tunggal dari obat ini, harus dengan cara menekan paha Anda supaya obatnya bisa langsung bekerja kata sang dokter menjelaskan.


dan jika kamu tidak percaya kamu' boleh browsing ke internet kata sang dokter sambil tersenyum.


Amel hanya bisa mengangguk mengikuti, saran dokter untuk menyuntikkan epinefrint ke tubuhnya. setelah selesai dokter lalu berkata, jika kamu mengalami hal yang sama, maka kamu hanya perlu menyuntikkan epinefrint ini seperti yang saya lakukan tadi.


baik dok, kata Amel mengerti. baiklah kalau begitu saya permisi dulu kata dokter tersebut, iya dok terimakasih banyak telah membantu kata Amel, dokter tersebut hanya tersenyum lalu berlalu.


Amel kemudian menelpon bik Ijah untuk menyampaikan kepada pak sopir, satpam dan karyawan lainnya bahwa mereka tidak akan pulang hai ini mereka akan menginap di rumah Ami begitulah Amel berbohong.


setelah Amel agak enakan iya kemudian pergi ke kamar finka, Amel ingin menjaga Finka karena Finka saat ini belum juga sadarkan diri.


__ADS_1


Finka kemudian terbangun dari tidurnya, emmmm...... gue di mana ini tanya finka bingung. sambil mengingat kembali kejadian di mobil tadi, oh iya gue baru ingat ini semua gara-gara Amel batin nya menggerutu.



tak lama kemudian datanglah amel, Finka kamu' sudar sadar,kata Amel khawatir sambil mendekati Finka. pergi.... elo kata Finka marah, maaf kata amel sedih'. sekarang elo baru bisa minta maaf sama gue, jadi tadi elo dimana ketika gue bilang stop kata Finka membentak.low udah puas kan???? karena gue sekarang masuk ke rumah sakit kata Finka masih dengan wajah masam dan sedih'.



Amel kemudian mendekati Finka untuk duduk di bangku karena ia juga merasa tidak memiliki tenaga, Amel menggunakan pakaian pasien juga sama seperti Finka tapi Finka tak memperhatikan hal itu. amel kemudian duduk lalu berkata, aku juga tidak ingin membuat kamu' masuk ke rumah sakit.



tapi mau gimana lagi kata Amel bingung, aku akan terus terang saja sama kamu kata Amel, karena ia tidak mau Finka membencinya hanya karena kesalahpahaman ini.


aku sudah tidak bisa lagi menahan rasa gatal ini, lalu menunjuk warna merah yang ada di sekujur tubuh dan wajahnya. Finka yang awalnya mengalihkan pandangan, kemudian ia melihat' Amel. Finka merasa sangat iba ketika melihat wajah Amel, dan sekujur tubuhnya. yang di penuhi dengan bintik merah layak nya cacar, tapi ia pura-pura tidak perduli pada Amel.


elo, kata Finka marah udah tahu kalau elo alergi. tapi masih juga elo makan-makanan siput tadi, apa elo sekarang udah jadi sangat bodoh setelah berlari dengan kak rama. kata Finka, merasa bahwa Amel tambah blo'on, padahal biasanya ia sangat pintar dalam urusan seperti ini.



kamu' mungkin benar Finka, kata Amel. tapi aku ngelakukan ini karena aku ngak ingin kak Rama menganggap bahwa aku adalah Amelia. kamu kan udah tahu kalau aku alergi siput, karena memang nggak pernah aku makan sedari kecil.


tapi jika aku mengatakan bahwa aku alergi siput,maka kak Rama akan berfikir bahwa aku adalah amelia yang juga alergi siput,


kata Amel berakting dan berbohong. aku hanya enggak mau keluarga kak Rama tercemar gara-gara gadis seperti aku kata amel.


ia kemudian memegang tangan Finka dengan memelas, aku bisa minta tolong enggak kata Amel seolah-olah perlu di kasihani. minta tolong apa emangnya???? ..... kata Finka bingung


nanti kalau seandainya, kak Rama nanyain sama kamu' tentang kebiasaan aku. kamu' bisa ngak,bilang nggak tahu atau kamu mengatakan bahwa aku tidak memiliki kebiasaan apapun.


baik' aku akan bilang seperti yang elo sampaikan barusan ke kak Rama, elo tenang aja sambil memegang pundak Amel dan tersenyum bahagia.


dasar wanita licik elo mau sampain pesan gue, karena elo enggak mau kan gue ngerebut mereka. elo sama aja seperti dulu batin Amel berbicara, ya udah kalau gitu makasih ya Finka. sama-sama kata Finka sambil tersenyum kembali.


oh ya gimana keadaan kamu kata Amel, udah mendingan kok cuma masih agak pusing aja. oh,,,,. kalau gitu sebaiknya kamu istirahat aja supaya besok enakan aku akan menunggu kamu di situ, lalu menunjuk tempat tidur di samping Finka.

__ADS_1


janji ya!!!!! kamu enggak pergi, iya aku janji kata Amel. mereka pun bercerita layak nya kakak' dan adik sampai tertidur.


 


__ADS_2