Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
KEHIDUPAN BARU


__ADS_3

Eps 27


setelah kejadian Arel menolak Amel dan mengenai batu, harus membuat amel berbaring karena koma selama dua hari. sedangkan Finka ia memang belum meninggal, tapi ia sudah koma selama tiga tahun.


dokter juga tidak bisa memperkirakan kapan Finka akan bangun.....???? kok bisa ya Finka sampai tertidur lama sekali....????..!!!!!!!. kuasa Tuhan lagi la kalau kayak gitu.


setelah kejadian pahit yang mereka lalui semua, sekarang sudah berjalan normal seperti biasa. meskipun banyak juga perubahan nya, angel dan Amel sudah tinggal di rumah Williams.


dan amel juga sudah menikah, karena harus memenuhi janji mereka pada Finka.


ya ... meskipun mereka pisah ranjang dan rumah, karena alasan mereka yang masih studi. emang hidup itu agak aneh ya peraturan tentang nikah kok di bikin sendiri


................


Tiga Tahun Kemudian


Amel, buruan bangun sayang.... kata fuzi lembut, sambil mengetok pintu kamar Amel....tok ...to...tok....


entah kenapa fuzi sangat suka sekali melihat wajah Amel, mungkin karena ia teringat dengan teman baiknya.


mama fuzi....!!!! kata angel manja, ya sayang ada apa kata fuzi. ia sekarang sudah dipanggil dengan sebutan mama fuzi, karena ia merasa sebutan itu lebih terlihat akrab.


memangnya kakak Amel mau kemana ....????.... tanya angel, karena pagi-pagi mama baru nya ini sudah sibuk membangunkan kakak nya.


kamu lupa ya Arel kan sudah selesai studi, dan hari ini Arel akan menjemput kakak Amel.


jadi kakak' Amel harus dandan, kata fuzi dengan lembut'.


fuzi juga sangat suka dengan angel karena ia baik sama seperti Amel, hanya saja angel lebih mirip ke wajah papanya.


kenapa cepat banget sih mama fuzi kata angel, karena ia tahu kalau kakak nya tidak menyukai Arel. apalagi di suruh tinggal bareng, bisa-bisa kakak' ku di siksa Arel batin angel.


sayang kata fuzi sambil membelai rambut angel, kak Amel sudah lama tinggal disini udah hampir 3 tahun. padahal mereka sudah menikah, ya ..... meskipun tidak ada acara kata fuzi sedih.


karena Arel dan amel tak ingin ada yang mengetahui, bahwa mereka sudah menikah.


angel dapat melihat aura suram di wajah mamanya itu. mama fuzi tenang saja, bagaimana jika kita tunggu mereka punya anak dulu baru buat acara kata angel menghibur.


kamu benar kata fuzi girang, mama fuzi enggak sabar pengen gendong cucu kata fuzi sambil tersenyum. ia lalu membuka pintu kamar Amel, karena sedari tadi Amel tak keluar meskipun sudah di ketuk pintu nya.


maafin aku mama fuzi telah membohongi mu, karena aku sangat yakin itu mustahil makannya aku berani berkata begitu batin angel sedih.


angel tahu kalau kakak nya tak pernah mencintai Arel, melainkan kak Rama orang yang telah menolong mereka.


Angel lalu mengikuti fuzi masuk ke kamar Amel, sayang kata fuzi sambil menggoyang kan tubuh Amel.


emmmm.....kata amel sambil menggeliat sana, menggeliat sini.


ayo bangun suami kamu sebentar lagi datang, kata fuzi sambil mendoel-doel pipi tembem amel dan tersenyum sendiri.


angel hanya merasa lucu, melihat tingkah mamanya yang seperti anak kecil.


angel lalu membuka gorden kamar Amel, karena kesal kakak nya tak mau bangun. Amel akhirnya membuka mata karena mendapat sinar dari luar, ia langsung sementap bangun mungkin dia berpikir bahwa hari ini sekolah.


angel dan Mama fuzi tertawa melihat tingkah bodoh Amel, dan juga rambut acak-acakan milik amel.


ha ....ha....ha.... kata mereka,


huam........kata Amel sambil menguap karena masih mengantuk. ada apa sih mam....???kata Amel sambil mengucek-ucek matanya.


ayo buruan mandi, hari ini Arel akan menjemput kamu kata fuzi senang.


ia benar-benar tidak sabar, ingin mempunyai cucu dari Amel putri yang sangat ia sayangi.


mendengar nama itu, Amel kembali lagi berbaring di ranjang nya.mama fuzi kembali' mendoel-doel pipi Amel, mama biarin Amel tidur dulu sebentar lagi nanti Amel sendiri yang pergi ke rumah Wijaya kata Amel.


tuk ..... fuzi langsung menggetuk jidat amel. uh......sakit ma, kata Amel manja.


makan nya kalau ngomong jangan sembarangan, itu papa mertua kamu kata mama fuzi.


iya....iya ...tempat papa mertua, kata Amel tapi tetap tidur lagi. mama fuzi lalu melihat angel seolah memberi kode, fuzi sebenarnya tidak tega membangunkan Amel. yang sudah lembur semalam, karena urusan perusahaan.


mendapatkan tatapan dari mamanya itu, angel langsung mengangguk mama fuzi tenang saja biar angel yang bangunin kata angel bangga.


angel lalu mendekat kan bibirnya ke telinga amel sambil berbisik pelan,


kak.... kalau kakak enggak cepat bangun nanti nyesel loe, soalnya yang jemput kak Rama. bukankah kakak merindukan dia, kata angel menggoda kakak nya.


Amel seketika itu langsung langsung melotot, dan bangun sambil berjalan kearah kamar mandi.


Rama belum pernah pulang selama tiga tahun, karena ia tidak terima jika kekasih masa kecilnya menikah dengan adiknya.


karena tak ada yang mau mendengarkan dirinya, Rama akhirnya memutuskan kembali ke London.


fuzi terlihat bingung dengan apa yang dilihatnya.


bereskan mama fuzi, ayo kita keluar biar kak Amel mandi dulu.


fuzi hanya mengangguk dan berjalan keluar, sesampainya di luar pintu fuzi pun bertanya....????...!!!


kenapa kakak' kamu bisa langsung bangun..??? apa yang kamu bisikkan tanya fuzi.


rahasia.... kata Amel lalu berlari ke meja makan, yang dimana sudah ada Williams yang sudah menunggu mereka.


papa....kata angel sambil mencium pipi papanya selamat pagi pa, selamat pagi sayang kenakan kamu lari- lari bahkan mama kamu juga ikut-ikutan kata Williams bingung.


angel hanya tertawa ...ha...ha..ha..., kenapa ma ....??? tanya Williams pada istrinya. fuzi lalu melihat suaminya itu, pa .... kata fuzi pelan, Williams langsung mengembangkan telinga nya. agar mendengar bisikkan istrinya itu,

__ADS_1


" sepertinya anak kita angel memakai pelet kata fuzi".


yang disusul tawa oleh anak dan papa itu....ha....ha...ha... mama ini ada-ada saja.


ia pa, mama nggak bohong kata fuzi yakin.


angel sangat senang, karena fuzi sudah menganggap dirinya sebagai anak Williams. fuzi juga senang' akhirnya pagi mereka tidak lagi sunyi, karena selalu ada tawa yang mereka ciptakan.


tak lama kemudian keluarlah Amel..... menggunakan rok seksi berwarna putih, dan baju berwarna pink terkesan sangat mudah sekali layaknya bunga sakura yang sedang bermekaran, dengan polesan make up yang natural, dan dengan rambut yang ia uraikan menambah bando bunga dengan mutiara ditengahnya lalu menggunakan sepatu kasual. sungguh penampilan yang sangat anggun dan elegan, karena Amel memang dasarnya cantik tidak jerawatan kulit putih mulus, tambah lagi Amel jarang berdandan sehingga aura cantik nya jarang sekali terlihat.


selamat pagi semua.....!!!! kata Amel sambil menggeret koper nya.


mereka langsung melihat ke sumber suara,


ya ampun Amel..... kata fuzi takjub.


fuzi langsung berdiri mendekati Amel, kenapa Mama fuzi tidak tahu kalau kamu sangat cantik. apalagi kalau sudah dandan, mama fuzi rasanya jatuh cinta. kata fuzi sambil menyandar, di pundak Amel.


Amel hanya tersenyum, hingga membuat pipi nya merah. tak lama kemudian datanglah Rama, pagi om.... Tante ...angel ....am...el kata Rama terbata-bata.


pagi Rama kata Williams, masuklah kata Williams.


loh ...... kok kakak yang jemput....???? tanya angel bingung. tadi dia sebenarnya mengolok- olok kakak nya agar cepat bangun, tapi tidak tahu kenapa bisa kenyataan.


Kakak kapan pulang...??? tanya Angel kemudian. ia tak memperdulikan apa yang ada di pikirannya, karena ia sangat senang kakak penolong nya datang.


kakak baru sampai kata Rama sambil senyum, ya udaah ayok duduk dulu kata angel karena melihat kecanggungan ini.


maaf angel... kakak bukan nya tidak mau duduk, tapi kakak kesini mau menjemput Amel kata Rama.


hingga membuat Williams dan fuzi melotot, kenapa bukan Arel kata fuzi agak tidak suka dengan Rama.


maaf Tante.... Arel lagi sibuk, jadi dia berpesan agar saya menjemput Amel kata Rama sambil tersenyum kepada Amel.


Williams dapat melihat, gerak gerik Rama curi-curi pandang pada Amel.


ehem......kata Williams, papa kenapa tanya fuzi khawatir.


ya udahlah ma biar aja Amel kita pergi sama Rama, toh sama saja Amel kan pergi sama kakak iparnya. kata Williams menekan kan kata ipar, Rama sedikit kecewa dengan


kata-kata itu tapi kenyataannya seperti itu.


fuzi berpikir sejenak, baiklah kalau begitu kamu hati-hati ya sayang. jika terjadi sesuatu segera hubungi kami, kata mama fuzi sambil mencium pipi kanan dan kiri Amel.


iya..... Amel pasti akan hubungi mama fuzi, walaupun Amel tak kenapa- kenapa kata Amel sambil tersenyum.


angel juga memeluk kakaknya, ingat ya kak hubungi aku juga kata angel sedih. iya.... dasar adik cengeng kata Amel sambil mencubit pipi angel pelan.


Amel lalu berjalan berpamitan pada Williams, papa Amel pergi dulu papa jaga kesehatan kata Amel. Williams hanya mengangguk sambil tersenyum, ia sebenarnya tidak tega melihat putrinya ini harus menikah dengan orang yang tidak ia sukai tapi ia juga tidak dapat berbuat apa-apa.


Amel lalu pergi meninggalkan kediaman keluarga Williams.


Amel tidak betah jika harus di diami seperti ini, ia akhirnya membuka mulut.


Rama..... kata Amel pelan. kenapa kamu pulang ke sini ....???..!!! tanya Amel,


karena ia bingung mau bertanya apa.


kenapa kamu tidak mengijinkan aku pulang kata Rama sambil tersenyum, bukan......bukan seperti itu kata Amel terbata-bata karena gugup mendapat tatapan dari


rama.


aku tahu kok kata Rama terjeda,..


karena ia mengingat kejadian 3 tahun lalu. ia sangat tidak setuju jika Arel dan Amel menikah, karena tak bisa terima ia akhirnya pergi ke London selama tiga tahun dan hari ini ia kembali lagi karena tidak bisa melupakan wanita di sampingnya.


emang kamu tahu apa kata Amel bingung karena melihat Rama diam,Rama lalu mengalihkan pembicaraan mereka. kamu udah makan belum kata Rama, belum sih... bagus kata Rama senang. aku juga belum makan, gimana kalau kita makan dulu baru menemui Arel kata Rama lembut boleh kata Amel sambil tersenyum, mereka akhirnya berhenti di sebuah restoran milik keluarga Wijaya.


silahkan... tuan putri kata Rama sambil membukakan pintu mobil Amel, dan menjulurkan tangannya. Amel hanya tersenyum terimakasih..,. kata Amel sambil menyambut tangan Rama.


mereka akhirnya masuk ke restoran itu. mereka memesan makanan, dan juga minuman sambil mengobrol.


tapi mereka tidak tahu jika Arel juga berada di situ. loh...!!! ini bukannya mobil kak Rama ya batin Arel melihat mobil kakak nya terparkir di depan mobilnya.


ngapain dia disini...??? batin Arel, tadi kan aku suruh dia jemput cewek jelek itu batin Arel. lalu matanya mencari- cari keberadaan Rama.


maaf pak... kata sekretaris Ning, apakah kita jadi bertemu klien nya di sini kata sekretaris tersebut.


ya jadilah kata Arel jengkel, baik kalau begitu kenapa kita tidak masuk kata sekretaris Ning.


elo.... enggak bisa sabar apa...??? kata Arel marah, maaf kan saya pak kata Ningsih takut. Arel lalu berjalan memasuki restoran tersebut, dan menemui klien mereka.


arel lalu menjelaskan mengenai projects mereka dan pembicaraan itu dilanjutkan oleh sekretaris nya.


mata Arel tetap jelalatan mencari keberadaan kakak nya, lalu iya menemukan dua sosok yang sedang tertawa sambil bercerita.


loh.... itu bukannya kak Rama ya, batin Arel lalu siapa wanita itu apa itu pacar kakak batin Arel senang karena kakak nya sudah melupakan wanita jalang yang sekarang telah menjadi istrinya.


Arel lalu berdiri maaf saya permisi dulu ke toilet kata Arel pura-pura, sekretaris Ning lanjutkan dulu kata Arel lalu pergi berjalan menghampiri kakaknya. siapa wanita itu batin Arel masih penasaran, cantik sekali dia senyum nya kata Arel dalam hati.


wah....wah... kak Rama punya pacar baru tidak bilang sama arel, kata Arel sambil menepuk pundak kakak nya.


Rama dan Amel sangat terkejut dengan kehadiran arel, kamu kenapa disini....??? kata Rama kelabakan. seharusnya aku yang bertanya kenapa kakak' disini...??? padahal tadi aku menyuruh kakak menjemput wanita itu kata Arel jijik menyebutkan nya.


tapi ternyata kakak sedang pacaran disini, kata Arel sambil melihat Amel tapi ia tidak tahu bahwa itu adalah Amel, karena tidak pernah bertemu selain satu tahun yang lalu.


dalam hati Arel berkata kok wanita ini mirip sama Amel ya, tapi tidak mungkin Amel lebih jelek' dan tidak seksi ya meskipun selama tiga tahun tidak melihat nya batin Arel.

__ADS_1


halo gadis.... perkenalkan nama saya Arel Wijaya, kata Arel sambil mengulurkan tangannya dan berlagak sok cool.


Amel dan Rama saling pandang memandang, hei Arel...., kata Rama enggan menanggapi adik nya yang sedang berpura-pura.


apa yang sedang kau lakukan, dia adalah istri mu kata Rama.


apa....???? kata arel marah, hingga membuat wajah yang tadinya Tersenyum langsung berubah menjadi merah hitam karena kemarahan.


Arel seketika itu langsung menarik tangan Amel, Arel apa yang kau lakukan sakit kata Amel merintih. karena Arel menarik nya secara paksa, ikut aku kata Arel marah.


Arel hentikan.... kata Rama kesal, kenapa kau selalu memaksa dia kata Rama marah.


aku tidak butuh komentar kakak kata arel, cukup ya Arel...... kesabaran ku ada batasnya. kata Rama sambil membanting meja, hingga membuat semua pengunjung melihat mereka.


sekretaris Ning langsung menghampiri mereka, karena tugasnya telah selesai.


ada apa ini...??? tanya Ningsih bingung, karena melihat direktur nya memegang tangan wanita dengan wajah yang marah.


Ningsih kamu suruh antar kan kak Rama, aku akan memberi pelajaran pada wanita ini kata Arel sambil tersenyum licik melihat Amel. lalu ia pergi meninggalkan mereka, Ningsih hanya bisa mengangguk.


Arel tunggu, apa yang ingin kau lakukan pada Amel kata Rama menjerit...???


namun tidak di perduli kan oleh Arel, ia tetap menarik paksa tangan Amel hingga masuk kedalam mobil.


lepasin aku kata Rama karena Ningsih menahan Amel, maaf tuan Rama lebih baik kita pulang saja dulu daripada dilihatin


orang-orang kata Ningsih.


Rama pun tersadar karena semua mata telah tertuju padanya, baik kalau begitu ayo kita susul mereka kata Rama sambil menarik tangan Ningsih pelan. Ningsih sangat bahagia, karena tangannya dipegang oleh orang yang sangat ia kagumi.


.................


sesampainya di apartemen pribadi milik Arel, Arel langsung menyuruh Amel untuk turun dari mobil.


keluar.... kata Arel marah, dasar pria gila apa yang sebenarnya dia inginkan batin Amel kesal.


maaf kata Amel masih tetap di dalam mobil, kenapa kita kesini bukannya kita harus ke rumah orang tua kamu dulu ya kata Amel acuh tak acuh.


cih kata arel berkisah, berharap ingin ke rumah orang tuaku jangan mimpi'.


oh aku tahu kata Arel menjawab sendiri, kau pikir kau bisa kembali merebut hati orang tua ku seperti dulu nggak akan kubiarkan sedikitpun kata Arel mengejek.


cukup ya Arel..... kesabaran ku ada batasnya, apa sebenarnya maumu dan kenapa kau membawa ku kesini kata Amel kesal melihat tingkah anak-anak dari Arel.


Arel hampir lupa apa tujuan nya tadi, ia baru teringat saat Amel berkata.


keluar.... katanya lagi, Amel hanya bisa mengikuti kata pria gila ini.


Arel kembali menarik tangan Amel, Arel.... lepasin tangan gue kata Amel. karena merasa kesakitan, Arel tetap menarik tangan Amel meskipun sudah di dalam lift.


Arel .... elo enggak dengar apa kata gue, kata Amel masih berusaha melepaskan tangannya.


pintu lift terbuka, Arel kembali menarik tangan Amel sampai ke dalam kamar.


Arel lalu menyibakkan tangan Amel, hingga membuat nya terjatuh di atas kasur yang empuk itu. dalam posisi telentang, hingga memperlihatkan paha mulusnya.


Arel sempat melihat hal itu, tapi ia langsung membalikkan wajahnya. Amel lalu bangun dari tempat itu, sambil memegang pergelangan tangannya yang sakit. Arel elo gila ya, kata Amel marah atas tingkah tak jelas Arel.


diam.... kata Arel menjerit Amel hanya memanyunkan bibirnya ke depan, sehingga membuat dirinya terlihat sangat imut.


denger ya... kata Arel sambil mendekati Amel Amel agak sedikit ketakutan pada Arel meskipun dia tahu bahwa pria di depannya adalah suaminya.


stop......!!!????? ...kata Amel, jangan mendekat. apa yang ingin kau lakukan kata Amel sambil menutup dirinya dengan menggunakan kedua tangan nya.


Arel hanya tersenyum licik kau ini istriku terserah aku mau melakukan apa kata arel, lagian kita tidak pernah melakukan apapun kan. oh atau elo takut kalau elo bukan perawan lagi, sehingga elo takut kalau gue akan beberkan semuanya kata Arel masih terus menghina Amel.


Amel sangat tidak tahan dengan perkataan Arel, tanpa pikir panjang ia langsung menampar pipi Arel. ...prak.... Arel sangat terkejut karena ia tidak pernah mendapatkan tamparan dari siapapun, selain dari wanita ini.


ya....... kata Arel membentak ia sangat marah. Amel seketika itu hanya bisa menangis, kenapa kau tega kata Amel lalu menolak tubuh Arel. tapi di tahan oleh Arel, ia kembali menarik Amel ke ranjang empuk itu.


hingga membuat Amel dalam posisi terlentang, yang dimana kedua tangannya dipegang oleh tangan kekar Arel. kemudian kedua kakinya di jepit kedua paha Arel.


Amel masih tetap menangis, karena di bentak oleh Arel apa yang mau elo lakuin kata Amel terbata-bata. Arel hanya menatap Amel tanpa ada rasa kasihan sedikitpun, elo telah menampar pipi gue menurut elo apa yang bisa gue lakuin kata Arel sambil tersenyum licik.


bukannya elo bilang tadi kenapa gue tega, tentu gue tega kata Arel menjawab pertanyaan nya sendiri. gue harus menikah dengan wanita yang sudah tidak perawan lagi kata Arel membentak, Amel hanya bisa menangis' karena bentakan Arel meskipun kenyataannya ia masih perawan.


entah kenapa Arel sangat ingin sekali mencium bibir Amel yang imut itu, ia lalu mendekatkan wajahnya dan mencium bibir mungil Amel itu.


Amel sangat terkejut dan tegang saat bibir hangat itu menyentuh bibirnya, ciuman pertama ku batin Amel sambil menangis. sedang Arel awalnya ia hanya ingin merasakan bibir itu, tapi lama kelamaan ia makin suka dengan rasa manis itu.


ia mulai melumat habis bibir wanita di depan nya atas dan bawah dan mencoba untuk memasukkan lidahnya namun ditahan oleh Amel.


Arel lalu membuka matanya, sambil masih mencium bibir Amel. ia merasa kasihan saat Amel menangis tanpa suara, karena ulahnya ia lalu menyudahi ciuman itu padahal Arel sebenarnya masih menginginkan ciuman manis, lembut dan kenyal itu.


Amel akhirnya membuka mata saat arel menyudahi nya, mata Arel dan mata Amel bertemu. apa kau menyukainya kata Arel entah kenapa dia menanyakan hal bodoh itu kepada wanita yang sangat membencinya.


suka kepalamu kata Amel menjerit, kau telah mencuri ciuman pertamaku kata Amel sambil melihat ke samping. entah kenapa Arel sangat senang mendengar nya, tapi ia tak memperlihatkan pada Amel.


kau pikir aku percaya, kata Arel. aku juga berharap ini tidak nyata, aku berharap bukan kau yang pertama kata Amel sedih.


Arel tidak suka dengan ekspresi wajah itu, bukan gue yang pertama jadi maksudnya kak Rama batin Arel kesal. ia ingin memasukkan tangan nya di rok Amel, tapi tiba-tiba handphone nya berbunyi.


Arel lalu mengambil handphone itu dari kantung celananya mama batin Arel ngapain dia nelpon, ini pasti gara-gara kak Rama.


ia lalu melepaskan cengkraman tangan nya pada Amel, elo selamat kali ini kata Arel sambil berbisik di telinga Amel.


Amel langsung bangkit dari tempat tidur itu saat Arel sedang menelpon, ia lalu berjalan keluar.

__ADS_1


tunggu.... mau kemana elo kata Arel saat Amel sudah sampai di gagang pintu, bukan urusan mu kata Amel.


Arel lalu menghampiri Amel, ayok kita pulang. kenapa anak ini batin amel bingung, saat melihat perubahan Arel. mungkin dia di marahi Tante, bagus dengan begini aku bisa berlindung di bawah mereka.


__ADS_2