
Tidak lama kemudian guru pun datang, kebetulan hari ini ada olahraga.
" Assalamualaikum." Ucap guru ku.
" Walaikumsalam Bu." Jawab anak murid.
"Selamat pagi anak-anak.".Lantang Guru ku.
"Pagi Bu." Jawab anak-anak.
"Hari ini kalian olahraga terlebih dulu sampe jam setengah sepuluh, lalu nanti jam kedua sama ibu." Ucap guru ku.
" Baik Bu." Jawab anak-anak murid.
Lalu Bu Desi pun keluar lagi, aku dan yang lain nya pun langsung mengganti pakaian di ruang loker.
"Hanna, bareng gue yuk ke ruang lokernya." Ucap Zaskia.
"Iyah mari Zaskia." Jawab ku.
Lalu aku dan Zaskia pun langsung pergi ke ruang loker. selagi aku kesana, aku berpapasan dengan Fikri. setelah itu ia pun menegor ku.
"Hanna apa kabar.?" Tanya Fikri.
"Alhamdulilah aku baik Fikri." Jawab ku.
"Syukur deh kalau begitu." Ucap Fikri.
" Fik lu nyesel ya ninggalin Hanna.?" lantang Zaskia.
"Heheheee apaan si zas." Jawab fikikri.
"Fikri aku sama Zaskia duluan ya." Ucap ku.
"Bye Fikri." Lantang Zaskia.
"Bye Hanna, Zaskia." Jawab fikri.
Lalu kami pun melanjutkan perjalanan nya. setelah aku beberapa melangkah tiba-tiba Fikri mengatakan sesuatu terhadap ku.
"Hanna kamu cantik." Teriak Fikri.
Lalu aku dan Zaskia pun langsung menengok nya.
"Thanks you Fik." Jawab ku.
Aku dan Zaskia pun melanjutkan kembali perjalanan nya.
"Ciee yang sekarang banyak diperhatikan oleh laki-laki sekolah." Ucap Hanna mengejek ku.
__ADS_1
"Tidak lah Zas, orang-orang juga tau aku siapa." Jawab ku.
"Jangan merendah Hanna, tidak baik tau." Ucap Zaskia.
"Iyah Zaskia." Jawab ku.
Aku pun langsung membuka kunci loker, dan mengambil pakaian nya. lalu aku mengganti pakaian di dalam toilet.
Kebetulan Zaskia pergi duluan kelapangan, setelah selesai mengganti pakaian aku membuka pintu kamar mandi nya.
Setelah aku tarik, tetapi pintu nya tidak terbuka. aduh jangan-jangan ada yang ngunciin aku didalam. gunam ku dalam hati.
Aku terus-menerus menarik pintu itu, tetapi tetap saja tidak kebuka.
*
*
*
"Rasain Lo Hanna, ini pelajaran buat elu yang sudah berani mendekati Haris dari gue." Ucap ratu.
"Mampus didalam kayak nya tuh ratu hahaaa." Lantang April.
"April ayo cabut sebelum ada yang liat kita." Ucap Ratu.
Lalu April, ratu dan Siska pun langsung bergegas pergi dari depan kamar mandi.
*
*
*
"Tolooong, toloooong ada orang gak diluar."
Aku terus-menerus berteriak tetapi tidak ada yang mendengar nya. aduuh kalau aku telat absen sama pak Yana bisa dihukum nih. gunam ku dalam hati.
*
*
*
"Reza gue mau ke toilet dulu ya." Ucap Haris.
"Iyah Ris, silahkan." Jawab Reza.
Lalu Haris pun ke toilet, selagi dia melewati toilet perempuan ia mendengar teriakan Hanna.
__ADS_1
"Tolooooooong ada orang gak disana." Teriak Hanna.
Haris pun langsung bergegas menghampiri nya.
"Hallo ada orang didalam.?" Ucap Haris.
"Ris tolongin aku." Teriak ku.
"lu kenapa Hanna.?" Tanya Haris.
"kayak nya ada yang ngunciin deh Ris." Jawab ku begitu panik.
"Ya Allah, Hanna coba menjauh sedikit biar gue dobrak pintu nya." Lantang Haris.
"Baik Haris." Ucap ku.
Lalu Haris pun mendobrak pintu toilet nya. tetapi masih saja belum terbuka.
"Ris tidak bisa ya.?" Tanya ku.
"Sabar ya Hanna, gue lagi berusaha." Jawab Haris.
"Sorry ya Ris, ngerepotin kamu." Ucap ku.
"Iyah gapapa Hanna, kamu sabar ya." Jawab Haris.
Haris pun melanjutkan pendobrakan nya, tetapi Haris terdengar kesusahan.
"Hanna, tunggu sebentar ya, gue mau minta pertolongan dulu." Ucap Haris.
"Oke Ris." Jawab ku
Lalu Haris pun cepat-cepat lari untuk mencari pertolongan. tidak lama kemudian ia pun menemukan pak Yanto.
"Pak Yanto, boleh minta tolong gak." Ucap Haris.
"Minta tolong apa Haris.?" Tanya pak Yanto.
"Temen saya terkurung dari toilet." Ucap Haris.
"Ya sudah yuk, kita ambil koncinya terlebih dahulu." Jawab pak yanto
"Baik pak Yanto." Ucap Haris.
Lalu pak Yanto dan Haris pun langsung mengambil koncinya.
"Pak jangan terlalu lama, kesian Hanna terkurung dari toilet dari tadi." Ucap Haris.
"Iya Ris." Jawab pak Yanto.
__ADS_1