
Fikri sama Ratu kenapa sih, tidak bisa sedikit pun melihat aku happy. Gunamku dalam hati. Tidak lama kemudian aku pun sampe didepan kelas.
"Haris aku masuk dulu ya" Ucap ku kepada Haris.
"Iyah Hanna silahkan, nanti selepas pulang kamu ke kantin saja aku tunggu di sana" Jawab Haris.
"Baik Haris, see you" Ucap ku sambil tersenyum.
"See you too Hanna" Jawab Haris.
Haris pun langsung bergegas pergi untuk ke kelas nya, lalu aku masuk ke dalam kelas.
" Ehem ada yang baru jadian nih" Lantang Zaskia kepada ku.
" Tidak Zaskia, mana mungkin aku bisa menerima dia secepat itu" Jawab ku kepada Zaskia.
"Mudah-mudahan kamu selalu bahagia ya Hanna, kejadian di masa lalu insya Allah tidak akan terjadi di masa depan" Ucap Zaskia.
"Aamiin mudah-mudahan saja ya Zaskia" Jawab ku dengan bahagia.
*
*
*
Keterlaluan banget si Haris ke gua seakan-akan Hanna paling cantik di sekolah ini padahal semua orang juga tau tidak ada yang bisa mengalahkan gue Ratu Anisa.
"Queen lihat ada Fikri didepan" Ucap Siska.
"Terus ngapain gue harus ketemu sama dia" Jawab Ratu dengan kesal.
"Lu gak ngerti sih maksud gue apa" Lantang Siska.
"Jadi gini Queen gimana kalau kita bikin rencana sama Fikri, kita tanya dia kayak nya masih menyimpan perasaan deh sama si Hanna itu" Ucap April.
"Bukan nya sama lu ya Siska, si Fikri itu?" Tanya Ratu.
"Tidak Queen waktu itu gue cuman ngebantu Fikri untuk putus sama Hanna" Jawab Siska.
"Bod** sekali lu Siska, lihat sekarang si Hanna jadi dekatkan sama si Haris" Ucap ratu dengan kesal.
" Sudah-sudah tidak ada guna nya juga kalian ribut sekarang, mending kita menjalankan misi kita selanjutnya" Teriak April.
"Oke gue suka ide kalian, mari kita samperin si Fikri" Jawab Ratu.
Ratu, April dan Siska pun langsung menghampiri Fikri yang sedang duduk di bangku taman sekolah.
" Hai Fikri lu lagi apa?" Tanya Siska.
"Gue lagi santai saja emang kenapa!" Jawab Fikri.
"Tumben lu sendiri tidak sama Aiden?" Tanya ratu.
" Kagak gue lagi kesel sama si Haris!" Jawab Fikri dengan kesal.
" Lu kesel ke si Haris kenapa emang Fikri?" Tanya April.
"Dia berani-berani nya membela Hanna didepan siapa pun, padahal gue temen dekat nya dia" Jawab Fikri.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita bikin rencana" Lantang ratu.
"Rencana apa Ratu?" Tanya Haris.
"Kita culik Hanna, lalu kita sekap biar si Haris tidak seenak nya sama kita" Ucap Ratu.
"Lu tertarik gak Fikri, kita sama-sama punya dendam sama orang itu" Lantang April.
" Ide nya sih bagus, tetapi apa ini tidak berbahaya?" Tanya Fikri.
"Ya jangan kita yang culik nanti ketahuan, mendingan kita bayar orang untuk itu" Jawab Ratu.
"Nah gue baru setuju soal ini" Lantang Fikri.
"Jadi fix nih kita culik si perempuan busuk itu" Lantang April dan Siska.
"Oke nanti sepulang sekolah kita meeting bersama di kantin" Jawab Fikri.
" See you kalian" Lantang April.
Mereka pun langsung bubar dan masuk ke kelas masing-masing. April terlihat sangat ceria saat ini beda dengan sebelum nya.
Ish apaan sih si cewe busuk itu senyum-senyum sendiri, stres apa ya. Gunam Ratu dalam hati. Ratu makin benci kepada Hanna.
Tiba-tiba Zaskia bertanya kepada Hanna.
"Hanna lu balik mau bareng gue gak?" Tanya Zaskia.
"Sebelumnya terima kasih tetapi kayak nya nggak dulu deh Zaskia, soal nya aku harus ke rumah dulu lalu ke rumah sakit, mengambil pakaian ganti untuk ibuku" Jawab Hanna.
"Lalu nanti kamu pulang sama siapa?" Tanya Zaskia.
"Kemungkinan sama Haris, biar lebih cepat Zaskia lagian aku sudah sangat rindu sama ayah ku" Jawab Hanna.
"Ah kamu bisa saja Zaskia" Jawab ku dengan penuh senyuman.
" Aura-aura kebahagiaan sudah mulai muncul dimana-mana hehehe" Ucap Zaskia.
Aku tida bisa menghentikan omongan-omongan yang keluar dari mulut Zaskia, ucapan nya hampir bener semua dia bisa menebak ku.
pada pukul empat sore kami pun selesai belajar dan waktu nya pulang.
"Hanna gue duluan ya" Ucap Zaskia kepada Hanna.
"Iyah silahkan Zaskia, hati-hati ya ingat tidak usah kebut-kebutan teman ku" Jawab ku.
"tenang kan gue pacar nya Rossi hehehe, sudah sampai ketemu besok ya" Ucap Zaskia.
" Siap Zaskia" Ucap ku.
Zaskia sudah pergi ke parkiran, lalu aku pun pergi untuk ke kantin menuggu Haris. sedikit lagi aku sampe di kantin tiba-tiba Haris memanggilku.
"Hanna, Hanna sini"
aku pun langsung menghampiri nya.
"Kamu sudah pulang juga Ris?" Tanya ku.
"Sudah Hanna, baru mau ke kantin eh ketemu kamu disini hehe" Jawab Haris.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita langsung ke mobil Ris, supaya ibuku tidak terlalu lama menunggu" Ucap ku.
"Iyah Hanna mari" Jawab Haris.
Aku dan Haris pun langsung menuju ke mobil. Ini sudah sore kira-kira aku bawain apa ya untuk ibu makan. Gunamku dalam hati.
Tiba-tiba Haris mengajak aku untuk makan.
"Hanna nanti dijalan kita beli makan dulu ya, gue tau pasti lu laper kan" Ucap Haris.
"Iyah boleh Ris, tetapi ini tidak keberatan kan?" Tanya ku.
"Tidak sama sekali Hanna, Aku malah bahagia kamu mau bersama ku" Jawab Haris.
Tidak lama kemudian pak Umar menelpon Haris. Haris pun langsung mengangkat telepon nya.
Pak Umar: "Assalamualaikum bos Haris"
Haris; "Wassalam pak Umar"
Pak Umar: "Pak umar sudah didepan sekolah ya"
Haris: "Baik pak, sebentar lagi Haris sampe ke depan sekolah"
pak Umar: "Baik bos Haris"
Lalu Haris pun langsung mematikan ponsel nya. Tidak sengaja aku dan Haris berpapasan dengan Akmal.
"Hai Hanna" Lantang Akmal.
"Hai akmal, kamu mau kemana?" Tanya ku.
"Mau ke perpustakaan untuk mengambil beberapa buku" Jawab Akmal.
"ya sudah kalau begitu" Ucap ku.
"Hanna kamu sekarang dekat sama orang yang pernah buli kamu? Tanya Akmal.
"Iyah akmal dia baik kok" Jawab ku.
"Awas jangan ketipu sama sikap nya Hanna hehehe" Ucap Akmal seakan-akan meledek Haris.
" Insya allah enggak kok Akmal, ya sudah kalau begitu kami duluan ya" Jawab ku.
" Silahkan Hanna, Haris hati-hati dijalan" Ucap Akmal.
"Thanks Akmal" Jawab Haris sedikit sedih.
Terlihat jelas wajah Haris seketika murung, seperti menyesali perbuatan nya di masa lalu.
" Haris are you oke?" Tanya ku.
"Aku baik kok Hanna!" Jawab Haris dengan pelan.
"Kamu tersinggung ya oleh perkataan nya Akmal?" Tanya ku.
"Wajar lah dia memperingati kamu, kan dulu aku pernah jahat sama kamu" Jawab Haris.
"Aku tau kok kamu orang baik Ris" Ucap ku.
__ADS_1
"Terima kasih sudah percaya sama gue Hanna, meskipun banyak orang yang melarang kamu dekat dengan ku, tetapi kamu masih membiarkan aku deket sama kamu" Jawab Haris.
"sama-sama Ris, senyum dong nanti ganteng nya hilang hehe" Ucap ku.