Asmara Waktu SMA

Asmara Waktu SMA
Ayah Hanna Sudah membaik bab 30


__ADS_3

Aku, Haris dan pak Umar pun menyelesaikan makan terlebih dahulu. Em emang gak salah Haris mengajak ku kesini. Gundam ku dalam hati.


"Ris selesai ini langsung ke rumah ku ya, jangan sampai lupa" Ucap ku kepada Haris.


"Iyah Hanna, ke rumah hanya untuk mengambil pakaian saja kan?" Tanya Haris.


"Iyah Ris untuk ibu, soal nya dari masuk ke rumah sakit ia belum mengganti pakaian nya" Jawab ku.


" Ya sudah kalau begitu" Ucap Haris.


Tidak lama kemudian kami selesai makan nya.


" Haris gimana makan nya, puas tidak?" Tanya ku.


"Puas banget Hanna, ditambah sama sambal kecombrang nya" Jawab Haris.


" Syukur deh Ris kalau kamu suka" Ucap ku sambil tersenyum kepada nya.


"Pilihan kamu emang terbaik Hanna, selalu cocok di lidah gue" Jawab Haris.


"Ah kamu bisa saja Haris" Ucap ku.


Tidak lama kemudian Haris pun langsung mengajak kami pulang.


"Hanna kita jalan sekarang saja yuk keburu gelap" Ucap Haris.


"Boleh Ris" Jawab ku.


"Tunggu sebentar Hanna aku bayar dulu ya" Ucap Haris.


"Iyah silahkan Ris" Jawab ku.


Lalu Haris pun berjalan menuju ke kasir.


"Mba total nya jadi berapa" Ucap Haris kepada mba kasir nya.


"Meja no berapa pak?" Tanya mba nya.


"No enam belas" Jawab Haris.


"Baik pak tunggu sebentar ya" Ucap mba nya.


"Iyah mba" Jawab Haris.


Mba nya pun langsung menjumlahkan total nya.


"Pak total nya jadi empat ratus ribu" Ucap mba nya.


"Oke mba" Jawab Haris.


Haris pun langsung mengeluarkan uang dari dompet nya.


"Ini mba uang nya" Ucap Haris.


"Baik pak, terima kasih" Jawab mba nya sambil memberikan struk belanjaan kepada Haris.


Setelah itu Haris pun langsung menghampiri aku dan pak Umar.


"Sudah Ris?" Tanya ku kepada Haris.


"Sudah Hanna" Jawab Haris.


Lalu Haris pun meminta pak Umar untuk mengambil mobil terlebih dahulu.


"Pak Umar silahkan duluan untuk mengambil mobil di parkiran, saya dan Hanna menunggu di depan ya" Ucap Haris.


"Baik bos Haris" Jawab pak Umar.

__ADS_1


Lalu pak Umar pun langsung bergegas ke parkiran mobil.


"Hanna gimana kamu happy?" Tanya Haris kepada ku.


"Aku happy kok Ris, thanks ya" Jawab ku sambil tersenyum.


Tidak lama kemudian mba nya datang mengantarkan pesanan ku yang take away.


"Permisi mba ini pesanan nya, maaf ya lama" Ucap mba nya.


"Iyah gapapa mba, terima kasih ya" Jawab ku.


"Sama-sama kak" Jawab mba nya.


Lalu mba nya pun pergi melanjutkan pekerjaan nya. Haris pun langsung mengajak ku untuk ke depan mall.


"Hanna kita langsung ke depan saja yuk, pak Umar nungguin kita" Ucap Haris kepada ku.


"Iyah Ris, lagian pesanan nya sudah diterima" Jawab ku.


"Kamu mau pesen lagi gak Hanna?" Tanya Haris kepada ku.


"Tidak Haris terima kasih, ini sudah cukup kok" Jawab ku sambil tersenyum.


"Ya sudah kalau begitu, yuk kita jalan sekarang" Ucap Haris.


"Oke Haris" Jawab ku.


Lalu aku, Haris langsung bergegas ke depan mall. Terlihat tampan kalau Haris seperti ini hehe. Gundam ku dalam hati sampe-sampe aku tidak berhenti tersenyum.


"Haris, bunda tidak marah kamu pulang telat?" Tanyaku kepada Haris.


"Insya Allah tidak Hanna, emang kenapa?" Tanya Haris.


"Nggak takut nya marah, aku tidak mau gara-gara aku kamu dimarahin" Jawab ku.


"Syukur deh kalau begitu Ris aku jadi tenang" Jawab ku.


"Iyah Hanna" Ucap Haris.


Tin..


Tin..


Tin..


Tiba-tiba pak Umar datang menjemput aku dan Haris.


"Alhamdulilah sudah datang, mari Hanna kita masuk" Ucap Haris.


"Iyah Haris" Jawab ku.


Pak Umar pun langsung membuka pintu mobil nya.


"Silahkan bos Haris, Hanna" Ucap pak Umar.


"Terima kasih pak Umar" Jawab ku dan Haris.


setelah itu pak Umar menutup pintu mobil nya dan langsung masuk kedalam mobil.


"Pak Umar kita ke rumah Hanna dulu ya" Ucap Haris.


"Baik bos Haris" Jawab pak Umar.


Pak Umar pun menyalakan mobil dan langsung jalan ke rumah Hanna.


kurang lebih delapan menit akhirnya sampai ke rumah ku.

__ADS_1


"Pak Umar, Haris tunggu sebentar ya aku mau mengambil pakaian dulu" Ucap ku.


"Iyah gapapa Hanna, santai saja" Jawab Haris.


"Terima kasih ya Ris" Ucap ku.


"Sama-sama Hanna" Jawab Haris.


Aku pun langsung masuk kedalam rumah ku.


Assalamualaikum Gundam ku dalam hati sambil membuka pintu rumah. Aku langsung masuk ke kamar mama dan mengambil pakaian nya.


Aku mengambil beberapa baju, celana dan Daleman nya. Sudahlah segini juga cukup. Gundam ku dalam hati.


Kurang lebih sepuluh menit aku masuk kedalam rumah, setelah itu aku langsung keluar lagi menghampiri Haris dan pak Umar.


"Sudah Hanna, cepat banget?" Tanya Haris kepada ku.


"Sudah Ris, nanti aku mandi di rumah sakit saja" Jawab ku.


"Ya sudah kalau begitu, ngambil baju ibu nya sudah komplit belum Hanna?" Tanya Haris kepada ku.


"Alhamdulilah sudah Ris" Jawab ku.


Lalu kami pun langsung jalan ke rumah sakit, entah kenapa sore ini serasa ngantuk banget bahkan susah untuk menahan nya.


Tidak terasa aku ketiduran di mobil, lalu menyenderkan kepala ku ke pundak nya Haris. kurang lebih enam belas menit akhirnya kita sampai.


" Hanna bangun yuk, kita sudah sampai di rumah sakit" Ucap Haris sambil mengelus rambutku.


Seketika aku pun terkejut merasakan tangan Haris di kepala ku.


"Haris kamu ngapain pegang-pegang rambutku? Tanya ku kepada Haris.


"Sorry Hanna, gue cuman mau bangunin kamu tetapi bingung gimana caranya" Jawab Haris ketakutan.


"Emang tadi aku tidur ya?" Tanya ku.


Lalu pak Umar pun menjawab pertanyaan ku dengan tersenyum.


"Iyah Hanna, tadi kamu tertidur di bahu nya bos Haris hehe" Jawab pak Umar kepada ku.


"Sorry ya Ris, aku tidak sadar tidur di bahu mu" Ucap ku sedikit malu.


"Iyah gapapa Hanna, lagian gue tidak mungkin aneh-aneh sama kamu" Jawab Haris sambil tersenyum.


"Ya sudah turun yuk, ibu menunggu kita" ucap ku kepada Haris.


"Iyah Hanna, makanan nya jangan lupa dibawa untuk ibu" Jawab Haris.


"Sudah kok Ris" Ucap ku.


"Pak Umar tunggu di parkiran ya, nanti saya kabari lagi" Lantang Haris kepada pak Umar.


"Siap bos Haris" Jawab pak Umar.


Lalu aku dan Haris pun langsung bergegas masuk ke dalam rumah sakit dan langsung ke ruangan ayah ku.


"Assalamualaikum" Ucap ku dan Haris.


"Wassalam" Jawab ibuku dan ayah.


" Ayah sudah membaik?" Tanya ku.


"Alhamdulilah ayah sudah membaik cantikku!" Jawab ayah ku.


"Alhamdulilah Hanna seneng ayah" Jawab ku sambil tersenyum.

__ADS_1


Aku Pun langsung memeluk ayah ku. Sangat bersyukur sekali akhirnya ayah ku bisa secepat nya membaik. Gundam ku dalam hati.


__ADS_2