
Tiba-tiba ibu salsa datang membawa minum untuk kami.
"Eh Hanna, kamu sudah bangun?" Tanya ibuku.
"Sudah ibu, setelah aku keluar tiba-tiba ada mereka" Jawab Hanna.
"Iyah Hanna, kata nya mereka mau menengok mu nak" Ucap ibuku.
"Ya ampun, padahal cuman demam doang bu." Jawab Hanna sambil tersenyum.
"Oh Iyah nak, tadi mereka membawa kan buah-buahan sama kue bolu" Ucap ibuku.
"Mampir kesini malah merepotkan segala" Jawab Hanna.
Lalu Haris dan Aiden pun meminum air yang sudah disedia kan oleh ibu ku.
"Aiden, Haris kalian sudah makan belum?" Tanya Hanna.
"udah kok Hanna" Jawab Aiden.
"Kalau kamu Ris?" Tanya Hanna kepada Haris.
"Gue sudah kok, Hanna" Jawab Haris
"Ya sudah kalau begitu, sorry ya lagi tidak ada makanan" Ucap Hanna.
" Gapapa Hanna, tidak usah repot-repot" Jawab Haris.
"Kalian ngapain kesini, lagian besok aku sekolah lagi kok" Ucap Hanna.
" Ya gue khawatir Hanna, tadi kata Haris lu sempet pingsan" Jawab Aiden.
"Memang sempat pingsan Aiden, cuman kecapean doang" Ucap Hanna.
"Hanna kamu sudah makan belum?" Tanya Haris.
" Sudah Ris alhamdulilah" Jawab Hanna.
"Ya sudah kalau begitu kita pamit balik saja ya Hanna, gue seneng kalau lu baik-baik saja" Ucap Haris, Aiden.
"Ya sudah, terima kasih ya mau mampir kesini" Jawab Hanna.
"sama-sama Hanna" Jawab Haris.
"Oh iya Ris, kamu mau pulang juga?" Tanya Hanna.
"Pulang lah Hanna, supaya kamu bisa istirahat" Jawab Haris.
"Titip salam ya Ris untuk bunda" Ucap Hanna.
"Iyah Hanna, nanti gue sampaikan" Jawab Haris.
"Ya sudah kalian hati-hati ya" Lantang Hanna.
"Iyah Hanna, bye" Jawab Haris, Aiden.
"Bye Haris, bye Aiden" Ucap Hanna.
Lalu mereka pun langsung bergegas pergi untuk pulang. hmmm ada-ada saja deh punya temen kaya mereka hehee.
Setelah itu aku pun langsung masuk ke dalam.
"Bu Hanna pengen bolu dong" Ucap Hanna.
"Iyah sayang, boleh nanti ibu siap kan" Jawab ibuku.
"Terima kasih ya ibu" Ucap Hanna.
"Sama-sama Hanna, cepet sembuh ya sayang" Jawab ibuku.
"Aamiin bu, ayah sudah pulang belum?" Tanya ku.
"Belum sayang, ibu juga kepikiran tumben ayah kamu jam segini belum pulang" Jawab ibuku.
"Ya Allah ayah kemana ya" Ucap ku sedikit cemas.
"Ibu juga tidak tau Hanna" Jawab ibuku.
"Ya sudah kalau sudah pulang, kasih tau Hanna ibu" Ucap ku.
"Baik Hanna" Jawab ibuku.
Lalu aku pun langsung masuk ke kamar. tiba-tiba Haris mengirimkan pesan terhadap ku.
__ADS_1
[ " Haii Hanna cepat sembuh ya cantik ku."] dari Haris
[ "Aamiin terima kasih ya Ris"] send
[ "Lu lagi apa Hanna?"] dari Haris.
[ " Aku lagi makan bolu nih dari kalian"] send
[ "Suka gak bolu nya Hanna?"] dari Haris.
[ "Alhamdulilah suka bolu nya enak, kalian bisa saja memilih yang enak heheee"] send.
[ " Lu tau gak siapa yang beliin kamu bolu?"] dari Haris.
[ " Ya kalau bukan kamu, berarti Aiden"] send.
[ "Iyah itu gue yang beli, gue juga kalau lagi sakit pasti mau yang manis-manis"] dari Haris.
[ " Kamu sudah sampe rumah Ris?"] send.
[ " Sudah Hanna"] dari Haris.
[ " Bunda lagi apa Ris?"] send
[ " Bunda masih kerja, di lantai dua Hanna"] dari Haris.
[ "Emang belum kelar ya?"] send.
[ " Belum Hanna, kondisi kamu gimana sekarang, sudah membaik kah?"]
dari haris.
[ "Alhamdulilah sudah, insya Allah besok bisa sekolah lagi"] send.
[ "Alhamdulilah gue lega Hanna, khawatir banget liat lu sakit"] dari Haris.
Selagi mengirimkan pesan terhadap Haris aku tidak berhenti senyum-senyum sendiri. baru kali ini merasakan bahagia banget.
Dan begitu pun Haris, ia tidak berhenti tersenyum melihat ponsel nya.
Lalu tiba-tiba ibu ku mengetuk pintu kamar ku.
"Hanna, Hanna ibu boleh gak masuk ke kamar kamu?" Tanya ibuku.
Lalu ibu ku langsung masuk kedalam kamar ku.
"Hanna kok ayah belum pulang-pulang yah sudah pukul setengah enam" Ucap ibuku begitu khawatir.
"Kita susul saja yuk bu" ucap ku.
"Ya sudah Hanna, ayo kita susul saja ibu khawatir" Jawab ibuku
"Iyah ayo bu" Ucap ku.
Lalu aku dan ibu ku pun langsung keluar rumah dan mencari ayah ku.
Aku dan ibu ku mencoba untuk mengecek nya ke tempat kerja terlebih dahulu. ibu ku begitu panik saat ayah masih belum ada kabar sampe adzan magrib.
Tidak lama kemudian, kami pun sampai ditempat kerja ayah ku, lalu aku melihat ayah sedang terbaring lemah.
"Hanna, itu ayah kamu kenapa!" Lantang ibuku.
"Aku tidak tau bu, ayo kita samperin" Jawab ku.
Lalu aku dan ibu ku pun langsung menghampiri ayah ku. setelah kami saling bertatapan ayah terlihat sesak nafas.
"Ayah kenapa, kok tidak ngabarin ibu?" Tanya ibuku.
"Tidak tau kenapa tiba-tiba ayah merasa sesak dari tadi, sedangkan yang lain sudah pada pulang" Jawab ayah ku.
Ibu ku langsung menangis mendengar jawaban dari ayah ku.
"Ayah kuat jalan gak, biar Hanna dan ibu yang membantu ayah jalan" Ucap ku.
"Insya Allah ayah bisa Hanna" Jawab ayahku.
"Kalau begitu, Hanna mau minta bantuan Haris ya Bu" Ucap ku.
"Iyah silahkan Hanna" Jawab ibuku.
Mungkin meminta bantuan terhadap Haris itu sangat tepat, dikarenakan ia yang mempunyai mobil yang aku kenal.
Lalu aku pun langsung menelphone Haris, sekalipun aku malu tetapi ini demi kebaikan ayah ku.
__ADS_1
~ Berdering ~
Lalu Haris pun langsung mengangkat telphone ku.
Haris: "Assalamualaikum Hanna."
Aku: "walaikumsalam Ris, kamu lagi sibuk gak?"
Haris: "Enggak kok Hanna, emang ada apa kok suara mu bergetar?"
Aku: "Aku mau minta tolong Ris, ayah ku tiba-tiba sakit ditempat kerja, kami mau membawa nya kerumah sakit tetapi tidak mempunyai kendaraan"
Haris: "Terus sekarang gimana Hanna?"
Aku: "Aku Rancana mau minta bantuan kamu, mau minjem mobil nya boleh gak?"
Haris: "Ya sudah kalau begitu, aku mau meminta izin ke bunda dulu ya."
aku: "Iyah Ris, sebelum nya terima kasih banyak ya sudah mau menolong ku."
Haris: "Sama-sama Hanna, nanti aku kabarin lewat whatsap ya."
Aku: "Baik Haris aku tunggu."
Haris: "Bye Hanna."
aku: "Bye Haris."
Lalu aku dan ibu ku pun menunggu kabar dari Haris.
*
*
*
Ya Allah Hanna kesian, aku harus langsung ke kamar bunda terlebih dahulu deh. gunam Haris dalam hati.
Lalu Haris pun langsung bergegas pergi menghampiri bunda nya yang sedang bekerja.
Tuk....
Tuk....
Tuk....
"Assalamualaikum bunda" Lantang Haris.
"Walaikumsalam Haris, ada apa?" Tanya bundaku.
"Bunda, Haris boleh masuk gak sebentar?" Ucap Haris.
"Boleh Haris buka saja pintu nya" Jawab bundaku.
"Baik bunda terima kasih." Ucap Haris.
Lalu Haris pun langsung membuka pintu kamar bunda nya.
" Bunda Haris mau minta tolong boleh gak?" Tanya Haris.
"Mau minta tolong apa Haris?" Tanya bundaku.
"Jadi gini bunda, Hanna tadi Mengabari ku ia meminta tolong kepada ku, karena ayah nya sedang sakit, harus dibawa ke rumah sakit" Ucap ku.
" Meminta tolong apa Haris?" Tanya bundaku.
"Untuk meminjam mobil kita, tetapi aku juga pengen ikut ya bund nganterin ayah nya Hanna" Jawab Haris.
"Ya sudah bunda izinin, Titip salam ya dari bunda untuk Hanna" Ucap bundaku.
"Baik bunda, terima kasih" Jawab ku.
Haris pun langsung memeluk bunda nya.
"Hmmm anak bunda bisa saja merayu nya heheee" Ucap bundaku.
"Bunda terima kasih ya, sudah bikin Haris bahagia" Jawab Haris dengan mata berkaca-kaca.
"Iyah sama-sama Haris, ya sudah berangkat gih." Ucap bundaku.
"Baik bunda, asalamualaikum" Lantang Haris.
"Walaikumsalam sayang" Jawab bunda.
__ADS_1
Haris pun langsung mencium pipi bunda, ia sangat bahagia dikarenakan bunda nya langsung mengizinkan untuk meminjam kan mobil nya terhadap Hanna.