
Ya allah mudah-mudahan Haris bisa membantu ku, kalau tidak aku Harus bagaimana mengantar kan ayah ku. gunam ku dalam hati.
Lalu ibu ku bertanya kepada ku.
"Hanna gimana Haris bisa membantu kita gak?" Tanya ibuku.
"Belum dapat kabar lagi Bu" Jawab ku.
"Ya Allah mudah-mudahan Haris bisa membantu kita ya Hanna" Ucap ibuku
"Aamiin bu" Jawab ku.
Lalu tidak lama kemudian, Haris mengirimkan pesan kepada ku.
[ " Hanna aku otw sama pak Umar ya"] dari Haris.
[ " Alhamdulilah terima kasih Haris"] send
[ "minta share lokasi nya ya"] dari Haris.
[ " Iyah Haris"] send
Lalu aku pun langsung mengirimkan share lokasi ke Haris.
"Bu Haris sama pak Umar lagi dijalan" Ucap ku.
"Alhamdulilah Hanna" Jawab ibuku.
Ibu ku begitu bahagia saat Haris bisa membantu kami, begitupun ayah ku. terima kasih ya Haris sudah berusaha membantu kami. gunam ku dalam hati.
kami kurang lebih lima belas menit menunggu Haris dan pak Umar, akhir nya mereka pun datang.
"Tante, Hanna, om sakit apa?" Tanya Haris.
"Om sesak Nafas Ris" Jawab Tante salsa.
"Ris nanti bicara nya ya, sekarang harus bisa bawa ayah ku ke rumah sakit terlebih dahulu." Ucap Hanna.
"Ya sudah Hanna, pak Umar minta bantuin bawa om ke mobil ya" Jawab Haris.
"Baik bos Haris" Ucap pak Umar.
Lalu pak Umar dan Haris pun menggendong ayah ku ke dalam mobil.
"Pak Umar minta sedikit lebih cepat ya bawa mobil nya, kesian ayah saya." Lantang Hanna.
"Iyah neng." Jawab pak umar.
Lalu pak umar pun menjalan kan kendaraan nya dengan kecepatan tinggi. ayah ku terlihat kesakitan dan susah untuk bernafas.
"Yah, ayah harus kuat ya"Ucap Hanna.
"Iyah Hanna, insya Allah ayah kuat" Jawab ayah ku.
"Aku sayang ayah." Ucap Hanna sambil meneteskan air mata.
"Terima kasih anak ayah" Jawab ayahku sambil tersenyum.
"Sama-sama ayah" Ucap Hanna.
Merasa sangat sedih saat aku tau ayah sakit seperti ini. lalu Haris pun menenangkan aku.
"Hanna kamu harus kuat ya, kalau kamu sedih nanti ayah kamu ikutan sedih" Ucap Haris sambil mengelus pundak ku.
"Iyah Haris, terima kasih" Jawab ku.
"Iyah Hanna, kita harus kuat ibu juga sama kok sakit banget melihat ayah kamu seperti ini" Ucap ibuku.
"Iyah ibu Hanna akan berusaha untuk kuat didepan ayah" Jawab ku.
"Gue percaya kok Hanna, kamu pasti bisa" Lantang Haris.
" Thanks ya Haris" Ucap ku.
" Sama-sama Hanna!" Jawab Haris.
__ADS_1
Lalu kami pun tiba di rumah sakit. alhamdulilah sudah tiba dirumah sakit, semoga ayah langsung ditangani oleh dokter.
Haris langsung bergegas turun dari mobil dan memanggilkan suster nya.
"Suster, suster" Lantang Haris.
"Iyah ada yang bisa saya bantu" Jawab Haris.
"Suster ada pasien di mobil saya" Ucap Haris.
"Baik pak" Jawab suster nya.
Lalu suster nya pun langsung menyiapkan risbang jalan.
"Ayo pak" Lantang suster nya.
"Iyah suster."
Lalu Haris dan suster nya pun langsung menuju ke mobil nya.
"Pak Umar tolong bukain pintu mobil nya." Lantang Haris.
"Baik bos Haris" Jawab pak Umar.
Lalu pak Umar pun membuka pintu mobil nya. dan langsung membantu ayah ku untuk keluar dari mobil.
"Om sabar ya, om harus kuat demi Tante dan Hanna" Lantang Haris.
"Insya Allah nak Haris, terima kasih banyak ya om sangat berhutang Budi sama kamu" Jawab ayahku.
"Om tidak perlu berpikiran seperti itu terhadap ku, aku ikhlas membantu om" Ucap Haris.
Lalu suster pun langsung membawa ayah ku ke dalam ruangan IGD. aku tidak tahan melihat keadaan ayah ku seperti itu.
"Untuk pihak keluarga, mohon tunggu di ruang tunggu." Lantang suster nya.
"Baik suster, tolong berikan yang terbaik untuk ayah saya" Jawab Hanna.
"Baik mba, akan saya usahakan sebisa mungkin" Jawab suster nya.
Lalu ibu langsung merangkul ku.
"Anak ibu harus kuat ya sayang, kita berdoa yang terbaik untuk ayah" Ucap ibuku.
"Ibu ayah akan sembuh kembali kan?" Tanya ku.
"Insya Allah sayang, ayah pasti sembuh."
Gue gak tega melihat Hanna sampe hancur seperti ini, melihat ayah tercinta nya sakit, sabar ya cantik ku. gunam Haris dalam hati.
Mendingan aku beli makanan dan minuman untuk Tante dan Hanna, apalagi sekarang Hanna sedang tidak enak badan.
" Tante Haris beli makan dulu ya" Lantang Haris.
"Iyah silahkan nak Haris!" Jawab ibuku.
"Tante mau makan apa?" Tanya Haris.
"Apa saja nak Haris sebelum nya terima kasih banyak ya" Jawab ibuku.
"Iyah sama-sama Tante, Hanna kamu mau makan apa?" Tanya Haris kepada ku.
"Aku tidak lapar Ris!" Jawab ku.
"Hanna kamu harus makan, inget kesehatan kamu juga perlu!" Ucap Haris.
"Tetapi Ris, aku tidak laper" Jawab ku.
"Gue beliin nasi sama ayam saja ya" Ucap Haris.
"Ya sudah kalau begitu Ris" Jawab ku.
"Iyah Hanna, aku izin pergi dulu ya sebentar Tante" Ucap Haris.
"Silahkan nak Haris, hati-hati ya" Jawab ibuku.
__ADS_1
"Baik Tante" Ucap ku.
Lalu Haris pun langsung bergegas pergi ke supermarket, yang tidak terlalu jauh dari rumah sakit.
" Hanna kita sholat dulu yuk" Ucap ibuku.
"Tidak ibu, Hanna cuman pengen nungguin ayah" Jawab ku.
"Tetapi nak kita juga harus sholat, sekalian kita doain ayah ya" Ucap ibuku.
"Ya sudah deh kalau begitu, Hanna mau sholat bu" Jawab ku.
"Nah ini baru anak ibu dan ayah" Ucap ibuku sambil tersenyum.
"Iyah bu" Jawab ku
Lalu aku dan ibu langsung pergi ke mushola yang berada di samping kamar mayat.
*
*
*
Gue beli minuman dulu deh, habis ini baru gue beli makanan nya. gunam Haris dalam hati.
Haris membeli beberapa minuman, cemilan dan membeli makan malam. aku merasa sangat beruntung memiliki Haris sekarang, dia bener-bener berubah kepada ku.
Haris pun selesai membeli makanan disuper market. lalu ia pun tinggal membeli makan untuk makan malam.
Selagi diperjalanan menuju ke tempat makan, Haris berpapasan dengan ratu.
" Haris lu mau kemana?" Tanya Ratu.
"Gue mau membeli makan" Jawab Haris.
"Tumben lu disini, siapa yang sakit?" Tanya Ratu.
"Ayah nya Hanna ratu" Jawab Haris.
"Lah kan elu bukan keluarganya Haris?" Tanya ratu.
"Emang masalah ya buat lu ratu, mau gue keluarga nya atau bukan tapi posisi gue ada di samping Hanna itu perlu untuk sekarang, permisi!!" Jawab ku.
Lalu Haris pun langsung pergi dan meninggal kan ratu, kebetulan supermarket dan tempat makan, posisi nya bersampingan.
Ih apaan sih si Haris mekin kesini makin aneh saja, semenjak dia dekat dengan Hanna. gunam ratu dalam hati.
"Bang pesen nasi paketan ya untuk tiga orang, take away" Ucap Haris.
"Baik kak ini no antrian nya, silahkan tunggu disana" Jawab pegawai restoraunt
"Iyah bang" Ucap Haris.
lalu Haris pun langsung menunggu di kursi yang sudah di siapkan. mudah-mudahan Hanna tidak susah untuk makan malam ini. gunam haris dalam hati.
tidak lama kemudian Haris pun di panggil oleh abang nya.
"Atas nama bapak Haris"
Lalu Haris pun langsung menghampiri nya.
"Iyah saya bang" Lantang Haris.
"Total nya jadi dua ratus lima puluh ribu kak" Ucap Abang nya
"Ini uang nya bang, ambil saja kembalian nya" Jawab Haris.
Haris memberikan uang tiga ratus ribu kepada Abang nya.
"Baik pak terima kasih banyak" Ucap Abang nya.
"Sama-sama bang" Jawab Haris.
Lalu Haris pun langsung menuju rumah sakit lagi, dengan membawa makanan.
__ADS_1
Hmmm kayak nya Hanna tidak jadi masuk sekolah besok, padahal aku sudah seneng dia sudah membaik. gunam Haris dalam hati.