
Haris melihat ku dengan penuh senyuman. Terima kasih Haris pertolongan kamu sangat berarti untuk keluargaku. Gundam ku dalam hati.
"Alhamdulilah om sudah sadar Haris senang melihat nya hehe" Ucap Haris kepada ayahku.
"Ini juga berkat nak Haris, menolong om waktu itu" Jawab ayahku.
"Hehe enggak lah om itu karena semangat om melawan penyakit nya" Ucap Haris kepada ayah ku.
"Kalian sudah makan belum?" Tanya ayah kepada ku dan Haris.
"Alhamdulilah sudah om" Jawab Haris.
"Hanna juga sudah ayah" Ucap Hanna.
"Syukur deh kalau begitu" Jawab ayahku.
"Iyah ayah, ibu juga barusan dibawain makan sama ayam goreng sambal kecombrang hehe" Ucap ibuku.
"Wah enak dong, ayah jadi mau nih" Jawab ayah ku.
" Iyah ayah sembuh dulu, nanti Hanna belikan lagi" Ucap ku.
"Iyah om nanti saya bawain kalau om sudah sembuh" Lantang Haris.
"Makannya ayah cepat sembuh ya, banyak yang sayang sama ayah" Ucap aku kepada ayah.
"Iyah Hanna, ayah pasti sembuh secepat nya hehe" Jawab ayah ku sambil tersenyum.
Tidak lama kemudian Haris pun meminta izin kepada ibu dan ayah.
" Om, Tante sebelum nya saya minta maaf mau izin ngajak Hanna ke acara ulang tahun nya ratu, boleh gak?" Tanya Haris kepada ibu dan ayahku.
"Emang kapan acara nya Haris?" Tanya ibuku.
"Malam ini Tante jam delapan malam" Jawab Haris.
Lalu ibuku langsung bertanya kepada ayah.
"Ayah gimana diizinin tidak, anak perempuan nya mau di ajak ke acara?" Tanya ibu kepada ayah ku.
"Hanna kamu mau gak kesana?" Tanya ayah kepada ku.
"Kalau ayah dan ibu mengizinkan Hanna mau ayah" Jawab ku.
"Ya sudah ayah mengizinkan tetapi ingat pulang nya jangan kemalaman ya nak" Ucap ayah ku.
"Iyah ayah terima kasih" Jawab ku sambil tersenyum.
"Kamu kesana pakai baju apa nak?" Tanya ibuku.
"Aku sudah membawa nya ibu di tas" Jawab ku.
"Syukur deh kalau begitu, ya sudah mandi gih" Ucap ibuku.
"Iyah ibu Hanna mau mandi dulu" Jawab ku.
"Iyah silahkan nak" Ucap ibuku.
Aku pun langsung mempersiapkan untuk mandi. Aku gak tau, reaksi Ratu dan yang lainnya gimana ya kalau aku kesana bareng Haris pasti makin benci sama aku. Gundam ku dalam hati.
"Ris aku mandi dulu ya sebentar" Ucap ku kepada Haris.
"Iyah silahkan Hanna, gue tungguin disini ya" Jawab Haris.
"Iyah Haris" Ucap ku.
__ADS_1
Lalu aku pun langsung masuk kedalam kamar mandi. aku mandi dengan tergesa-gesa takut acaranya keburu mulai. Gundam ku dalam hati.
setelah aku selesai mandi, aku langsung bersiap-siap untuk berangkat.
"Ris sorry ya lama" Ucap ku.
"Iyah gapapa Hanna, lagian sudah biasa cewe kalau dandan pasti lama hehe" Jawab Haris.
"Mantan kamu pun begini ya?" Tanya ku kepada Haris.
"Ih apaan sih Hanna malah nyambung nya kesana" Jawab Haris sedikit kesal.
"Lalu kamu tau perempuan lama dandan dari mana?" Tanya ku kepada Haris.
"Ya kan bunda ku juga lama dandan nya Hanna" Jawab Haris.
"Oh begitu" Ucap ku.
Aduh kenapa aku jadi posesif seperti ini terhadap Haris, aduh jangan sampe kegemaran deh dia. Gundam ku dalam hati.
Tidak lama kemudian aku pun selesai dandan. Aku langsung siap-siap untuk pergi.
"Ris mau jalan sekarang?" Tanya ku kepada Haris.
"Iyah yuk" Jawab Haris.
"Ya sudah kita izin kepada ibu dan ayah ku terlebih dahulu!" Ucap ku.
"Iyah yuk" Jawab Haris.
Aku, Haris langsung berpamitan terlebih dahulu.
"Om, Tante aku izin pamit dulu ya" Ucap Haris.
"Ya sudah kalian hati-hati ya" Jawab ayah, ibuku.
"Iyah pulang nya jangan malam-malam ya" Jawab Ayah ku.
"Iyah ayah" Ucap ku.
"Assalamualaikum" Lantang Haris dan aku.
"Wassalam" Jawab ibu dan ayah ku.
Kami pun langsung berangkat menuju ke mobil.
"Ris pak Umar sudah kamu kabari?" Tanya ku kepada Haris.
"Sudah Hanna, katanya sudah didepan" Jawab Haris.
"Ya sudah kalau begitu" Ucap ku.
"Iyah Hanna" Jawab Haris.
Setelah kami sampai didepan rumah sakit, pak Umar pun langsung membuka kan pintu mobil nya.
"Silahkan bos Haris dan Hanna hehe" Ucap pak Umar sambil membuka pintu mobil nya.
"Terima kasih pak Umar" Jawab ku dan Haris.
"Sama-sama" Ucap pak Umar.
Pak Umar pun langsung menyalakan mobil nya dan langsung jalan.
"Hanna ke rumah bunda dulu ya, mau ngambil pakaian" Ucap Haris.
__ADS_1
"Iyah Ris" Jawab ku.
Lalu Haris pun langsung memberi tau pak Umar.
"Pak Umar nanti ke rumah bunda dulu ya" Ucap Haris kepada pak Umar.
"Baik bos Haris" Jawab pak Umar.
kurang lebih dua puluh menit akhirnya kita sampai di rumah bunda.
"Assalamualaikum" Ucap ku dan Haris sambil membuka pintu.
Tidak lama kemudian bunda nya haris pun menjawab.
"Wassalam" Jawab bunda nya.
Kami pun langsung menghampiri bunda yang sedang menonton tv.
"Bunda tumben jam segini nonton tv?" Tanya Haris.
"Iyah kebetulan bunda sudah selesai kerja" Jawab bunda.
"Oh begitu" Ucap Haris.
"Kalian mau kemana, kok Hanna sudah rapi?" Tanya bunda ku.
"Ini Tante Haris ngajak aku ke acara ulang tahun nya Ratu" Jawab ku.
"Oh begitu, Ya sudah Ris siap-siap gih" Ucap bunda.
"Iyah ini mau kok bunda" Jawab Haris sambil bergegas pergi ke kamar nya.
"Hanna tunggu disini ya sama bunda" Ucap bunda.
"Baik bunda" Jawab ku.
Aku pun menunggu Haris sambil menonton tv bersama bunda. Asyik juga ya bersama bunda nya Haris hehe.
Kurang lebih sepuluh menit aku menunggu Haris, tiba-tiba Haris datang dan udah siap.
"Bunda aku jalan sekarang ya takut keburu telat" Ucap Haris.
"Ya sudah kalian hati-hati ya" Jawab bunda.
"Iyah bunda, Love you" Ucap Haris.
"Love you more sayang" Jawab bunda.
"Assalamualaikum bunda" Ucap ku dan Haris sambil bersalaman.
"Wassalam" Jawab bunda.
Aku dan Haris pun bergegas ke mobil yang sudah di siap kan oleh pak Umar. Seperti biasa pak Umar membuka pintu mobil nya.
Aku dan Haris langsung masuk kedalam mobil.
"Pak Umar sedikit cepat ya soal nya ini sudah telat" Ucap Haris kepada pak Umar.
"Iyah bos Haris" Jawab pak Umar.
Setelah itu pak Umar menyetir mobil nya sedikit lebih cepat dari pada sebelum nya. hanya sekitar lima belas menit kita sudah sampai.
Pak Umar benar-benar kencang membawa mobil nya, padahal seharus nya tiga puluh menit baru sampai.
"Hanna kamu sudah siap?" Tanya Haris kepada ku.
__ADS_1
"Insya Allah sudah" Jawab ku.
Lalu kami pun turun dari mobil. Suasana pun begitu ramai banyak dan sudah banyak yang datang juga.