
Zaskia pun langsung bergegas mendaftarkan ku, tidak lama kemudian aku tersadar.
"Haris, Aiden aku dimana?" Tanya ku.
"Kamu lagi di rumah sakit Hanna" Jawab Haris.
"Dokter nya masih belum ada ya" Ucap ku.
"Ada Hanna, kita lagi menunggu Zaskia sedang daftar" Jawab Aiden.
"Oh begitu" Ucap ku.
"Oh iya Hanna, orang tua mu perlu aku kasih kabar gak?" Tanya Aiden.
"Jangan dulu kasian ibu kalau denger soal ini" Jawab ku.
"Tetapi ini sudah pukul dua belas malam, takut nyariin" Ucap Aiden.
"Biar kan aku yang jelaskan nanti" Jawab ku.
"Ya sudah kalau begitu gimana kamu saja Hanna" Ucap Aiden.
"Kalian gak pada pulang?" Tanya ku.
"Nggak, aku disini nungguin elu dulu" Jawab Aiden.
"Orang tua kalian gak nyariin?" Tanya ku.
"Kami sudah izin kok sama orang tua kita masing-masing" Jawab Haris.
"Iyah Hanna kamu tidak perlu khawatir" Ucap Aiden.
"Thanks ya kalian emang terbaik" Lantang ku.
Tidak lama kemudian Zaskia datang dengan suster nya.
"Zaskia gimana?" Tanya Haris.
"Alhamdulilah semua nya beres" Jawab Zaskia sambil tersenyum.
"Dokter nya ada Zaskia?" Tanya ku.
"Tidak ada Hanna,tetapi tadi kata nya suruh di infus terlebih dahulu" Jawab Zaskia.
"Ya sudah kalau begitu" Ucap ku.
"Ibu, pak mari kita ke kamar pasien" Lantang suster nya.
" Baik suster" Jawab Haris.
Kami semua mengikuti suster nya menuju ke kamar pasien, tidak lama kemudian kami pun sampai dikamar nya.
"Silahkan pasien nya untuk tiduran disini" Ucap suster nya.
"Baik suster" Jawab Zaskia.
"Sini gue bantu Ris" Ucap Zaskia.
"Iyah Zaskia" Jawab Haris.
Aku berdiri dan berbaring di tempat tidur, di bantu oleh Zaskia dan Haris. Aku masih belum kepikiran, seandainya ibu tau kondisi ku yang sekarang pasti makin sedih. Gundam ku dalam hati.
Suster menyiap kan infusan untuk ku.
"Sementara kakak nya di infus terlebih dahulu ya, kalau sudah membaik besok pagi boleh pulang tetapi kalau kondisi nya masih sama, harus menunggu dokter besok pagi pukul delapan pagi" Ucap suster nya.
"Saya parah gak suster, kenapa harus dirawat?" Tanya ku kepada suster.
"Kakak terlalu banyak meminum air kolam berenang, sehingga paru-paru kakak terganggu" Jawab suster nya.
"Baik suster" Ucap ku.
__ADS_1
"Saya infus kan sekarang ya kak" Lantang suster nya.
"Iyah silahkan suster" Jawab ku.
"Yang menunggu didalam disarankan hanya untuk satu atau dua orang" Lantang suster nya kepada teman-teman ku.
"Baik suster nanti biar saya yang jaga" Jawab Haris.
"Ya sudah kalau begitu saya tinggal dulu, kalau ada apa-apa tinggal tekan tombol merah ini saja" Ucap suster nya.
"Iyah suster, terima kasih" Jawab ku.
"Sama-sama kak" Ucap suster nya.
Lalu suster nya pun pergi meninggalkan ruangan. Setelah suster nya tidak ada aku bertanya kepada teman-teman ku.
"Kalian yakin akan menunggu ku sampai pagi?" Tanya ku.
"Yakin dong Hanna, kenapa tidak" Jawab Zaskia.
"Aku bisa kok sendiri, kalau kalian ingin pulang" Ucap ku.
"Kita mana tega ninggalin elu disini sendirian Hanna" Jawab Haris.
"Aku khawatir kalau kalian nanti dimarahin sama ibu kalian" Ucap ku.
"Hanna lu jangan banyak pikiran dulu ya, yang penting elu sehat" Lantang Aiden.
"Tetep saja kepikiran Aiden, ini sudah larut malam apalagi Zaskia yang jarang keluar malam" Jawab ku.
"Apaan sih Hanna, sudah kamu tidur saja gue sama Aiden nunggu diluar kamu ditungguin sama Haris ya" Ucap Zaskia.
"Ya sudah terima kasih ya kalian" Lantang ku.
"Iyah sama-sama, kalau Haris macem-macem teriak saja ya" Lantang Zaskia.
"Iyah siap hehe" Jawab ku.
"Hanna apa yang kamu rasakan sekarang?" Tanya Haris kepada ku.
"Merasa letih saja Ris" Jawab ku.
"Gak ada yang dirasakan lagi?" Tanya Haris.
"Alhamdulilah enggak" Jawab ku.
"Ya sudah istirahat gih, nanti kalau ada apa-apa aku ada disamping kamu" Ucap Haris.
"Terima kasih ya Ris lagi-lagi kamu menyelamatkan ku" Jawab ku.
"Bahkan aku merasa gagal melindungi kamu Hanna sehingga kamu terpeleset dan jatuh ke dalam kolam berenang" Ucap Haris sambil mengusap rambut ku.
"Aku laper Ris" Lantang ku.
"Ya ampun tadi kamu belum sempet makan ya di sana?" Tanya Haris.
"Iyah Ris, emang kamu tidak lapar?" tanya ku.
"Gue gak merasa lapar semenjak kamu kenapa-napa Hanna" Jawab Haris.
"Sorry ya sudah bikin kamu panik seperti ini" Ucap ku.
"It's okay Hanna, kamu mau makan apa biar Aiden belikan?" Tanya Haris.
"Sate kambing boleh gak Ris?" Tanya ku.
"Boleh dong Hanna, lagian kamu kesini bukan karena penyakit tapi musibah yang penting kamu tidak alergi sama makanan nya" Jawab Haris.
"Ya sudah aku mau itu saja Ris" Ucap ku.
"Pake lontong gak sate nya?" Tanya Haris.
__ADS_1
"Iyah boleh Haris" Jawab ku.
"Ya sudah kalau begitu gue keluar dulu ya sebentar" Ucap Haris.
"Iyah Ris silahkan" Jawab ku.
Haris keluar sebentar untuk meminta tolong belikan sate kepada Aiden.
*
*
*
"Aiden gue boleh minta tolong gak?" Tanya Haris kepada Aiden.
"Mau minta tolong apa Ris?" Tanya Aiden dan Zaskia.
"Si Hanna minta belikan sate kambing, masih ada gak jam segini?" Tanya Haris.
"Masih ada kok, sini uang nya biar gue dan Aiden yang belikan" Jawab Zaskia.
"Ini uang nya, sorry ya merepotkan kalian" Ucap Haris.
"Gapapa lagian Hanna temen gue juga" Jawab Zaskia dan Aiden.
"Iyah Aiden, Zaskia" Ucap Haris.
"Ya sudah gue sama Zaskia jalan sekarang takut keburu habis" Jawab Aiden.
"Hati-hati ya jangan lupa paket lontong" Ucap Haris.
"Siap bro" Jawab Aiden.
Aiden dan Zaskia pun bergegas pergi untuk mencari sate kambing sedangkan Haris kembali lagi ke kamar pasien untuk menemani ku.
"Ris gimana?" Tanya ku.
"Gimana apa nya Hanna" Jawab Haris.
"Aiden mau gak beliin sate nya?" Tanya ku.
"Alhamdulilah mau Hanna, tunggu sebentar ya cantik" Jawab Haris.
"Iyah Haris pasti aku tunggu kok hehe" Ucap ku.
"Kamu merasa pusing gak Hanna?" Tanya Haris kepada ku.
"Tidak Haris cuman lemes saja" Jawab ku.
"Alhamdulilah berarti kamu boleh makan sate kambing Hanna" Ucap Haris.
"Iyah Haris" Jawab ku.
Tidak lama kemudian ponsel ku berbunyi.
Triiing...
menandakan ada pesan masuk kedalam ponsel ku. Kebetulan ponsel ku di taro di meja dekat tempat tidur ku.
"Haris gue boleh minta tolong gak?" Tanya ku.
"Minta tolong apa Hanna?" Tanya Haris.
"Tolong ambilkan ponsel ku dimeja, aku susah untuk mengambil nya" Jawab ku.
"Boleh Hanna" Ucap Haris.
Haris pun mengambil ponsel ku.
"Ini Hanna" Ucap Haris.
__ADS_1
"Terima kasih Haris" Jawab ku.