Asmara Waktu SMA

Asmara Waktu SMA
Hanna dan Haris sudah resmi berpacaran Bab 44


__ADS_3

Lalu Haris langsung memanggilkan pelayan nya.


"Mba saya mau pesan ya" Lantang Haris kepada nya.


"Baik pak tunggu sebentar ya" Jawab mba nya.


Tidak lama kemudian mba nya pun datang menghampiri kami.


"Baik pak, Bu mau langsung pesan atau mau lihat menu nya terlebih dahulu?" Tanya mba nya kepada kami.


"Langsung pesan saja mba" Jawab ku.


"Baik mau pesan apa" Ucap mba nya.


"Soto ayam dua, nasi putih dua, sama juice MANGO nya dua juga" Jawab Haris.


"Baik cuman itu saja pak?" Tanya mba nya.


"Iyah mba" Jawab Haris.


"Ditunggu sebentar ya, kami siapkan terlebih dahulu" Ucap mba nya.


"Baik mba terima kasih ya" Jawab ku.


"Iyah sama-sama bu" Jawab mba nya.


Lalu mba nya pun pergi dan mempersiapkan makanan nya. Selagi menunggu makanan nya jadi aku dan Haris bercerita tentang masa depan yang mana nanti nya kita jodoh akan seperti ini.


"Hanna kamu mau nikah di usia berapa?" Tanya Haris kepada ku.


"Tumben kamu bertanya soal itu kepada ku" Jawab ku.


"Ya supaya nanti nya aku mengajak mu menikah di waktu yang tepat dan kamu inginkan" Ucap Haris.


" Ih apaan sih kita pacaran saja nggak kan?" Tanya ku kepada Haris.


"Iyah nggak, tetapi kamu mau gak jadi pacar gue" Ucap Haris.


"Mm mau gak ya" Jawab ku sedikit kebingungan.


"Hanna serius jangan kebanyakan mikir deh" Ucap Haris sedikit kesal.


"Aku takut Ris dengan sikap kamu yang sebelum nya, bahkan aku gak tau kamu berubah sikap kepada ku karena apa" Jawab ku.


"Hanna percaya deh sama aku, aku cinta aku sayang sama kamu" Ucap Haris sambil menatap wajah ku.


"Apakah itu sungguh dalam hati kamu Ris?" Tanya ku kepada Haris.


"Iyah gue sungguh kalau perlu gue sujud di kaki elu supaya percaya" Jawab Haris sedikit panik.


"Ya nggak gitu juga Ris" Ucap ku sedikit menenangkan Haris.


"Kamu mau gak jadi pacar gue Hanna?" Tanya Haris kepada ku.


"Bismillah aku mau jadi pacar kamu Ris" Jawab ki sambil tersenyum.


"Alhamdulilah ya Allah terima kasih" Ucap Haris terlihat bahagia sekali.


Tiba-tiba Haris langsung memeluk ku lalu ia membisikan ke telinga ku 'Hanna gue janji bakalan jagain elu selama nya' (Sambil menetes kan air mata).


"Iyah semoga saja ya Ris" Jawab ku.


"Gue janji gak bakalan mengulangi kesalahan yang sama" Ucap Haris kepada ku.

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu lepasin dulu pelukan nya aku malu" Jawab ku sedikit risih.


"Hehe sorry gue gak sengaja habis bahagia banget" Ucap Haris sambil melepas pelukan nya.


"Iyah gapapa Ris" Jawab ku.


"Hanna kita Selfi yuk" Ucap Haris kepada ku.


"Iyah boleh hehe" Jawab ku.


Lalu kami pun selfie beberapa photo, tidak lama kemudian makanan nya datang.


"Permisi pak, Bu" Ucap Abang nya.


"Iyah silahkan bang" Jawab ku.


"Konfirmasi pemesanan ya Bu,


-soto ayam dua


-nasi putih dua


-juice MANGO nya dua.


"Iyah betul bang" Jawab Haris.


"Oke kalau begitu" Ucap Abang nya.


Setelah itu Abang nya langsung bergegas pergi.


"Selamat makan pacar" Ucap Haris sambil menatap wajah ku.


"Iyah kamu juga Ris" Jawab ku sambil tersenyum.


Rasa nya tidak kuat disaat Haris menatap ku seperti ini, luluh hatiku pria tampan menatap ku dengan tulus dan penuh cinta. Gundam Hanna dalam hati.


Keesokan hari nya aku berangkat sekolah menggunakan angkutan umum. Sesampai nya aku di sekolah aku bertemu dengan Zaskia.


"Hai Hanna" Ucap Zaskia kepada ku.


"Eh hai Zaskia kamu tumben jam segini sudah datang" Jawab ku.


"Iyah nih gue kecepatan hehe" Ucap Zaskia.


Tiba-tiba Haris datang dan menggoda ku.


"Hai pacar sudah sarapan belum?" Tanya Harus kepada ku.


"Alhamdulilah sudah, kamu sudah belum?" Tanya ku kepada Haris.


"Alhamdulilah sudah juga pacar" Jawab Haris.


"Hah serius kalian sudah jadian?" Tanya Zaskia sedikit terkejut.


"Iyah sudah Zaskia hehe" Jawab ku sedikit malu.


"Kapan kok gue gak tau sih?" Tanya Zaskia.


"Baru tadi malam Zaskia, makan nya belum gue kasih tau" Jawab Haris dengan santai.


Aku melirik ke arah kiri tidak sengaja aku melihat ratu sedang menguping pembicaraan ku. Ini anak mau nya apa sih gak suka apa liat orang bahagia. Gundam ku dalam hati.


"Ris jangan lupa traktiran nya ya sama gue hehe" Ucap Zaskia.

__ADS_1


"Mau kapan nih makan-makan nya?" Tanya Haris.


"Sore ini bisa nih gue" Jawab Zaskia.


"Boleh sore ini, kamu bisa kan pacar?" Tanya Haris kepada ku.


"Ih jangan sebut pacar panggil seperti biasa saja malu tau" Jawab ku.


"Ya sudah kamu bisa kan sayang?" Tanya Haris.


"Haris ih ngeselin, ya sudah insya Allah bisa" Jawab ku sedikit malu.


"Cie cie yang sudah resmi jadi pacar" Lantang Zaskia mengejek ku.


"Lu kapan Zaskia sama Aiden?" Tanya Haris kepada Zaskia.


"Ah elu apaan sih, lagian elu tau juga kan kalau gue sama Aiden cuman temenan" Jawab Zaskia.


"Ya sudah kalau begitu aku doain semoga Aiden jatuh cinta sama kamu" Ucap ku terhadap Zaskia.


"Aamiin semoga saja ya hehe" Jawab Haris.


"Ish kalian berdua rese nih ngeledek gue" Ucap Zaskia.


Tiba-tiba ratu lewat disaat kita sedang mengobrol.


"Aduuuuh sebentar lagi ada yang gerah nih" Teriak Zaskia saat ratu lewat.


"Sssst Zaskia nanti dia rusuh lagi" Ucap ku kepada Zaskia.


"Sudah biarin saja, biar gak gatel sama laki orang" Jawab Zaskia ketus.


Lalu muncul lah Aiden, ia bertanya kenapa Zaskia bisa teriak seperti itu.


" Hei kalian kenapa kok teriak-teriak?" Tanya Aiden.


"Kita gapapa kok Aiden" Jawab Zaskia.


"Lalu Lu tadi teriak kenapa Zaskia?" Tanya Aiden kepada Zaskia.


"Hayoo jawab lu Zaskia haha" Ucap Haris.


"Iyah tadi gue kesel saja melihat wajah nya ratu Aiden" Jawab Zaskia.


"Oh kirain kenapa teriak-teriak" Ucap Aiden.


"Gue salah ya, gue minta maaf deh" Lantang Zaskia.


"Oh nggak kok lagian ratu orang nya emang suka iseng sih" Jawab Aiden.


"Sayang kita ke sana yuk, kasian mereka pengen pendekatan" Ucap Haris kepada ku.


"Iyah ayo Ris" Jawab ku.


"Hah sayang kok bisa?" Tanya Aiden kepada Haris.


"Iyah gue udah jadian sama Hanna, emang kenapa" Jawab Haris.


"Sejak kapan kok lu gak bilang Ris" Ucap Aiden.


"Ya gimana mau bilang, baru malem tadi jadian nya" Jawab Haris.


"Gila cepat banget lu Ris" Ucap Aiden.

__ADS_1


"Ya kan lebih cepat lebih baik, dari pada nanti di ambil sama orang kan gue malah nyesel" Jawab Haris.


__ADS_2