
Tidak lama kemudian Aiden dan Zaskia pun baru sampai menggunakan kendaraan motor.
"Hai Ris, Hai Hanna" Ucap Zaskia saat melewati kami.
"Hai Zaskia, Aiden" Jawab ku.
Lalu aku dan Haris pun masuk ke dalam rumah nya Ratu Terlihat begitu mewah dan elegan. Tidak kebayang kalau aku yang dirayain seperti ini. Gundam ku dalam hati.
"Hanna kamu kenapa tiba-tiba melamun?" Tanya Haris kepada ku.
"Gapapa Ris sangat indah melihat seperti ini" Jawab ku sambil tersenyum.
"Kamu mau birthday ke tujuh belas seperti ini?" Tanya Haris kepada ku.
"Tidak mungkin lah, keuangan orang tua ku tidak sebanyak itu hehe" Jawab ku.
"Kita berdoa saja semoga birthday kamu yang ke tujuh belas bisa dirayain semewah mungkin" Ucap Haris kepada ku.
"Aamiin Ris semoga saja" Jawab ku.
Tidak kama kemudian Zaskia dan Aiden menghampiri aku dan Haris.
"Hanna kamu cantik sekali menggunakan gaun ini" Ucap Zaskia kepada ku.
"Bisa aja kamu Zas, bahkan aku hampir saja tidak mengenali kamu kalau lagi pakaian seperti ini hehe" Jawab ku.
"Kalian sweet banget sih udah kayak suami istri hehe" Ucap Zaskia kepada ku dan Haris.
"Aamiin Zaskia thanks you" Jawab Haris begitu happy.
"Ih apaan sih Zaskia lagian aku masih SMA masih jauh untuk ke jenjang itu" Lantang ku sedikit malu.
"Berdoa dari sekarang juga gapapa Hanna" Ucap Zaskia seakan-akan ia mengejek ku.
"Ah kamu bisa saja Zaskia" Jawab Aiden.
"Sekarang gebetan lu siapa Aiden?" Tanya Zaskia kepada Aiden.
"Gue gak tau Zaskia, masih dalam pencarian hehe" Jawab Aiden.
"Bukan nya Zaskia ya Aiden hehe" Ucap ku kepada Aiden.
"Lu mulai deh Hanna, Sudah jangan dibahas" Jawab Zaskia dengan malu-malu.
"Sudah masuk yuk semua orang sudah kumpul tinggal kita" Ucap Haris kepada kita.
"Iyah Ris, yuk" Jawab Aiden.
"Kalian mau jalan terlebih dahulu, nggak sama kita?" Tanya ku kepada Haris dan Aiden.
"Oh Iyah lupa kan seharusnya nya gandengan ya" Jawab Haris.
"Lupa ya, apa mau bikin malu aku?" Tanya ku kepada Haris.
"Iyah maaf Hanna, sini kita gandengan" Ucap Haris kepada ku.
Aku pun langsung gandengan tangan bersama Haris begitu pun Aiden dan Zaskia. Lucu sekali kalau lagi seperti ini.
__ADS_1
Setiba aku menghampiri ratu ia sedang didampingi oleh kedua sahabat nya itu, yaitu Siska dan April.
"Ratu happy birthday ya semoga apa yang kamu inginkan segera tercapai" Ucap ku kepada ratu sambil memberikan kado nya.
"Iyah terima kasih Hanna" Jawab ratu begitu ketus terhadap ku.
"Ratu kado nya itu berdua dari gue dan Hanna ya" Ucap Haris kepada ratu.
"Iyah thanks you" Jawab Ratu.
Lalu aku dan Haris pun menyantap makanan yang sudah di siap kan di sana. Tidak lama kemudian aku melihat Fikri bersama temen-temen yang lain nya.
Si Fikri ngapain menatap aku seperti itu sih seakan-akan ia punya dendam tehadap ku, padahal selama ini aku tidak pernah punya masalah sama dia. Gundam ku dalam hati.
Aku langsung memegang erat tangan nya Haris.
"Ris aku takut!" Ucap ku kepada Haris.
"Takut kenapa Hanna?" Tanya Haris kepada ku.
"Fikri menatap ku penuh dendam Ris"Jawab ku kepada Haris.
"Kan kamu tidak pernah punya masalah sama dia" Ucap Haris kepada ku.
"Aku juga tidak tau Haris" Jawab ku.
"Sudah kamu jangan takut, ada aku disini" Ucap Haris kepada ku.
"Iyah kamu jangan jauh-jauh ya sama aku" Jawab ku.
Aku tidak melepaskan genggaman tangan Haris kepada ku, ini sebenar nya ada apa kayak ada yang gak beres. Gundam ku dalam hati.
Tiba-tiba Fikri menghampiri aku dan Haris. Aduh mau ngapain kesini sih. Gundam ku dalam hati. Aku semakin erat memegang tangan nya Haris.
"Hai Hanna, Ris" Ucap Fikri kepada kami.
"Hai Fikri, lu kesini sama siapa?" Tanya Haris kepada fikri.
"Gue kesini bareng cewe gue lagi" Jawab Fikri.
"Syukur kalau begitu, ya sudah gue sama Hanna kesana dulu ya" Ucap Haris kepada Fikri.
"Silahkan Ris" Jawab Fikri.
Haris pun menarik tangan ku, lalu pergi menjauh dari Fikri.
"Hanna jangan dekat-dekat dengan Fikri ya aku khawatir" Ucap Haris kepada ku.
"Iyah Ris lagian aku juga tidak akan mau berdekatan dengan dia" Jawab ku kepada Haris.
"Kalau kamu kenapa-kenapa atau butuh apa-apa langsung hubungi aku ya Hanna" Ucap Haris kepada ku.
"Iyah Ris sudah pasti" Jawab ku.
Tiba-tiba Haris dipanggil sama teman-teman yang lainnya.
"Haris sini gabung lah sama kita" Teriak Dimas salah satu teman.
__ADS_1
"Iyah sebentar Dimas" Jawab Haris kepada Dimas.
"Hanna gue boleh gak gabung sama mereka?" Tanya Haris kepada ku.
"Boleh dong kenapa tidak!" Jawab ku.
"Ponsel nya dipegang terus ya, supaya gue gampang mengabari kamu" Ucap Haris kepada ku.
"Iyah Haris bawel, sudah kamu kesana" Jawab ku.
"Dah Hanna" Ucap Haris.
"Iyah bye" Jawab ku.
Haris pun bergabung sama temen-temen lainnya, aku mulai sibuk mencari Aiden dan Zaskia. Mereka dimana ya, aku bingung mencari nya. Gundam ku dalam hati.
Aku mencari mereka dibangku samping kolam berenang, setelah kesana aku melihat Aiden dengan Zaskia.
Tidak berfikir lama aku langsung menghampiri mereka tiba-tiba aku tersandung tali dan langsung tercebur.
"Tolong, toloooooong" Teriak ku.
Sepertinya tidak ada yang mendengar aku, tiba-tiba Siska lewat.
"Siska tolongin aku" Teriak ku terhadap Siska.
Saat itu Siska hanya menoleh ku saja, tanpa membantu seperti disengaja kejadian ini. Aku sudah tidak kuat bernafas. Tiba-tiba Zaskia melihat ku.
"Aiden lihat Hanna tercebur" Teriak Zaskia kepada Aiden.
Saat itu Haris mendengar teriakan Zaskia. Haris pun bergegas mencebur ke kolam berenang menyelamatkan ku.
Aku langsung digendong sama Haris.
" Hanna kamu harus kuat, aku ada disini" Ucap harus kepada ku sambil menggendong.
"Ris kamu dari mana aja" Jawab ku sambil menggigil.
"Iyah Hanna cantik maafin aku, aku janji tidak akan meninggalkan kamu lagi" Ucap Haris kepada ku sambil menangis.
Tiba-tiba aku pingsan, Haris sangat panik dengan keadaan ku. Aku langsung dibawa ke atas oleh Haris.
"Aiden, Zaskia tolong bantu gue" Teriak Haris.
"Sini Ris" Jawab Aiden.
Haris pun langsung memberikan aku kepada Aiden.
"Zaskia gimana Hanna pingsan?" Tanya Harus kepada Zaskia dengan sangat panik.
"Ris elu bawa minyak angin gak?" Tanya Zaskia kepada Haris.
"Ada Zaskia, di tas gue tolong ambilin ya" Jawab Haris.
"Baik Ris" Ucap Zaskia.
Zaskia pun langsung bergegas mengambil kan minyak angin yang berada di tas milik Haris.
__ADS_1