
Aku bersyukur telah bertemu dengan Haris meskipun cara pertemuan awal nya salah. Haris begitu baik terhadap ku, bahkan ia berkali-kali menolong ku.
Tidak lama kemudian Haris menyelesaikan cuci piring nya.
"Waw Ganteng nya aku pinter juga cuci piring hehe" Ucap ku kepada Haris.
"Alhamdulilah gue belajar sama mba gue Hanna" Ucap Haris.
"Aku kira seorang Haris anak pengusaha tidak bisa melakukan ini" Jawab ku.
"Apaan sih Hanna jangan bicara seperti itu lagi ya" Ucap Haris.
"Iyah Haris sorry" Jawab ku.
"Kamu jaga diri baik-baik yah sayang gue, kabari kalau kamu kenapa-napa" Ucap Haris.
"Iyah bawel ku, ya sudah yuk kita ke depan kasian mereka menunggu mu" Jawab ku.
"Iyah sayang yuk" Ucap Haris sambil memegang tangan ku.
"Iyah yuk" Jawab ku.
Aku dan Haris langsung bergegas menuju ke ruang tamu menghampiri Aiden dan Zaskia.
"Hai kalian sudah siap" Lantang Haris sambil memegang tangan ku.
"Sudah Ris, yuk kita jalan sekarang" Jawab Aiden begitu ketus.
"Sayang aku jalan dulu ya kamu hati-hati di rumah" Lantang Haris kepada ku.
"Sejak kapan seorang Haris bucin seperti ini?" Tanya Zaskia kepada Haris.
"Kamu bisa menanyakan nya kepada orang yang bersangkutan hehe" Jawab ku sambil tersenyum.
"Hehe lu juga paham kali Zaskia" Ucap Haris.
"Oke, Nenti coba gue pahami ya bapak Haris" Lantang Zaskia.
"Ah apaan sih lu ikut campur sama percintaan gue" Jawab Haris.
"Iyah sorry, tetapi rasanya aneh saja seorang Haris bisa bucin kayak sekarang hehe" Ucap Zaskia.
"Ayo mendingan kita jalan nanti lu dicariin sama nyokap lu" Jawab Haris.
"Ya sudah yuk aku anterin ke depan rumah" Ucap ku.
"Iyah yuk Hanna" Jawab Zaskia.
Aku langsung ke depan rumah untuk mengantarkan mereka ke pulang. Haris langsung menyalakan mobil nya.
Tin..
Tin...
Tin..
"Zaskia buruan masuk nanti gue tinggalin" Lantang Haris kepada Zaskia.
"Jahat banget sih elu sama gue" Jawab Zaskia.
"Buruan masuk biar gak rese" Lantang Haris.
"Iyah ini gue mau masuk" Jawab Zaskia.
Zaskia dan Aiden sudah masuk ke dalam mobil, sedangkan Haris masih diluar menatap ku dengan penuh senyuman.
"Kenapa kamu belum masuk Haris, kasian mereka menunggu kamu?" Tanya ku kepada Haris.
" Gue masih betah sama lu disini Hanna" Jawab Haris.
"Kan next time masih bisa Ris" Ucap ku kepada Haris.
__ADS_1
"Ya sudah gue pamit dulu ya Hanna, kamu jangan cape-cape istirahat saja dikamar" Lantang Haris.
"Siap gantung ku" Jawab ku.
Tiba-tiba Zaskia berteriak dari mobil kepada Haris dan aku.
"Ini mau antar gue pulang apa masih mau pacaran sih?" Teriak Zaskia.
Haris pura-pura tidak mendengarkan teriakan dari Zaskia, sedangkan Aiden terlihat kesal kepada Haris.
"Ya sudah kamu langsung berangkat, kasian mereka" Ucap ku.
"Iyah Hanna, bye" Jawab Haris.
"Bye Haris, hati-hati ya kabarin kalau sudah sampe" Lantang ku.
"Iyah sayang, pasti" Jawab Haris.
"Iyah ayang Hanna nanti gue kabari" Teriak Zaskia kepada ku, seakan-akan ia mengejek ku.
"Iyah kamu juga jangan lupa kabari aku Zaskia hehe" Lantang ku kepada Zaskia.
"Siap sayang, nanti gue kabari" Jawab Zaskia.
Tiba-tiba Haris marah saat Zaskia memanggil ku dengan sebutan sayang.
"Zaskia kenapa lu panggil Hanna sayang sih?" Tanya Haris kepada Zaskia.
"Kenapa elu cemburu sama gue?" Tanya Zaskia kepada Haris.
"Ya tidak gitu juga manggil nya" Jawab Haris.
"Iyah sorry gue salah, ya sudah buruan jalan Haris" Lantang Zaskia.
"Iyah ini gue mau masuk mobil bawel" Jawab Haris.
Haris pun langsung masuk ke dalam mobil bersama Zaskia dan Aiden.
"Iyah kalian hati-hati" Jawab ku sambil tersenyum.
Mereka pun langsung pergi dan aku masuk ke dalam rumah. Yah sepi deh tinggal aku sendirian di rumah ini. Gundam ku dalam hati. Tidak lama kemudian ibu ku menelpon.
Aku langsung mengangkat telpon nya.
Ibu: "Assalamualaikum"
Aku: "Walaikumsalam ibu"
Ibu: "Gimana keadaan mu nak?"
Aku: "Alhamdulilah sudah membaik bu"
Ibu: "Syukur kalau begitu, ibu merasa tenang mendengar nya"
Aku: "Iyah ibu, ayah gimana kabarnya?"
Ibu: "Alhamdulilah kondisi ayah membaik nak, insya Allah besok bisa pulang"
Aku: "Alhamdulilah kalau begitu Hanna senang denger nya"
Ibu: "Iyah Hanna, doain saja ya ayah nya!"
Aku: "Pasti ibu Hanna selalu doain"
Ibu: "Kamu sudah makan belum?"
Aku: "Alhamdulilah sudah Bu kebetulan tadi teman ku juga makan disini bersama ku"
Ibu: "Emang kamu masak apa sayang?"
Aku: "Tadi cuman masak mie instan saja sih Bu hehe"
__ADS_1
Ibu: "Alhamdulilah kalau begitu ibu tenang dengar nya"
Aku: "Iyah Bu, ibu sudah makan belum di sana?"
Ibu: "Belum nak ini lagi nunggu ojek online nak"
Aku: "Ibu pesan makan di luar, makan apa bu?"
Ibu: "Iyah nak, mau makan A&W saja"
Aku: "Ya sudah kalau begitu Bu"
Ibu: "Nanti ibu telpon lagi ya Hanna, soal nya ojek online nya sudah datang"
Aku: "Iyah ibu assalamualaikum"
Ibu: "Walaikumsalam nak"
Aku langsung mematikan telpon nya, setelah itu aku langsung tertidur.
Keesokan hari nya ayah ku pulang ke rumah bersama ibu.
Tuk...
Tuk...
Tuk...
"Assalamualaikum" Ucap ayah ku dan ibu.
"Walaikumsalam" Jawab ku sambil bergegas menghampiri nya.
Pagi-pagi begini ada tamu dari mana ya. Gundam ku dalam hati. Aku langsung membuka pintu rumah.
"Ya Allah ibu, ayah kok tidak ngabarin Hanna sih" Ucap ku sambil bersalaman sama ayah dan ibu.
"Hehe kan suprise untuk anak ayah" Jawab ayah ku.
"Tetapi Hanna belum masak apa-apa untuk sarapan" Ucap ku.
Kebetulan waktu itu pukul setengah tujuh pagi. Bahagia sekali ayah dan ibu bisa kembali lagi ke rumah ini dan situasi nya pun jadi ramai Kembali.
"Nanti ibu yang masak saja ya nak" Jawab ibuku.
"Tetapi ibu kan cape" Ucap ku.
"Tidak kok Hanna, emang kamu tidak rindu dengan masakan ibu mu ini hehe" Jawab ibuku.
"Ayah bantuin ya bu" Ucap ayah ku.
"Loh kok ayah mau bantuin, kan baru sembuh" Jawab ibuku.
"Sekarang kan ayah sudah sehat kembali" Ucap Ayah ku.
"Ya sudah kalau begitu masak nya kita sama-sama saja" Lantang ku kepada ayah dan ibu.
"Nah ini ide yang bagus dari anak ayah hehe" Jawab ayah ku.
"Ibu, Ayah kali ini mau masak apa?" Tanya ku.
"Ibu mau masak cumi saus tiram saja, kalau ayah mau nya apa?" Tanya ibuku kepada ayah.
"Ayah pengen ikan gurami asam pedas manis" Jawab ayah ku.
"Oke kalau begitu biar aku yang belanja ke pasar terlebih dahulu ya" Ucap ku.
"Kamu yakin nak?" Tanya Ayah ku.
"Yakin dong yah" Jawab ku.
"Ya sudah kamu hati-hati ya" Ucap ibu dan ayah ku.
__ADS_1
"Iyah siap ayah, ibu" Ucap ku.