
Happy reading
Sampailah mobil itu di sebuah Villa, Alea yang melihat villa p itu langsung tercengang. Kenapa Davin membawanya ke Villa semegah ini. Bahkan ia sendiri yang keluarganya memiliki bisnis villa itu belum pernah menginjakkan kakinya di villa keluarganya.
"Kenapa kesini kak?" tanya Alea yang bingung.
Davin tersenyum seraya melepas sabuk pengaman yang dipakainya begitupun dengan Alea.
"Sebelum kamu mikir yang enggak enggak. Aku akan jelasin semuanya tapi gak disini," ucap Davin pada Alea.
Davin mengajak Alea masuk ke dalam villa, ternyata disana mereka sudah disambut dengan hangat oleh sepasang suami istri disana.
"Selamat datang, Tuan muda, Nona muda," ucap kedua orang itu dengan sopan.
"Sayang, ini Pak Budi sama Bu Indah. Dia yang menjaga villa ini selagi gak ada yang nempatin, Pak, Bu ini istri saya," ucap Davin memperkenalkan kedua paruh baya itu pada sang istri.
"Pak, Bu. Saya Alea," ucap Alea menyalami dua orang itu.
"Iya nona. Mari masuk, kamarnya sudah saya bersihkan," ucap ibu Indah pada mereka.
__ADS_1
Setelah mengucapkan terima kasih, Davin mengajak sang istri untuk masuk ke kamar mereka.
Alea bingung tapi ia tetap menuruti langkah kaki sang suami. Hingga sampailah mereka di sebuah kamar yang mengarah langsung ke kolam berenang yang sangat indah.
Alea menatap Davin yang sudah duduk di kasur itu, Davin meminta Alea untuk duduk di sampingnya.
"Kak, ini sangat indah. Kenapa kakak ajak aku kesini?" tanya Alea.
"Sayang, kita sudah 3 bulan menikah tapi aku belum juga mengajak kamu honeymoon kan? Kamu selalu fokus sama sekolah dan Galaksi."
"Sekarang ujian kan sudah selesai, dan Galaksi juga sudah di bawa pulang oleh Mama ke mansion. Jadi ini waktunya aku sama kamu untuk menghabiskan waktu kita berdua disini. Aku sudah bilang sama Mama dan papa kita akan honeymoon disini selama satu Minggu. Dan mereka mengiyakan untuk mengasuh galaksi."
Cups
Lamunan Alea terhenti saat ia merasakan benda kenyal itu sudah menempel di bibirnya.
"Aku gak maksa buat hak ku sayang. Aku cuma mau menghabiskan waktu kita berdua. Hanya berdua, entah itu jalan jalan ataupun makan malam layaknya pasangan muda," ujar Davin yang seakan tahu apa yang di pikirkan oleh Alea.
"Kakak main nyosor aja."
__ADS_1
"Sama istri sendiri, udah halal lagi," jawab Davin dengan senyum manisnya.
Alea tak heran kenapa Davin besar bersikap romantis seperti itu. Walau awalnya iya kaget dengan sikap Davin tapi kini ia sudah mulai terbiasa. Memang keturunan Papa Kevin ya dasarnya romantis. Walau di luar kayak cuek gitu.
"Jadi kita kesini honeymoon gitu?"
Davin menganggukkan kepalanya kemudian menarik tubuh Alea agar berbaring bersama. Ia lelah menyetir dari sekolahan tadi. Ia ingin memeluk Alea seraya menghirup aroma wangi dari tubuh sang istri.
"Eh."
"Capek yank, aku mau tidur bentar tapi peluk kamu," ucapnya dengan lembut kemudian ia memejamkan matanya dengan posisi memeluk tubuh Alea.
Alea yang merasa kasihan itu mulai membenarkannya posisi tubuh sang suami agar tidak sakit saat bangun.
Davin kembali memeluk tubuh Alea dengan senyum kemudian menjadikan dada empuk Alea sebagai bantal. Walau harus menahan nafas sedikit Alea tak bisa menghindar lagi jika seperti ini.
Akhirnya keduanya terlelap dengan posisi masing masing. Alea tampak terlelap dengan tangan yang mengelus rambut Davin.
Bersambung
__ADS_1