
Happy reading
4 tahun berlalu, Galaksi bayi kini sudah tumbuh menjadi bocah kecil berusia 4 tahun. Galaksi tumbuh menjadi bocah yang tampan dan juga sehat.
"Sayang jangan lari lari, Mama capek loh ngejat kakak," ucap wanita hamil itu mengejak anak sulungnya.
Setalah hubungannya dengan Davin jelas saya itu, keduanya sepakat untuk menunda kehamilan sampai Galaksi berusia 6 atau 7 tahun karena mereka tak mau nanti Galaksi cemburu dengan adik mereka.
Tapi saat usia pernikahan mereka yang ke empat, Alea kebobolan. Ia lupa tak meminum obat KB dari dokter alhasil saat ini Alea sudah hamil dengan usia kandungan jalan 4 bulan.
"Mama ayo kejal Gala," teriaknya dengan riang tanpa sadar jika di depannya ada laki laki yang baru pulang dari kafe.
Dughh
Galaksi memegang dahinya yang terbentur oleh lutut laki laki itu, saat ingin memarahi orang yang menghadang jalannya itu.
"Auhhh sakit pala Gala, Gala mau pingsan," ucapnya dengan drama kemudian menjatuhkan dirinya di lantai.
"Dia buat kamu lelah lagi?" tanya Davin pada Alea yang hanya tersenyum.
__ADS_1
"Udah biasa sayang. Udah kamu mandi dulu aja ya, biarin aja Gala disini," ucap Alea yang sebenarnya tidak benar benar seperti itu. Mana mungkin wanita itu meninggalkan anaknya sendirian disana.
"Ishh dasal semua gak peka," cemberut Galaksi yang bangun dari pingsan pura pura puranya kemudian berjalan mendahului kedua orang tuanya.
Kedua orang itu hanya bisa tersenyum geli, anak sulungnya itu gampang sekali di bodohi. Tapi jangan salah karena Alea selalu mengajarkan hal hal baik pada Galaksi hingga membuat anak itu juga tumbuh dengan baik dan sopan pada orang yang lebih tua. Tapi entah kenapa jika bersama Davin dan Alea, bocah itu sedikit nakal. Tapi Galaksi sangat menyayangi keduanya.
"Anak kamu gampang ngambekan," ucapnya seraya mengelus perut Alea yang sudah membuncit dari sebelumnya.
"Hei hei dia juga anak kamu. Malah dia itu nurun sifat kamu loh. Gampang ngambek kalau gak dikasih jatah," jawab Alea yang membuat mereka tertawa.
****
Sedangkan di belahan duni lainnya, Raya yang sudah menyelesaikan aksi balas dendamnya itu tak sabar ingin pulang menemui Galaksi.
Mulai dari selingkuhan dan juga membongkar kebusukan istri dari ayah kandung Galaksi. Yang sampai saat ini belum juga dikaruniai keturunan.
Setelah 4 tahun, Raya berhasil membuat hubungan rumah tangga mantannya itu hancur dan ia puas akan hal itu.
"Raya kamu mau kemana?" tanya Zaid dengan frustasi.
__ADS_1
"Gue mau pulang ke indo, yah urusan gue disini sudah selesai. Gue udah puas, kalian sudah merasakan sakitnya di khianati kan. Bahkan itu belum seberapa Za."
Sejak hubungan Zaid dan mantan istrinya memburuk. Zaid dengan gencar mulai mendekati Raya yang sekarang menjadi model di negara itu.
"Maafkan aku, aku juga ingin bertemu anakku."
"Sorry dia udah gak ada. Kalau pun ada juga, anak gue gak mau kali sama ayah yang pengangguran. Dasar."
Raya menarik kopernya menuju mobil. Karena hari ini adalah jadwalnya untuk ia pulang.
"Mama sayang banget sama Galaksi, kita bakal ketemu lagi sayang."
Mobil itu berjalan menuju bandara. Meninggalkan Zaid yang menyesali apa yang sudah ia lakukan dulu pada Raya. Wanita yang paling ia cintai itu harus menanggung semua rasa sakitnya karena dirinya.
"Dasar bodoh, gara gara lu gue kehilangan Raya. Gara gara lu."
"Bukan gue tapi kekayaan yang membuat lu begini. Andai lu gak melihat orang dari hartanya mungkin gue udah bahagia dengan Raya."
Yah perusahaan Zaid kolaps setelah banyaknya kecurangan yang terjadi di perusahaan itu. Dan itu juga tak lepas dari campur tangan Raya tentunya.
__ADS_1
Bersambung