Baby Galaksi

Baby Galaksi
Orang Tua Galaksi


__ADS_3

Happy reading


Malam telah tiba, Davin benar benar mengurung sang istri di dalam kamar hari ini.


Tak perlu Tya jelaskan ngapain aja mereka di kamar karena kalian pasti sudah tahu. Namanya juga pengantin ye kan.


Alea yang tadinya terlelap perlahan terbangun karena suara orang yang terdengar samar di telinganya.


Alea bangun dari tidurnya dan menatap ke arah balkon. Ternyata Davin ada disana, Alea yang melihat itu langsung berdiri dengan selimut tipis yang menyelimuti tubuhnya.


Dengan langkah pelan, kakinya berjalan menuju ke arah balkon yang ada disana dengan samar samar Alea mendengar percakapan Davin dengan seseorang yang ada di balik telepon.


"Jangan ambil anakku sebelum aku pulang, aku harus berbicara denganmu," ucap Davin.


"....."


"Ya aku tak rela melepaskan anak yang sudah aku anggap sebagai putraku itu."


Deg


Alea tak salah dengar kan? Davin berbicara dengan siapa? Kenapa laki laki itu bilang tentang Galaksi? Apa Davin tahu siapa orang tua Galaksi.


"Hmm."


Panggilan telepon itu di matikan sepihak oleh Davin. Kemudian laki laki yang hanya memakai celana pendek itu duduk di kursi kayu yang ada disana. Berulang kali Davin menghela nafasnya.


"Kak."

__ADS_1


Suara Alea membuat Davin terkejut bukan main, dengan cepat Davin memutar tubuhnya menghadap sumber suara.


"Sejak kapan kamu disitu?" tanya Davin yang melihat sang istri berdiri terdiam menatap dirinya.


Alea pasti mendengar perbincangan nya di telepon tadi. Ya Tuhan kenapa harus sekarang Alea mendengarnya. Davin berencana akan memberitahukan hal ini jika mereka sudah pulang ke kota.


"Siapa kak?" tanya Alea yang semakin meyakinkan Davin tentang Ale ayang sudah tahu jika tadi ia membahas soal Davin.


Hufftt


Davin menyuruh Alea untuk duduk di pangkuannya, malam malam seperti ini Davin juga memerlukan sebuah pelukan hangat dari istrinya ini.


Walau ia terkejut tapi Alea juga ikut mendudukkan bobot tubuhnya di atas paha sang suami. Membiarkan tubuhnya terbuka kemudian menutupi tubuh mereka dengan selimut.


"Kamu mendengarnya?" tanya Davin dan dianggukkan oleh Alea.


"Seperti yang kamu dengar tadi, aku berbicara dengan ibu kandung Galaksi," jawab Davin mengelus punggung polos sang itu yang hanya tertutup selimut tipis.


"Ibu kandung? Berarti mereka akan mengambil Galaksi dari kita?" tanya Alea dengan sedih. Bahkan mata Alea sudah berkaca kaca karena membayangkan nanti Galaksi diambil oleh orang tua kandungnya.


"Enggak jangan bilang gitu, aku juga gak mau kalau Galaksi diambil mereka," jawab Davin mengelus pipi sang istri walau tangan kirinya masih memegang pinggang ramping Alea.


"Tapi."


"Kakak akan menjelaskan tentang siapa ibu kandung Galaksi sama kamu. Setelah itu kamu bisa memutuskannya sendiri nanti," ucap Davin dan dianggukkan oleh Alea.


Cerita tentang orang tua Galaksi itu mengalir begitu saja, Davin menyuruh Alea untuk bersandar di dadanya sedangkan dia menjelaskan ibu kandung Galaksi.

__ADS_1


Di mulai dari Ibu Galaksi yang bernama Raya, Raya hamil di luar nikah. Dan pacarnya tak ingin anak yang dikandung Raya hingga membuat Raya sakit hati.


Raya di usir dari keluarganya karena membawa aib bagi keluarganya. Raya hidup sendiri di luar sana. Di caci dan dimaki orang karena hamil tanpa suami.


Hingga disaat melahirkan Galaksi, Raya meletakkan bayi itu di gubuk tempat bertemunya Alea dan Davin. Raya sebenarnya tak meninggalkan gubuk itu begitu saja, ia menunggu siapa yang akan membawa Galaksi.


Dan disaat itu tanpa sengaja Davin juga ada di gubuk itu. Raya lega meninggalkan Galaksi dengan orang orang yang baik seperti Davin dan Alea.


Orang yang dilihat Alea saat itu adalah Raya, ibu kandung Galaksi.


Raya menitipkan Galaksi pada Davin berberapa tahun, karena ia akan membalaskan dendam ya pada ayah kandung Galaksi. Raya tampaknya masih sakit hati dengan laki laki yang sudah menghamilinya.


"Hiks hiks tapi kenapa Kak Raya tega meninggalkan Galaksi disana? Kenapa tidak di bawa?" tanya Alea yang sudah menangis karena cerita Davin.


"Karena ia tak ingin orang orang tahu Galaksi anak dari wanita yang belum mempunyai suami. Raya tak ingin Galaksi nanti menjadi bahan omongan orang orang karena ia anak di luar nikah," jawabnya yang membuat Alea makin menangis.


"Kakak ingin bertemu Raya Minggu nanti, dan kamu harus ikut. Karena kamu adalah ibu sambung Galaksi saat ini. Bahkan dalam akte lahir Galaksi adalah anak kita bukan anak orang lain," ucapnya dan dianggukkan oleh Alea.


"Tapi siapa Raya itu? Kenapa keluarganya tega mengusirnya saya butuh perlindungan dengan bayinya?" tanya Alea pada Davin.


"Raya itu sepupuku sayang. Lebih tepatnya adalah anak dari kembaran ibu kandungku. Aku tak kenal dekat dia tapi yang aku tahu dia anak yang baik dan tak neko neko seperti aku yang suka balapan dan tawuran," jawab Davin yang membuat Alea menangguk.


"Hiks pantas aja wajah Kakak sama Galaksi hampir mirip. Mungkin karena turunan dari kembaran ibu kakak," ucap Alea dengan senyum membayangkan anaknya yang manis itu.


"Heem, mungkin saja."


"Sudah ya jangan menangis, daripada kita kedinginan disini mending kita saling menghangatkan saja," ucap Davin mengangkat tubuh sang istri yang ada di pangkuannya menuju kasur.

__ADS_1


Dan malam panjang kembali terjadi, Davin hanya berharap benihnya bisa tumbuh di rahim Alea. Dan Galaksi bisa mempunyai teman bermain selain anak dari ibu tirinya nanti.


Bersambung


__ADS_2