Baby Galaksi

Baby Galaksi
Davin Suka Ngompol


__ADS_3

Happy reading


Setalah puas tidur tadi dengan keadaan masih memakai baju seragam. Alea dan Davin memutuskan untuk mandi, eits tenang saja Alea duluan yang mandi bukan mandi bersama.


Ceklek


"Kak Davin, airnya udah aku siapin. Gih mandi, di dapur ada bahan masakan kan?" tanya Alea pada Davin yang duduk seraya memainkan ponselnya.


Davin mengangguk kemudian ia meletakkan ponselnya di nakas dan berjalan menuju istrinya yang sedang mengeringkan rambut itu.


"Gak usah masak. Bibi udah masak, kita kesini mau honeymoon bukan mau masak masak," bisiknya menatap sang istri dari pantulan cermin itu.


Cups


"Aku mandi dulu ya habis itu kita makan bareng," ucap Davin berlalu meninggalkan Alea yang masih terbengong karena kecupan di lehernya tadi.


"Kak Davin makin berani aja," gumamnya menatap pantulan dirinya. Wajahnya memerah lagi saat ini, bukan karena alergi tapi karena malu.


Akhirnya Alea menuruti apa keinginan sang suami, setelah mengeringkan rambut Alea langsung kembali duduk di kasur seraya bermain ponsel Davin. Pas sekali ponselnya lowbat dan lupa membawa cas.


"Ini banyak banget, apa gak ada yang buat kak Davin tertarik ya?" tanya Alea menatap sederet nomor baru yang nge chat Davin.

__ADS_1


Kemudian Alea membuka aplikasi Instagram kemudian melihat akun sang suami. Hal pertama yang ia buka adalah kamera, hahaha sama seperti wanita pada umumnya Alea juga sangat gemas foto apalagi foto Galaksi yang masih gemas gemas gimana gitu.


Tak sampai 20 menit Davin keluar dari kamar mandi dengan handuk kecil yang menutupi are bawahnya.


"Yank, bajuku mana?" tanya Davin yang membuat Alea langsung menatap Davin.


"Aishh kenapa gak langsung bawa baju ganti sih?" tanya Alea yang sebenarnya malu tapi inilah suaminya.


Alea mengambil koper yang berisi bajunya dan baju Davin. Mereka belum sempat menatanya di lemari.


"Pakein," manja Davin dengan mengangkat tangannya.


"Celananya Kakak pakai sendiri aja. Aku mau keluar, cari makan udah lapar," ucap Alea berlari keluar kamar.


Davin yang melihat itu hanya bisa tersenyum, istrinya itu sangat menggemaskan jika sedang malu seperti itu. Ingin rasanya cepat malam dan meng*nbox**ng sang istri.


Setalah lengkap memakai pakaiannya, Davin berjalan menuju kamar kemudian mencari istrinya ada dimana. Dan tujuannya adalah dapur, istrinya itu paling suka tempat itu. Padahal sudah berulang kali di larang tapi tetap saja dibantah.


Dan benar saja istrinya sedang bercanda gurau dengan bibi. Dengan tangan yang memegang buah mangga yang entah ingin di buat apa.


"Kok kayak seru gitu, lagi ngomongin apa?" tanya Davin pada mereka. Bibi yang melihat tuan mudanya itu langsung menunduk.

__ADS_1


"Ngomongin kamu pas kecil. Katanya kamu sering ngompol di sini. Dan akhirnya nangis sampai gulung gulung di halaman depan," ucap Alea yang membuat Davin memerah.


Bukan marah tapi malu kenapa bibi malah menceritakan masa masa itu. Davin kan malu, imagenya sebagai cowok sempurna di mata Alea kini hilang sudah.


"Bibi kok gitu sih?" tanya Davin malu.


"Udah jangan merengek sama bibi. Wong aku yang minta dia buat ceritain soal kamu pas masih kecil. Ini aku udah selesai kupas mangga yuk makan," ajak Alea yang tak mau membuat suaminya itu malu lagi.


"Sayang aku gak gitu loh. Bibi ni Ngada ngada aja," rengek Davin pada Alea yang hanya bisa tersenyum saja. Gemas dengan Davin yang sepertinya ini.


Mereka berdua berjalan menuju meja makan seraya membawa sepiring buah mangga yang sudah matang.


Akhirnya mereka makan dengan tenang, walau sesekali Alea tersenyum dan menahan tawa mengingat cerita Bibi tadi.


Sedangkan Davin kini malah kesal dan malu, rasanya ia ingin pergi saja ke planet mars saat ini.


"Jangan ketawa sayang."


"Lucu mas," jawabnya yang tak bisa menahan diri untuk tidak tertawa.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2