Bad Boy [Jjk]

Bad Boy [Jjk]
part 1


__ADS_3

◻️◻️◻️Vote_Comen◻️◻️◻️


Pagi yang cerah di kota Seoul. Pemandangan gedung-gedung tinggi pencakar langit, menjadi ciri khas negri gingseng yang merupakan negara maju. Suasana sangat sejuk, matahari bersinar cerah menembus jendela dan menyengat kulit, hingga terasa panas.


Seorang pemuda tampan sedang terlelap dengan sangat nyaman, pria itu tertidur dengan selimut membelut tubuhnya. Jeon Jungkook masih betah, tertidur meskipun matahari sudah semakin terik.


Dreeeet....


Dering HP berbunyi, membuat pemuda tampan itu membuka sebelah matanya untuk memeriksa. Tangannya meraba sesuatu di atas meja, sampai berhasil mengambil sebuah ponsel miliknya.


"Iya, Bu ... ada apa?" ucap Jungkook dengan suara berat menahan kantuk, yang tengah berbicara melalui via telpon suara.


"Kamu dimana sekarang? Apa kamu menyewa perempuan lagi?" tanya ibu dengan penuh prasangka buruk.


"Tidak Bu, aku sedang dirumah sekarang ...!" tegas Jungkook, yang agak gugup.


"Mana ada, Ibu sekarang dirumahmu. Kata pelayan rumah, kamu sudah pergi sejak kemarin malam ... cepat pulang, Ibu gak mau tahu!" kesal Ibu pada Jungkook. Tak lama, telpon mati. Terlihat wajah gugup karna kebohongannya terungkap oleh ibunya.


_____***______


"Sayang, kamu mau pergi?" panggil seorang wanita, yang semalaman menemani Jungkook.


"Ibuku menyuruhku pulang ...!" tegas Jungkook.


"Bagaimana kalau sebelum pergi, kita main sekali lagi. Kamu gak usah bayar, anggap saja ini bonus ... karna aku menyukai tubuhmu!" ajak wanita itu pada Jungkook.


"Tapi, aku harus segera pulang!" ujar Jungkook menolak. Wanita itu kemudian membuka selimut yang membalut keduanya, dan meraba junior jungkook agar terangsang.


"Ayo sayang ...!" ajak wanita itu sambil menggesek-gesek payudara miliknya, dan menghimpit junior Jungkook dan menggesekkan diatara belahan miliknya. Jungkook kemudian menelan ludah, sebenarnya dia harus pergi. Tapi godaan ini cukup sulit untuk ditolak.


"Aaah, penismu tegang ... sayang!" rayu wanita itu, sambil melirik Jungkook dengan tatapan nakal.


"Baiklah jika kamu memaksa, tapi aku gak mau cape. Jadi kamu yang main sendiri, aku dibawah!" ujar Jungkook, dengan tatapan penuh napsu.


Wanita itu lantas memasukkan junior Junggkook kedalam mulutnya dengan penuh gairah. Dia **** benda tumpul itu, hingga membuat Jungkook merasakan rangsangan dan memejamkan matanya.


"Kalau nanti kamu menyewaku lagi, aku akan sering-sering memberimu bonus seperti ini. Aku suka memanjakan penismu, Jeon Jungkook ...!" ujar wanita itu menggoda Jungkook. Sementara Jungkook smirk, dan terfokus dengan payudara padat milik wanita itu.


______***______


Wanita itu masih **** ***** Jungkook, memasukkan nya sangat dalam. Mengocok hingga Jungkook mendesah keenakan. Tak lama.


Dreeet....


Dering HP Jungkook kembali berbunyi, Jungkook tidak mau mengangkatnya. Karna dia masih merasakan kenikmatan penisnya yang dimanjakan oleh jalangnya.


"Cepat, langsung keintinya saja ... aku tidak punya banyak waktu!" pinta Jungkook, yang membuat wanita itu kemudian berhenti. Wanita tersebut kemudian memposisikan diatas tubuh Jungkook, dan memasukkan ***** yang sudah sangat tegang hebat itu kedalam vaginanya.


Jlep...


"Aaah, apa kamu suka?" tanya wanita itu.

__ADS_1


"Biasa saja ...!" seru Jungkook singkat.


"Kamu benar-benar pria nakal, yang membuatku candu, Jeon Jungkook!" seru wanita itu sambil menggerakan pinggulnya mengocok ***** Jungkook didalam vaginanya.


"Aaahhh, uuuh .... Ssssth ... Aaaah"


"Aaaaahggg .... Eeeeemmmmph!"


Desah penuh kenikmatan itu, membuat wanita itu sangat senang. Wanita itu memperhatikan tubuh Jungkook yang kekar dibawahnya, dan menjilati cocko cips Jungkook dengan penuh gairah.


"Lakukan lebih cepat ...!" pinta Jungkook pada wanita itu, sebenarnya Jungkook tidak suka tubuhnya dicumbui wanita.


"Jungkook, aaaah ... Penismu sangat memuaskan!"


Wanita itu terus mepercepat kocokan, dan pinggulnya bergerak cukup cepat. Wanita itu sudah menstrubasi lebih dulu, membuat ***** Jungkook becek.


"Cepat puaskan aku ... Come on baby!" pinta Jungkook, yang *** pinggul wanita itu. Karna sudah tidak sabar.


_______***_______


"Jungkook, boleh aku menciummu? aku terpikat dengan bibirmu!" seru wanita itu disela-sela aktifitasnya.


"Aku tidak mau berciuman dengan siapapun, apa kamu mengerti?" seru Jungkook, dengan nada tegas. Jungkook memang tidak pernah mau berciumam dengan jalang manapun, yang berhubungan intim dengannya.


"Aaaaggh ... Eeeeemmmp!"


"Uuuuuh ... Ssssttth .... Aaaaggh!"


Desah wanita itu, merasakan kenikmatan, sedangkan Jungkook hanya diam tanpa melakukan apapun. Karna wanita itu, memanjakan penisnya yang sudah mengacung sangat hebat.


Dreeeeet....


HP itu kembali berbunyi, kali ini Jungkook mengambilnya dan mencoba untuk menjawab telpon ibunya.


"Halo Bu!" seru Jungkook, mengangkat telpon. Sementara wanita itu masih mengocok ***** Jungkook, dan mendesah-desah kecil.


"Suara apa itu? Kamu masih sibuk dengan wanita kah, Jeon Jungkook!" kesal Ibu, pada putranya yang sangat nakal itu.


"Itu suara orang melahirkan, Bu!" seru Jungkook hendak berbohong, sambil menggigit bibir bawahnya karna keenakan.


"Ibu tidak pernah percaya dengan ucapanmu, cepat pulang ... ibu sudah ada di rumahmu sekarang!" kesal Ibu, yang kemudian mematikan telpon. Sebab kesal dengan tingkah nakal Jungkook.


_______***______


Sesaat Jungkook melirik jalangnya, dan dia tampak sudah tidak sabar untuk mengakhiri permainan ini. Segera Jungkook mendorong tubuh wanita itu, dan mengganti posisi diatas.


"Kamu ini lama sekali, benar-benar tidak bisa membuatku puas!" kesal Jungkook yang memulai permainannya.


"Aaah Jungkook, aku memang tidak sehebat kamu dalam bercinta. Kamu memang pria tangguh ...!" puji wanita itu, yang kini merasa senang karna Jungkook mau bergantian.


Pemuda tampan dan perkasa itu memasukan penisnya sangat dalam, dan dirasakan sangat nikmat oleh jalangnya.

__ADS_1


Jlep...


"Aaagggh"


"Kamu memang hebat Jungkook ...!" puji jalang itu, sambil tersenyum senang. Sementara Jungkook hanya diam tanpa ekspresi, dan lebih fokus agar juniornya terpuaskan.


Jlep...


Jlep...


Jleep....


"Aaaagggh ... Emmmph!"


"Aaaah ... Uuuggh ...ssssth!"


Desah penuh nikmat, akibat Jungkook menghentakan penisnya sangat cepat, membuat jalang itu kewalahan. Wanita itu merasakan tubuhnya bergetar sangat cepat, dan merasakan ***** itu masuk sangat dalam.


Tak butuh waktu lama, Jungkook yang memang tidak terlalu napsu, akan sangat cepat merasakan klimaks. Dengan hentakan cepat, mengiringi *** yang akan dirasakannya.


Ploook


Ploook


"Aaaaggh"


"Aaagh, Jungkook, aku suka ...!"


Puji gadis itu, yang kemudian mendesah kuat seiring dengan cairan hangat yang dikeluarkan Jungkook dipayudara jalangnya.


Crooot 💦💦💦


"Sudah selesai ...!" seru Jungkook, yang kemudian beranjak dari atas tubuh wanita itu, dan segera memakai bajunya.


"Aaaagh, Jungkook ... kau benar-benar membuatku tergila-gila, aku suka berhungan ranjang denganmu!" seru jalang itu, yang masih terpukau oleh perfoma Jungkook, walau singkat tapi membuatnya sangat puas.


"Tapi aku tidak suka berhubungan denganmu, kau tidak bisa membuatku puas!" jawab Jungkook, ketus. Pria itu kemudian bersiap-siap untuk pergi.


"Jeon Jungkook, jika kau butuh teman tidur, aku siap menemanimu lagi. Tanpa dibayarpun tidak masalah!" seru gadis itu menggoda.


"Aku mau pulang!" tegas Jungkook, yang mengacuhkan wanita itu dan segera pergi kerumahnya.


______***_______


Bisa dibayangkan, betapa nakalnya seorang Jeon Jungkook. Dia suka menyewa wanita untuk teman tidurnya, tapi dia tidak pernah benar-benar merasa puas. Dari sekian banyak wanita yang pernah tidur dengannya. Meskipun begitu, banyak wanita yang tergila-gila padanya, bukan hanya karna wajahnya yang tampan. Tapi karna keperkasaan dan tubuhnya yang kekar.


Dan disinilah kisahnya dimulai, ketika kini dia akan dipertemukan dengan seseorang yang berbeda. Dan mungkin tidak pernah dipikirkan oleh tuan muda kaya raya, bernama Jeon Jungkook.


"Kemana anak itu, dia belum datang juga!" kesal ibu Jungkook, sambil mondar mandir di ruang tamu.


Seorang gadis cantik memperhatikan nyonya Jeon yang sedang bingung. Gadis berparas cantik dan mempesona itu memperhatikan nyonya Jeon yang tengah menunggu putranya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2