![Bad Boy [Jjk]](https://asset.asean.biz.id/bad-boy--jjk-.webp)
◻️◻️◻️Happy Reading◻️◻️◻️
Hari ini, adalah hari yang paling ditunggu oleh Hyeri. Sebagai anak yang merindukan kedua orang tuanya. Akhirnya dia bisa mendapat kabar keberadaan ayah dan ibunya yang bertepat di Busan.
Namun, kabar ini membuat hatinya menangis tatkala mengetahui kenyataan bahwa sang Ayah telah dipenjara seumur hidup oleh mendiang menantunya sendiri yakni Park Jimin. Ayah Hyeri telah diketahui melakukan pembakaran terhadap pabrik industri milik Jimin.
Lebih mirisnya lagi, nasib sang ibu yang menjadi gelandangan setelah harus hidup sendirian di kota itu dan mendapat penyiksaan dari anak buah Jimin dulu. Tampaknya Jimin telah memblokir akses untuk wanita paruh baya itu untuk keluar dari kota Busan, penganiyayaan dan pengasingan membuat ibunya menjadi linglung bahkan tidak mengenali putrinya sendiri.
Hati anak mana yang tidak menangis melihat kedua orang tuanya menderita, dan harus mengalami guncangan seperti ini.
"Ibu .... Hiks!" Tangis Hyeri pecah tatkala melihat ibunya dalam keadaan memakai baju compang, camping, rambut berantakan, dan berbau. Namun, Hyeri sebagai anak tidak pernah jijik dengan keadaan sang ibu.
"Kenapa bisa sampai seperti ini? benar-benar keterlaluan. Jimin sudah melakukan hal yang sangat keji!" Di samping Hyeri, Jungkook selalu menggenggam tangannya dan memberinya kekuatan untuk tabah.
"Bu, ini aku anakmu!" panggil Hyeri, sambil menyentuh pipi Ibunya.
"Bukan, kamu siapa? aku gak punya anak!" ujar ibu Hyeri, yang menepis tangan Hyeri seketika. Hal itu membuat hatinya terpukul dan menangis tersedu-sedu.
"Jangan dipaksa Hyeri, biarkan saja dulu. Sepertinya ibu mengalami guncangan yang sangat besar. Aku akan suruh orang untuk membawa Ibu ke rumah kita, lalu kita akan merawatnya sampai sembuh!"
"Bagaimana dengan Ayahku?"
"Percayalah padaku, Hyeri. Aku akan membebaskan Ayah secepatnya. Bagaimanapun juga, kini orang tuamu adalah orang tuaku juga. Aku akan menyewa pengacara paling hebat sekalipun agar bisa membebaskan ayahmu segera!" Melihat keadaan istrinya yang terpukul, membuat Jungkook tak tega. Dia terus memeluk sang istri dengan sangat erat.
.
______________****_______________
.
Setelah menemui sang Ibu. Kini Hyeri dan Jungkook menemui sang ayah di dalam bui. Ayah Hyeri tampak kurus dengan rambut gondrongnya. Dia telah mendekam dipenjara selama 1 tahun, tanpa ada yang membela dan tanpa ada yang peduli.
"Ayah!"
__ADS_1
Tangis Hyeri tak terbendung, melihat keadaan ayahnya yang sangat memprihatinkan saat ini.
"Putriku ...!" sekecap ucapan ayahnya membuat Hyeri tak kuasa manahan air mata. Mereka berpelukan dengan sangat erat melepas rindu yang telah lama tidak berjumpa.
"Paman Lee, mulai saat ini aku akan memanggilmu Ayah. Terimalah hormatku!" ujar Jungkook, sambil memberi hormat dengan membungkuk dan menundukkan kepalanya.
"Ayah? aku sudah tidak mau berhubungan lagi dengan keluarga kalian. Keluarga kaya raya yang telah menyebabkan keluargaku menderita, membuat putriku sengsara ... keluarga kami selalu mengabdi pada kalian. Tapi, begini kah balasannya?" ujar ayah Hyeri yang menitikan air mata, sembari memberi ketegasan pada Jungkook.
"Berikan aku kesempatan untuk menebus kesalahan itu. Aku ingin membahagiakan Hyeri, dan juga kalian semua ... semua penderitaan kalian berasal dariku. Aku yang sudah menghancurkan masa depan Hyeri dengan nafsuku, kini aku ingin memperbaiki kesalahan itu!" Tampak Jungkook menunduk rendah, seakan menandakan ketulusan hatinya saat berbicara.
"Tidak bisa, aku tidak akan mengizinkan putriku diinjak-injak lagi oleh kalian. Putriku berhak bahagia, berhak mendapatkan penghargaan atas apa yang dilaluinya." Tegas ayah Hyeri, membuat Jungkook terluka hatinya.
"Ayah, semua sudah berubah sekarang. Semua orang berhak mendapat kesempatan kedua, biar Jungkook dan aku menjalani masa depan tanpa menoleh kebelakang. Ayah, cucumu sudah lahir ... aku tidak bisa meninggalkan Jungkook, memisahkan anak dan Ayahnya." Hyeri tak kuasa menahan air mata saat ini. Dia sampai berlutut di bawah kaki Ayahnya memohon pengasihan atas kemarahan sang Ayah.
.
_____________****______________
.
"Kalau kamu mau berbakti pada Ayah dan Ibumu. Ini adalah saatnya, nak. Putuskan hubungan kalian, pergi jauh-jauh dari orang jahat itu!" ujar ayah Hyeri berbicara sangat tegas tanpa perduli dengan air mata yang membasahi pipi putrinya.
"Ayah, aku mohon!"
"Biarkan aku membusuk di penjara karna ulahku. Orang miskin seperti kita, tidak akan pernah mendapat kebahagiaan seperti mereka yang bergelimang uang. Ayah tidak menyesal berada di sini, karna ayah berhasil menyelamatkan putriku dari malapetaka suaminya yang jahat. Sekarang, Ayah serahkan padamu, nak."
"Aku gak bisa, Ayah. Ini semua demi Jeon Soobin."
"Bercerai, atau tetap menjadi anakku!" tagas Ayah Hyeri, yang kemudian pergi meninggalkan keduanya tanpa meninggalkan sedikit harapan untuk Hyeri dan Jungkook.
Rasa sakit yang dialami Ayah Hyeri mungkin tidak bisa diobati begitu saja. Hal ini, tentu menjadi beban pikiran berat untuk pasutri ini. Bahkan, hadirnya Soobin tidak lantas mencairkan ketegangan antara kedua keluarga yang terpecah karna kesalahan hubungan terlarang Hyeri dan Jungkook.
Dulunya, ayah Hyeri dan ayah Jungkook sudah seperti saudara, seperti kakak adik. Kini, hubungan mereka bak musuh yang tidak bisa disatukan. Keras kepalanya ayah Jungkook membuat kehidupan mereka semua menderita.
__ADS_1
.
___________****___________
.
Rasa bimbang, tentu ada. Keduanya dalam keadaan tertekan sekarang. Pernikahan yang dijalani baru beberapa bulan ini, sudah diambang kehancuran karna pertentangan kedua ayah mereka. Keadaan ibu Hyeri yang juga menyedihkan. Bahkan tidak mungkin dalam keadaan begini, Soobin harus hidup tanpa ayahnya.
Penyesalan, tentu yang kini dialami Jungkook. Karna kebodohannya, yang sudah merampas kehormatan Hyeri dulu, memaksanya untuk melayani nafsu bejatnya, kini membuat mereka menderita. Sebagai pria yang nakal, saat ini Jungkook benar-benar membenci sikap keras kepalanya dulu.
Dia bahkan telah menginjak-injak harga diri banyak wanita hanya karna tidak ingin dipaksa menikah dengan Anna. Kini, Hyeri yang mengalami imbasnya, bahkan anak mereka terancam kehilangan haknya untuk bahagia.
Setelah pertemuan itu, Hyeri dan Jungkook kembali ke hotel. Putra mereka Soobin, dititipkan oleh seorang pengasuh yang membantu Hyeri dalam mengurus selama pergi.
"Semua kuserahkan padamu, Hyeri. Aku pasrah!" ucap Jungkook, yang merasa tidak berdaya dengan nasib buruk yang dialaminya saat ini.
"Kenapa kamu bicara begitu? tidak ada kah niat untuk mempertahankan pernikahan kita? semudah itu kamu bilang terserah aku?" kesal Hyeri sambil memeluk putranya Soobin.
"Oeeeeeek!" seakan paham atas kesedihan ibunya, Soobin kecil juga ikut menangis di tengah pertengkaran kedua orang tuanya.
"Lalu aku harus bagaimana, Hyeri? semua ini salahku ... kamu sudah banyak menderita karna aku!" Air mata Jungkook tampak tidak mampu dibendung. Sekuat-kuatnya Jeon Jungkook, ini adalah titik lemah darinya. Dia merasa sangat berdosa, dan tidak berdaya.
"Aku kira kamu memang benar-benar mencintaiku. Segampang ini, kamu menyerah?" kesal Hyeri, yang menangis terisak memandang Jungkook penuh kemarahan.
"Tidak ada yang bisa kuungkapkan untuk menggambarkan rasa cintaku padamu. Akan tetapi, dosaku yang sangat besar rasanya tidak cukup hanya dengan kata maaf dan menunjukan rasa cinta itu padamu. Aku terlalu jahat untukmu ...."
"Tidak, Jeon Jungkook. Bisakah kamu jangan sebut kata berpisah? kita bisa melewati ini semua ... aku yakin hati Ayahku dan Ayahmu bisa melunak suatu saat nanti. Kita harus tetap bertahan demi Soobin, demi semua yang sudah kita lalui untuk bisa seperti sekarang!" pinta Hyeri, yang di sambut pelukan hangat dari Jungkook. Keduanya menangis tersedu-sedu, dibarengi Soobin yang juga ikut menangis merasakan penderitaan kedua orang tuanya.
Bersambung....
Konflik again😭
__ADS_1