Bad Boy [Jjk]

Bad Boy [Jjk]
part 8


__ADS_3

◻️◻️◻️Happy Reading◻️◻️◻️


Malam yang serasa sangat dingin, tapi terasa panas untuk Jungkook dan Hyeri. Keduanya kini tengah bercumbu, di dalam sebuah kamar yang kedap suara. Bahkan mereka bersuara sekencang-kencangnya, tidak ada yang bisa mendengar dari luar kamar. Ini adalah tempat yang sangat nyaman untuk kedua insan ini bercinta.


Tangan nakal Jungkook mendorong baju kaos Hyeri, hingga bra miliknya terlihat. Sejenak tautan itu terlepas, Jungkook beralih menuju ke payudara padat milik Hyeri dan meremasnya pelan. Gadis itu hanya memejamkan matanya, sedikit meringis merasakan payudaranya dijamahi oleh tuannya.


Jungkook melihat ekspresi wajah Hyeri yang sedikit terangsang walau hanya sedikit, itu membuatnya senang. Jungkook kemudian menyusu, dan menghisapi ** milik Hyeri dengan penuh napsu.


"Aaaah"


Desah pertama Hyeri terdengar, dan itu membuat Jungkook semakin bersemangat. Lumatan bibirnya, seperti terasa nikmat menghisapi payudara padat nan indah itu.


Tanpa sadar, Hyeri menyentuh rambut Jungkook yang tengah asik menyusu. Desahan napas kecil, dan mata yang terpejam membuat Jungkook yakin, jika Hyeri mulai terangsang perlahan dengan aksinya.


__________****_________


Jungkook kemudian mengakhiri akhsinya, pria itu segera menatap wajah Hyeri dan dibalas dengan tatapan tajam dari Hyeri. Jungkook kemudian melepas paksa celana pendek yang dipakai Hyeri, dan membuangnya ke lantai. Dilanjutkan dengan membuka baju kaos yang dikenakan Hyeri. Hal yang sama juga dilakukan Jungkook pada baju yang dipakainya.


Dengan tatapan penuh napsu, pemuda itu meraba pinggang dan selangkangan Hyeri dengan lembut. Jungkook menjilati sekitar dada Hyeri, lalu tangan kanannya sibuk menggesek-gesekan keorgan intim Hyeri yang hanya dibatasi selembar kain tipis berwarna coklat, bermotif.


Desahan napas berat Hyeri mulai terdengar, tampaknya Hyeri sudah mulai terangsang. Sesekali Jungkook memperhatikan wajah Hyeri dengan sangat intens. Celana dalam itu, mulai sedikit lembab, Jungkook smirk.


"Kamu menikmatinya?" bisik Jungkook ditelinga Hyeri, yang membuat gadis itu menatap Jungkook datar.


"Saranghae ...!"


Sebuah pernyataan yang sulit dipahami Hyeri. Terasa tubuhnya merinding seketika, terlebih tatapan Jungkook yang sangat dalam padanya. Hyeri hanya bisa diam, dan tidak bergumam, dia masih terpukau oleh pernyataan Jungkook barusan. Hal itu membuat jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya, dan dia sedikit gerogi saat ditatap oleh Jungkook.


Bibir indah Jungkook, kemudian mendarat dibibir tipis milik Hyeri dengan sempurna. Ciuman intens ini, perlahan dinikmati oleh Hyeri, gadis itu kini tidak melawan oleh apa yang dilakukan Jungkook padanya.


Merasa jika Hyeri membalas ciumannya, Jungkook menghentikan aktifitas dari tangannya. Dan memfokuskan pada ciuman mereka, Jungkook juga mengintimidasi ciuman itu agar terasa sempurna dan keduanya merasakan hasrat itu semakin memuncak.


_________****__________


Ciuman itu akhirnya diakhiri Jungkook, karna merasa napsunya sudah tidak bisa ditahan. Jungkook segera melepas celana dalam yang dipakai Hyeri dan juga bra putih yang dikenakannya. Kembali Jungkook yang sudah sangat napsu itu, membuangnya kesembarang tempat.


Hyeri mulai merasakan tatapan buas dari seorang Jeon Jungkook, yang sangat agresif terhadapnya. Jungkook sedikit mengangkat tubuhnya, dan memasukkan 2 jari kedalam ** Hyeri yang lembab.

__ADS_1


"Aaaagggh"


Desahnya merasakan sakit, dan juga terkejud oleh jari Jungkook. Kedua jari itu dikocok di dalam ** Hyeri, hingga menimbulkan sedikit suara kocokan karna ** Hyeri mulai mengeluarkan cairan bening berupa pelumas.


"Aaaagggh ... Ssssttth"


Kocokan itu semakin cepat, membuat Hyeri juga menggeliat karnanya. Cairan putih bening itu, mulai membasahi sekitar sisi liar vaginanya. Hyeri meringis menarah sedikit sakit, dan kocokan itu semakin cepat.


Setelah beberapa menit, Jungkook menghentikan aksinya dan napas Hyeri terengah-engah karnanya. Dahinya mulai berkeringat, dan terus menatap mata Jungkook yang sangat napsu terhadapnya. Jungkook kemudian membuka paha itu dengan lebar, dan menjilat cairan itu sampai kelubang ** Hyeri dengan sangat liar.


Hyeri merasakan lidah Jungkook masuk kedalam vaginanya dan menghisapi cairan itu. Hyeri menggeliat dan mendesah karnanya. Selepas itu, Jungkook kemudian mengajak Hyeri berciuman, meskipun Hyeri sedikit jijik dengan sikap liar Jungkook barusan.


Jungkook kemudian membangunkan tubuh Hyeri, dan memasukkan penisnya kedalam mulut Hyeri.


"Ayo Hyeri, aku menyukai ini!" seru Jungkook, yang kemudian menarik rambut Hyeri dan menggerakkan kepalanya untuk **** penisnya.


_________****__________


Mulut itu terasa penuh, sebab ***** Jungkook ukurannya cukup besar dan sangat tegang. Hyeri hanya pasrah, walaupun rasanya ingin muntah. Gerakan itu semakin cepat, dan membuat Hyeri semakin kewalahan.


"Aaaaghh, Hyeri ... Telan sayang!"


"Aku tidak suka"


Kesal Hyeri, yang melepas tautan itu paksa.


"Hyeri, aku sudah memanjakan vaginamu. Jadi kamu juga harus memanjakan penisku!" seru Jungkook, yang kemudian mempersiapkan posisi untuk memulai permainan.


Jungkook membuka paha Hyeri, kemudian memasukkan penisnya yang tegang kedalam ** itu perlahan.


Jleeep....


"Aaaaghh"


Sesaat Jungkook membiarkan penisnya beradaptasi, sambil kembali melumat bibir Hyeri dengan intens. Jungkook kemudian mendekap dengan erat tubuh Hyeri, sambil terus menciumnya. Perlahan Jungkook mulai menggerakan vaginanya kedalam lubang kenikmatan itu, dan membuat Hyeri mendesah.


"Aaaaagggh .... Sssttth ... Aaaah"

__ADS_1


"Eemmmmph ... Aaaaggggh"


Jungkook sangat menyukai desahan itu, dan dia terus menerus menambah  tempo dari permainan itu. Disela-sela permainan, Jungkook sejenak melirik wajah Hyeri yang mulai menikmati hubungan seksual mereka. Tangan Hyeri juga sudah mencengkram kedua pundak Jungkook, menandakan kalau gadis itu sudah merasakan nikmat.


___________****_________


"Ini sudah mulai menyenangkan!" seru Jungkook, yang mulai mempercepat gerakan penisnya.


Plook...


Plook...


Plook...


"Aaaagggh ... Eeeemmmpph"


"Aaah ... Aaah ... Eemmp"


Desah itu semakin membuat Jungkook bergairah, dan menikmati permainan ini. Sambil *** payudara Hyeri, Jungkook mempercepat tempo permainan. Kaki Hyeri diangkat dan ditopangkan ke pundaknya. Hentakan itu semakin terasa sangat kuat hingga menyentuh G-sport Hyeri.


Jungkook juga mengangkat tubuh Hyeri, dan mengajaknya mencoba beberapa gaya seks selama permainan itu berlangsung. Tanpa melepas penisnya, Jungkook mengangkat tubuh Hyeri dan bermain diatas sofa. Hingga Jungkook merasakan klimaks dan menambah terus menerus tempo permainan, semakin cepat dan sangat cepat..


Hingga cairan hangat itu memenuhi rahim Hyeri. Dan napas lega terlihat dari wajah Jeon Jungkook. Sementara untuk sejenak Jungkook membiarkan Hyeri untuk mengatur napas yang tidak beraturan. Sembari Jungkook mengatur suhu AC yang terasa tidak mempan, karna keringat deras membasahi tubuh keduanya.


"Kamu sudah buat aku, menjadi pecandu seks sekarang. Aku jadi ingin terus menerus menggaulimu!" seru Jungkook yang kemudian mengajak Hyeri bermain diatas meja. Kali ini juga melakukannya tanpa melepas penisnya yang tertanam di dalam.


"Istirahat dulu, Jungkook. Aku cape ...!" pinta Hyeri, yang menginginkan jeda permainan itu.


Setelah mengangkat tubuh Hyeri di atas meja, dengan ***** yang masih tertanam. Jungkook membelai rambut Hyeri yang basah karna keringat, dan mengecup keningnya.


"Hyeri, aku mencintaimu!" pungkas Jungkook, yang membuat Hyeri menatap sangat dalam. Tak lama Jungkook kembali melumat bibir Hyeri, dilanjutkan untuk memulai ronde ke 2. Sementara Hyeri membalas ciuman intens itu dengan baik.


Ciuman panas diatas meja, dan aktifitas penetrasi ***** Jungkook, menambah kesan keintiman mereka berdua. Keduanya bercinta hingga mencapai 3 ronde malam itu. Jungkook sangat puas, karna ini adalah hubungan intim pertamanya yang bisa berlangsung sangat lama, dengan satu perempuan saja.


Ini adalah hubungan intim paling sempurna yang dirasakan Jungkook. Dan dia merasa hasrat seksualnya sudah tersalurkan dengan baik. Meskipun Hyeri kini sudah mulai menuruti keinginan Jungkook, pemuda itu masih merasa mengganjal, sebab Hyeri belum membalas pertanyaannya.


Entah apa yang dipikirkan oleh Hyeri saat ini, dia masih belum memberi jawaban atas pernyataan cinta dari Jungkook. Mungkin karna Hyeri masih ragu, terlebih karna Hyeri tidak bisa membedakan apakah Jungkook tulus atau hanya karna napsu semata. Tetapi jauh dalam lubuk hatinya, Hyeri cukup bahagia, dan terus memikirkan ucapan Jungkook tadi. Hanya saja, dia belum bisa memahami perasaannya. Cinta sudah mulai tumbuh dihati keduanya, tinggal menunggu keduanya menyadari akan hal itu.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2