![Bad Boy [Jjk]](https://asset.asean.biz.id/bad-boy--jjk-.webp)
◻️◻️◻️Vote please◻️◻️◻️
Panas semakin terik, matahari sudah mulai meninggi menembus jendela-jendela kaca di kamar tuan muda Jeon Jungkook. Cuaca yang panas, tak kalah panas dengan keadaan didalamnya. Tubuh kekar Jungkook tampak mulai berkeringat, meskipun belum melakukan apapun. Sementara Hyeri, terus memandangi tuannya dengan was-was.
Jungkook kembali melumat bibir Hyeri, sembari ***-remas payudara yang padat dan indah itu. Hyeri merasakan sedikit geli, dengan tingkah buas Jungkook saat ini. Tapi tidak bisa melawan apa yang dilakukannya.
Jungkook melepas tautan itu, dan berpindah menciumi payudara Hyeri. Jungkook bahkan tidak bisa menahan napsunya, untuk menghisap payudara itu dengan kuat. Sehingga timbullah bekas merah disekitarnya. Ciuman itu berpindah keleher, Hyeri merasa kesal dengan sikap terlalu agresif Jungkook.
"Kamu sudah tidak melawan?" tanya Jungkook, yang menyadari sikap diam dari Hyeri.
"Melawan juga tidak ada gunanya!" seru Hyeri, yang kemudian buang muka.
"Kamu sudah membuatnya tegang, jadi kamu harus tanggung jawab sekarang."
Jungkook kemudian membuka lebar paha Hyeri dan mencumbui lebih leluasa. Tak lama, Jungkook mengangkat bokong Hyeri dan menggendongnya ke atas kasur. Jungkook merebahkan tubuh gadis itu perlahan.
__________****___________
Kini Jungkook sudah **** tubuh Hyeri, dan melanjutkan untuk mencumbui gadis dibawahnya. Sementara assistantnya itu hanya diam, tanpa melakukan perlawanan sedikitpun. Gadis itu menangis dalam diam.
Jungkook membuka paksa celana Hyeri, dan membuangnya kesembarang tempat. Pemuda itu sudah sangat nekad sekarang. Jungkook smirk, melihat celana dalam hitam yang dipakai Hyeri saat ini. Jungkook juga melepaskan celana dalam hitam itu dan membuangnya ke lantai.
"Kamu tahu, aku gak pernah mencumbui wanita. Tapi hari ini, aku terobsesi dengan tubuhmu ... aku tidak bisa menahan napsuku!" bisik Jungkook sambil menggigit gemas telinga Hyeri.
"Aku tidak peduli dan tidak mau tahu dengan semua itu ... puas kau sekarang? kau sudah melecehkanku!" seru Hyeri menatap marah kearah Jungkook. Pemuda itu tersenyum singkat dan membuka sabuk miliknya dilanjut membuka celana jeans yang dipakainya.
Kini keduanya sudah tidak pakai apapun. Jungkook sangat leluasa bisa menjamahi semuanya tanpa terhalang sehelai benangpun. Jungkook membuka paha Hyeri dan meraba selangkangan gadis itu. Jungkook kemudian menciumi organ intim milik Hyeri, membuat gadis itu langsung meringis dengan mata terpejam merasakan perlakuan tuannya.
Jilatan lidah itu, juga masuk kedalam organ intim Hyeri sampai basah dipenuhi air liurnya. Jungkook juga memasukkan satu jari tengahnya hingga membuat Hyeri terkejud dan menggeliat kesakitan.
"Brengsek ...." teriak Hyeri.
"Dari tadi kamu diam saja, aku suka jika kamu merespon!" seru Jungkook yang kemudian menarik jarinya, darah keperawanan itu masih membekas ditangannya.
"Kamu masih perawan ternyata!" gumam Jungkook, yang merasa bersemangat melihat itu. Sebab Jungkook tidak pernah berhubungan dengan gadis yang perawan.
______****_______
Tak lama, Jungkook memposisikan diri dan siap untuk bermain. * Jungkook sangat tegang, ototnya sangat perkasa sebelum memasukkan kedalam ** Hyeri, Jungkook terlebih dulu mengocoknya dengan tangan. Hyeri cukup khawatir dan takut, setelah melihat * Jungkook yang cukup besar itu.
"Ini adalah hubungan intim pertamaku, yang sangat sempurna!" seru Jungkook yang sangat bersemangat.
__ADS_1
Kemudian juniornya dimasukkan sedikit demi sedikit, lantaran masih sempit. Seraya melirik ekspesi wajah Hyeri yang meringis kesakitan, Jungkook melumat bibir Hyeri seketika agar gadis itu lebih tenang. ***** yang belum masuk sepenuhnya, seketika didorong masuk hingga tertanam sepenuhnya.
Jleep....
"Eeeemmmph" desah Hyeri, yang terkejud dan merasakan sakit. Tapi bibirnya sedang dilumat Jungkook.
Karna sudah masuk sepenuhnya, Jungkook melepaskan tautan itu dan mendekap tuhuh Hyeri dengan erat. Pemuda itu tersenyum lebar, saat berhasil melakukan tahapan awal dari hubungan intim itu.
"Puas kau sekarang?" seru Hyeri, dengan tatapan marah.
"Belum, karna aku belum mencapai kenikmatan itu ...!" tegas Jungkook, yang memulai menggerakan penisnya perlahan. Masih sempit, dan Jungkook meringis keenakan merasakan penisnya yang dimanjakan.
__________****__________
"Aaah, ini menyenangkan ... aku sangat suka!" bisik Jungkook, yang semakin erat memeluk dan terus menggerakan penisnya divagina Hyeri yang sempit.
"Tolong pelan-pelan, sakit ...." pinta Hyeri, yang kemudian disambut kecupan dari Jungkook.
"Eeemmmph!"
"Eeeemmmpph"
Hyeri tidak bisa menahan rasa sakit itu, sementara Jungkook semakin mempercapat tempo gerakan penisnya. Hyeri mendorong tubuh Jungkook, agar melepaskan ciumannya karna napasnya sudah mulai tidak beraturan.
Ploook
Ploook
Jleep...
"Aaaggggh .... Ssst ... Pelan ... Aaaggh!"
"Aaaah .... sakit ... Emmmph!"
Desah Hyeri, yang membuat Jungkook semakin menggila dan memuncak napsunya.
"Aaaggh ... Hyeri, kamu buat aku gila. Aku menyukai semuanya!" desah Jungkook, yang merasa sangat senang dan menikmati permainan itu.
________****________
Hyeri hanya bisa pasrah sekarang, karna perlakuan tidak senonoh dari tuannya. Jungkook benar-benar menyukai permainan ini, sedangkan Hyeri hanya meringis merasakan sakit. Jungkook menurunkan kaki Hyeri dan mendekap tubuhnya erat.
__ADS_1
Jungkook sudah mulai merasakan klimaks, tempo permainan itu berlangsung semakin cepat. Dengan desahan Hyeri yang semakin kuat. Melihat hal itu, Jungkook menyibakkan rambut Hyeri yang sudah berkeringat, sambil terus menghentakan pinggulnya. Semakin cepat dan semakin cepat, sampai Jungkook berhenti diiringi cairan hangat itu memenuhi rahim Hyeri.
"Apa kamu sudah gila? Kenapa kamu melakukan ini? Bagaimana jika aku hamil?" tanya Hyeri, yang kesal sebab Jungkook mengeluarkannya di dalam.
"Aku sengaja, supaya kamu gak pergi dariku. Kamu harus tetap menjadi milikku ...!" seru Jungkook yang mulai egois pada hubungan terlarang ini.
Dengan napas terengah-engah, Hyeri menatap marah kearah Jungkook yang kini **** tubuhnya. Sedangkan Jungkook terus menatap wajah cantik Hyeri yang berkeringat, dengan kulit yang lembab.
"Cepat menyingkir ...!" pinta Hyeri, mendorong tubuh kekar Jungkook.
"Kamu sudah membuatku sangat puas, aku ingin melakukannya sekali lagi ...." seru Jungkook, dengan tatapan nakalnya itu.
"Jangan sekarang, ini masih sakit ...!" pinta Hyeri memohon. Sedangkan ***** itu masih tegang dan masih tertanam divagina Hyeri.
Dreeeeeet....
HP Jungkook berbunyi, disaat pemuda itu hendak kembali mengajak assistantnya bercinta. Sesaat tatapan Jungkook teralihkan, tapi tidak memperdulikan hal itu, dan sibuk *** payudara Hyeri yang sangat indah itu.
Dreeeeeeet ...
HP-nya kembali berbunyi, Jungkook terlihat sangat kesal oleh panggilan yang tak berhenti-henti di HP-nya.
"Menyingkir ...!" seru Hyeri, yang mendorong tubuh kekar Jungkook dan junior itu terlepas. Cairan itu mengalir keluar dan membasahi sprai di kasur Jungkook. Pemuda itu segera mengambil HP-nya dan menerima panggilan.
"Halo"
"Cepat datang ke kantor, rapat tidak akan bisa dimulai tanpa kedatanganmu!"
"Aku tidak mau datang, malas!" seru Jungkook yang kesal, karna hubungan intimnya tertunda.
"Tapi ini sangat penting, datanglah untuk menghadiri rapat ini!"
Sejenak Jungkook melirik Hyeri yang masih lemas berbaring di atas kasurnya.
"Baiklah, aku akan ke kantor sekarang!" seru Jungkook, langsung menaruh HP-nya dan berbaring disampinh Hyeri.
"Kita lanjutkan nanti malam, sekarang ikut aku ke kantor!" bisik Jungkook ditelinga Hyeri. Gadis itu hanya melirik dengan tatapan sinis.
"Kalau aku sampai hamil, aku akan membunuhmu ... Jeon Jungkook!" kesal Hyeri, sambil memegangi vaginanya yang masih terasa sakit.
"Sekarang, benihku sudah tertanam di dalam perutmu. Jadi, kamu tidak akan bisa lari dariku!" seru Jungkook, yang menggesek-gesekan tangannya diarel sensitif Hyeri lalu menjilatnya.
__ADS_1
Hubungan terlarang ini semakin rumit, Hyeri dan Jungkook sekarang telah masuk dalam pusaran yang rumit diantara mereka. Akankah semua ini menjadi sebuah kisah yang baik? Atau kisah yang buruk?. Rasa khawatir Hyeri, kini tidak bisa lari dari Jungkook, dan membuat gadis ini hanya bisa pasrah akan apa yang akan terjadi.
Bersambung