![Bad Boy [Jjk]](https://asset.asean.biz.id/bad-boy--jjk-.webp)
◻️◻️◻️Happy Reading◻️◻️◻️
Jeon Jungkook, pemuda tampan berusia 21 tahun. Anak satu-satunya dari keluarga Jeon, dan pewaris dari kekayaan keluarga konglomerat di Korea. Tuan muda kaya ini, bahkan bisa mendapatkan apapun yang diinginkannya. Karna terlalu sayangnya, kedua orang tua mereka memberikan kebebasan untuk Jungkook, sampai akhirnya Jungkook memilih jalan yang salah.
Sedangkan Lee Hyeri, gadis cantik yang merupakan assistant pribadi Jungkook. Adalah anak dari pelayan dirumah Jungkook. Ibunya adalah pelayan utama di dalam keluarga Jeon, sedangkan ayahnya adalah seorang supir pribadi tuan Jeon, yang sudah bekerja sangat lama. Bisa dibilang, keluarga Lee Hyeri, semua berhutang budi dengan keluarga Jungkook.
Namun, ini adalah pertemuan pertama keduanya, sebab Hyeri sejak kecil diasuh neneknya yang ada di Busan. Kini gadis berparas sangat cantik itu, sudah berusia 20 tahun. Gadis itu ke Seoul dan menjalani kuliah online, sambil bekerja menjadi assistant pribadi tuan muda Jeon Jungkook.
________****_________
Keduanya kini masih betah saling memandang pasca insiden ciuman tadi. Jungkook tidak bisa mengalihkan pandangannya dari gadis yang ada dihadapannya. Gadis itu menatap dingin, karna marah.
"Beraninya kamu mengambil ciuman pertamaku?" kesal Hyeri, yang sesaat menarik napas panjang dan menatap Jungkook dengan kesal.
"Itu juga adalah ciuman pertamaku, harusnya kau bangga ... bisa jadi wanita yang pertama kali bisa berciuman denganku!" ujar Jungkook, dengan tatapan sangat dalam.
"Kau pikir aku bisa percaya, omong kosong ...." ujar Hyeri, dengan sikap acuhnya.
"Ayolah Hyeri ... aku akan membayarmu mahal!" rayu Jungkook, sambil, mengendus telinga bagian belakang Hyeri, dan menggigitnya pelan karna gemas. Seketika gadis itu terkejud, dan berbalik badan.
"Aku peringatkan sekali lagi padamu, jika kamu macam-macam. Aku tidak akan segan-segan memukulmu!" ujar Hyeri bicara dengan nada tinggi, membuat pria berwajah tampan itu melirik lengus.
"Memukulku? badanku jauh lebih besar darimu. Pukulanmu tidak akan terasa untukku ...." ujar Jungkook, yang menatap Hyeri penuh dengan hasrat seksual yang sangat tinggi. Perlahan Jungkook berjalan, terus mendekati Hyeri, dan gadis itu terus berjalan mundur untuk menjauhi Jungkook. Sampai tubuhnya menabrak tembok.
Tak lama Jungkook mengunci perggerakan Hyeri, dengan tangannya. Kedua mata mereka saling beradu, tatapan buas itu, seketika membuat Hyeri sedikit khawatir. Memang benar, dia bahkan tidak bisa melawan tubuh Jungkook yang berotot itu.
_______****________
__ADS_1
"Aku tertarik padamu!" bisik Jungkook, yang kini menempelkan dahi dan hidungnya pada Hyeri.
Seketika jantung gadis cantik itu berdegup sangat cepat. Matanya beralih memandangi bibir indah tuannya, yang berada sangat dekat sekarang. Jungkook juga sama, dia membasahi bibirnya dengan lidahnya dan perlahan melumat bibir Hyeri dengan kuat. Gadis itu bahkan tidak bisa pergi sekarang, sebab tubuh kekar tuannya sudah menghalangi pergerakannya.
Ciuman pertama keduanya, untuk kedua kalinya. Jungkook melahap bibir indah Hyeri, dengan menyesapinya secara terus menerus. Lidah Jungkook, menerobos kedalam rongga mulut Hyeri dengan sangat liar pria itu menghisap bibir Hyeri dengan buas. Ciuman panas itu bahkan terjadi di ruang tamu, di mana beberapa pelayan lewat untuk membersihkan tempat itu.
Sesaat setelah itu, Jungkook melepaskan tautannya. Dan melihat Hyeri, juga perlahan membuka kedua kelopak matanya. Jungkook kemudian menarik tangan Hyeri, untuk membawanya ke dalam kamarnya.
"Lepas ... kamu mau ajak aku kemana, tuan muda? tanya Hyeri yang agak takut dan was-was dengan sikap tuannya. Merasa Hyeri menahan dan menolak untuk berjalan, Jungkook dengan segera menggendong Hyeri dan membuat gadis itu tidak bisa memberontak.
"Apa-apaan ini? apakah tuan muda membawa jalang ke rumah ini?" gumam seorang pelayan, yang tadi sempat melihat keduanya berciuman.
________****_________
Jeon Jungkook, pria berbadan sispack itu bahkan tidak merasa berat menggendong tubuh ramping Hyeri walau menaiki tangga sekalipun. Gadis itu terus memperhatikan wajah Jungkook, yang membawanya ke dalam kamar pribadinya.
Jungkook dengan segera mengunci pintunya dan memberi fingerprint, hingga terkunci dengan sangat aman. Bahkan Hyeri tidak bisa membukanya tanpa sidik jari dari tuannya. Jungkook sengaja melakukan itu, supaya Hyeri tidak bisa keluar dan tidak ada yang bisa membuka pintu untuk mengganggu.
"Apa kau gila? aku ini assistantmu, bisa-bisanya kamu mengunciku di dalam kamarmu?" kesal Hyeri, menatap Jungkook.
"Aku harus mendapatkan apa yang kumau, jika kau belum bisa kudapatkan. Maka aku tidak akan melepaskanmu!" tegas Jungkook, yang perlahan membuka kaos yang dipakainya hingga telanjang dada. Sedangkan Hyeri buang muka, dan terus menghindari pandangannya dari tubuh sempurna tuannya.
"Bukannya kau ingin aku tidak menyewa wanita lagi? aku akan lakukan itu, asalkan digantikan olehmu!" seru Jungkook dengan tagapan nakalnya, pria itu meraih pinggang Hyeri dan menciuminya kembali. Tubuh Hyeri bahkan sampai menabrak sebuah meja, dengan segera Jungkook mengangkat tubuh Hyeri, agar berposisi duduk diatas meja. Sedangkan tautan itu masih belum dilepas Jungkook.
Sejenak Hyeri mendorong dada bidang Jungkook, dan tautan itu terlepas. Hyeri menatap Jungkook dengan mata berkaca-kaca.
"Ada apa? Aku sudah sangat napsu denganmu. Ayo kita lakukan sekarang!" pinta Jungkook yang kembali ingin menciumi Hyeri. Gadis itu menahannya, dan menatap Jungkook sendu.
__ADS_1
________****_________
"Aku tidak mau melakukan ini, dengan pria brengsek sepertimu. Sewa saja wanita sebanyak yang kau mau, aku juga akan mengundurkan diri jadi assistantmu setelah ini!" kesal Hyeri, yang mendorong tubuh Jungkook. Namun, usahanya gagal sebab tubuh tuannya jauh lebih gagah dan kekar darinya.
"Kau harus mau, jadi assistantku atau tidak. Jika aku sudah tertarik, maka aku harus mendapatkan apa yang kumau. Apalagi, kau adalah wanita pertama yang kucium ... jadi jangan harap aku akan melepaskanmu."
Jungkook seketika menyerang bibir Hyeri dengan liar, dan membuka paksa kemeja baju hyeri dengan menariknya. Otot-otot kuat Jungkook, membuat kancing baju Hyeri langsung rusak dengan dua kali tarikan.
Hyeri seketika tercengang dengan aksi nekat tuannya, yang baru saja merusak bajunya. Jungkook terus memandangi Hyeri dengan tatapan buas itu, dan segera mencumbui leher Hyeri membuat gadis itu merasa tidak nyaman. Jungkook juga melepaskan pakaian dalam dan bra milik Hyeri disela-sela ciuman yang sedang berlangsung.
"Aku mohon, tolong jangan lakukan ini ...!" pinta Hyeru, dangan terus mendorong tubuh Jungkook, yang menjamahi tuhuhnya. Jungkook tidak peduli, pria itu sibuk menjilati tubuh indah Hyeri, dan *** payudara yang padat dan berisi milik Hyeri.
"LEPAAAS ... Kau benar-benar seperti singa yang kelaparan. Apa kau benar-benar punya hati?!" kesal Hyeri, yang membentak Jungkook dengan air mata dipipinya.
"Asal kau tahu saja, Hyeri. Selama aku berhubungan, aku bahkan tidak pernah senapsu ini dan aku juga tidak pernah mencumbui wanita seperti yang kulakukan padamu. Diam dan nikmati ... aku yakin setelah ini, kau akan menyukainya."
Jungkook benar-benar di luar kendali, dia bahkan tidak memperdulikan assistantnya yang sedari tadi menolak. Hyeri memang punya payudara yang besar, padat dan berisi. Napsu birahi pemuda itu seketika memuncak, dengan kemolekan tubuh Hyeri.
_________****________
Jungkook hari ini benar-benar sangat liar, jauh dari apa yang biasanya dilakukannya. Pria itu benar-benar sangat terpikat oleh tubuh indah Hyeri, yang tak luput dari tangan nakalnya. Sedangkan Hyeri terus menampik tangan itu, hingga membuat Jungkook kesal dibuatnya.
"Diam Hyeri, kalau kau semakin menolak. Maka aku akan semakin terangsang padamu ...!" seru Jungkook, smirk dan mengecup bibir tipis Hyeri bertubi-tubi.
"Aku terobsesi dengan tubuhmu, Lee Hyeri. Mulai sekarang, kau akan jadi jalang kesayanganku ...!" ujar Jungkook, dengan senyuman singkat diwajahnya. Hyeri terlihat sangat marah, tapi tidak bisa melawan tubuh tuannya yang jauh lebih berotot darinya.
Bersambung....
__ADS_1