![Bad Boy [Jjk]](https://asset.asean.biz.id/bad-boy--jjk-.webp)
◻️◻️◻️Happy Reading◻️◻️◻️
Suatu hal yang sulit untuk dipercaya. Kedua insan ini saling jatuh cinta, dan memiliki ikatan yang cukup rumit. Sudah berkali-kali mereka berhubungan badan, tanpa status, dan bersembunyi dari semua orang. Tentunya, hal ini bukan hal yang baik untuk kedua insan ini.
Setelah menyalurkan hasrat seksual mereka, di ruang kerja Jungkook. Hyeri segera merapikan lagi bajunya, agar terlihat tidak terjadi apa-apa. Keduanya tersenyum bahagia tentunya karna cinta mereka telah terlampiaskan dengan baik.
Seusai melakukan hubungan seksual, Hyeri juga membantu Jungkook memakaikan dasinya, karna sedikit berantakan. Tatapan nakal Jungkook, tentu tidak bisa dipungkiri. Pemuda itu, terus menerus merasa tegoda jika selalu dekat dengan Hyeri. Jungkook tidak bisa menahan untuk tidak mencumbui Hyeri dengan jarak sedekat ini.
"Aku mencintaimu, Hyeri!" bisik Jungkook yang melingkarkan tanganya kepinggang assistant nya lalu mengecup bibirnya.
"Aku selalu tidak tahan jika di dekatmu. Rasanya ingin selalu bercumbu bersamamu!" seru Jungkook, yang terus menerus menciumi bibir Hyeri dan menyapu lehernya. Hasrat seksual Jungkook terhadap Hyeri memang sangat besar, itulah mengapa dia tidak bisa beralih dari wanita yang dicumbuinya saat ini.
"Aaah sudah, Jungkook. Kamu harus melanjutkan aktifitasmu, bukan berhubungan seks terus ...!" kesal Hyeri, yang mencoba mengingatkan pada tuannya.
"Ikut aku sebentar ...!" pinta Jungkook, yang kemudian menarik tangan Hyeri dan memintanya duduk di paha kekarnya. Sementara Jungkook duduk di kursi kerja miliknya.
"Kamu ngapain suruh aku duduk dipangkuanmu? bagaimana kamu bisa kerja, kalau begini?" tanya Hyeri yang agak merasa aneh dengan tingkah manja kekasihnya.
"Tetaplah disampingku, aku akan mengerjakan tugasku dengan penuh semangat." Jungkook sesekali menciumi punggung Hyeri, dan merasakan aroma tubuhnya yang wangi.
Toook...
Toook...
Toook....
Suara mengetuk pintu kembali, setelah 30 menit berlalu. Tampaknya ini adalah tamu yang sama, yang hendak menemui Jungkook saat mereka tengah berhubungan badan tadi.
.
.
__________****__________
__ADS_1
.
.
"Biar aku buka!" ujar Hyeri, yang kemudian beranjak dari atas paha Jungkook dan membuka pintu ruang kerja Jungkook.
"Owh, ada Hyeri juga rupanya!" seru nyonya Jeon, dengan membawa seorang gadis nan sexy bersamanya. Gadis cantik itu menatap sinis kearah Hyeri, dan berjalan begitu saja melewati Hyeri.
"Ada apa, Bu?" tanya Jungkook, yang agak terkejud dengan pemandangan ini. Tampaknya Jungkook sudah mengenal gadis yang digandeng oleh nyonya Jeon saat ini.
"Hay Jeon Jungkook!" sapa gadis tersebut, yang kemudian memeluk Jungkook dan segera mengecup pipinya.
"Lepas ...!" dengan cepat Jungkook melepaskan pelukan gadis itu, dan melirik kearah Hyeri. Tampak wanita itu sedikit murung, dan agak cemburu melihat pemandangan barusan.
"Ibu ngapain datang kesini?" tanya Jungkook agak ketus dengan nada sedikit kasar.
"Anna ingin menemuimu ... kamu tahu kan, kalau kalian harus saling mengenal. Sebab kalian sudah dijodohkan sejak lama!" ujar nyonya Jeon, yang tentu saja membuat kaget seorang Lee Hyeri yang mendengarkan perbincangan tersebut. Perhatian Jungkook juga terfokus memandang Hyeri, yang terlihat tidak dalam keadaan baik-baik saja.
"Nanti malam, ada acara makan malam pertemuan 2 keluarga. Pernikahan kalian akan dimajukan bulan ini ... dan kalian akan segera menikah!" seru nyonya Jeon, sambil menepuk pundak Anna calon menantunya.
"Sahabat, bisa menjadi suami istri, kok. Kamu saja yang gak mau mencobanya!" ujar Anna, yang kemudian meraih tangan Jungkook, tapi langsung ditepis.
.
.
___________****__________
.
.
Hyeri tampaknya tidak bisa menahan rasa sakitnya. Wanita berambut panjang itu, kemudian hendak meninggalkan ruangan itu, untuk mencoba menerima kenyantaan pahit tersebut.
__ADS_1
"Hyeri jangan pergi ...!" pinta Jungkook, yang melihat raut wajah kesedihan dari Hyeri.
"Kalian cepat tinggalkan ruanganku!" perintah Jungkook terhadap ibu dan Anna. Kemudian Jungkook menggiring mereka berdua keluar, lalu menarik Hyeri masuk ke ruangan dan menguncinya dari dalam.
"Maaf, Hyeri ...!" seru Jungkook, yang kemudian hendak memeluk wanita yang sangat dicintainya itu. Namun, ditepis oleh Hyeri.
"Bisa-bisanya kamu berbohong sama aku, kenapa kamu gak bilang kalau kamu sudah dijodohkan? aku gak mungkin mencintai orang yang salah!" kesal Hyeri, yang mencoba tenang disituasi begini.
"Kalau aku bilang, kamu gak akan menerima cintaku. Aku tidak mencintai Anna. Aku menolak menikah dengannya, itulah alasanku menyewa banyak wanita selama ini, agar Anna bisa menyerah dan marah padaku!" seru Jungkook, mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya dia tutupi dari Hyeri selama ini.
"Kenapa kamu setega ini, Jeon Jungkook? kamu sudah merusak masa depanku, kamu sudah membuatku jatuh cinta pada orang yang salah. Sekarang aku harus apa?" kesal Yona, yang menangis tersedu-sedu karna kenyataan pahit ini.
"Aku hanya mencintaimu, Hyeri. Percayalah ... itulah sebabnya mengapa aku ingin kamu hamil, supaya aku bisa menikahimu. Tapi semua sudah terlanjur kamu halangi. Mohon jangan tinggalkan aku, percayalah kalau aku akan bilang pada orang tuaku untuk menikahimu!" seru Jungkook, yang mulai bertindak egois.
.
.
__________****___________
.
.
Keadaan ini sudah rumit. Hyeri sudah kehilangan harapannya karna mencintai Jeon Jungkook. Tetapi pria tersebut tetap tidak mau melepaskan Hyeri, karna rasa cintanya yang begitu besar. Sedangkan cinta keduanya tidak mungkin bersambut dengan baik, mengingat status sosial mereka yang jauh berbeda. Jungkook berada di atas langit, sedangkan Hyeri berada rendah di bumi.
"Jangan tinggalkan aku, Hyeri. Aku mencintaimu ... percayalah. Ayo kita pergi bersama, dan menikah!" seru Jungkook yanh ingin membawa Hyeri pergi.
"Aku gak mau kamu bertindak seperti pengecut. Kamu harus bertanggung jawab, atas apa yang sudah seharusnya kamu lakukan. Biarkan aku yang pergi, aku gak akan ganggu hidupmu lagi ...!" seru Hyeri, yang kemudian dipeluk oleh Jungkook sangat erat.
"Kamu gak boleh pergi, kalau kamu pergi ... maka aku akan memberontak. Aku akan bilang, kalau kita bahkan sudah berhubungan intim pada orang tuaku. Jika kamu tetap memaksa pergi, aku gak akan biarkan kamu menikah dengan pria manapun. Karna kamu hanya milikku!" ujar Jungkook, yang sangat keras kepala dengan segala ambisinya.
Jungkook bahkan seharusnya tahu, jika posisi Hyeri saat ini serba salah dan sangat tertekan. Disisi lain, dia sangat menghormati keluarga Jeon sebagai pelayan setia mereka. Disisi lain, dia tidak mungkin tetap bertahan dengan cinta, sedangkan Jungkook buka miliknya.
__ADS_1
Keadaan ini sangat sulit untuk dipikirkan oleh Hyeri. Hubungan terlarang dan juga rumit ini, tentunya membuat Hyeri takut untuk melangkah. Gadis ini tidak punya pilihan selain mengikuti keinginan Jungkook, meskipun hatinya terluka. Berharap semua ini hanya mimpi, dimana status sosial tidak menjadi penghalang cinta kedua insan yang saling jatuh cinta.
Bersambung....