
Alexa nampak murung dan duduk menatap ke arah jendela.
" apa aku harus begini terus..tidak tidak aku harus mencari cara untuk keluar dari sini " gumam Alexa.
" terus bagaimana aku minta bantuan , ponselku sudah dirusak sama tuan muda brengsek yang menyebalkan itu..oh...tuhan apa yang harus aku lukakan , tolonglah plisss." ucap Alexa sambil menunduk .
tiba tiba ada seseorang yang membuka pintu ruangan itu.
Dan mungkin ini adalah jawaban dari doa doanya selama ini.
Ternyata dua orang penjaga yang merupakan anak buah Gavin sedang memberinya sepiring nasi .
" ini nona makanlah" ucap salah satu dari mereka.
Otak Alexa mulai bekerja dan menemukan sebuah ide.
Alexa membuka jaketnya dan membuangnya di sembarang tempat, kemudian berjalan mendekati dua orang penjaga itu.
Alexa mendekat ke wajah penjaga itu dan nyaris menciumnya.
" bang, Abang mau gak malam ini menemaniku " tanya Alexa dengan manja.
" mau lah , tapi kami takut sama tuan Gavin dan tuan muda Regan." jawab salah satu dari mereka.
" aish..kalau takut gak bakalan dapat udah jangan takut ntar kalian berdua bisa bersama sama menemaniku.." bisik Alexa.
" tapi bang, ada syaratnya " bisik Alexa.
" Abang harus membantuku keluar dari sini" tambahnya .
" hah...kamu kira kami ini bodoh , kalau kamu udah keluar dari sini, terus kita dapat apa" tanya penjaga itu.
" ya elah bang, nanti malam Abang ke sini, paginya Abang membantuku, tapi akan lebih baik Abang sudah persiapkan dari malam, karena pagi pagi sekali aku harus keluar dari sini, mumpung Gavin belum bangun..maukan bang, ayolah" ucap Alexa merengek sambil membuka 2 kancing baju atasnya sehingga sedikit terlihat dada putihya.
Dua penjaga itu pun saling tatap dan menelan ludahnya.
" ba baiklah , nanti malam akan aku urus semua menjaga yang berada di luar sana, dan akan aku siapkan motor di depan pintu keluar dari belakang.." ucap salah satu penjaga itu yang membuat Alexa lega dan tersenyum puas .
" bagus lah bang, Abang memang is the best" bisik Alexa di telinga yang membuat mereka berdua terlena .
Kemudian dua penjaga itu segera keluar dengan senyum dan penuh hasrat.
sedangkan Alexa tersenyum puas sambil menikmati sepiring nasi dan tempe goreng untuk memulihkan tenaganya.
" hhhh.. setelah keluar dari sini aku akan menemui Aditya" gumamnya.
🌺🌺🌺
__ADS_1
Dan malam pun tiba, kedua penjaga itu benar benar datang dengan tersenyum dan dandanan yang wangi dan bersih.
"nona , apa kamu sudah siap bermain main dengan kami" ucap salah satu penjaga itu.
Alexa tersentak " sialan mereka sangat agresif" gumam Alexa.
Alexa berdiri dan merangkul salah satu penjaga dan berbisik " bang pejamkan matamu , abang juga "
Dan bruks braks dengan mudah Alexa memukul tengkuk kepala kedua penjaga itu hingga keduanya pingsan.
Alexa Segera keluar dari sana dan berlari menuju pintu keluar, benar saja para penjaga penjaga di tempat itu memang tidak ada, dengan mudahnya Alexa keluar dan melakukan motornya.
Alexa terus melakukan motornya dengan kecepatan tinggi agar tidak bisa diikuti oleh para penjahat itu.
" hahhh...kok aneh sih masih jam segini keadaan jalan kok sudah sepi sih " gumam Alexa yang merasa aneh.
ternyata sedang ada balapan liar besar besaran di sana ..." mungkin saja aku bisa menemukan teman temanku di sana"
gumam Alexa.
Tanpa berpikir panjang Alexa segera menuju ke sebuah jalan yang sering dijadikan arena balap liar.
Di sana tampak ramai sekali, banyak geng geng motor ngumpul di sana salah satunya geng motor Rico.
Alexa menutupi mukanya dengan masker agar tidak dikenali.
tiba tiba tangannya ditarik seseorang.
sretttt....
" eh eh eh ehhhh...apa apaan sih " ucap Alexa yang kaget.
kemudian pria yang menarik tangan Alexa tersebut memeluknya seperti seorang kekasih yang lama tak bertemu.
" kamu kemana saja Lex" ucap pemuda itu.
" Satria, kamu... lepaskan Sat ,plisss ..iya iya nanti aku jelasin , ayo kita pergi dari sini " ucap Alexa.
Satria pun segera menarik tangan Alexa dan membawanya pergi ke tempat yang agak sepi.
" kamu gak usah buka masker nanti gengnya Rico tau kalau itu kamu.." bisik Satria.
" kok kamu mengenaliku" tanya Alexa.
" ya, aku sangat mengenalimu , bahkan deru nafasmu saja aku tau" gombal Satria sambil tersenyum.
" di mana teman temanku sat.." tanya Alexa.
__ADS_1
" Bima, Dio dan Miko sudah kembali ke kota A , mereka melanjutkan kuliah dan minta maaf sama orang tuanya..itu sih yang aku dengar.." jawab Satria.
" terus Aditya " pertanyaan Alexa yang membuat Satria bergetar.
" aku dengar dia dibawa kakaknya berobat ke luar negeri, tapi gak ada yang tau tepatnya ke mana " jawab Satria sambil menggenggam tangan Alexa.
Jleg ..
Jantung Alexa seperti berhenti berdetak.
Orang yang sangat dia cintai sudah tidak di sini lagi bahkan tepatnya di mana tidak ada yang tau.
Mata Alexa berkaca kaca.
" jadi mereka semua sudah meninggalkanku di sini " gumam Alexa.
" ada aku Lex, kamu gak perlu khawatir aku akan selalu menjagamu ,ijinkan aku selalu bersamamu , aku mencintaimu Alexa " ucap Satria sambil meraih dagu Alexa hendak mencium bibir ranumnya tapi Alexa menoleh dan menghindarinya.
" Satria, maafkan aku sat, aku gak bisa mencintaimu...maafkan aku " ucap Alexa yang membuat Satria terdiam menahan sakit di hatinya.
Satria menunduk .." aku tau Alexa kamu hanya mencintai Aditya, maafkan kebodohanku, tapi kamu jangan membenciku , anggap aku tetap temanmu, aku tak akan memaksamu mencintaimu ..maafkan aku "ucap Satria.
" baiklah Sat , aku harus pergi,aku akan menemui Regan Kakaknya Aditya, mungkin dia tau di mana Aditya." ucap Alexa.
" kemana kau akan mencari Regan " tanya Satria.
" aku tau caranya , lebih baik aku pergi dan aku berharap kita tak akan pernah bertemu lagi, maafkan aku" ucap Alexa kemudian beranjak dan melangkah pergi meninggalkan Satria yang terdiam mematung.
Seperti dihantam ribuan es balok yang meluluhlantahkan hatinya itulah yang dia rasakan saat ini, gadis yang sangat dia cintai tega pergi meninggalkannya bahkan berharap untuk tidak bertemu lagi, Satria hancur untuk kesekian kalinya.
" mungkin memang lebih baik begitu Lex, kalau suatu saat nanti kita bertemu lagi mungkin saat itu juga hatiku akan kembali terluka.." gumam Satria yang masih memandangi kepergian Alexa.
" semoga kau bahagia dan dapat menemukan Aditya secepatnya, cintaku selalu ada untukmu Alexa walaupun terpendam di sudut hati yang paling dalam..aku selalu mencintaimu.." gumam Satria.
Kemudian dua mengangkat sebuah panggilan masuk .
Dan tak lama kemudian terjadi kericuhan karena ada patroli polisi yang memang sudah menjadi Terget operasi balapan liar.
"lapor pak, mereka sudah kami amankan..!!!" ucap salah satu seorang polisi dengan pakaian lengkap .
" baik, bawa mereka semua ke markas , jangan sampai ada yang lolos , operasi ini akan menjadi operasi terakhir ku bertugas di sini, setelah ini aku akan mengajukan mutasi ke luar kota .." ucap Satria yang merupakan kapten dari tim operasi itu.
" siap pak" jawab bawahan nya itu.
Dan mereka pun segera melaksanakan tugasnya Masing masing, banyak anggota geng motor yang terkena ciduk dan harus berurusan dengan kepolisian .
" Alexa, pergilah semoga kau dapat menemukan kebahagiaanmu.." gumam Satria sebelum berlari membantu menangkap para rider balapan liar tersebut.
__ADS_1