Bad Girl Milik Tuan Muda

Bad Girl Milik Tuan Muda
Chapter 16


__ADS_3

Regan berdiri dengan geram dan raut muka menakutkan.


" sialan kamu Gavin, awas kamu berani mengajaknya mabuk lagi , kalau sampai kamu berani menyentuhnya ku hajar kamu!" ucap Regan yang sudah sangat emosi melihat Gavin yang setengah sadar tengah menikmati sebotol alkohol yang biasanya mereka nikmati berdua di saat badmood.


Dan yang sangat membuatnya frustasi adalah gadis yang berada di sampingnya.


Gavin menatap Regan dan berdiri dengan sempoyongan " Regan, kamu bodoh sangat bodoh , kenapa kamu tak menginginkan dia padahal dia sangat cantik , lihatlah kalau kamu gak mau biar aku saja yang menikahinya" racau Gavin dengan omongan yang terbata bata sambil memegangi kepalanya.


" ish...dasar kamu, hei kau..( memanggil penjaganya) bawa Gavin ke kamar tamu.." ucap Regan.


" Baik tuan" jawab para penjaganya.


Sekarang tinggal Alexa yang sudah mabuk berat , dia memegangi kepalanya dan mulai meracau tak jelas.


" kamu siapa ganteng banget, o..jangan jangan kamu si Regan brengsek ya, hahaaaa..dasar Regan memang brengsek dia membawa kekasihku pergi , dia juga mau membunuhku hiks hiks hiks..." racau Alexa yang membuat Regan naik pitam.


"sudah ayo masuk " Regan menyeret tangan Alexa dan melemparkannya ke kamarnya tepatnya di atas ranjang king sizenya.


Alexa tersenyum setelah menangis , kemudian membuka dasternya yang lusuh dan hanya menyisakan tangtop dan celana pendeknya.


Regan yang keluar dari kamar mandi pun terkejut dan menelan salivanya.


Bagaimana pun Regan adalah laki laki normal .


Tapi dia segera menyadarkan dirinya untuk tidak terbawa hasrat dan hawa nafsunya.


"Kalau saja aku tidak punya perasaan iba, aku sudah memakanmu sekarang juga " gumam Regan sambil berkacak pinggang dan terus memandangi tubuh elok gadis yang sedang mabuk di hadapannya.


Regan terus saja menatapnya dengan lekat dan tak tega rasanya melihatnya tertidur dalam posisi meringkuk karena AC nya terlalu dingin.


Regan meraih remote dan mematikan AC nya agar Alexa tidak merasa kedinginan lalu menyelimutinya.


Lebih baik aku mandi sekarang badanku lengket sekali.


Sementara di ruangan depan ( lebih tepatnya bar kecil yang ada di dalam rumah Regan) para pelayannya sedang membersihkan sisa sisa minuman Gavin dan Alexa barusan.


" kok berani ya Maya, pelayan baru itu minum minuman milik tuan muda , sampai mabuk pula " ucap Sari, salah satu pelayan di sana.


" udah jangan gosip aja, memang Maya sama tuan Gavin sudah saling kenal,mungkin mereka memang teman lama" jawab Serli sambil terus mengelap meja.


" tapi aneh juga , seperti ada hubungan khusus antara si Maya dengan tuan muda Regan, masa hari pertama kerja sudah berani beraninya memeluk tuan muda , berani mabuk mabukan lagi , untung tuan muda orangnya baik" ucap Sari.


Serli hanya tersenyum sambil terus bekerja membersihkan tempat itu.


" ish.. bagaimana kalau Sari sampai tahu tuan muda membawa Maya ke kamarnya pasti tambah jadi hot gosip , untung gak ada yang tahu , hanya aku yang melihatnya.." batin Serli.


Sementara di kamar Regan, Alexa masih tertidur lelap, karena merasa gerah dia buang selimutnya ke sembarang tempat.


Regan hanya menatapnya kemudian menyalakan AC nya agar bisa lebih dingin.


Dan tanpa pikir panjang Regan pun merebahkan tubuhnya di sofa kemudian terlelap karena sangatlah lelah , hari ini banyak pertemuan jadi menguras pikiran,otak dan waktu juga.


🌺🌺🌺

__ADS_1


Ayam jantan sudah berkokok , bertanda pagi telah tiba.


Dengan meregangkan otot-ototnya Alexa mencoba bangun dari tempat tidurnya walaupun masih sedikit pusing.


Dan betapa kagetnya saat dia menyadari keadaannya yang hanya mengenakan tangtop dan celana pendek, ditambah lagi Regan yang terlihat sangat pulas.


Hahhhhh


Alexa berteriak kencang membuat Regan bangun dan mengeryipkan matanya.


" hehhhh..bisa diam gak Lo" ketus Regan.


Alexa tak menghiraukan Regan, dia panik mencari cari dasternya, dan menemukannya kemudian memakainya dengan cepat.


" hahhh ..kok bisa ya aku tidur di kamar ini, bukannya kemarin aku minum sama Gavin, terus di mana dia sekarang"gumam Alexa tanpa menghiraukan Regan yang menatapnya di sofa.


Alexa buru buru bangun dari ranjang dan berlari menuju pintu.


Regan hanya terdiam dan males untuk mengejarnya dia rebahkan lagi tubuhnya dan kembali tidur dengan pulas.


Ceklekkk


Alexa membuka pintu perlahan dan celingukan .


" semoga saja tidak ada yang melihatku keluar dari kamar Regan " setelah di rasa aman Alexa langsung melangkahkan kakinya untuk segera pergi dari rumah itu.


Tapi setelah melangkah kira kira lima langkah Alexa dihentikan oleh suara seseorang yang memanggilnya.


Setelah Alexa menoleh ternyata yang memanggilnya adalah Serli.


Seketika Alexa menjadi lega , dan mengelus dadanya.


" Ser , aku mau pergi dari sini , tolong jangan bilang siapapun ya, plisss ..aku mohon Ser" ucap Alexa memohon kepada Serli.


" ehem "


"memangnya siapa yang mengijinkanmu pergi dari sini ! " ucap Regan dari depan pintu kamarnya sambil bersedekap melipat kedua lengannya.


Seketika Alexa dan Serli menoleh bersamaan.


" Serli, kamu boleh pergi "


" baik tuan muda" jawab Serli kemudian pergi meninggalkan Alexa dan Regan berdua di ruang tengah dalam kondisi tanpa penerangan.


Regan mendekat pada Alexa,dan terus mendekat membuat Alexa mundur terus sampai mentok di dinding, tapi Regan terus menekannya sehingga jarak mereka sangatlah dekat tinggal beberapa centi , hembusan nafas Regan dapat dirasakan oleh Alexa.


" apa yang kamu inginkan aku tau tujuanmu ke sini , sekarang gak usah kamu berpura-pura sayang, jadilah gadis manis yang selalu berada di sisiku dan jangan pernah berniat lari dariku " bisik Regan yang membuat Alexa bergetar hebat.


dug dug dug..


( Jantung Alexa seperti mau loncat dari tempatnya)


" apa tujuanmu " tanya Alexa lirih.

__ADS_1


" tujuanku sama dengan tujuanmu sayang" Jawab Regan semakin mendekatkan bibirnya dengan bibir Alexa.


" aku yakin kamu memiliki sebuah rencana besar , kau terlihat sangat membenciku tapi enggan menyakitiku, kau mau menghancurkan ku tapi tak mau membunuhku, dan kau membawa Aditya ku sama saja kau sudah menghancurkan hidupku !!!" ketus Alexa yang membuat Regan menatapnya tajam , begitu juga Alexa yang semakin tajam menatapnya penuh kebencian.


" dengarkan baik baik , kamu tidak pantas untuk adikku , kau hanya gadis murahan yang sudah berciuman dengan banyak pria, dan Aditya pemuda baik baik dia tidak akan lagi perduli denganmu " ucap Regan yang tajam menyayat hatinya.


Deg ( benarkah apa yang dikatakan Regan, Aditya tidak lagi peduli denganku, dia marah denganku, karena aku sudah berciuman dengan Satria, dan Gavin) batin Alexa semakin terpuruk.


" tapi aku mohon Regan, ijinkan aku bertemu sekali saja dengan Aditya, aku ingin mendengar sendiri apapun yang dia katakan" ucap Alexa memohon dengan mata berkaca kaca.


" kau kira aku akan luluh dengan airmata buaya mu itu hahhhhh" jawab Regan dengan ketus.


" apapun yang kamu mau asal aku bisa bertemu sekali saja dengan Aditya" jawab Alexa.


Regan kembali menekan tubuh Alexa di dinding dan mengungkungnya dengan kedua lengannya.


" yang aku mau kamu lupakan Aditya , aku telah mengirimnya ke luar negeri dia berada di sana selamanya dan tak punya niat kembali ke sini apalagi hanya demi gadis murahan sepertimu" bisik Regan.


Jleg.... seperti bongkahan es balok menghantam dirinya.


Seketika Alexa lemas hancur berkeping keping, air matanya berderai tanpa bisa ditahannya lagi.


namun Regan dengan menyeringai tak punya hati malah tersenyum penuh kemenangan sambil terus menekan tubuh Alexa sehingga posisi mereka sangatlah dekat dan tubuh mereka menempel satu sama lain.


Alexa hanya terdiam, tatapannya kosong , hatinya telah hancur , dirinya pun pasrah mau diapakan oleh tuan muda tak punya hati itu.


" Sekarang kau mau apa!" tanya Alexa yang sudah pasrah.


" kamu harus menjadi pelayan pribadiku , termasuk kekasihku " bisik Regan.


" enggak , aku gak mau menjadi kekasihmu, lebih baik aku pulang ke rumah orang tuaku, mereka pasti mau memaafkanku " jawab Alexa ketus.


"atau kau mau aku menghancurkan bisnis papamu , dan membunuh kakakmu yang sudah merebut kekasihku " ucap Regan yang membuat Alexa melotot penuh pertanyaan.


" maksutmu!!"


" ya, Reno sudah menodai persahabatan kita, di belakang ku dia selingkuh dengan Cecilia kekasihku, bahkan di depan mataku sendiri dia telah menggagahinya " ketus Regan berapi api penuh dendam.


Deg...


Hahhhhh...


Alexa melepaskan diri dari Kungkungan Regan dan duduk dengan lemas di sofa .


" jadi itu tujuanmu menyakitiku , kau mau membalas semua sakit hatimu kepada kak Reno dengan menyakitiku, hahhhh...kau telah berhasil Regan, sekarang hatiku sudah hancur..hiks hiks hiks..." ucap Alexa sambil menunduk dan menangis tersedu sedu.


Regan hanya menatapnya dingin.


" kenapa kau terus menatapku , apa kau juga berniat meniduriku di depan kak Reno !!!" ketus Alexa.


Regan tak bergeming.


" katakan sesuatu , kamu menganggap ku hanya alat untuk menyakiti hati kakakku bukan , lakukan apa maumu , terserah ...hiks hiks hiks " ucap Alexa lagi dengan frustasi..

__ADS_1


__ADS_2