
Alexa terluka melihat kekasih hatinya bersedih .
" Aditya, kamu jangan terlalu bersedih, suatu hari nanti kita akan rebut kembali motor kamu" ucap Alexa menenangkan Aditya.
Aditya menunduk dan memeluk tubuh Alexa.
Lagi lagi Satria menyaksikan adegan yang membuat hatinya menangis.
" mereka memang brengsek " gumam Aditya mengutuk geng motor yang sudah mengambil motornya.
Satria mencoba tersenyum untuk menutupi perasaannya.
" Dit, kamu baik baik saja, mereka bilang motor kamu yang buat taruhan dan mereka berhasil mengalahkanmu" tanya Satria.
" iya sat, aku memang payah.."gumamnya mengerutuki dirinya sendiri...
" aku masuk dulu ya " pamit Alexa, yang terlihat canggung ketemu Satria.
Satri hanya tersenyum memandang Alexa beranjak dan berlalu di depannya.
kemudian duduk di samping Aditya.
" Dit, hentikan semua ini , kembalilah ke kotamu dan kejarlah mimpimu, kamu ingin menjadi apa sih...." tanya Satria sembari tersenyum walaupun sesungguhnya hatinya menangis.
" tidak , aku tidak akan kembali, aku sudah gagal dan tidak akan menyerah begitu saja, aku ingin menjadi pembalap internasional" jawab Aditya yang membuat Satria kena mental..
" sialan nih bocah disuruh pulang biar gak terlibat balapan liar , eh malah cita-cita nya pengen menjadi pembalap...tobat tobat tobat.." batin Satria.
🌺🌺🌺
Keesokan harinya.
Dio, pulang dari pasar tampak membawa beberapa belanjaan.
Aditya yang melihatnya pun heran..
" Dio, darimana kamu???!!" tanya Aditya.
" dari pasar Dit.." jawab Dio sambil tersenyum .
" terus , apa itu yang kamu bawa !" ketus Aditya.
" oh ini nasi bungkus buat kita makan, mumpung pegang uang aku beliin ini saja" jawab Dio santai.
" uang, darimana kamu mendapatkan uang, jangan bilang kamu nyopet ya" gertak Aditya dengan mata melotot.
" ihh ..ya enggaklah, gila apa, ini hasil keringatku sendiri, aku tadi bekerja menjadi buruh panggul di pasar, lumayan bisa buat kita makan satu hari.
jleg...
Aditya luruh dan menunduk tersungkur di samping tembok ..
" maafkan aku Dio"
" Dit, Dit kamu kenapa Dit, bangun lah Dit" ucap Dio sambil menepuk pundak Aditya.
" aku memang gak berguna, membuat kalian menderita , sebaiknya kalian pulang saja , mintalah maaf sama ibu dan bapak kalian, kuliah yang bener" ucap Aditya.
__ADS_1
" kita pergi bersama, maka pulang pun harus bersama , aku dan yang lain tidak akan meninggalkan mu di sini, kita akan sukses bersama Dit " ucap Dio dengan senyum getirnya.
Miko dan Bima pun saling menatap melihat kejadian ini.
" Aditya, sudah Dit, kita harus bisa melewati semua ini , aku yakin suatu hari nanti kita bisa sukses " ucap Bima sambil mengusap punggung Aditya.
"kalian tak seharusnya terlibat , pulanglah kalian." ucap Aditya.
" Tidak Dit, kita akan pulang bersama " jawab Bima.
"di mana Alexa !" tanya Aditya sambil celingukan.
" entahlah tadi dia pamit keluar sebentar katanya mau beli sesuatu ke supermarket" jawab Miko.
Mereka menunggu Alexa yang pergi dari siang sampai malam belum juga pulang, mulai muncul rasa khawatir di hati mereka .
" Dit, kamu ke mana !" tanya Bima saat melihat Aditya keluar rumah berjalan kaki karena sudah tidak punya motor.
" aku mau mencari Alexa" jawab Aditya.
" terus mau mencari di mana "
"bagaimana kalau kita cari saja di arena balap, takutnya dia nekat.." ucap Bima.
jedarrrr...
Bagaikan petir menyambar
" iya, Bim, ayo jangan jangan dia nekat"
Dan benar saja , Alexa dengan motor gedenya sudah berada di garis Start.
Dengan paniknya Aditya memanggil Alexa tapi tidak kedengaran oleh Alexa , dengan konsentrasi dia mulai melajukan motornya saat bendera mulai dikibarkan.
" Alexa.....!!!" teriak Aditya.
Aditya tidak bisa mencegahnya ikut arena balap, dia tersungkur dan mengacak kasar rambutnya sendiri dengan penuh penyesalan.
Brum.. brumm brummm... Alexa memimpin pertandingan, tapi pihak Rico yang melihatnya pun mulai melakukan aksi curang , dia tebarkan beberapa paku payung sehingga membuat motor Alexa oleng dan bruaks, diapun terjatuh....
Aditya pun panik dan berlari ke tengah arena..
Untungnya Alexa tidak apa apa...tapi dia kalah dalam pertandingan.
Rico datang menghampiri mereka berdua.
Bima, Dio dan Miko pun mulai geram , tapi Satria mencegah mereka mencari keributan dengan geng mereka.
" hei, cantik...sudah siap ikut dengan ku..." ucap Rico.
"hahhhh...sontak membuat mereka semua terkejut dan melotot ke arah Alexa yang meringis menahan sakit di punggung dan lengannya.
" apa yang kamu pertaruhan Alexa, jawab !!!" gertak Aditya dengan mata merah penuh amarah.
Alexa hanya menunduk.
" jawab ..!!!"
__ADS_1
"ayolah Alexa kamu jangan bodoh" ucap Dio dan Miko .
" aku aku aku....maafkan aku Dit, aku mencintaimu tapi hubungan kita sampai di sini saja , kita jalan sendiri sendiri.." ucap Alexa sambil menunduk dan mulai menitikkan air matanya.
" hahhhh...apa yang kamu katakan, katakan dengan jelas " gertak Aditya sambil mencengkram dengan kuat lengan Alexa.
" kalau aku kalah aku akan ikut dengan mereka dan menemui bos mereka " ucap Alexa dengan menunduk dan pasrah dengan apa yang akan terjadi.
" tidak... Alexa...tidak kamu tidak akan ikut dengan mereka, lebih baik aku bertarung dengan mereka..ayo hadapi aku, sekali saja kalian sentuh Alexa kalian berurusan denganku" ucap Aditya sambil memasang kuda kuda hendak menyerang.
Dan mereka pun mulai berkelahi , Dio, Miko,Bima pun ikut membantu mereka, begitu juga dengan Satria.
bruaks bruaks...
keadaan tak memungkinkan untuk menang, Aditya terluka cukup parah, dengan sudut bibir yang berdarah dan hidungnya pun berdarah.
begitu juga dengan ketiga temannya.
" kalian, ingat ya.. jangan pernah macam macam di sini ...atau Kalian berurusan dengan bos Gavin, ingat ingat itu.." ucap Rico dengan senyum miringnya.
Satria menatap gadis yang sangat dicintainya menangis meronta ronta dibawa pergi oleh Rico dan teman temannya.
sementara Aditya hanya pasrah dan tak bisa berbuat apa apa..ilmu silat yang selama ini dipelajari masih kalah jauh dari mereka..
Satria menghubungi seseorang dan tak lama kemudian beberapa ambulan dan tim kepolisian pun datang untuk menyelamatkan mereka..yang ternyata Satria adalah seorang polisi yang sedang menyelidiki kasus balap liar yang meresahkan warga sekitar.
Mereka pun segera di bawa ke rumah sakit.
🌺🌺🌺
Sementara keadaan Alexa pun tak jauh beda.
Dia dibawa ke ruangan yang cukup besar dan sepi, seseorang berperawakan tinggi tegap dengan outfit resmi .
Rico melemparkan Alexa tepat di bawah kaki laki laki itu.
" bos ,ini dia.." ucap Rico dengan senyum semrikcnya.
pemuda itupun mendekati Alexa.
" siapa kamu " ucap Alexa dengan ketus.
" Kamu ingin tahu siapa aku " ucap pemuda tampan yang sangat keren dan nyaris sempurna.
Alexa pun tercengang melihat ketampanan pemuda itu.
"aku adalah Gavin Wijaya " ucap Gavin sambil mencengkram lengan Alexa yang sedikit terkilir akibat jatuh dari motor tadi.
Alexa meringis kesakitan.." au au au..."
Gavin mendekatkan wajahnya dan nyaris mencium bibir merona milik Alexa.
" lepaskan dia brengsek...." ucap seseorang.
Alexa terbelalak tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Gavin dengan senyum miringnya kemudian melepaskan Alexa dengan kasar.
__ADS_1