
" Regan!" gumam Indira yang ternyata adalah Alexa.
" Alexa, kau kah itu " gumam Antonio yang ternyata adalah Regan.
" kenapa aku bisa lupa nama lengkap Regan, Regan Antonio Anggara oh tidak Regan apa yang sudah kamu lakukan" ucap Alexa yang terus saja menatap wajah kekasihnya yang selama ini sangat dirindukannya.
Sungguh ironis pertemuan mereka yang seperti ini.
Alexa bergetar dan tak mampu menatap lebih lama wajah kekasih hatinya itu.
Regan pun bergetar dan hanya mampu menunduk .
Persidangan pun berjalan lancar , dan tiba saatnya Alexa sebagai pengacara dari pihak korban untuk menanyai Regan.
Bagaikan kilat yang bersahutan ,luruh sudah kecerdasan Alexa, hilang sudah kharismanya sebagai pengacara hebat .
Alexa tak mampu berdiri dia minta sidang ditunda beberapa menit .
Regan hanya tertegun menatap gadis yang sangat dicintainya.
Alexa tertunduk menitikkan air matanya, Saskia dan Ardi tak berani bertanya mereka hanya duduk dan sesekali memeluk gadis itu.
Regan pun meminta ijin untuk bertemu dengan Alexa.
Kemudian dia berjalan mendekati gadis itu dan berjongkok untuk menyetarakan duduknya dengan Alexa yang menunduk lemas tak berdaya.
Saskia dan Ardi pun terkejut dan saling bertatapan.
" pak Antonio , anda , ada hubungan apa anda dengan bu Indira " tanya Saskia yang di cubit sama Ardi.
" Saskia, kamu lancang banget sih, bukan urusan kita tau" bisik Ardi.
" aku penasaran saja Ar , aku merasa adanya sesuatu di antara mereka " jawab Saskia.
Regan hanya tersenyum" boleh aku bicara dengannya empat mata " ucap Regan.
Kemudian Saskia dan Ardi beranjak meninggalkan Alexa berdua dengan Regan.
Dengan keponya Saskia dan Ardi mencoba menguping pembicaraan mereka berdua .
" Alexa" panggil Regan sambil mengusap lembut kepalanya.
Alexa terkejut dengan Regan yang sudah ada di depannya, hatinya bergemuruh , rasa rindu , rasa cinta yang selama ini dia jaga seakan berganti dengan kecewa dan sakit yang teramat perih.
Bagaimana tidak , pria yang selama ini di rindukannya telah menjadi tersangka kasus yang menjijikan.
" hahhhh... Alexa" ucap Saskia dan Ardi bersamaan dan saling menatap heran.
" hanya orang orang tertentu yang tahu nama lengkap Indira" gumam Saskia .
" iya sas, mungkinkah dia masa lalu Indira, yah hilang deh kesempatanku buat jadi pacarnya " ucap Ardi.
Bruks
"au , sakit tau sas , ngapain sih pake mukul segala bisa gagar otak nih" gumam Ardi sambil memegangi kepalanya yang baru saja dipukul sama Saskia.
" rasain, agar kamu sadar siapa kamu dan siapa Indira, jangan ketinggian kalau mimpi" ketus Saskia.
kembali ke Regan dan Alexa.
" sayang " panggil Regan yang langsung di balas tatapan tajam oleh Alexa dengan mata sayunya yang sudah berlinang air mata.
( "hah , sayang , hahhhh beneran" ucap Saskia dan Ardi bersamaan )
" kamu kamu apa kabar Alexa, kamu tambah cantik, ternyata sekarang kamu sudah sukses " ucap Regan sambil tersenyum tipis.
Alexa hanya terdiam dan tak tahu apa yang harus dikatakannya.
__ADS_1
Regan meraih kedua pipi Alexa dan mengelusnya lembut kemudian mendekatkan keningnya dengan kening Alexa yang semakin membuat Alexa menangis tak berdaya.
Hiks hiks hiks
" sayang , aku merindukanmu " bisik Regan kemudian mencium bibir manis Alexa, Alexa tidak mampu membalasnya dan mendorong tubuh Regan agar menjauh dari dirinya.
Lagi lagi membuat Saskia dan Ardi terbelalak tak percaya .
" jadi benar ada hubungan khusus antara Indira dan Antonio, mungkinkah mereka berdua memiliki kisah yang belum kelar " gumam Ardi dan Saskia yang masih menguping pembicaraan Regan dan alexa di balik dinding.
" apa yang kamu lakukan Regan , kamu telah membuatku kecewa , kau hancurkan masa depan seorang gadis yang tak berdosa" ucap Alexa lirih.
" Alexa, apa kamu percaya dengan semua itu" gertak Regan.
" tapi semua bukti mengarah kepadamu Regan ! " balas Alexa.
Regan semakin tersudut dengan sikap Alexa yang lebih percaya dengan mereka daripada dirinya .
" sayang , kamu tahu siapa diriku , bisakah aku melakukan itu " ucap Regan.
Alexa menatap tajam wajah tampan Regan yang berada tepat di depannya.
" waktu bisa merubah segalanya Regan, apalagi rasa kecewa dan rasa sakit , aku hanya percaya pada barang bukti yang semua mengarah kuat kepadamu " jawab Alexa sambil memalingkan wajah cantiknya.
Regan berdiri dan tetap menatap wajah Alexa dengan rasa kecewa .
" memang benar yang kamu katakan Alexa, waktu, rasa kecewa dan rasa sakit telah merubah segalanya, dan aku pun bisa melihatnya sendiri, gadis yang paling aku cintai juga telah berubah , maafkan aku yang masih belum bisa menyadarinya " ucap Regan kemudian pergi meninggalkan Alexa dengan lemas dan rasa yang sangat sakit disudut hatinya.
Alexa menangis dan menangkup wajahnya dengan kedua tangannya.
Saskia dan Ardi segera berlari dan memeluk tubuh Alexa yang sudah lemas dengan isakan tangis yang tiada berhenti.
" Indira, bersabarlah, kami selalu bersamamu , kalau kamu belum siap biar aku dan Ardi yang melanjutkan kasus ini " ucap Saskia.
Alexa pun menggeleng , sungguh tidak sanggup rasanya melihat orang yang sangat dicintainya menjadi tersangka " aku harus profesional Saskia , Ardi aku akan mencoba , kalau pun aku tidak mampu baru aku akan menyerahkan kepada kalian " jawab Alexa.
Kali ini Alexa tampil memukau dan mencoba profesional untuk menutupi luka hatinya.
Pertanyaan demi pertanyaan juga dengan lancar dia lontarkan.
Regan pun menjawab sesuai yang dia ketahui dan dia lakukan.
Begitulah suasana ruang sidang yang sangat menegangkan .
Sidang perdana sudah selesai dan semua berjalan lancar .
🌺🌺🌺
Suasana di rumah besar Anggara.
Bima Anggara tampak mondar mandir seperti bingung memikirkan sesuatu , dan tiba tiba muncul Aditya yang baru saja tiba dari Scotlandia.
" papi , apa yang terjadi dengan kak Regan " tanya Aditya.
Bima duduk dengan lesu dan menunduk sedih.
" papi, papi dengar Aditya kan " ucap Aditya kemudian memeluk papinya dengan hangat.
" Regan ditangkap karena kasus pelecehan seorang mahasiswi kedokteran di Surabaya, dan aku tak sanggup menghadiri, hari ini sidang perdananya " ucap Bima dengan lesu.
Aditya luruh dan terduduk dengan mengusap wajahnya dengan kasar.
" aku tidak percaya kak Regan bisa melakukan itu, pasti ada yang menjebaknya" gumam Aditya.
Tiba tiba muncul Riana dan Cindy yang tersenyum sambil berlenggak lenggok dengan membawa sebuah map.
Aditya menatapnya sinis.
__ADS_1
" mi , apa yang mami lakukan " tanya Aditya.
Riana tersenyum dan duduk di samping Aditya.
" begini sayang , mami punya kabar menarik " ucap Riana.
Aditya dan Bima hanya terdiam dan saling menatap.
kemudian Riana membuka map yang berisikan tanda terima aset perusahaan, atau pengalihan kuasa.
Tentu saja Bima terkejut .
" Riana !!! apa ini" tanya Bima.
" ini adalah surat kuasa pemindahan aset dan saham perusahaan, mami minta papi tanda tangani ini , untuk menyerahkan semua aset papi kepada mami, mami sudah capek begini terus Pi , selama ini papi semua yang mengendalikan semua harta padahal mami kan juga berhak" ucap Riana.
Plaks
Satu tamparan terlepas dari tangan Bima mengenai pipi mulus Riana yang sudah membuat Bima emosi.
" papi keterlaluan , sekarang aku minta seluruh aset dan semua harta serta semua saham di perusahaan atas nama mami" ucap Riana.
" mami sadar mi" ucap Aditya.
" atau , atau selamanya Regan anak kesayangan papi itu dipenjara seumur hidup, karena hanya aku yang bisa membuatnya keluar dari penjara " ketus Riana.
" mami , apa maksut mami , berarti semua ini rencana mami , kenapa mami tega kak Regan juga anak mami " ucap Aditya sambil memegangi pundak Riana.
" tidak Aditya, Regan bukan anak mami , dia anak dari Regina , selingkuhan papimu !!!" ucap Riana sambil menatap sinis ke arah Bima.
Jedarrrr
Aditya luruh tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
"Adit , papi bisa jelaskan " ucap Bima .
" papi , sekarang bukan waktunya Adit mendengar penjelasan papi , tapi kita harus segera menolong kakak di Surabaya, dia butuh kita Pi" ucap Aditya.
Riana geram dan kembali menatap Bima dan Aditya sinis .
" sekarang kamu tanda tangani ini dulu baru kalian pergi " ucap Riana yang terus memaksakan kehendaknya.
Cindy hanya tersenyum karena semua rencananya telah berhasil untuk menguasai harta Anggara .
Bima menatap Riana sinis .
" udah pi tanda tangani, biar mami puas " ucap Aditya.
Bima hanya tertegun .
"ayo Pi tandatangani saja " desak Aditya.
" tapi nak ini aset milik kalian berdua , kalian yang harus menjadi penerusnya " ucap Bima.
Aditya mendengus " Pi , kami masih bisa berusaha sendiri, udahlah, kalau papi tidak menuruti mami , mami akan tetap seperti ini dan kak Regan akan dipenjara " ucap Aditya.
Kemudian Bima pun dengan gemetar meraih semua berkas dan menandatangani satu persatu.
Bima melempar semua surat kuasa ke muka Riana " ambil ini , semua sudah menjadi milikmu , tapi aku , Aditya dan Regan tidak akan pernah menjadi milikmu lagi , kami akan pergi " ucap Bima sambil meraih tangan Aditya.
" ayo Dit , o iya ini juga aku kasihkan ke kamu , puas kamu !!!" Bima meraih tangan Riana dan menyerahkan dua buah kunci mobil mewah yang terparkir di garasi kepada Riana.
Cindy tersenyum menang dan mendekati Riana.
"Aditya, kamu jangan pergi , kamu putra mami , kamu harus tetap di sini bersama mami " teriak Riana yang membuat langkah Aditya terhenti.
"tidak mi, Aditya malu mempunyai mami yang egois seperti mami , lebih baik kalau Aditya tidak memilik mami " ucap Aditya tanpa menoleh dan melangkah pergi meninggalkan rumah mewah itu bersama Bima .
__ADS_1