
Setelah beberapa jam mereka melakukan pemeriksaan dan komunikasi terhadap Kinara, akhirnya David, Saskia dan Indira memutuskan untuk menghentikannya untuk hari ini .
Mereka pun memutuskan untuk pulang kembali ke kantornya.
Saat melangkah meninggalkan halaman rumah dan hendak memasuki mobilnya Indira dikejutkan oleh suara yang memanggilnya dengan merdu.
" Alexa"
Indira ( Alexa) pun menoleh dan betapa terkejutnya melihat siapa yang memanggilnya.
" Aditya" ucap Alexa gemetaran.
David dan Saskia pun saling berpandangan dan nampak raut penasaran di wajah keduanya.
Aditya berjalan mendekati Alexa dan memeluknya, namun Alexa tak membalasnya karena terlihat masih syok dan kaget akan kemunculan Aditya yang tiba tiba di kota ini.
" Indira " panggil Saskia di belakang kemudi mobilnya.
Indira ( Alexa ) menolehbke arah Saskia dan memintanya untuk kembali ke kantornya lebih dulu bersama David.
Dan Saskia pun segera melajukan mobilnya bersama David untuk kembali ke kantornya.
kembali pada Aditya dan Alexa.
Alexa dan Aditya saling bertatapan, entah apa yang mereka rasakan , yang pasti Aditya masih menyimpan perasaan kepada Alexa.
"Alexa, kamu ada di sini " tanya Aditya sambil mengelus lembut pipi mulus Alexa sambil tangan satunya menggenggam tangan lembut milik Alexa.
" Aditya , aku aku , sudah lepaskan aku Dit , tidak pantas rasanya kamu bersikap seperti ini " ucap Alexa sambil menunduk dan mundur beberapa langkah untuk menghindari Aditya.
Aditya tersenyum " maafkan aku Alexa, aku selalu tak bisa mengontrol diriku saat ada di dekatmu" ucap Aditya.
" sebaiknya kita bicara tidak di sini Dit , gak enak rasanya ini rumah orang , o iya ngapain kamu ke sini " tanya Alexa.
" aku mau mengunjungi gadis yang sudah menyebabkan kakakku masuk penjara " jawab Aditya.
Alexa terbelalak mendengar kata kata Aditya yang menurutnya sangat kasar dan seakan menyalahkan Kinara, padahal Kinara adalah korban.
" apa kamu bilang , dia yang menyebabkan Regan di penjara, ehm...di mana sih hati nuranimu Aditya, apa sekian lama kamu di luar negri menjadikanmu tak memiliki hati lagi " ketus Alexa.
Aditya mengeryitkan alisnya tak percaya dengan ucapan kasar dan menusuk dari Alexa .
" apa maksutmu Alexa, benar kan , dia yang sudah menuduh kakakku " bantah Aditya .
"sini ayo ikut aku " ketus Alexa sambil menyeret tangan Aditya masuk kembali ke dalam rumah Kinara.
terlihat Kinara sedang menangis dan sesekali tertawa terbahak bahak , kemudian menangis lagi dan minta tolong ketakutan.
__ADS_1
" apa kamu masih mau menyalahkan dia !!!" tanya Alexa yang membuat Aditya terdiam.
Sesaat Aditya pun iba dan sedih melihat keadaan Kinara .
" ma ma maafkan aku , bukan maksudku menyalahkannya." jawab Aditya.
Kemudian ibunya datang dari belakang dan kembali menyambut Aditya dengan ramah , mereka pun berbincang dan bercerita banyak tentang kehidupan Kinara sebelum dan setelah kejadian itu.
Aditya terdiam dan mengutuk perbuatan bejat para pelakunya.
" Alexa, kamu yakin kakakku orangnya " tanya Aditya.
Alexa tak menjawab dan hanya terdiam membisu.
" kalau kamu masih percaya dengan mereka dan tak mempercayai kak Regan , berarti kamu tidak benar benar mencintainya, aku pastikan itu " ucap Aditya sambil terus menatap Alexa.
Bu Santi menatap ke arah Alexa yang hanya terdiam mematung .
"Bu Indira , ibu serahkan semua kepadamu , ibu yakin siapa pun pelaku yang sebenarnya , kamu dan tim pasti bisa menemukannya dan memberikan balasan yang setimpal " ucap Bu Santi kemudian memeluk Alexa yang hanya diam mematung.
Aditya melotot " hah, Indira bukannya dia Alexa, dan tim , apa maksutnya " gumam Aditya.
" tuan , dia itu Bu Indira, dia pengacara kami yang akan menjerat pelaku itu dengan setimpal, dia pengacara hebat dan banyak ditakuti lawan " ucap bu Santi menjelaskan kepada Aditya.
Aditya terkejut dan menatap ke arah Alexa.
" aku bertindak sesuai kata hatiku Dit, lebih baik kamu membantuku mencari bukti bukti keterlibatan mami Riana, Cindy dan Riko" ketus Alexa.
Aditya melotot tak percaya " apa kamu bilang, mamiku , Cindy dan Riko, hahhh jadi benar , oke kita harus bekerjasama membongkar kejahatan mereka" ucap Aditya.
Alexa kembali melotot " kamu sudah tahu keterlibatan mereka" tanya Alexa.
" Hem ," dan Aditya menceritakan semuanya.
Alexa melotot tak percaya, Riana tega melakukan itu .
Kemudian Aditya menyeret tangan Alexa keluar rumah namun Alexa memaksakan melepaskannya.
" gila kamu Dit , mau ke mana kita " tanya Alexa.
" kita temui kak Regan, kamu bisa menanyainya semua kepadanya.
Alexa melotot tajam
" itu bukanlah aku itu hak pengacaranya, tapi tetap saja kita akan mencari bukti yang kuat untuk membebaskan Regan aku juga yakin dan percaya dia tidak terlibat semua ini"
Aditya pun tersenyum dan berkacak pinggang.
__ADS_1
" baiklah cantik sekarang aku antar kamu ke kantormu " ucap Aditya.
Alexa mengeryitkan keningnya dan segera meraih helm yang disodorkan oleh Aditya.
" kita muter muter dulu ya , kita kenang masa masa di saat kita masih liar dan suka balapan , kakak iparku yang cantik " goda Aditya sambil mendekatkan wajahnya ke telinga Alexa.
Alexa melotot namun sedikit tersenyum mendengar Aditya memanggilnya kakak ipar .
" cie , suka ya gue panggil kakak ipar, baiklah mulai sekarang aku akan memanggilmu kakak ipar cantik , oke " goda Aditya.
" apaan sih Dit " ucap Alexa yang semakin tersipu dan tak bisa menyembunyikan senyum bahagianya, sambil menunduk dan pipinya mulai merah karena malu dan bahagia.
" udah dong malu malunya , kakak ipar , ayo buruan naik " ucap Aditya sambil menarik tangan Alexa.
Dan Alexa pun segera mengenakan helm dan menaiki motor di belakang Aditya.
D
Dan mereka segera melajukan motornya memecah keramaian di jalanan Surabaya .
" Alexa, aku bahagia melihatmu bahagia , meskipun sebenarnya hatiku yang masih terluka , karena cintaku padamu yang tulus aku relakan kamu bahagia bersama kak Regan " batin Aditya sambil berkonsentrasi mengendarai motor gedenya bersama Alexa dengan pikirannya sendiri.
" Aditya, maafkan aku mungkin sampai saat ini hatimu masih sedikit terluka melihatku yang sangat bucin sama Regan, ah , aku memang payah tak bisa menyembunyikan perasaanku , aku memang sangat mencintai Regan, aku sangat merindukannya, maafkan aku ya Dit , semoga suatu hari nanti kamu bertemu dengan gadis cantik yang jauh lebih baik dariku " batin Alexa.
🌺🌺🌺
Sementara di tempat Regan .
" papi minta maaf ya nak , papi tidak bisa berbuat apa apa , tapi adikmu saat ini sedang berusaha untuk mencari bukti yang kuat untuk membebaskanmu " ucap Bima yang tak tega melihat putra tercintanya berada di dalam jeruji besi.
Regan tersenyum dan menatap papinya
" sudahlah Pi , tidak masalah, tapi Regan melihat sepertinya papi sedang ada masalah, ada apa Pi, apa ini ada hubungannya dengan mami " tanya Regan yang membuat Bima tersentak.
" Riana sungguh kejam Gan, dia telah menjebakmu dan mengambil alih semua aset kita , kita sudah tidak memiliki apa apa lagi sekarang nak " jawab Bima.
Regan tersenyum" oh begitu , jadi itu tujuannya , oke " jawab Regan.
Bima melotot dengan sikap Regan.
" kamu , sudah tahu semuanya "
" Regan bukan anak kemarin sore Pi, Regan juga bukan orang bodoh , sebenarnya aku juga sudah tahu semuanya, Hendra juga sudah mulai mengumpulkan bukti bukti untuk menjerat mereka, papi gak perlu khawatir , Regan bisa mengatasi semua situasi ini" ucap Regan yang membuat Bima lebih tenang.
" dan untuk aset serta harta Anggara biar saja , biarkan mereka puas dengan pencapaian mereka dulu, setelah mereka lengah kita akan kembali mengambil alih, Papi tenang saja , lagi pula asetku juga masih banyak , bahkan dua kalilipat dari aset Anggara " ucap Regan dengan senyum smricksnya.
__ADS_1
Bima mulai bisa bernafas lega , ternyata putranya bukanlah orang sembarangan.