
Setelah puas dan kehabisan nafas Regan pun melepaskan Alexa.
Nafas mereka saling memburu.
"sayang aku mau mandi dulu , tunggulah di sini , nanti aku akan mengajakmu jalan " ucap Regan sambil mencup pucuk rambut Alexa.
Alexa hanya tersenyum dan duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.
Tiba tiba ada seseorang yang memegang bahunya, dan Alexa mengira itu adalah Regan.
" sayang kok cepet banget mandinya" Alexa terdiam kenapa tidak ada jawaban dan ketika dia menoleh betapa terkejutnya ternyata Aditya lah yang sejak tadi berada di belakangnya.
" Aditya"
"ehm , hai Alexa apa kabarmu ?" sapa Aditya.
Alexa menunduk dan tersenyum dengan wajah merah serta salah tingkah.
" sepertinya aku mau ke kamar Regan dulu ada ada sesuatu yang ketinggalan " ucap Alexa kemudian melangkah meninggalkannya.
Namun tangan Aditya lebih dulu menyambarnya.
"Alexa tunggu bisakah aku bicara sebentar denganmu " ucap Aditya.
" sepertinya sudah tidak ada yang perlu dibicarakan di antara kita Dit, semua sudah selesai, semua kenangan kita sudah aku kubur dalam dalam dan tak ingin aku membukanya lagi " jawab Alexa.
"tapi Alexa, aku mohon jangan salah paham, aku hanya ingin kamu berjanji satu hal, jangan pernah kamu tinggalkan kak Regan, dia sangat mencintaimu mungkin cintanya lebih besar dari cintaku padamu, dia juga pernah terluka jangan sampai dia terluka untuk kedua kali" ucap Aditya dengan tatapan mata yang tulus meminta untuk kebahagiaan kakaknya.
" aku akan meninggalkan Indonesia mungkin tak akan lagi aku kembali aku akan membangun perusahaanku di sana , aku akan menunjukkan bahwa aku pun bisa berguna dan bisa sukses tanpa bayang bayang kakakku " tambah Aditya.
Alexa menatap mata Aditya untuk mencari kebenaran tentang semua yang di ucapkan Aditya.
" baiklah Adit, aku berjanji padamu tidak akan pernah meninggalkan Regan, dia adalah hidupku...orang jatuh cinta sebanyak 3 kali, cinta pertama adalah ayahku , orang pertama yang mengenalkan ku apa itu cinta " ucap Alexa.
Aditya hanya tersenyum dan mengusap lembut rambut Alexa.
" cinta kedua adalah cinta yang pernah memberikan rasa sakit dan air mata , itulah cintaku padamu sedangkan cinta terakhir adalah kak Regan dia yang mengobati setiap luka yang pernah aku berikan, dia adalah cinta terakhirmu Alexa, jaga dia dan sayangi dia " bisik Aditya.
Alexa pun mengangguk.
" baiklah sekarang sudah jam 18.00 sepertinya aku harus ke bandara sekarang juga atau aku akan ketinggalan pesawat " ucap Aditya sambil mengecup singkat pucuk kepala Alexa.
" selamat tinggal , assalamualaikum "
" waalaikumsalam " jawab Alexa.
Dan Aditya segera membawa kopernya menuju mobil yang disiapkan pak sopir beserta Oma yang berada di dalamnya, karena Oma yang mengantarkan ke bandara.
__ADS_1
Alexa menyaksikan kepergian Aditya dan terus menatap sampai mobilnya tak kelihatan olehnya.
" sudah lama menunggu , sekarang kamu mandi dulu " bisik Regan sambil memeluknya dari belakang.
Alexa tersentak membuat Regan juga heran.
" ada apa Alexa?" tanya Regan.
" enggak Regan, Aditya baru saja berangkat, kamu tidak mengantarkannya ke bandara ?" ucap Alexa.
"dia sudah biasa ke luar negeri , gak perlu" jawab Regan sambil membenarkan bajunya yang masih sedikit berantakan.
" tapi dia bilang padaku akan tinggal di sana selamanya, dia tidak akan kembali ke Indonesia" ucap Alexa.
" dia memang seperti itu, tapi satu atau dua bulan lagi dia juga akan balik lagi ke sini" jawab Regan.
" Regan, apa kamu tidak menyesal mencintaiku " tanya Alexa dengan tatapan sendu penuh harapan .
" sayang, aku tidak pernah menginginkan jatuh cinta kepadamu,tapi hatiku yang tidak bisa berbohong , sejak pertama kali kita bertemu dan aku menciummu sejak saat itu hatiku sudah terpaut dengan kamu" jawab Regan dengan memeluk hangat tubuh Alexa.
" tapi karena aku kamu dan Aditya menjadi tak sedekat dulu" ucap Alexa.
" hei, jangan sok tau dari dulu aku dan Aditya juga seperti ini, kami semua sibuk dengan urusan dan bisnis masing masing , bahkan mami dan papi juga tidak pernah punya waktu untuk kami berdua , mereka sibuk dengan urusan dan bisnisnya sendiri sendiri" ucap Regan.
Kemudian Regan menceritakan bagaimana kehidupan masa kecil mereka yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang kedua orang tuanya karena kesibukan masing masing .
Kedua orang tuanya gila kerja dan tidak punya waktu bahkan untuk sekedar menemani mereka tidur di malam hari .
Sedangkan Aditya , dia masih memilik kasih sayang oma, Oma selalu menyayanginya karena dari kecil Oma yang merawatnya.
Maminya yang super sibuk dengan dunia fashion dan model hanya mementingkan tubuh dan penampilannya, sedangkan papinya sibuk dengan bisnis dan pengembangan perusahaan baru yang hampir lima tahun sekali selalu membuka cabang baru.
Alexa sempat melongo dan berdecak kagum dengan cerita keluarga Regan yang super kaya raya.
" hei , kamu kenapa sayang " tanya Regan sambil menggoyangkan lengannya.
Alexa pun tersentak dan tersenyum getir.
Ada ketakutan di hati Alexa " apakah nanti mereka bisa menerimaku yang hanya orang biasa " batin Alexa.
" malam ini aku ingin mengajakmu ke suatu tempat , tapi kali ini agak jauh , kamu persiapkan dirimu, sekarang pergilah mandi " ucap Regan dengan lembut dan mengusap rambut panjang Alexa.
Alexa pun segera berjalan menuju kamar Regan untuk mandi dan berganti pakaian.
Setelah menunggu sekitar 20 menit , akhirnya Alexa keluar juga .
Mata Regan yang melihat kekasihnya keluar dari kamar langsung terbelalak kagum dengan kecantikan Alexa.
__ADS_1
Baju yang dipilihkan Regan pun sangat cocok untuk Alexa, namun sayangnya di bagian dadanya agak terbuka sedikit, jadi sedikit terlihat menyembul .
"wao...sayang kamu luar biasa cantik sekali, dan juga sangat seksi, memang dadanya harus seperti itu ya, aku gak terima kalau orang lain yang melihatnya" ucap Regan sambil memasangkan jaketnya ke tubuh Alexa.
Alexa hanya tersenyum dan nurut saja bagaimana kekasihnya memperlakukannya.
Dan mereka pun segera berangkat menuju kota A sesuai yang dibilang Regan bahwa mereka membutuhkan waktu yang cukup lama.
Sepanjang perjalanan, Regan tak pernah melepaskan genggaman tangannya sambil tangan satunya memegang kemudi.
" Regan, bagaimana kalau nanti kita ternyata tidak berjodoh" pertanyaan Alexa yang membuat Regan menghentikan mobilnya tiba tiba.
Cekikkkk....
Regan menatap nanar Alexa yang sudah berkacak kaca.
" apa yang kamu katakan sayang " tanya Regan.
" kenapa aku merasa ragu untuk hidup bersamamu Regan, aku takut, aku terlalu takut kehilanganmu ,hiks hiks hiks " tiba tiba air mata Alexa melesat dan tidak bisa ditahan lagi isakan demi isakan yang lolos dari dalam dadanya.
Regan meraih kepala Alexa dan memeluknya erat sambil sesekali mengecup lembut pucuk kepalanya.
" aku tidak akan meninggalkanmu sayang, apapun yang terjadi, kamu adalah hidupku " ucap Regan.
" Tapi Gan, bagaimana kalau Tuhan pun tak merestui kita " tanya Alexa.
" aku akan tetap mencintaimu" jawab Regan.
" Sampai kapan "
" sampai kapanpun "
" apa itu adil " tanya Alexa lagi.
" karena Tuhan yang menanamgkan cinta di hatiku , jadi bukan hakku untuk menghilangkannya, terserah Tuhan kapan dia akan mencabut rasa cintaku padamu " jawab Regan.
Alexa semakin menangis mendengar jawaban dari Regan.
" menangislah Alexa keluar kan semua beban di hatimu , aku akan selalu menjadi tempat bersandarmu, aku selalu mencintaimu " bisik Regan sambil meraih pipi Alexa dan mendaratkan ciuman sayang di sana.
Setelah beberapa saat tangisan Alexa pun mereda dan mereka melanjutkan perjalanan menuju kota A, yaitu tempat ayah dan ibu Alexa berada.
" sayang, kita mau ke mana, ini adalah kota kelahiranku tempat tinggal ayah dan ibuku " ucap Alexa.
" iya kita memang mau ke sana, aku akan meminangmu dan segera menghalalkanmu , agar aku tidak tersiksa terus mengendalikan perasaanku yang selalu ingin menyetuhmu " ucap Regan sambil tersenyum.
" ih...apaan sih , bisa bisanya punya pikiran mesum kayak gitu" ucap Alexa yang mulai bisa tersenyum.
__ADS_1
Mereka pun sangat bahagia dan saling melemparkan candaan serta gombalan gombalan di sepanjang perjalanan.
...****************...