Bad Girl Milik Tuan Muda

Bad Girl Milik Tuan Muda
Chapter 35


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu , masalah dengan pak Antonio sudah beres , para warga menyetujui dengan rencana rencana perusahaan karena kompensasi yang baik , dengan usaha dan kerja keras seorang pengacara hebat tentunya .


Tok tok tok


Masuklah


" hiks hiks hiks " seorang wanita berumur datang dengan isakan tangisnya .


" Ada apa bu, apa ada yang bisa saya bantu " tanya Indira dengan lembut.


" Bu pengacara tolong saya , tolong putriku untuk mendapatkan keadilan" jawab wanita itu.


" apa yang bisa saya bantu " tanya Indira.


" saya butuh pengacara untuk meminta keadilan untuk putriku yang telah dilecehkan oleh seorang pengusaha muda yang terkenal nona"


" maksud ibu" tanya Indira heran sambil meraih sebuah berkas dari tangan ibu ibu itu dan membukanya .


Indira sempat kaget melihat nama pengusaha besar asal Jakarta bernama Antonio yang tertera menjadi tersangka kasus penculikan dan pemerkosaan seorang mahasiswi kedokteran di kampus ternama di kota Surabaya.


" hahhhh, ini ini beneran , tuan Antonio " Indira syok dan mengusap kasar mukanya seakan tidak percaya.


" Tolong bu Indira tolong dampingi kami untuk meminta keadilan " rengek ibu ibu itu .


Indira terdiam dan mengangguk pelan " baiklah bu, tapi ijinkan saya menemui putri ibu "


Ibu ibu itu mengangguk kemudian pamit pergi.


" Saskia , kemarilah" panggil Indira.


" ada apa Ra" tanya Saskia.


" kamu bersiap siaplah, kita akan menangani kasus besar " perintah Indira sambil menyodorkan sebuah berkas kepada Saskia.


Saskia pun menerima dan membacanya dengan teliti, dan alangkah terkejutnya dia setelah tahu nama tersangka yang tertera di sana .


" hahhhh, ini beneran Indira" tanya Saskia.


" makanya sekarang juga kita bersiap siap ke rumah gadis itu untuk menyelidikinya , tapi kita tunggu dari pihak kepolisian yang menghubungi kita , karena ini bukan kasus main main apalagi melibatkan tersangka seorang pengusaha ternama yang aku dengar dia juga kejam dan tegas " ucap Indira.


Saskia hanya mengangguk .


Indira menjadi benar benar penasaran dengan sosok seorang Antonio.


Dia mencoba mencari cari di internet tapi tidak menemukannya , dengan kasus besar ini pun tidak ada satupun media masa yang meliputnya.


" wah, sebesar apa sih pengaruhnya di negeri ini, sampai sampai susah sekali mencari informasi terkait dirinya " gumam Indira.

__ADS_1


Dan tak lama kemudian polisi pun menghubunginya untuk bersama sama menemui gadis malang itu .


Dengan menempuh waktu sekitar 1 jam , akhirnya mereka sampai di rumah gadis itu .


Gadis itu bernama Rani .


Indira mendekatinya dan mencoba berkomunikasi dengannya.


Namun sungguh membuat hati Indira bagai teriris pisau melihat keadaan memperihatinkan ini , gadis itu mengalami depresi dan selalu menyebut nama Antonio kemudian berteriak minta tolong dan menangis .


Semua yang ada di sana pun ikut iba merasakan penderitaan gadis tersebut.


" baiklah kita akan menangani kasus ini Saskia, buat berkas berkasnya kita akan ajukan beberapa tuntutan" ucap Indira.


Saskia mengangguk dan segera bekerja.


Indira masih terlihat syok dengan apa yang terjadi sungguh tidak disangka seorang bos muda seperti Antonio ternyata memang benar benar kesepian dan butuh kehangatan.


" ish , mikirin apa sih gue , gila " gumam Indira.


🌺🌺🌺


Sementara Antonio yang sedang meringkuk di tahanan pun terlihat santai dan tidak ada raut penyesalan di wajah tampannya.


Kemudian seseorang datang menemuinya.


Antonio tersenyum miring.


" kapan Kasus ini akan disidangkan" tanya Antonio .


" kalau semua beres mungkin minggu depan sudah masuk sidang perdana tuan" jawab asistennya.


" bagus lah , tidak perlu lama lama, dan kamu awasi setiap gerak gerik mamaku serta orang yang dekat dengannya saat ini " ucap Antonio.


" baik tuan , jaga diri tuan muda baik baik , masalah ini akan segera beres tuan, dan mungkin ini adalah kesempatan untuk tuan muda bisa bertemu langsung dan melihat seperti apa sosok pengacara ternama Indira "


" kamu benar " ucap Antonio dengan senyum smricksnya.


Antonio berdiri dengan pikiran tertuju sama mamanya " mungkinkah ini rencana mana, tapi kenapa dia tega memenjarakan aku , atau ini memang dia dendam sama aku " gumam Antonio.


🌷🌷🌷


Seminggu sudah Antonio di tahan di penjara yang ada di kota Surabaya karena kasusnya yang melecehkan seorang mahasiswi kedokteran di kota ini.


Sidang pun di mulai dan semua berkas serta para pengacara pendamping pun hadir di sana .


Jleg hati Indira seketika terkejut dengan kehadiran pak Sarjono sebagai pengacara tersangka.

__ADS_1


" Indira , kamu mewakili korban " tanya pak Sarjono sambil menepuk pundak Indira.


Indira mengangguk .


" bapak akan bekerja dengan baik Indira , entah siapa yang benar di antara kita nanti yang pasti pesan bapak kita harus profesional, apa yang terlihat benar belum tentu benar dan apa yang dikira salah belum tentu salah , jadi kita bukanlah musuh kamu tahu, kita harus bekerjasama mengungkap kejahatan, ingat itu Indira " ucap pak Sarjono.


Indira pun tersenyum dan mengangguk dengan hormat.


'' iya pak, anda benar " jawab Indira dengan senyum cantiknya sambil menjabat tangan mantan atasannya tersebut.


Dan sidang pun segera di mulai namun korban tidak dapat di hadirkan karena kondisi psikologisnya yang tidak memungkinkan.


Dan tersangka pun segera memasuki ruang sidang semua tampak tegang .


deg deg deg ....


Ada jantung yang tidak aman .


" aduh , kenapa hatiku merasa tidak enak " gumam Indira sambil memegangi dadanya .


Dan jedarrrr


Tersangka masuk dengan baju Hem putih .


Bagaimana petir yang menyambar , seketika hati yang tadinya berapi api penuh semangat langsung luruh lemas dan tak bertenaga.


Saskia yang berdiri di samping Indira pun langsung menangkap tubuh lemas Indira .


" Indira , ada apa " ucap Saskia yang mulai panik.


Indira mencoba mengatur nafasnya dan berdiri dengan tegak .


Sedangkan Antonio yang belum menyadarinya pun dengan percaya diri berjalan ke arah kursinya.


Dan


jleg ( bagaikan sebongkah es balok menghantam tubuhnya )


Jantungnya berdetak sangat cepat seperti mau loncat dari tempatnya ketika melihat seorang gadis berpakaian lengkap hitam sedang berada di antara para pengacara hebat.


Pandangan mereka saling bertemu .


Tatapan yang penuh isyarat, pertanyaan dan rasa yang tak bisa diungkapkan.


Mereka saling menatap dan sama sama syok .


Ruang sidang yang tadinya riuh seketika menjadi sunyi dan mencekam .

__ADS_1


Dua hati yang saling berpandangan pun menambah suasana menjadi sangat kaku dan tegang.


__ADS_2