
Cekikkkk...
Aditya dan Alexa telah sampai di halaman kantor advokat yang besar dan megah di kota Surabaya.
Alexa melepaskan helmnya begitu juga Aditya.
Para pegawai dan pejalan kaki yang saat itu sedang melintas sangat terpesona dengan ketampanan Aditya yang nyaris sempurna mirip oppa di drama Korea.
Alexa tersenyum dan melihat ke sekeliling
" Dit , lihatlah semua cewek yang ada di sini melihatmu dengan terpesona " ucap Alexa sambil menggoda Aditya.
" iya , hanya kamu saja yang tidak terpesona dengan ku tapi malah cinta mati sama kakakku " jawab Aditya dengan tersenyum dan menatap wajah Alexa yang tiba tiba menjadi merah seketika.
" ish apaan sih kamu , suka banget sih godain aku " ketus Alexa sambil memonyongkan bibirnya.
Aditya hanya tersenyum dan sedikit tertawa yang menambah aura kegantengannya semakin keluar.
" tapi benarkan kakak iparku yang cantik ? di dunia ini hanya kamu yang tidak tergoda dengan kegantengan seorang Aditya Oscar Anggara, padahal " Aditya hampir saja keceplosan bicara dan segera menghentikan serta menatap intens kedua mata sayu Alexa Indriana Sadewa.
Alexa mulai kelicutan dan segera membuyarkan tatapan matanya .
" oke oke Dit , aku masuk dulu ya " ucap Alexa sambil menunduk dan segera berjalan masuk ke dalam kantornya.
Tapi tangan Aditya lebih dulu meraihnya dan menghentikan langkah Alexa.
" Alexa , aku mohon jangan kecewakan kak Regan, kenapa kau mengingkari janjimu "
pertanyaan Aditya yang membuat Alexa menoleh dan mengeryitkan keningnya.
"aku , aku tidak pernah mengkhianatinya Aditya, dari dulu sampai saat ini aku masih tetap mencintainya , cintaku kepadanya tidak pernah berubah sedikitpun Adit" jawab Alexa dengan suara bergetar.
" kau masih menyangkalnya Alexa, kau sudah membuatnya kecewa dengan tidak percaya kepadanya, semua orang pun kalau dalam posisi kak Regan juga pasti sangat kecewa Alexa "
Aditya semakin tajam menatap Alexa.
" aku aku , aku tidak bermaksud seperti itu Dit, aku hanya melihat dari bukti yang aku temukan di lapangan, semua bukti hanya mengarah kepadanya " jawab Alexa yang semakin membuat Aditya emosi.
Alexa menunduk dengan menitikkan air matanya dan semua orang yang melihatnya pun semakin heran termasuk Ardi dan Saskia yang kebetulan melihatnya dari pintu depan.
" kamu jangan menangis Alexa, aku tidak mau melihatmu menangis, aku hanya ingin kamu percaya dengan kakakku , tidak mungkin kakakku melakukan hal bejat seperti itu " ucap Aditya sambil mengelus bahu Alexa namun Alexa menepisnya dan segera berlari menuju ruangannya.
Aditya terdiam menatap kepergian Alexa , kemudian pergi meninggalkan kantor Alexa dengan motor gedenya.
Sedangkan Alexa yang berada di dalam ruangannya terlihat menangis di sofa yang terletak di sudut ruangan. Dia tertunduk dengan air mata berderai yang membasahi kedua pipi mulusnya.
Saskia dan Ardi memberanikan diri masuk ke ruangan itu untuk melihat keadaan Alexa.
Saskia mendekat dan duduk di samping Alexa.
Dengan lembut dia peluk tubuh Alexa untuk menenangkan tangisannya.
Alexa pun meluapkan semua tangisannya di dalam dekapan Saskia.
"tenangkan dirimu Alexa, cobalah untuk berdamai dengan hatimu, kalau kamu memang benar-benar mencintai pak Regan percaya itu ya dia tidak mungkin berbuat sebejat itu " bisik Saskia sambil mengusap rambutnya.
__ADS_1
Ardi pun datang dan mencoba menghibur Alexa dengan memberikan bukti baru .
Alexa pun terkejut dan segera mengusap air matanya kemudian meraih bukti yang sudah terekam dalam flashdisk.
Dengan serius Alexa mencoba membuka file tersebut, dan alangkah terkejutnya Alexa melihatnya apa yang berada di depan matanya.
( Kinara dibawa paksa dengan mulut disumpal dan tangan terikat masuk ke dalam sebuah kamar hotel oleh beberapa orang tak dikenal , dan setelah kursor di geser nampak dua orang wanita sedang tersenyum licik , yang tidak lain adalah Riana dan Cindy)
Alexa, Saskia dan Ardi saling berpandangan .
Dan Alexa terus menggeser kursornya hingga nampak seorang laki laki tampan yang sedang cek in di hotel tersebut.
Laki laki tersebut adalah Regan Antonio Anggara.
Alexa tampak tegang melihatnya.
Rupanya itu semua adalah rekaman cctv hotel yang telah Ardi dapatkan dengan sudah payah.
" terus ini , maksudnya kamu mau menunjukkan bukti kalau memang Regan berada di tempat yang sama , atau memang Regan yang telah menyuruh anak buahnya untuk menculik Kinara" ketus Alexa.
Ardi dan Saskia mendengus kecewa ternyata memang benar cinta membuat orang menjadi bodoh seketika.
" ish , Bu Indira yang cantik , karena cinta anda menjadi bodoh " ketus Ardi.
Alexa melotot tajam ke arah Ardi, Saskia hanya cekikikan menahan tawanya.
" kalau tuan Regan atau Antonio itu check in di hotel yang sama berarti dia menempati kamar yang berbeda , coba deh lu bayangin kalau lu sudah janjian sama orang di hotel trus ngapain lu check in lagi pasti tinggal datang terus masuk, iya kan " ucap Ardi yang menjelaskan dengan panjang lebar.
"sekarang coba dengarkan bukti lain ya , tuan Antonio datang di hotel tersebut dan mendapatkan kamar nomer 401 yang berada di lantai 3 sedangkan orang yang membawa Kinara berada di lantai 7 dengan nomor 957 , oke sampai sini mengerti " ucap Ardi.
" terus kamar yang dipakai untuk unboxing Kinara itu, mereka check-in dengan nama Riko"
Deg
" hahhh Riko" ucap Alexa sambil melotot tak menyangka ternyata Riko di balik semua ini.
Alexa pun terduduk dan sempat syok dengan temuan bukti baru tersebut " berarti semua bukti yang kita temukan sebelumnya adalah rekayasa dan saksi saksi itu semuanya palsu" ucap Alexa.
Ardi dan Saskia pun mengangguk bersamaan.
" jangan jangan, ayo sekarang juga kita ke rumah Kinara"
Alexa meminta Ardi dan Saskia untuk ikut ke rumah Kinara dan menyingkap semua kebenarannya.
Tanpa pikir panjang , mereka bertiga langsung bergegas melajukan mobilnya menuju rumah Kinara.
Dan dari jalan tampak ada dua buah mobil mewah yang tampak tidak asing bagi Alexa.
" tunggu , kita masuk pelan pelan dan lihat apa yang terjadi ada apa dengan keluarga ini, perasaanku gak enak " ucap Alexa yang dijawab anggukan oleh keduanya sahabatnya itu .
Kemudian Ardi memarkirkan mobilnya di seberang jalan dan mereka mengendap endap berjalan ke arah rumah itu kemudian mencoba masuk melalui pintu samping .
Alexa terbelalak melihat pemandangan di depan matanya.
Terlihat beberapa orang sedang duduk di ruang tamu dan mereka tidaklah asing bagi Alexa, sedangkan beberapa orang laki laki sedang bergantian menggenjot gadis yang tak berdaya di dalam kamarnya.
__ADS_1
Saskia memiliki inisiatif memvideokan semua kejadian itu .
" silent ponsel kalian dan kirim pesan minta bantuan serta serlok ke anggota kepolisian" bisik Alexa kemudian memasang mode silent di ponselnya.
Alexa semakin teriris mendengar suara tangisan dan jeritan gadis tersebut yang tidak lain adalah Kinara.
" ya Alloh , tolonglah kami dan tolong Kinara, kuatkan dia dalam menjalani ujian hidup" batin Alexa dengan tetesan air mata yang tiba tiba meluncur di pipinya.
" tolong , au , tidak , tolong hiks hiks hiks " suara erangan, tangisan dan jeritan Kinara semakin membuat hati ketiganya seperti tersayat sayat pedang yang tajam .
Ardi menunduk dan mengusap mukanya sedangkan Saskia mulai berkaca kaca , membayangkan apa yang saat ini sedang dirasakan Kinara.
" sungguh bejat biadap mereka, aku sudah gak tahan , ayo kita habisi mereka " bisik Alexa namun dicegah oleh Ardi dan Saskia.
Dan keempat orang yang duduk di ruang tamu tersebut adalah Riko,Cindy , Riana dan Fernando.
Keempat orang tersebut menoleh ke arah sumber suara yang terdengar , Alexa pun keluar segera menghajar Fernando dan Riko.
perkelahian pun terjadi .
Bruaks bruaks
Ardi dan Saskia pun ternyata jago berantem .
Sedangkan ke tiga laki laki yang sedang menggilir Kinara tersebut adalah anak buah Riko yang merupakan geng motor .
Mereka pun segera mengakhiri kegiatan mereka yang sedang menikmati tubuh gadis itu dan segera berlari untuk membantu Riko berantem dengan Alexa dan teman temannya.
" hah, brengsek kalian " ketus Alexa.
" oh..gadis cantik , aku tidak lupa siapa dirimu cantik , kamu adalah Alexa bukan ???gadisnya Aditya Anggara ups salah sekarang adalah gadisnya Regan Anggara, tapi sayang hari ini akan menjadi gadisnya Riko hahahaha" ucap Riko dengan percaya diri dan dengan segala umpatannya.
" cih..kau mau menyentuhku jangan harap, dulu aku kalah darimu tapi sekarang boleh coba " ketus Alexa.
Bruks braks
" sial "
Alexa semakin terdesak, darah segar mengalir di sudut bibir dan hidungnya .
" Indira, kamu tidak apa apa " tanya Ardi dan Saskia yang juga terdesak karena mereka dikeroyok.
" lebih baik aku mati daripada menyerahkan diri kepada orang bejat seperti kalian "
ketus Alexa yang sudah berlumuran darah.
" Ardi, apa mereka masih lama " tanya Saskia.
" sebentar lagi sas " jawab Ardi.
Bruks braks , au au ...
Saskia menjerit karena dipukul dan ditendang hingga tersungkur dan lemas kemudian tak sadarkan diri.
"Saskia !!!!!!" teriak Ardi.
__ADS_1
...****************...