
Wiu wiu wiu suaranya sirine polisi datang untuk menolong mereka.
Seketika Riko, Cindy, Riana dan anak buahnya pergi melarikan diri .
Tapi Alexa berhasil melempar batu ke kepala Riko yang membuatnya meringis kesakitan dan akhirnya berhasil di tangkap .
sedangkan Cindy, Fernando dan Riana terus berlari untuk menyelamatkan diri serta ketiga anak buah Riko.
Cindy dan Riana berhasil bersembunyi di balik semak semak sedangkan Fernando dan ke tiga anak buah Riko berhasil dibekuk oleh pihak berwajib.
Aditya datang dengan ngos ngosan dan mulai panik melihat Alexa yang berdarah di mulut dan hidungnya. Mukanya pun terlihat lebam.
" Alexa, kamu gak apa apa " ucap Aditya sambil memeluk tubuh Alexa yang lemah.
" aku gak apa apa Dit , au " jawab Alexa.
" ye , masa gitu aja sakit sih , ingat kan dulu berantem adalah olah raga wajib kita setiap hari hahahaaaaa" goda Aditya.
Bug ... Alexa menimpuk kepala Aditya.
" aduh , kenapa sih Lex"
" agar kamu sadar dan segera menolong kami , enak aja , ayo bantu aku berdiri" ucap Alexa.
Aditya pun merangkul pundak Alexa dan membantunya berdiri kemudian berjalan mendekati Saskia yang masih belum sadarkan diri .
Ardi tampak menangis dan mendekap tubuh Saskia sambil mengusap telapak tangannya.
" sas ,sas , ayo bangun sas " bisik Ardi.
Aditya dan Alexa saling berpandangan.
Dan tak lama kemudian Saskia pun sadar dan memegangi kepalanya yang pusing dan badannya yang remuk semua.
Alexa dan yang lain pun lega melihat Saskia sudah sadar .
" o iya Adit tolong Kinara Dit ayo kita lihat keadaannya "
Kemudian Alexa, Aditya dan pihak kepolisian masuk ke dalam rumah dan mendapatkan Bu Santi yang terikat di bawah kursi dengan mulut tersumpal , badannya lemas dan hampir pingsan .
Sedangkan Kinara lah yang paling memprihatinkan.
Kinara menangis tak henti di dalam kamarnya, dia yang depresi seketika teringat semuanya, karena kejadian yang terulang lagi dan tak henti hentinya menangis dan memukuli tubuhnya sendiri.
Alexa dan Aditya yang masuk ke dalam kamar tersebut langsung terkejut dan saling berpandangan.
Keadaan Kinara yang tanpa sehelai baju membuat Aditya membalikkan badannya kemudian Alexa meraih selimut untuk menutupi tubuh Kinara dan mendekapnya untuk menenangkan.
Kinara menangis di dalam dekapan Alexa.
" aku sudah tidak berharga , aku tidak berguna , aku kotor , aku tak pantas bahagia, aku tak pantas hidup "
__ADS_1
" hei , siapa bilang kamu tak pantas hidup , kamu cantik , kamu masih layak bahagia , kamu seorang dokter , kamu masih berguna " ucap Aditya yang seketika menoleh dan mendekati Kinara.
Kinara terdiam menatap Aditya.
Aditya mengusap kedua pipi Kinara yang basah dengan air mata .
" ka kamu siapa" tanya Kinara .
" bolehkah kita berkenalan, namaku Aditya Oscar Anggara, kamu " tanya Aditya balik .
Kinara tersenyum kemudian kembali menangis dan memeluk Alexa.
Alexa semakin pedih begitu juga Aditya yang berkaca kaca " mami , tega sekali kamu berbuat sebejat ini , kau hancurkan masa depan seorang gadis , sungguh malu aku memiliki ibu sepertimu " batin Aditya sambil menunduk merasakan setiap luka yang dirasakan gadis yang hancur di hadapannya itu.
kemudian ambulan pun tiba dan mereka semua dibawa untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit.
🌺🌺🌺
Beberapa hari kemudian.
Kinara saat ini tinggal bersama Alexa di rumah besarnya.
Hari hari Kinara selalu dihabiskan untuk melamun dan meratapi ketidak berdayaannya dan penyesalan.
Aditya datang ke rumah Alexa dengan membawa sebuah buket bunga nan indah dan wangi karena asli bunga segar.
Alexa yang bersiap siap berangkat ke kantor pun berhenti melihat Aditya yang datang dengan motor gedenya dan sebuah buket bunga.
Aditya tersenyum dan mencibir Alexa " ye dah kepedean ya ini bunga untuk Kinara bukan untukmu hhh ucap Aditya yang berlalu dari depan matanya.
Alexa mencoba mengelus dadanya " awas ya dasar kamu !!!"
Alexa geram dan melempar Aditya dengan sepatu kets nya .
" Aduhhhhh ''
Alexa mendengus kesal ..
" lagi pula kalau mau bunga ya minta saja sama kak Regan , pakai lempar sepatu segala, ihhhh kakak ipar laknat " ketus Aditya.
Alexa mengambil kembali sepatunya dan pergi menuju garasi " hari ini aku akan kembali menjadi Alexa bukan Indira , capek rasanya , aku akan kembali menjadi diriku sendiri, oke Alexa let's go "
Alexa membuka garasi dan berjejer beberapa mobil dari mobil mewah , mobil besar dan mobil off-road, serta sebuah penghuni baru yaitu motor gede yang bisa mengembalikan jiwa liarnya.
" Adit !!! , kamu temani Kinara ya , tenang saja di rumah ada ayah dan ibuku , mereka baru tiba dari umroh " teriak Alexa sambil menyalakan motor gedenya.
Aditya yang bercengkrama dengan Rangga dan Ratih pun kemudian menoleh ke arah Alexa dan tersenyum melihat kelakuan gadis cantik yang selalu ada di hatinya itu.
Dan Alexa pun melajukan motornya menuju sebuah tempat yang kali ini bukanlah kantornya melainkan hotel tempat Regan menginap.
__ADS_1
Dengan perasaan senang Alexa melajukan motornya memecah keramaian jalan di kota Surabaya.
" Regan , tunggu aku , aku segera tiba untukmu sayang" batin Alexa sambil senyum senyum sendiri di balik helmnya.
Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya Alexa tiba di sebuah hotel dan memeriksa buku check in apakah atas nama Regan sudah cek out, ternyata belum dan itu membuat Alexa berbinar bahagia.
Tok tok tok
Ceklekkk..
Regan membuka pintu dengan hanya memakai handuk yang dililitkan di pinggangnya , rambut basah dan tubuh sickpac yang membuat Alexa terbelalak dan menelan salivanya.
Gleg
Regan membuang muka dan menyeret Alexa masuk ke dalam kamarnya.
" apa yang kamu lakukan di sini !!!" tanya Regan dengan tatapan tajam melotot.
Alexa gugup dan tak bisa menjawab .
" aku a a aku , aku aku aku ehm " jawab Alexa yang masih tertegun dengan tubuh atletis Regan yang terpampang jelas di depan matanya.
Regan segera mengambil baju dan memakainya di kamar mandi .
kemudian mendekati Alexa dan menatap kedua matanya dan menempelkan keningnya pada kening Alexa.
Alexa terus mundur hingga mentok di dinding Alexa hanya bisa pasrah.
" kamu sudah membuatku kecewa Alexa, kau hancurkan hatiku , kau bunuh rasa cintaku , sekarang pergilah, pergilah dari sini !!!" bisik Regan.
Alexa pun menunduk dan menangis dengan tersedu sedu tak mampu rasanya mendengar kata kata itu dari mulut sang kekasih hati.
" Regan maafkan aku " jawab Alexa di sela sela Isak tangisnya.
Regan menjauhkan wajahnya dan berpaling membelakangi Alexa yang masih tertunduk dengan deraian air mata.
" kau bisa pergi dari sini !!! , aku rasa kisah kita sudah berakhir , cukup sudah kau membuatku kecewa , bukanya kamu sendiri yang mengatakan rasa sakit dan penderitaan mampu merubah hati seseorang, dan saat ini rasa sakit yang kau berikan telah merubah hatiku untuk sadar bahwa aku tidak berarti bagimu , pergilah! " gertak Regan yang mulai emosi.
Alexa pun berlari ke luar hotel dengan deraian air mata , dia luruh duduk sambil menunduk di bangku taman .
Hiks hiks hiks Alexa tetap menangis meratapi hatinya yang telah patah .
Sementara itu Regan yang berada di dalam kamar pun juga menangis dan menunduk dengan segala kesedihannya.
Kedua anak manusia itu tampak bersedih dan sama sama patah hati.
Regan luruh dengan segala kesedihannya.
" Alexa, maafkan aku , aku sangat kecewa padamu sayang.
__ADS_1