Bad Girl Milik Tuan Muda

Bad Girl Milik Tuan Muda
Chapter 29


__ADS_3

Keesokan harinya di pagi hari di rumah Regan.


" sayang , kamu tidur yang nyenyak ya aku akan segera kembali , kamu nanti ditemani Sari, Serli sama oma , setelah aku kembali aku akan mengantarmu pulang ke rumah orang tuamu " bisik Regan kemudian mencium singkat bibir Alexa yang masih terlelap.


Dan Regan pun keluar dari kamar tamu kemudian mencari Serli.


" Serli, nanti kalau Alexa bangun kamu temani dia ya, bilang padanya aku keluar sebentar " ucap Regan dengan senyum manisnya.


" baik pak Regan " jawab Serli.


Dan benar saja tidak lama setelah Regan pergi , Alexa pun bangun dan mencari cari keberadaan Regan.


" hai Alexa " sapa Serli.


Alexa kemudian berhambur dan memeluk Serli, Serli pun kaget dan heran dengan tingkah Alexa.


"Alexa ada apa ini, hei kamu kenapa " tanya Serli.


Alexa pun tersadar bahwa yang dipeluknya itu bukan Regan tapi Serli.


" eh...maaf Serli, aku kira tadi "


" pak Regan, oh ...pak Regan baru saja pergi, keluar sebentar katanya " jawab Serli.


Alexa pun mendengus dan kembali ke kamar tamu untuk membersihkan diri .


Tiba tiba seorang wanita berumur tapi masih sangat seksi dan cantik masuk ke dalam rumah dan mencari cari keberadaan Regan.


" hei kamu, di mana tuanmu" tanya Riana dengan ketus kepada Serli.


" maksud nyonya tuan muda Regan " jawab Serli gugup.


" ya iyalah siapa lagi memangnya ada siapa lagi tuanmu di rumah ini " tanya Riana dengan sombongnya.


" ehm..A A ada nyonya besar ( Oma) di kamarnya " jawab Serli.


" o , jadi mama mertua ada di sini , baguslah , trus si wanita penggoda itu di mana " tanya Riana lagi.


Serli semakin bingung siapa yang di maksud .


Dan kebetulan Alexa keluar dari kamar tamu dengan pakaian santai dan raut wajah segar yang cantik alami dengan riasan natural yang tipis.


" o kebetulan" gumam Riana sambil mendekati Alexa.


" Alexa, kamu ikut saya ya aku perlu bicara sebentar sama kamu " ucap Riana kemudian berjalan menuju mobil mewahnya yang diikuti Alexa.


Dan mereka pun turun di sebuah rumah makan mewah .


" kamu mau minum apa " tanya Riana.


" ehm...terserah nyonya " jawab Alexa.


Riana tersenyum getir dan penuh kepalsuan.


" sudah berapa lama kamu kenal anak saya " tanya Riana.


" ehm..6 bulan terakhir ini nyonya " jawab Alexa sambil menunduk.

__ADS_1


" o , baru ya , kamu sudah tahu siapa saya , keluarga saya dan siapa Regan" tanya Riana lagi.


Alexa hanya mengangguk.


" bagus lah kalau kamu tahu siapa kami dan aku harap kamu tahu diri siapa dirimu, apa pantas bersanding dengan anakku yang merupakan pewaris sebagian keluarga Anggara "


Alexa terkejut dan semakin menunduk " maafkan saya nyonya saya memang bukan siapa siapa"


" bagus kalau kamu sadar , lebih baik kamu pergi dari kehidupan anak saya, ini aku sudah siapkan cek senilai 2 miliar , kamu pergi jauh dari kota ini dan jangan dekati anak saya, lagi pula Regan saya jodohkan dengan Cindy, dia cantik dan dari keluarga kalangan atas.." ucap Riana.


Jedarrrr bagaikan petir menyambar membakar seketika hati Alexa.


Alexa tertunduk berderai air mata , hatinya sungguh sakit teramat sangat.


" tapi nyonya , aku dan Regan saling mencintai "jawab Alexa lirih.


Riana tampak mulai emosi, namun mencoba tenang dan mengambil nafas panjang.


"aku dan Regan sama sama tulus kami saling mencintai sungguh kami tak mengharapkan apa apa kami hanya ingin restu dan hidup bersama" ucap Alexa.


" Alexa, bukan maksutku merendahkanmu tapi aku mohon mengertilah, tante seorang ibu, tentunya inginkan yang terbaik untuk putranya , aku mohon mengertilah " ucap Riana yang tidak kasar tapi sangat menyakiti hati Alexa.


Air mata Alexa semakin tak terkira..


" baiklah nyonya kalau memang itu yang anda inginkan , aku akan meninggalkan Regan tapi aku tidak butuh uang itu simpan saja , permisi..." ucap Alexa kemudian berlari meninggalkan meja restauran.


Riana tersenyum bahagia .


hiks hiks hiks , Alexa semakin menangis dan menahan sesak di dadanya.


" inilah yang aku takutkan Regan, semua telah terjadi , bagaimana bisa aku melupakanmu setelah semua yang kita lalui ..hiks hiks hiks " isakan tangis Alexa yang pecah di sebuah bangku taman yang sepi.


" Satria" ucap Alexa di tengah tengah Isak tangisnya.


" kamu kenapa menangis Alexa, apa Regan melukaimu , katakan padaku " ucap Satria sambil duduk di samping Alexa.


Alexa tak menjawab tapi malah semakin terisak.


Satria meraih kepala Alexa dan menyandarkannya di bahunya.


" menangislah Alexa, aku rela menjadi tempat bersandarmu meskipun setelah ini kau meninggalkanku " bisik Satria.


Setelah beberapa lama akhirnya Alexa bisa sedikit tenang dan tiba tiba saja Regan muncul langsung memeluknya.


" sayang , kamu kemana saja , dari tadi aku mencarimu, Serli bilang kamu pergi bersama mami apa mami menyakitimu, katakan sayang ?" tanya Regan yang bertubi tubi.


Alexa semakin terisak di dalam pelukan Regan.


Satria menepuk bahu Regan kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.


" Satria, terimakasih, aku tidak berburuk sangka kepadamu karena kamu tidak mungkin menyakiti Alexa, aku tahu perasaanmu " kata Regan yang membuat Satria menghentikan langkahnya dan berbalik dan menoleh kepada Regan sambil tersenyum.


" iya Regan, aku rela kau bahagiakan Alexa tapi sungguh aku tidak rela jika kamu menyakitinya " ucap Satria kemudian berjalan dan masuk ke dalam mobil patroli dan kembali menjalankan tugasnya sebagai polisi.


Regan terdiam dan mengelus pucuk rambut Alexa.


" sayang , tenangkan dirimu, jangan takut aku bersamamu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu " bisik Regan yang semakin membuat hati Alexa sakit .

__ADS_1


Alexa mencoba tegar dan mendongak menatap wajah Regan.


" Regan, bila nanti aku meninggalkanmu apa kamu akan terima " tanya Alexa.


Regan menatap tajam " apa yang kamu katakan!!!" jawab Regan dengan gemuruh di hatinya.


" aku aku aku , aku harus menyelesaikan kuliahku Regan , lebih baik kita tidak bertemu dulu sebelum aku menjadi sarjana " ucap Alexa dengan gugup dan menunduk.


Regan mencengkram kedua pundak Alexa


" aku tidak percaya kamu mengatakan ini semua , katakan padaku, apa mami menekanmu untuk meninggalkanku , tatap mataku Alexa " ucap Regan dengan penuh kemarahan.


Tapi Alexa tidak berani menatap kedua mata Regan dan hanya menunduk dengan buliran airmata yang meluncur deras.


" sekarang ayo ikut aku kita temui mami , mami harus menjelaskan semuanya'' ucap Regan sambil menarik tangan Alexa dan membawanya masuk ke dalam mobilnya kemudian meluncur menuju rumah keluarga besar Anggara.


Sepanjang perjalanan Alexa hanya menunduk dan menangis .


Regan hanya sesekali menatapnya dengan iba.


Regan mengelus rambut Alexa untuk menguatkannya.


Dan sesampainya di rumah keluarga Anggara terlihat Cindy yang berpenampilan seksi sudah berada di sana sedang duduk sambil memainkan ponselnya.


" di mana mami " gertak Regan dengan tatapan dingin seperti singa yang lapar.


" hai Regan, kenapa datang datang langsung marah marah begini , aku dari tadi juga sedang menunggu Tante Riana tapi orangnya juga belum terlihat datang " jawab Cindy dengan suara lembut sambil sesekali mencoba menggoda Regan.


" hai Alexa, kenapa muka kamu sembab seperti habis menangis , kamu kenapa sakit ya , oh kasihan banget "


" diam kamu, aku gak butuh kamu di sini aku hanya mau bertemu mami " ucap Regan sinis memotong kata kata pedas Cindy.


Dan tak lama kemudian Riana pun datang dengan mobil mewahnya.


Dengan santai dan senyum mengembang dia berjalan begitu saja melewati Regan dan Alexa.


" hai sayang, sudah lama ya kamu di sini, oh..maafkan tante, tadi ada sedikit masalah " ucap Riana sambil melirik ke Alexa.


" mi, aku mau bicara penting"


Alexa menarik tangan Regan dan menatap wajahnya yang memerah karena sudah semakin emosi .


" tidak Regan, lebih baik kamu antar aku pulang aku tidak mau semakin memperkeruh keadaan" bisik Alexa dengan tatapan sendu.


" tapi sayang,mami harus menjelaskan semuanya " ucap Regan yang mulai geram.


" tidak , tidak Regan, aku mohon " ucap Alexa memohon karena dengan pertanyaan Regan pasti akan menyulut kemarahan Riana, dan semakin merendahkan harga diri Alexa.


Regan pun menurutinya dan membuat Riana dan Cindy tersenyum menang.


" kamu benar sayang, gadis kampung itu tidak mungkin mau menukar cintanya dengan uang dua miliar " ucap Riana kepada Cindy.


"sekarang saatnya kita jalankan rencana kedua, dan Regan sendiri yang akan meninggalkan gadis miskin itu tante" bisik Cindy sambil tersenyum licik.


Sementara Regan dan Alexa pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun .


" sayang aku bawa kamu ke rumahku dulu ya, besok aku antar kamu ke rumah orang tuamu " ucap Regan sambil mengelus rambut panjang Alexa.

__ADS_1


Alexa mangangguk dalam kepedihan.


...****************...


__ADS_2