
Regan telah meninggalkan rumahnya menuju tempat bekerja.
Alexa merasa lega dan bebas menjalankan aksinya.
Dengan hati hati dan sedikit mengendap ngendap dia menyusuri setiap kamar , tapi tak juga menemukan keberadaan Aditya.
"duhhh Adit, di mana sih kamu berada " gumamnya yang sudah frustasi karena tak jua menemukan keberadaan Aditya.
🌺🌺🌺
Sedangkan di kantor Anggara group milik keluarga Anggara.
Tampak Regan sedang duduk di kursi kebesarannya sambil tersenyum sendiri memandangi layar laptopnya .
Ternyata semua sudut ruangan di dalam rumah Regan sudah dipasangi cctv sehingga dengan mudahnya dia mengawasi gerak gerik gadis itu.
Tok tok tok....
"masuk"
Ceklekkk.
" hei kamu Vin" ucap Regan kepada Gavin sambil meregangkan otot ototnya di sandaran kursi kebesarannya.
" kamu memang brengsek gan, baru kali ini aku lihat ada cowok benar benar brengsek kayak kamu, aku tuh brengsek tapi kamu ternyata lebih parah gan, heran gua" gumam Gavin sambil duduk di depan kursi meja kerja Regan yang hanya tersenyum miring.
" kamu kenapa sih Vin" tanya Regan.
" ternyata kamu punya dendam kepada Reno Sadewa dan sekarang Alexa yang menjadi sasarannya, sadar gak sih Gan, dia itu gak berdosa , harusnya langsung kamu hajar tuh Reno bukannya adiknya yang akan kau jadikan sasaran balas dendam mu, lagi pula kalau menurutku bukan Reno saja yang salah, Cecilia pasti menggodanya" ucap Gavin dengan muka kesal kepada sahabatnya itu.
" aku gak salah Vin, Reno merebut pacarku dan sekarang aku akan merebut adiknya, impaskan" jawab Regan sambil terus menatap ke laptopnya yang terlihat Alexa sedang membersihkan rumahnya.
" hhh..Regan Regan..benar benar kamu nih , udah bebaskan Alexa biarkan aku menikahinya dan jangan ganggu dia lagi, kamu hajar saja Reno." ucap Gavin yang membuat Regan melotot tajam .
" jangan pernah kamu sentuh dia, dia milikku hanya milikku , kebahagiaan dan penderitaannya aku yang akan buat, dia akan menjadi mainan terindahku " ucap Regan dengan ketus dan penuh penegasan.
" hhh..oke oke , tapi saranku hati hati senjata makan tuan " goda Gavin sedikit mencairkan suasana.
" maksutmu "
" hati hati nanti kamu sendiri yang cinta mati sama dia, tau rasa kamu...hahaaaaaa..dan aku jamin itu pasti terjadi " ucap Gavin sambil tertawa lepas.
braks...!
" diam ! , itu tidak akan terjadi , aku sangat membenci Reno dan keluarganya termasuk adiknya yang bad girl itu" ucap Regan.
" hahhh...sial bikin jantungan aja kamu, ingat ya Regan, antara benci dan cinta itu bedanya sangat tipis bahkan tak ada pembatasnya ..tunggu saja kamu nanti akan jatuh cinta dan mati matian merebut hatinya " ucap Gavin sambil tersenyum miring dan beranjak pergi meninggalkan ruangan itu.
__ADS_1
" hahhh dasar sialan kamu ke sini cuma mau ngomong itu saja..bujang lapuk Lo" teriak Regan.
" nah Lo, kalau aku bujang lapuk terus kamu apa? bujang karatan..hahaaaaa" jawab Gavin sambil tertawa lepas membuat para pegawai Regan diam menunduk menahan tawa.
🌺🌺🌺
Sementara di rumah Regan Anggara.
Alexa semakin frustasi tidak juga menemukan keberadaan Aditya.
" huhhh sialan, di mana sih kamu Dit, apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi, kamu sudah melupakan janji kita untuk selalu bersama.." gumam Alexa.
" mbak, mbak , kenapa mbak , mbak gak sehat ya" tanya Serli salah satu asisten juga.
" ah..enggak mbak, aku sedang sedih saja mengingat kekasihku yang tiba tiba meninggalkan aku dan tak tau dia ke mana " jawab Alexa menunduk.
" o..gitu ..kirain kenapa, jangan sedih dong mbak, mungkin memang ada suatu pekerjaan atau kepentingan yang mengharuskannya pergi tanpa pamit, positif thinking saja mbak" jawab Serli dengan senyumnya.
" o..mungkin saja.." ucap Alexa sambil mengangguk.
" o iya mbak "
" jangan mbak , gak enak kita kayaknya seumuran deh, panggil aku Serli " ucap Serli sambil mengulurkan tangannya.
" aku Al, eh maksutku Maya " ucap Alexa hampir keceplosan dengan menyebut nama Alexa.
" o iya Maya, jadi pak Regan mengangkatmu menjadi asisten pribadinya" tanya Serli setelah mendengar cerita Alexa.
Alexa mengangguk.
" enak kamu May, baru kerja sehari sudah menjadi asisten pribadi tuan muda "
Uhukkk uhukkkkk
Alexa batuk batuk tersedak mendengar tuan muda katanya baik.
" hahhhh baik dari mana , orang kayak gitu. Dibilangnya baik..hahhhh" gumam Alexa sambil mendengus kesal.
" tuan muda itu baik banget orangnya, makanya yang kerja di sini semua betah, ya memang orangnya dingin tapi gak pernah tuan muda Regan sampai menyiksa asistennya " ucap Serli.
Alexa hanya mengangguk.
" o,iya ser, kalau dari bicaramu dan penampilan kamu sepertinya bukan dari kampung ya, kamu seperti gadis berpendidikan?" tanya Alexa.
" o iya May, aku lulusan sarjana, ya aku gak beruntung saja dapat kerjaan di kantoran, saat pertama kerja di sini aku gengsi dengan ijazahku tapi semua itu bisa ku tepis berkat tuan muda Regan.." jawab Serli.
"apa maksudmu Ser, aku gak ngerti deh" tanya Alexa sedikit bingung.
__ADS_1
" ya , tuan muda tau ijazahku lulusan perguruan tinggi, dia menggajiku sesuai standard gaji sarjana padahal kerjaanku cuma begini, bersih bersih rumah, beres beres kadang bantu bi Inah di dapur kalau mau, kalau enggak ya gak apa apa ,jam segini dah beres semua , santai santai main hp" jawab Serli.
" o...begitu ya , ya itu rejeki kamu Ser " ucap Alexa sambil tersenyum.
" dan karena itu aku semakin mengagumi tuan muda Regan, dia begitu tampan , baik perfect , tapi aku juga sadar diri aku bukanlah tipenya, bukan apa apa hanya pelayan di rumahnya.."
" memang tipenya yang seperti apa " tanya Alexa semakin penasaran, ternyata pria dingin seperti es batu itu punya hati juga.
" yang pasti, cantik, seksi, putih ,mulus dan kayaknya semuanya ada di kamu deh May " ucap Serli sambil memperhatikan tubuh Alexa yang di balut daster lusuh dan kumal.
" ih..apaan sih Ser, ngaco ah, ya mana mungkin ada di diriku , ih amit amit " batin Alexa.
Tet tet tet...
Bel pintu berbunyi.
Ceklekkk.
" silahkan masuk tuan , tapi tuan muda Regan belum pulang dari kantornya" ucap penjaga itu.
Serli dan Maya pun penasaran dan mengintip ke arah ruang tamu .
Mata Serli terbelalak melihat ketampanan yang sempurna milik Gavin.
" oppa , achhhh..ganteng banget sih " rengek Serli sambil mengehentak hentakan kedua kakinya bersamaan.
Alexa yang melihatnya sangat heran " Ser, kamu kenapa sih, sadar dong , itu Gavin temannya tuan muda" ucap Alexa..tapi Serli masih tetap dengan dunia halunya.
Alexa muncul dari belakang dan menemui Gavin.
" kau, ngapain ke sini, mau nyulik aku lagi ya!" tanya Alexa dengan ketus dan rasa tidak suka akan kedatangan pria ganteng tersebut.
" ish...ngaco kamu , aku ke sini mau menemuimu"
" menemuiku, untuk apa, kita gak ada urusan kan"
" kenapa kamu bisa berada di sini? " tanya Gavin.
" apa harus aku menjawabnya, tidak penting" jawab Alexa ketus.
Gavin mendengus kesal kemudian beranjak menuju lemari yang biasa dia dan Regan menyimpan botol botol minuman.
Gavin menegaknya sedikit sedikit kemudian berhenti dan menatap Alexa .
Alexa yang sedikit emosi karena kedatangan Gavin yang gak jelas.
Alexa mengambil sebotol minuman itu dan menenggaknya sampai habis.
__ADS_1