
Alexa nampak duduk di teras rumah Regan, dia duduk termenung dengan pikiran bercampur aduk.
Regan datang dan ikut duduk di sampingnya kemudian merebahkan kepalanya di pangkuan kekasihnya itu.
" Sayang, pagi pagi kok sudah termenung sih, mikirin apa" tanya Regan.
" ish, kok masih nanya mikirin apa, tentu saja aku mikirin nasip cinta kita Regan" ketus Alexa sedikit kesal.
Regan pun bangun dan duduk menghadap wajah jutek Alexa.
" kok ngomongnya giti sih , jutek amat mau aku cium ya" goda Regan sambil menyentuh bibir tipis Alexa dan mengecupnya singkat.
Alexa mendorong tubuh Regan hingga dia terjatuh dari kursinya.
bruks
" au , sayang kok kasar amat sih, kebiasaan deh kamu" gumam Regan sambil mengelus punggungnya .
" Regan, aku pulang saja ya , aku mau lanjutin kuliah ku dulu , kamu fokus saja ke kerajaanmu , 3 tahun lagi kamu temui aku dan baru kamu meminangku , itupun kalau mamimu setuju" ucap Alexa sambil menunduk.
Regan terdiam dan berpikir berarti yang dia pikirkan tentang maminya kemarin adalah benar, mami meminta Alexa meninggalkanya.
"Alexa, kamu gak usah takut sama mami , dia tidak berhak mengatur hidupku, hanya aku sendiri yang bisa menentukan masa depanku, karena dari dulu dia tidak pernah mengurusku dan juga Aditya, mana bisa sekarang dia mengatur hidupku " ucap Regan dengan sorot mata tajam seperti singa .
" tapi Gan, tidak seperti itu konsepnya, dia tetap mami mu yang mengandung dan melahirkanmu , kamu tidak boleh melawannya " ucap Alexa sambil menepuk kedua pipi Regan.
Regan menggenggam kedua yang Alexa dan menciuminya bergantian.
" sayang, biar apapun yang terjadi aku tidak akan pernah melepaskanmu, meskipun mami membuangku dan mencoret dari daftar pewarisnya aku tidak takut, asal kamu tetap bersamaku " ucap Regan.
" Regan, sebesar itukah cintamu padaku"
" iya sayang , kalau kau pergi dariku selamanya tidak akan ada lagi cinta untuk yang lain" ucap Regan dengan nanar mata yang tajam hingga menusuk ke ulu hati.
" tidak, tidak Regan, kamu tidak boleh bilang seperti itu, cinta kita bukanlah sepenuhnya milik kita , tapi milik Alloh, dia yang berhak atas cinta kita " jawab Alexa sambil mengelus kedua pipi Regan.
Regan tampak berkaca kaca dan memeluk tubuh kekasihnya dengan sendu dan hati yang bercampur aduk .
" sayang , aku sangat mencintaimu, aku tidak bisa membayangkan kalau kamu pergi dariku" bisik Regan yang membuat Alexa menitikkan airmata.
" tapi ini rumit gan, cinta kita tidak mendapatkan restu dari orang tua, mana bisa begini terus " ucap Alexa.
Keduanya saling diam kemudian duduk bersebelahan sambil menatap ke depan dengan kepala mereka saling bersandar satu sama lain.
" apa kamu lapar sayang" tanya Regan.
" aku tidak lapar , aku hanya ingin pulang" jawab Alexa
"nanti malam aku antar kamu pulang ya " bisik Regan.
" aku mau bawa motor, kita ke tempat Gavin dulu baru pulang ke rumah" ucap Alexa.
" tapi kalau nanti kamu sudah dapatkan motornya lagi jangan jangan kamu ikut balapan liar lagi, awas ya " ucap Regan sambil mengecup mesra pucuk kepala Alexa.
Alexa hanya tersenyum dan jatuh ke pelukan Regan yang mendekapnya mesra.
" oke, sekarang saja kita ke tempat Gavin , kamu siap siap dulu sana , aku siapkan motor ku dulu" ucap Regan.
" hah..kamu juga suka naik motor " tanya Alexa.
Regan mengangguk " kamu ingat gak 4 bulan yang lalu kamu sama Satria di hadang geng motor , terus ada seseorang yang menyelamatkan kalian" ucap Regan.
__ADS_1
Alexa melotot " o, jadi itu kamu "
Regan mengangguk .
" terus ngapain kamu ikuti aku, jangan jangan kamu juga lihat ya waktu itu aku dan Satria"
" berciuman, kejadian paling menyebalkan, saat itu ingin aku hajar si Satria itu" ucap Regan.
" hahhhh, memang apa urusannya waktu itu bukanya kamu masih membenciku , atau jangan jangan "
" jangan jangan apa, kamu ingat juga gak waktu pertama kali kita ketemu, aku bilang tak akan pernah melepaskanmu , karena aku sangat suka dengan bibirmu " jawab Regan.
" ishh, mangkanya sampai sekarang suka nyerang tiba tiba" ketus Alexa dan tiba tiba saja Regan kembali menyambar bibir Alexa, dan Alexa pun membalasnya dengan lembut.
Namun ternyata ada sepasang mata yang melihatnya tidak suka bahkan berniat merencanakan sesuatu untuk memisahkan mereka berdua.
" ih, awas ya kalian, lihat saja Regan kamu akan segera menjadi milikku dan kamu gadis kampung, miskin, akan aku buat kamu menderita " gumam Cindy yang melihat kemesraan mereka.
Dan setelah puas, mereka pun masuk ke dalam rumah untuk bersiap-siap ke kota B rumahnya Gavin.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka keluar dengan mengendarai motor.
" hari ini biar aku yang joky Gan, dah lama aku gak bawa motor" ucap Alexa.
" oke, tapi jangan salahkan aku kalau nanti aku salah pegang " goda Regan.
" ish, awas saja berani menyentuh daerah terlarang, aku patahkan tulang tulang mu" ketus Alexa sambil memakai helmnya.
Tapi bukan Regan namanya kalau tidak menggoda Alexa lebih dulu.
Regan memegang dada Alexa yang berukuran kecil, sontak Alexa menoleh dan memukul kepala Regan.
" oke oke, aku sudah bilang tadi kalau aku salah pegang bagaimana" goda Regan.
" ish "
Kemudian Regan memeluk tubuh Alexa dari belakang dan berpegangan perut langsing milik Alexa.
Dan mereka pun segera melajukan motornya ke kota B untuk mengambil motornya Alexa yang saat ini berada di rumah Gavin.
Di tengah perjalanan mereka di hadang oleh segerombolan preman yang lumayan banyak.
Cekikkkk..
" Regan, mereka siapa?" tanya Alexa.
" ya mana ku tahu sayang " jawab Regan.
" oke , sudah lama juga aku gak berolahraga, ayo kita hajar mereka" ucap Alexa kemudian turun dari motornya.
Regan pun turun dan melepaskan helmnya.
" hei serahkan wanitamu " ucap preman itu.
Sontak Regan dan Alexa pun terkejut saling bertatapan.
" hahhh, apa maksud nya , aku " ucap Alexa yang bingung .
Dan perkelahian antara mereka pun tak terhindarkan..
__ADS_1
Bruks braks bruaks...
Alexa dan Regan yang jadi pemenangnya, dan para preman itu pun lari meninggalkan mereka.
" ternyata kamu hebat juga sayang " ucap Regan sambil mengusap kepala Alexa dengan satu tangannya.
" hhh..jangan salah kamu model begini mah aku tuh atlet pencak silat nasional" jawab Alexa dengan sombong.
" oke oke aku percaya deh " ucap Regan.
" kok seperti gak ikhlas begitu percayanya " ucap Alexa mulai emosi.
Regan tersenyum menahan tawa dan menarik tangan Alexa untuk minum es kelapa dulu sebelum melanjutkan perjalanannya ke kota B , kebetulan di samping tempat mereka berantem ada mas mas penjual es kelapa hijau.
Mereka menikmati es kelapa hijau itu dengan saling bercanda .
Alexa menatap lekat wajah Regan yang tampak begitu tampan dan berseri seri memancarkan rona bahagianya .
" Regan, maafkan aku mungkin setelah ini aku akan pergi jauh meninggalkanmu , aku gak ingin membuatmu selalu dalam masalah, mungkin tadi para preman yang mau menculikku itu suruhan ibumu atau Cindy, aku mencintaimu selamanya, tapi biarkan jodoh yang menentukannya" batin Alexa.
Dan setelah merasa dahaganya berkurang mereka pun segera melanjutkan perjalanan menuju rumah Gavin.
Sesampainya di rumah Gavin, sang pemilik rumah ternyata sedang ada urusan di luar kota dan menyerahkan motor milik Alexa melalui asistennya saja .
Alexa dan Regan tidak mau buang buang waktu dan langsung meluncur ke kota A yaitu rumah Alexa.
Setelah sekitar 2 jam perjalanan mereka sampai di perbatasan kota A .
Tiba tiba Alexa menghentikan laju motornya dan membuat Regan juga berhenti kemudian membuka helmnya lalu menghampiri Alexa yang masih berada di atas motor gedenya.
" ada apa sayang, kenapa berhenti di sini " tanya Regan .
Alexa pun segera melepas helmnya dan turun dari motornya kemudian memeluk erat tubuh kekasihnya.
" maafkan aku Regan, sepertinya hubungan kita cukup sampai di sini saja " bisik Alexa yang membuat Regan terkejut dan melotot melepaskan dekapannya kemudian menatap wajah cantik Alexa yang sudah tertunduk.
" apa maksudmu " tanya Regan geram.
" apa kamu tidak sadar resiko yang akan kita hadapi kalau kita masih terus bersama , mami dan Cindy bisa saja merencanakan sesuatu yang buruk kepada kita" jawab Alexa.
Regan hanya terdiam, dia mulai sadar kalau para preman tadi pun tidak lain adalah orang suruhan maminya atau Cindy yang berniat menculik Alexa dan entah apa yang akan dilakukan apa bila Alexa bisa diculik tadi.
" memang benar Regan , kemarin mamimu memintaku untuk meninggalkanmu bahkan dia memberiku cek senilai 2 miliar tapi aku menolaknya , ya aku lebih memilih pergi dengan caraku, aku sadar aku tidak sebanding dengan keluarga mu yang kaya raya" ucap Alexa dengan lebih tegar saat ini.
Regan mulai berkaca kaca..
" ets, jangan nangis Regan , malu ah cowok masa nangis , anak motor lagi" goda Alexa sambil meninju pundak kekasihnya itu.
" terus , kamu menyerah begitu saja " tanya Regan.
Alexa kembali tersenyum dan meraih tengkuk kepala Regan kemudian mengecup bibirnya secara singkat.
" bukan menyerah , justru aku akan lebih bersemangat menjadi sukses, aku akan melanjutkan kuliahku dan menjadi sukses untuk membungkam mulut mamimu , maaf aku berkata kasar sayang" jawab Alexa.
Regan hanya terdiam masih tak percaya.
" aku akan pergi ke luar kota dengan ayah dan ibuku , aku akan jual semua asetku , aku gak mau Cindy dan anak buahnya membuat ayah dan ibuku susah" ucap Alexa.
" kok kamu berpikir sejauh itu sih sayang" tanya Regan.
" ya aku hanya berjaga jaga saja, aku sering lihat di drakor ataupun drachin nanti ujung ujungnya keluarga si gadis miskin menjadi sasaran dan diancam untuk meninggalkan sang pangeran" ketus Alexa.
__ADS_1
Regan hanya terdiam sambil bergumam " ini nih korban drama terlalu banyak lihat drakor dan baca novel "
" ish , apa sih yang kamu katakan, aku cuma bersepekulasi kemungkinan terburuk saja " ucap Alexa.