Bad Girl Milik Tuan Muda

Bad Girl Milik Tuan Muda
Chapter 13


__ADS_3

Brum Brum Brum... Alexa menghentikan laju motornya di depan warnet.


" duh ..sialan gak punya uang lagi, hh..oke, tenang Alexa pikirkan sesuatu" gumam Alexa sambil terdiam berpikir.


" sepertinya aku harus beraksi lagi ..." ucap Alexa sambil memarkirkan motor bututnya.


Dengan merapikan rambutnya Alexa melangkah masuk ke warnet , langsung menjadi perhatian para pengguna warnet yang kebanyakan adalah pemuda ingusan ( anak anak SMP + SMA).


" hei lihat lihat itu ada gadis cantik, malam malam begini, lumayan nih" ucap salah satu pemuda itu.


" hus, jam segini , jangan jangan kuntilanak" jawab pemuda yang satunya.


" ish...ngomong apaan sih, tuh lihat kakinya nampak di tanah" jawab yang satunya lagi.


Alexa berjalan ke arah komputer yang kosong.


tiba tiba Alexa dikejutkan oleh suara seseorang yang menyapanya.


" hei, cantik..ada yang bisa saya bantu..." goda pemuda yang menjaga warnet.


sontak otak licik Alexa bekerja..


" iya nih bang, bisa nggak minta tolong , aku mau mencari artikel tapi aku gak bawa uang nih, tadi buru buru soalnya " ucap Alexa dengan manja dan senyum manis semanis manisnya.


" o..itu gak apa apa sih ,tapi di dunia ini gak ada yang gratis nona cantik " ucap penjaga warnet itu sambil mencubit dagu Alexa yang menggoda.


Alexa memaksa untuk tersenyum untuk mengelabuhi penjaga warnet..


" baiklah bang aku tau maksud abang, oke asal artikel ku beres malam ini juga " jawab Alexa sambil membuka jaket kulitnya dan hanya menyisakan kaos tangtop yang memperlihatkan bahu putihnya serta sedikit dadanya yang sangat menggoda .


penjaga warnet itu tampak tertegun sambil berkali kali menelan ludahnya , begitu juga dengan beberapa pemuda yang ada di sana.


Alexa hanya tersenyum, tentu dia tidak takut karena dia adalah atlet silat yang menguasai beberapa jurus andalan yang pastinya jago berkelahi.


penjaga warnet itupun berusaha menyentuh bahu mulus Alexa tapi Alexa segera menepisnya.." bang, beri saya waktu setengah jam , biar saya menyelesaikan artikelnya dulu, abang tunggu saja di mejanya, biar aku cepat selesai "


penjaga warnet itupun segera bergegas kembali duduk di tempatnya sambil sesekali menatap ke arah Alexa dengan perasaan dan gairah yang membara.


Alexa hanya tersenyum sambil terus mengotak atik komputer yang ada di hadapannya.


klik..


" nah , ini dia profil Regan Antonio Anggara , anak sulung dari dua bersaudara dengan seorang adik bernama Aditya Oscar Anggara..


Regan merupakan Presdir berhati dingin


pemilik beberapa perusahaan besar yang tersebar di eropa dan Asia.


Alamat rumah , jalan Yos Sudarso no 40


Sejenak Alexa melongo menutupi mulutnya dengan kedua tangannya.

__ADS_1


" gila , gila ...jadi Aditya anaknya orang kaya" gumamnya.


" ok, lanjutkan "


Alexa terus mencari jejak dan profil tentang keluarga Anggara.


" oke, semua sudah beres aku sudah tau harus mencarinya di mana " gumam Alexa sambil tersenyum.


Sepertinya dia lupa ada seseorang yang menunggu imbalannya.


Penjaga warnet tersebut tetap menatap Alexa seolah ingin segera memakannya .


" duh , sialan orang itu , oke tenang tenang Alexa " gumamnya sendiri dengan lirih.


Alexa pun bangkit dan memakai kembali jaket kulitnya.


" apa kamu sudah siap , kok dipakai kembali sih jaketnya, enakan tanpa jaket Lo, atau dilepas aja semua sekalian"


bug..bug..tanpa menunggu aba aba Alexa langsung mengeluarkan bogem nya tepat mengenai wajah si penjaga warnet.


Seketika penjaga warnet tersebut jadi lemas tak bertenaga , hidung dan mulut mengeluarkan darah segar.


" ampun , ampun non..sudah hentikan sakit tau" ucap penjaga warnet itu sambil berjongkok meminta ampun dan seketika menjadi tontonan oleh semua pengunjung warnet.


Alexa pun segera pergi dari tempat itu dengan senyum yang mengembang.


Tanpa dia ketahui ternyata ada seseorang yang dari tadi memperhatikan serta mengikutinya.


" tidak , tidak perlu menculiknya lagi, dia akan datang sendiri mencari ku ,ayo jalan " jawab Regan dengan datar sambil tersenyum miring.


" baik tuan" jawab sang asisten.


Alexa yang masih tidak menyadari ada yang memperhatikannya dari tadi, tetap melajukan motornya memecah keheningan malam yang semakin larut.


cekikkkk...


Sampailah Alexa di alamat rumah Regan Anggara yang sangat besar dan mewah bahkan jauh lebih mewah dibanding rumah Andreas Morgan, apalagi rumah papanya sendiri.


" wah..besar banget rumahnya , banyak penjaga lagi bagaimana aku bisa menyelinap masuk.. Alexa ayo berpikir jangan sampai kamu menyerah, ini demi Aditya orang yang sangat kamu cintai " ucapnya sendiri.


Sambil mondar mandir Alexa berpikir keras dan bukan Alexa kalau tidak menemukan ide konyol dan tak masuk akal tapi selalu berhasil.


" tapi saat ini sudah larut malam mending aku jalankan rencananya besok saja , sekarang aku istirahat dulu " gumam Alexa sambil memarkir motornya dan duduk bersandar di ujung pagar di bawah tembok tinggi yang menjadi pembatas rumah .


Alexa mulai memejamkan matanya dan tak butuh waktu lama diapun terlelap karena kelelahan.


🌺🌺🌺


Waktu telah berjalan, dan pagi sudah menjelang.. Alexa membuka matanya perlahan dan melihat sekitar .


" wah ternyata sudah hampir pagi, oke lebih baik aku mencari baju untuk persiapan" gumam Alexa kemudian berjalan ke perkampungan yang berada di samping perumahan mewah.

__ADS_1


Kebetulan ada seorang ibu ibu sedang menyapu di halaman.


" selamat pagi bu" sapa Alexa.


" pagi juga non" jawab ibu ibu tersebut.


" Bu , saya mau minta tolong boleh gak Bu" tanya Alexa dengan senyum manisnya.


" apa non"


" boleh gak aku pinjam baju ibu "


'' hahhhh, maksutnya"


"ehm...atau ibu mau gak kita tukeran baju dengan baju yang ibu pakai"


" ini , beneran non, ini daster Lo jelek Kumal lagi , gak enak ah non" jawab ibu ibu itu.


" ah..gak apa apa bu, saya lagi butuh , saya diterima kerja di perumahan elit itu yang diujung, gak enak dong pakai baju


seperti ini" ucap Alexa sambil menunjuk ke outfitnya yang terbilang mewah dan khas anak muda, dengan celana jins sobek sobek , tangtop dan jaket kulit mahal.


ibu itu memandangi Alexa dari atas sampai bawah " non beneran, sepertinya baju non ini gak murah Lo, sedangkan daster ibu cuma barang murah.."


" ah..gak apa apa bu, saya sangat berterimakasih kalau ibu bersedia menukarkannya , ya bu..plisss, aku rela kok bu..." ucap Alexa memelas, dan akhirnya ibu itu bersedia.


Alangkah bahagianya Alexa.


Tak lama kemudian Alexa keluar dari rumah ibu ibu itu dengan memakai daster lusuh, dengan rambut dikuncir kuda dan sandal jepit .


Dengan penuh percaya diri dan harapan untuk bisa bertemu dengan Aditya sang pujaan hati..dia segera masuk ke dalam rumah besar nan mewah milik keluarga Anggara .


Dan sesampainya di halaman rumah dia dikejutkan oleh suara seseorang.


" hei..kamu siapa " tanya penjaga rumah Regan dengan kasar dan raut muka dingin.


Alexa pun kaget dan sedikit bingung menjawabnya.


" saya Maya tuan, saya pembantu baru di rumah ini " jawab Alexa sambil menunduk.


" o...cantik juga, beneran kamu pembantu di sini, sayang juga kalau cuma jadi pembantu, hei Maya gak usah jadi pembantu , jadi istriku saja mau hahaaaaaa" ucap penjaga itu.


Alexa mendengus kesal dan mengumpat dari arah belakang.


" hhh...sial bener sih di mana mana ketemu orang mesum, Tuhan masih adakah orang yang tak mesum di dunia ini ...hhh..." gumamnya sambil menahan kekesalannya.


Regan yang memperhatikan dari atas balkon pun hanya tersenyum tipis .


" permainan baru dimulai cantik " gumam Regan sambil menegak segelas air mineral.


" sayang sekali gadis secantik kamu harus menjadi adiknya Reno Sadewa pria mesum itu.." ucap Regan.

__ADS_1


__ADS_2