
Sore menjelang malam.
Regan masih sibuk dengan laptopnya, karena beberapa hari terakhir dia tidak masuk kantor jadi pekerjaannya numpuk.
Sesekali Regan meregangkan ototnya sambil melihat ke arah Alexa yang duduk di sofa dengan muka ditekuk karena sudah lelah .
" kak,apa masih lama sih aku udah lelah nih" tanya Alexa yang membuat Regan melotot mendengarnya.
" hahhhh, apa ...gak denger... sekali lagi" goda Regan.
" ihhhh...ogah, gak ada siaran ulang, males banget" ketus Alexa.
Regan tersenyum.
" kak...hahhhh...nah begitu kan bisa...jadi lebih manis kan , walau bagaimanapun aku tuh jauh lebih tua darimu " jawab Regan sambil tersenyum tapi pandangan masih tetap fokus ke laptopnya.
" nyesel aku panggil kamu kak" gumam Alexa sambil merebahkan tubuhnya di sofa.
Regan tersenyum menahan tawa.
" kalau kamu lelah, tidurlah, aku masih banyak pekerjaan ,nanti aku bangunkan " ucap Regan datar.
Alexa tak menjawab ternyata dia sudah terlelap di sofa.
"Lex, Lexa...hhh...pasti sudah tidur" gumam Regan.
Regan mendengus menghembuskan nafas panjangnya.
Regan tetap fokus dan serius dengan pekerjaannya sampai jam menunjukkan pukul 9 malam .
" dah , akhirnya selesai juga .." Regan meregangkan otot punggungnya dia sandarkan di sandaran kursi kebesarannya.
" sepertinya aku juga sangat lelah.." gumam Regan kemudian berdiri dan berjalan mendekati Alexa yang sudah terlelap di sofa .
Regan menatapnya lekat, mengelus rambutnya dan menyibakkan sebagian rambut yang menutupi wajah cantiknya.
" aku membencimu tapi aku tidak bisa menyakitimu, aku lelah dengan tingkahmu tapi aku rindu dengan kenakalanmu, aku muak ada di dekatmu tapi aku tak bisa jauh darimu, entahlah perasaan apa ini, yang pasti aku tak bisa melepaskanmu, selamanya kamu harus menjadi milikku.." gumam Regan sambil tersenyum menatap wajah polos Alexa yang sedang tertidur lelap.
Regan mendekatkan wajahnya dan mencium dengan hangat kening Alexa kemudian mencium singkat bibir ranum yang selalu membuatnya tergoda.
Regan berdiri dan melihat ke arah jendela kemudian menutupnya agar hawa dingin angin malam tak masuk ke dalam ruangan itu.
" sepertinya aku nginep di sini saja , toh sekarang juga sudah malam" gumam Regan kemudian ikut merebahkan diri di samping Alexa.
Karena melihat Alexa yang meringkuk kedinginan, Regan pun tak tega dia buka jasnya dan menyelimutinya..
" malam ini memang sangatlah dingin, padahal tanpa AC tapi badanku sampai menggigil.." gumam Regan.
Regan menatap Alexa yang masih saja menggigil meskipun sudah diselimuti menggunakan jasnya.
Akhirnya Regan pun memutuskan untuk mendekapnya agar menjadi sedikit lebih hangat, begitu juga dengan dirinya yang sangat kedinginan.
Alexa pun terlihat sangat nyaman tidur dalam dekapan Regan, sepanjang malam sama sekali tidak terbangun bahkan semakin lelap dan merasa sangat hangat.
Begitu juga dengan Regan yang tak pernah melepaskan sedikitpun dekapannya hingga subuh menjelang.
***
Alexa mengeryipkan matanya dan merasa sesak seperti ada sesuatu yang melilitnya.
Saat Alexa menoleh betapa terkejutnya melihat Regan yang telah memeluknya.
Hahhhhhhh
Bruks....
__ADS_1
Alexa spontan berteriak dan mendorong tubuh Regan tapi dia sendiri yang jatuh dari sofa dan kepalanya membentur meja.
"au...aduhhhhh, sakitttt"
Regan pun terbangun dengan rambut acak acakan tanpa dasi tanpa jas, hanya mengenakan kemeja putih bahkan beberapa kancingnya sudah terlepas .
" kenapa sih Lex, berisik amat masih ngantuk nih " gumam Regan kemudian tertidur lagi .
Alexa meringis kesakitan sambil duduk dibawah menghadap ke arah Regan yang masih tertidur lelap.
" kok bisa sih dia mendekapku , hahhhh, jangan jangan dia sudah menodai ku , hahhhhh...enggak " gumam Alexa kemudian berdiri dan berjalan mondar mandir.
" gak terasa sakit berarti masih aman ..awas saja dia berani menyentuhku aku pukul dia.
"au...perut dan punggungku sakit lagi , kemarin sudah gak terasa sakit setelah dipijit Regan, tapi sekarang sakit lagi .." gumam Alexa sambil meringis memegangi perutnya.
hiks hiks hiks ...
Suara tangisan Alexa membuat Regan membuka matanya.
Kemudian duduk dan menatap Alexa yang semakin pucat sambil memegangi perutnya.
" Alexa, kamu kenapa? , punggungmu sakit lagi ?" tanya Regan dengan suara serak khas bangun tidur.
Alexa tak menjawab dan hanya mengangguk dan terus meringis kesakitan.
"ayo duduk sini biar aku pijit lagi " ucap Regan datar dengan rambut masih acak acakan tapi tak menghilangkan kegantengannya.
Alexa hanya mengeryitkan keningnya " enggak , nanti kamu ambil kesempatan lagi untuk meremas dadaku , kamu kira aku bego dengan modusmu" ketus Alexa.
" terserah, awas ganggu aku lagi " jawab Regan.
Tapi Alexa kembali meringis sambil meremas perutnya .
hiks hiks hiks ..
Regan mendengus dan menarik tangan Alexa merebahkannya di sofa .
" ayo tengkurap, merepotkan saja, kamu kira aku sebrengsek itu, asal kamu tau meskipun aku ini bejat tapi aku sangat menghormati wanita " ucap Regan sambil memijit punggung Alexa dengan lembut.
" bukannya kamu benci sama aku tapi kenapa kamu selalu menolongku " tanya Alexa.
Regan tak menjawab .
" kamu dengar gak sih" ketus Alexa.
" apa aku harus menjawab pertanyaan bodohmu itu " jawab Regan.
Alexa mendengus kasar " orang aneh" gumamnya.
setelah cukup lama Regan memijit punggung Alexa, dia pun merasa letih .
Dan tertidur di samping Alexa yang juga tertidur pulas karena merasa keenakan dengan pijitan Regan.
🌺🌺🌺
Tok tok tok ...suara pintu diketuk dari luar...
Sontak mengagetkan Regan dan Alexa yang masih nyaman tertidur dengan saling berpelukan.
Keduanya mendongak dan saling menatap.
Hahhhhhh...
" ngapain kamu memelukku " teriak Alexa kaget dan mendorong tubuh Regan.
__ADS_1
" bukannya kamu yang lebih dulu memelukku, kamu juga memintaku memijit punggungmu , gak bilang terimakasih malah memarahiku" jawab Regan.
Ceklekkk...( seseorang membuka pintunya dari luar )
"wah wah , kalian ini, disuruh nikah aja gak mau katanya saling membenci, eh taunya malah nginep di sini... Regan Regan, jangan munafik Lo, kan sudah aku bilang antara benci dan cinta itu jaraknya sangat tipis ..hahahaaaaa" ucap Gavin yang datang dengan raut muka segar dan memancarkan aura ketampanannya.
" kamu ngapain sih pagi pagi dah datang ke sini, ganggu aja " ketus Regan sambil beranjak berdiri dan membenarkan kemejanya yang sudah hampir terlepas semua kancingnya.
" pagi...hhhh...katamu, lihat jam berapa sekarang..memangnya semalam lembur berapa ronde ,sampai subuh, sampai sampai jam segini di bilang pagi " ketus Gavin sambil memperlihatkan jam di dinding ruangan itu yang menunjukkan pukul 9.
Alexa melotot sambil beranjak membenarkan dresnya dan rambutnya yang acak acakan.
" memangnya aku ini cewek apaan , walaupun aku bad girl tapi aku anti melakukan zina , apa lagi dengan orang macam dia " ketus Alexa sambil menunjuk pada Regan yang melotot mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Alexa.
" hehhh..jaga bicaramu , kalau sudah tau rasanya awas ketagihan kamu " jawab Regan sambil menunjuk pada muka Alexa yang melotot tajam penuh kemarahan.
Gavin yang berada di sana pun hanya tersenyum menahan tawanya..
" kalian nih , bikin gemes tau gak ...udah nika aja kalian berdua " ucap Gavin.
" hhh...nikah sama dia, bercanda , gadis seperti dia ...hhh...bikin repot tiap hari " ketus Regan.
" memangnya siapa juga yang mau nikah sama kamu, pemuda brengsek, suka nyuri kesempatan dalam kesempitan " balas Alexa.
Gavin terkejut dan menoleh ke arah Regan "memangnya kesempatan apa yang kamu curi dari dia Gan???" tanya Gavin.
" tanya saja sendiri " jawab Regan kemudian melangkah menuju kamar mandi .
Gavin menatap ke arah Alexa.
Alexa mendengus kesal dan melangkah ke arah sofa dan duduk di sana.
Gavin heran dan ikut duduk di samping Alexa.
" Alexa, aku mau tanya sama kamu "
" apa, cepetan " jawab Alexa ketus.
" sebenarnya apa yang kamu cari hingga kamu datangi rumah Regan?" tanya Gavin.
Alexa menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan kasar.
" Aditya "
"Aditya "
" iya Vin, Aditya dan aku saling mencintai kamu sepasang kekasih, tapi kejadian itu saat anak buahnya memukulnya dan menghajarnya kemudian menculikku, Regan membawanya pergi entah ke mana" jawab Alexa ketus.
" kayaknya perlu klarifikasi deh, dia gengnya Riko bukan aku, aku minta tolong sama dia ..tunggu tunggu jadi Aditya adiknya Regan orang yang sebenarnya kamu cintai selama ini" tanya Gavin.
" duh, kasihan amat sih hidup lo Gan, harus bersaing dengan adiknya sendiri" batin Gavin.
" kenapa kamu bengong " tanya Alexa.
" eh..nggak xa, o iya kamu udah makan apa belum ? " tanya Gavin .
Alexa menggeleng .
" Kita makan yuk" ajak Gavin.
" tapi tunggu aku mau mandi dulu" jawab Alexa.
" oke"
Dan tak lama kemudian Regan pun keluar dari kamar mandi , ganti Alexa yang masuk.
__ADS_1
Dan setelah itu mereka bertiga pun keluar dari kantor Regan untuk mencari sarapan pagi.
...****************...