
Pagi menjelang siang.
Setelah makan siang bersama Regan dan Alexa , Gavin pun pamit pulang ke kantornya.
" guys gue balik dulu ya " ucap Gavin pamit.
" heh.. sialan...terus Lo ngapain sebenarnya jauh jauh kemari, minta traktiran doang" ketus Regan kepada sahabatnya itu.
" brengsek Lo, tadi gue antar file yang Lo minta , dah gue kasih ke Silvia ..jangan negatif thinking dulu dong, lagian kalau emang gue minta traktiran gak apa apa dong , itung itung balas budi ke gue" jawab Gavin sambil tertawa.
" jaga mulut Lo, jangan sampai Alexa tahu tentang rencana kita" ucap Regan sambil membungkam mulut Gavin.
" ihhh..apaan sih lepasin brengsek "
" kalau sampai rencana gue berantakan awas" ancam Regan.
" sahabatku yang paling imut , Regan Anggara..kalau boleh tau apa sih rencanamu terhadap Alexa.." tanya Gavin yang membuat Regan melotot tajam.
Regan mendengus kesal menghadapi sahabatnya yang suka bercanda dan seorang playboy kelas kakap.
" aku akan menikahinya Vin "
" what.. beneran, jadi kamu bener bener mencintainya kan, apa gue bilang" ucap Gavin.
" enggak Vin" ucap Regan datar.
" maksut lo apa, Lo menikahinya tapi tidak mencintainya" ucap Gavin sambil mengacak kasar rambutnya.
" setelah dia jatuh cinta aku akan meninggalkannya dengan sebuah ikatan, dan.."
" Dan itu sungguh perbuatan yang paling kejam yang pernah ku lihat Gan, kamu sungguh keterlaluan, dia tidak bersalah, yang seharusnya menerima hukuman adalah Reno bukan Alexa " ucap Gavin.
"entahlah Vin, rasa sakit di hatiku masih ada , bayangan mereka yang sedang main di depan mataku juga masih terlihat jelas " ucap Regan sambil menunduk menandakan kesedihannya.
" kalau menurutku lebih baik kamu berdamai dengan hatimu, padamkan api dendammu , kejar cinta Alexa dengan ketulusan..jangan kau hukum orang yang tidak bersalah dengan kekejaman." ucap Gavin sambil menepuk pundak Regan.
"Lihatlah gadis itu , dia yang tak berdosa apa iya harus menerima hukuman atas perbuatan yang dilakukan kakaknya" ucap Gavin sambil menunjuk ke arah Alexa yang duduk di kursi kebesaran Regan.
" dekati dia , luluhkan hatinya dan segera move on dari Cecilia yang tidak mencintaimu" tambah Gavin sebelum dia melangkah pergi meninggalkan kantor Regan.
Regan menatap ke arah Alexa dan berjalan menghampirinya.
Terlihat Alexa yang mencoba membuka laptop milik Regan.
Tapi beberapa kali mencoba tidak bisa memasukkan password.
" ish...kok gagal lagi sih, padahal semua nama sudah aku masukkan, tinggal nama ku yang belum aku masukkan" gerutu Alexa yang tidak sadar Regan telah berada di belakangnya.
" kamu yakin akan berhasil" ucap Regan yang sudah berada tepat di belakangnya dan mengungkungnya dari arah belakang.
__ADS_1
Deg...
Tiba tiba jantung Alexa bergetar , tidak seperti biasa , kali ini wajah tampan Regan berada tepat di samping wajah cantik Alexa, pipi mereka nyaris saja bersentuhan.
"sini biar aku buka ,aku tunjukkan paswordnya" ucap Regan sambil membimbing tangan Alexa yang berada di atas mosue.
Sedangkan tangan satunya mengetik sebuah kalimat pasword
~ bad girl milik tuan muda ~
Dan laptop pun sudah bisa di buka.
Alexa tercengang dan menatap lekat wajah Regan, begitu juga Regan yang menatap lembut wajah cantik Alexa..jarak mereka begitu dekat sampai deru nafas keduanya saja bisa mereka rasakan .
Ceklekkk...
tiba tiba Oma masuk dan melihat keduanya yang sangat dekat dan nyaris berciuman, tapi Oma nyangkanya ya mereka baru saja berciuman.
" Oma ! " teriak Regan dan Alexa bersamaan.
" apa yang kalian lakukan!!!" tanya oma.
Regan masih belum sadar berada dan mengungkung tubuh Alexa sedangkan Alexa berusaha menyadarkan Regan dengan menepuk lengan Regan, tapi tetap saja Regan bicara sendiri dengan masih mengungkung Alexa.
Bukan Alexa kalau tak punya ide, dia injak kaki Regan dengan keras , sontak membuatnya berteriak dan melepaskan Kungkungannya.
" aduhhhh, sakit tau..." ucap Regan sambil meringis dan menjitak kepala Alexa.
Oma hanya tersenyum gemas melihat tingkah keduanya.
" sayang , kenapa kamu semalam gak pulang ke rumah ? " tanya oma .
" ehm...e...i..ini Oma , semalam..."
" semalam Alexa ketiduran dan aku juga lembur sampai malam jadi kami nginap di sini saja " jawab Regan yang membuat Oma melotot.
" apaaaaa..jadi begini kelakuan cucu oma, kamu nginep di sini dengan seorang gadis tanpa ada siapa siapa " ucap omanya heran.
"sayang ke sini, coba berjalan, ada yang sakit gak" tanya oma kepada Alexa.
Alexa pun bangkit dari kursi dan berjalan menuju Oma..
Regan mendengus kesal kepada omanya " ada ada saja Oma " Umam Regan.
" aku dan Regan gak ngapa ngapain Oma, kami cuma beristirahat doang, enggak terjadi apa apa di antara kami." jawab Alexa.
" aku percaya sama kamu nak, tapi aku gak percaya sama pemuda itu" ucap oma sambil menunjuk pada Regan.
" hello, Oma aku cucu oma Lo, sedangkan dia" protes Regan.
__ADS_1
" dia apa, sebentar lagi dia juga akan menjadi cucu oma" jawab oma sambil tersenyum.
Sedangkan Alexa masih bingung dan mencerna kata kata oma tapi tetap gak mengerti .
Regan yang paham pun hanya tersenyum sendiri.
Oma segera mengajak Alexa pulang ke rumah .
Regan hanya menatap kepergian Alexa sampai bayangannya menghilang.
"kenapa ya aku gak bisa jauh darinya, perasaan apa ini, gak enggak aku gak boleh jatuh cinta sama dia.. Tuhan tapi kenapa aku gak rela dia meninggalkanku walau untuk beberapa jam saja" gumam Regan sambil melihat jam yang melingkar di tangannya .
Regan kembali melanjutkan pekerjaannya dan ingin segera pulang.
🌺🌺🌺
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam , Alexa dan oma pun sampai di rumah.
Alexa melangkahkan kakinya di ruang tamu namun tiba tiba perutnya sakit tak terkira .
"aduhhh oma.." panggil Alexa sambil meringis kesakitan.
Oma pun panik dan segera memanggil para asistennya, Serli dan Sari pun segera berlari ..
" ada apa Oma" tanya Serli.
" ini tiba tiba perut Alexa sakit " ucap oma.
" kamu datang bulan ya Alexa" tanya Serli.
Alexa mengangguk.
" o ..gampang oma, dipijit saja punggungnya setelah itu saya buatkan jamu untuk meredakan nyerinya " ucap Serli dengan senyum hangatnya.
" Alexa, kamu tengkurap saja di sofa biar aku pijit ya" imbuh Serli
" iya, Serli benar Oma , dari tadi malam aku gak bisa tidur perutku sakit luar biasa , terus dipijit sama Regan " ucap Alexa.
Oma tersenyum menatap ke Serli dan Sari.
" baik aku telp cucu oma biar datang untuk mijitin kamu, Serli kamu buat jamu saja sana sama Sari " ucap oma sambil memegang ponselnya.
Alexa masih meringis kesakitan.
Tiba tiba ada yang datang dan memijit punggungnya dengan lembut .
Alexa dapat merasakannya dan lumayan meredakan rasa sakitnya.
" terimakasih Regan " ucap Alexa.
__ADS_1
Setelah dirasa enakan Alexa pun memutar tubuhnya dan alangkah terkejutnya Alexa..
...****************...