![Bagaikan Adam & Hawa (Azwa[R], I'M In Love)](https://asset.asean.biz.id/bagaikan-adam---hawa--azwa-r---i-m-in-love-.webp)
🍃🍃
Matahari menelusup masuk melalui celah gorden jendela yang sedikit terbuka di terpa oleh kipas angin yang menyala. silau teriknya mentari langsung menembak sepasang mata milik Azwa yang tengah terlelap pulas diatas ranjang tunggal miliknya. Merasa terganggu akan kesilauannya, sepasang mata bening itu berangsur terbuka seiring pulihnya kesadaran setelah berjam-jam lamanya terlelap.
Azwa meringsek lalu perlahan menduduki tubuhnya sembari mengucek kedua matanya yang menatap buram pada sekitarnya. setelahnya pandangan itu kembali membaik, mata sayu yang masih ngantuk itu mencari keberadaan jam yang terpajang di dinding. Sudah pukul 9 pagi, dan diaa baru bangun??? untung saja sang mentari membangunkan penduduk bumi dengan pancaran sinarnya yang menyengat.
Azwa menoleh ke samping, sesosok tubuh masih terbaring di ranjang tunggalnya, menghadap ke dinding dengan memeluk guling miliknya. masih terlihat sangat pulas tanpa terganggu sedikit pun.
"Aish! enak banget tidur anak itu" gerutu Azwa, ya iya sangat enak, wajahnya tertutup guling hingga tidak terkena gangguan sang mentari.
Azwa pun segera menuruni ranjang, menjulur kedua kakinya ke bawah hingga menginjak lantai berkeramik yang berwarna putih. tampak Ia pun meraih handuk di gantungan hanger, segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Woi! bangun! ngorok bae!" Azwa menggoyangkan tubuh sahabatnya yang masih terlelap. bahkan disaat ia selesai mandi, gadis itu masih terlelap dengan nyenyaknya. entah apa yang di mimpikan gadis itu.
"Eeemmmh! mengganggu!" keluhnya, dengan suara serak khas bangun tidur. matanya yang masih terpejam namun mengkerut menahan silaunya mentari.
"Bangun woi bangun! udah siang tauk!" gerutu Azwa. Keysha pun terpaksa menduduki tubuhnya lalu mengucek kedua mata.
"Eeem,"
"Huwaaaaaa!!"
Krek! krek!
Tulangnya berbunyi saat tengah merenggangkan otot-otot yang kaku. Keysha menatap Azwa yang tengah mengambil baju didalam lemari, masih mengenakan handuk yang berwarna pink itu. Ia pun segera menyusul Azwa untuk membersihkan dirinya yang bau.
Berberes rumah telah selesai, memasak menu sarapan juga telah selesai dengan nasi goreng buatan Aswa yang sangat lezat. gadis itu memang berbakat sekali dalam memasak. dan kini pada menjelang siang, mereka mulai menjalankan misinya untuk menemui Azwar.
"Sekarang kita harus kesana atau menghubungi seseorang aja?" tanya Azwa, dia masih bingung untuk menjalankan misi ini, sangat tidak memungkinkan dan pasti mereka tidak akan memberitahu pada orang asing.
"Kita menyamar!" ujar Keysha, dengan ide bulusnya itu.
__ADS_1
"Hmmm, menyenangkan!" seru Azwa tersenyum puas, membayangkan aksi gila mereka dalam pencarian.
"Tapi, pertama-tama kita harus menyusun rencana! pertama, kita cari tahu terlebih dahulu dimana saja letak sekolah-sekolah di Kota ini" ucap Keysha dengan penuh penegasan dan keyakinan yang kuat
"Ya, gue juga sudah mikir hal yang kayak gitu. ini dia, catatannya!!" Azwa menunjukkan sebuah buku, yang bertulisan nama-nama sekolah tingkat atas dan juga alamatnya.
"OMG! Azwa! lo gercep banget! belum juga direncanain" puji Keysha tak menyangka
"Kan gue udah tau apa rencana lo! makanya gue sibuk ke google maps untuk ngecari nama-nama sekolah" tutur Azwa, bangga dengan senyum merekah yang menghiasi wajahnya.
"Hmmm, good job! sekarang, kita harus siapkan alat-alat tempur kita" ujar Keysha
"Apa aja tuh?"
"Kita harus beli motor kayaknya untuk kesana. terus ... masker, alat membobol pintu dan yang lainnya deh"
"Motor ya? hmmm, gimana hidup kita selanjutnya disini"
"Benar banget. lo yakin rencana ini berhasil?"
"Gue harap sih walaupun rasanya kurang yakin"
"Harus yakin dong! semangat!"
"Semangat untuk cari jodoh lo!
"Apaan sih! gaklah, gue cuma pengen pertemukan dia sama tante gue" gerutu Azwa memutar bola matanya jengah.
"Tapi kan dia cowok yang dijodohkan ke elo"
"Emang iya, gimana kalau dia udah nikah? gak mungkin kan gue jadi pelakor" ucap Azwa, yang memang benar adanya.
__ADS_1
"Iya juga sih. yang terpenting kasih kejutan buat tante Sekar. ohya, gimana tidur lo? gue rasa lo gak ada ngeluh lagi"
"Hah, gue bersyukur banget, sumpah! semenjak kedatangan kita kesini, mimpi itu gak neror lagi" ungkap Azwa, merasa bersyukur teror itu tak lagi mengganggunya
"Ternyata benar kata teman gue, alhamdulillah deh"
"Iya, alhamdulillah banget.. senang gue ternyata dia bakat juga. sepulang dari sini, gue kasih tips lebih untuknya" ujar Azwa tersenyum senang.
"Ke gue juga dong, kan gue yang menjadi perantara kalian" pinta Keysha
"Is lo ini! iya entar kalau misi telah selesai" gerutu Azwa
"Sekarang ayolah kita beli motor" ajak Keysha
"Beli satu atau dua? beli dua atau tiga?"
"Anjir! untuk apa beli tiga?"
"Untuk hantu!"
"Hahahahahahahaha"
🍃🍃
***Ah otor garing 😂
Like
Koment
Hadiah
__ADS_1
Vote***