![Bagaikan Adam & Hawa (Azwa[R], I'M In Love)](https://asset.asean.biz.id/bagaikan-adam---hawa--azwa-r---i-m-in-love-.webp)
🍃🍃
Keesokan paginya, suasana pagi begitu cerah akan sinar mentari yang menyengat. secerah suasana hati seorang gadis yang tengah tersenyum-senyum akan kejadian tadi malam di Mall. mengingatkannya pada Azwar yang begitu baik dan tampan, apalagi kini dia telah mengetahui akan kediaman pria itu. Azwa tengah berdiri diatas balkon depan kediamannya, menatap suasana jalanan yang hanya dipenuhi atap rumah. Namun melihat itu bisa membuatnya tersenyum. bukan tersenyum pada atap-atap rumah, melainkan tersenyum akan pengalamannya yang begitu agresif memeluk pria.
"Hhh .... Azwar, seumur-umur aku belum pernah meluk cowok, lah sedangkan kamu, aku begitu tak tau malunya. hahah! entah kenapa aku bisa seperti itu" gumamnya bingung, namun masih tersenyum
"Dia tampan, seperti keturunan bule aja. eh tapi kan-om gilang kayak keturunan bule yaa, pantas mirip" lanjutnya lagi.
Hingga sedang asyiknya melamuni Azwar, tiba-tiba ia dikagetkan akan sapaan tetangga sebelah yang baru keluar dari kediamannya. Azwa pun menoleh, gelagapan seakan tertangkap basah
"Ngapain kamu kak, senyum-senyum sendiri" sapa seorang wanita
Azwa menoleh, kaget, "Eh, dek ... enggak. cuma suka sama mataharinya yang buat kita jadi sehat" papar Azwa, cengengesan. tampak ia salah tingkah.
Wanita si tetangga pun memicingkan matanya menatap lekat pada Azwa, "Aku tau kamu pasti sedang jatuh cinta" tebaknya
"Is enggaklah, orang belum pernah kelayapan, jatuh cinta darimana coba" sanggah Azwa
"Tapi seperti gitu sih. ohya, udah hampir sebulan disini apa kakak gak berniat cari kerja? daripada suntuk di rumah kan?" usul wanita itu, yang bernama Laila.
Laila, tetangga sebelah yang nge-kost sendiri. anak rantau dari daerah terpencil dan bekerja di Kota. Bekerja di toko ponsel Oppo sebagai promotor. Dia cukup dekat dengan Azwa dan Keysha, walau jarang bertemu karena bekerja shif namun ia tahu bila dua gadis itu belum pernah bekerja disini dan tengah mencari keluarga yang sempat hilang.
"Iya juga yaa, di Oppa ada lowongan gak?" cetus Azwa
"Hmm, belum ada sih. kakak mau kerja??"
Azwa mengangguk
"Nanti ku coba cari deh buat kakak"
__ADS_1
"Terima kasih yaa"
"Iya, aku berangkat dulu yaa, kalau kakak suntuk main deh ke tempat ku" tawarnya
"Insha Allah yaa! hati-hati" teriak Azwa, melihat gadis itu tengah menuruni tangga. mereka pun saling melambaikan tangan seraya mengulum senyum.
Setelah wanita itu pergi, Azwa menghembuskan nafas dengan kasar, benar apa katanya, sampai berapa lama nganggur? sedangkan Azwar sudah berhasil ia temui.
"Benar, kami harus bekerja toh, dari pada uang tabungan berkurang mulu. lagian kasihan juga Keysha, karna urusanku dia juga terlibat" gumam Azwa, gadis itu kembali beranjak masuk ke kediamannya seraya memegang sapu. gadis itu pagi-pagi sudah rajin menyapu.
Melewati kamar dan sedikit mengintip,menggeleng-gelengkan kepala melihat sahabatnya yang masih tertidur pulas diatas ranjangnya.
"Dasar kebo!" gerutu Aswa terkekeh. kembali ke dapur untuk menaruh sapu lalu bersiap untuk masak sarapan pagi.
**
"Masak apa sih, Wa?? wangi amat" tanyanya, masih dengan suara yang serak khas bangun tidur.
Azwa menoleh ke asal suara, seketika ia terkejut melihat penampakan itu. "Ya Allah, Key! itu kenapa rambut kayak genderuwo" ledek Azwa, melihat rambut temannya yang berantakan.
Keysha meraba rambutnya, "Hehehe, tidur gue enakan sih jadinya gini" Dia cengengesan.
"Is, pergi sana mandi! dasar kebo!" usir Azwa
"Ya! bawel! lo masak apa sih?" Keysha menatap kuali yang menyembulkan asap beraroma wangi.
"Mie goreng jawa," ucap Azwa seraya mengaduk mie agar tercampur rata pada bumbunya
"Kelihatan enak ih, gue pengen"
__ADS_1
"Iya, makanya mandi dulu sana!"
"Huuuh!!" Keysha bergegas mengambil handuknya yang digantung di hanger. berada di kamar mereka.
**
Sarapan pagi hari ini telah selesai, diakhiri oleh rasa kenyang yang melanda. berhasil melahap ludes setengah kilo mie kuning dengan begitu nikmatnya. Keysha tak menyangka bila sahabatnya ini sangat jago memasak walau baru mencoba sekali. Ya wajar saja, kala di hari libur ia turut ikut membantu koki di Restorant yang dikelola ayahnya di Jakarta sana. jadi tak perlu heran lagi bila gadis ini sangat lihai dalam urusan dapur.
"Hebat lo! bisa masak beginian. kenyang gue, gila!" pujinya, mengelus perut yang membuncit
"Mie dong kalee! biasa aja"
"Hehehe, besok buat lagi yaa" pinta Keysha
"Lo beli mie-nya di warung atau pasar gih, baru kita buat"
"Emang di Hypermart semalam gak ada mie gituan?" tanya Keysha
"Mana ada! Kalau mau lengkapnya mah di pasar" gerutu Aswa
"Iya pula yaa"
"Pergi sana cuci piring sama beresin dapur, tugas lo lagi itu" titah Azwa
"Iya bentar, gue kenyang banget lho"
🍃🍃
Yuk di Like, Koment dan Poinnya kakak 😊🙏
__ADS_1