![Bagaikan Adam & Hawa (Azwa[R], I'M In Love)](https://asset.asean.biz.id/bagaikan-adam---hawa--azwa-r---i-m-in-love-.webp)
🍃🍃
Disisi lain, Azwar mengedarkan pandangan mencari wanita gila itu, namun dalam pandangannya ia tak menemui lagi sosok pengganggu tersebut. perasaannya cukup lega, melirik Siska yang berada di belakangnya lalu mengajak wanita itu untuk pergi.
"Aman!" ucapnya tersenyum
"Hhh .. cara menghindar yang paling jitu bukan?" ucap gadis itu tersenyum seringai
"Kamu cerdas! ayo" ajaknya. dengan perasaan lega pun akhirnya sepasang kekasih itu bergegas menemui kasir.
Disisi lain, kedua gadis cantik itu tengah tak tahan lagi untuk menunggu. rasanya lama sekali, menahan rasa lelah di kaki yang mengharuskan mereka untuk berdiri, bersembunyi agar tak dapat dilihat oleh pria itu. dipuncak rasa lelahnya, akhirnya pucuk dicinta ulam pun tiba, Pria yang mereka nantikan telah keluar dari sangkarnya.
"Itu dia!" girang Azwa
"Ayo kita ikuti," ajak Keysha
Dalam diam pun mereka mengikuti dua sejoli itu, menilik lebih dalam dari pandangan jauh yang tak pernah lepas menatap satu objek yang begitu susah untuk digapai. Hingga setiba di parkiran, tampak mereka memasuki mobil. Azwa dan Keysha pun melakukan hal yang sama, bergegas mengambil motornya untuk mengejar jejak mobil tersebut.
Jalanan kota di Malam minggu yang sangat padat, tidak sepadat malam-malam lainnya. walau sudah hampir larut namun kota kecil itu masih penuh dengan kendaraan yang berlalu lalang. bak mata elang yang sangat tajam, dua pasang mata masih menatap lekat mobil berwarna silver itu tanpa ingin dilepaskan.
"Hati-hati, Wa. jalanan ramai banget" peringat Keysha yang duduk dibelakang, memeluk boneka-boneka milik mereka dari hasil kerja keras saat tadi.
__ADS_1
"Iya, tenang aja. masalah ini mah gue jago" sahut Azwa.
Hingga mobil berbelok memasuki jalanan yang mungkin saja itu adalah alamat tinggal si wanita. Mobil tersebut terus melaju dengan kecepatan sedang, motor milik Azwa yang masih tertinggal jauh, berusaha menajamkan penglihatan. hingga tak berapa lama. Mobil berhenti tepat di depan rumah bulatan.
Siska turun, melambaikan tangan pada sang kekasih hingga mobil itu kembali melaju.
"Move!!" desak Keysha, mereka mengikuti mobil itu. beruntung saja si pemilik mobil tidak merasa curiga telah di kuntiti oleh wanita barbar tersebut.
"Key, lo bawa KTP gak?" tanya Azwa
"Bawa, kemana aja gue mah bawa." teriak Keysha
"Ah syukurlah"
"Eh, bawa dong" sahut Azwa.
Hampir setengah jam berjalan mengikuti mobil Azwar, akhirnya mereka telah tiba di komplek perumahan elite itu. Komplek perumahan yang memiliki banyak fasilitas untuk penduduknya, rumah bulatan sederhana namun cukup luas. perumahan milik perusahaan yang diberi fasilitas untuk pegawainya hingga masa pensiun nanti. dan dapat dipastikan bila Azwar sudah menjadi pria yang mampan dan berpenghasilan besar.
"Apa kita harus masuk?" tanya Azwa
"Coba aja" saran Keysha
__ADS_1
Azwa kembali melajui kendaraannya,.hingga security menghadang dan memberi beberapa pertanyaan. hingga cukup lama, mereka diperbolehkan masuk. entah apa yang mereka katakan pada penjaga itu.
"Sial! mana lagi mobilnya" gerutu Azwa
"Kayaknya dari ujung sana tu mobil belok ke kanan deh"
"Yaudah" Azwa mengikuti arahan sahabatnya, berbelok ke arah kanan dan celingak celinguk mencari mobil berwarna silver itu.
Di kediaman Azwar, pria itu baru saja tiba di rumah. tampak sepi dan tak berpenghuni, pasti Ibu sudah tidur disaat jam segini. pria itu pun menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang, menatap langit-langit kamar seraya memikirkan gadis asing itu.
"Perempuan gila!"
"Bagaimana mungkin aku itu punya orang tua di Jakarta! hhh ...."
"Aneh,"
"Hoaaaam!! ngantuknya!" keluh pria itu. Ia pun bangkit untuk mencuci wajah terlebih dahulu sebelum tidur.
Disisi lain, Azwa dan Keysha masih sibuk mencari, memutar kesana kemari tak kunjung jua ia temui. Dengan perasaaan batinnya yang kuat, menunjuk ke arah sana, ia pun bergegas mencoba ke tempat itu. berjalan terus dan terus, hingga matanya menangkap sebuah mobil yang berwarna sama dan model yang sama pula.
"Itu!!"
__ADS_1
🍃🍃