Bagaikan Adam & Hawa (Azwa[R], I'M In Love)

Bagaikan Adam & Hawa (Azwa[R], I'M In Love)
41. Putus


__ADS_3

🍃🍃


Malam ini Azwar bersiap-siap untuk berangkat ke kediaman kekasihnya, memanjakan wanita itu hingga puas sampai bengek.


Mengenakan kaos putih dibaluti kemeja navy, membuatnya terlihat sangat tampan. belum lagi rambut klimis beraroma wangi yang disisir rapi. benar-benar rupawan dan berkharisma.


"Bu, Azwar keluar dulu yaa" pamitnya


"Gak makan malam dulu?"


"Diluar aja bu. Siska ngajak keluar"


"Baiklah, hati-hati di jalan"


Azwar segera menyalimi punggung tangan ibunya. tampak ibunya itu tengah menonton sinetron ikan terbang di Indosiar. sungguh mengharukan dan menegangkan. membuat jiwa emosi meronta-ronta saat menyaksikannya.


Beberapa menit kemudian, Azwar telah tiba dikediaman Siska. keadaan rumah itu tampak sepi, tak ada tanda-tanda kehidupan didalam sana. Azwar segera turun dari mobil, melangkahkan kaki hingga mencapai pintu.


Tok tok tok


"Assalamualaikum" ucap Azwar


"Iya! Waailaikumsalam, tunggu!" sahut orang didalam.


Ceklek,


Pintu pun dibuka dari dalam, menampikkan Ibu Siska dengan senyum cerahnya.


"Eh, calon mantu, ayo masuk"


"Siska mana, Tan?"


"Itu masih di kamarnya, mungkin lagi dandan" jawabnya


"Oh," Azwar memasuki kediaman tersebut. menduduki tubuhnya di sofa.


5 menit, 10 menit, tak kunjung jua keluar dari kamarnya. sungguh membuat Azwar merasa jengah. apalagi mendengar ocehan demi ocehan Ibunya Siska yang terkenal cerewet ini. Azwar hanya bisa mengangguk-angguk saja menanggapi ocehan itu.


Hingga di 15 menit menunggu, wanita itu pun keluar dari singgasananya. Berpenampilan cantik, mengenakan blouse, celana denim, dan hijab yang ia singkapkan di tengkuk leher. hampir memperlihatkan kulit dadanya. tak lupa tentengan tas mini yang selalu ia bawa.


"Sayang, sorry lama" ucapnya


"Gak apa. ayo" ajak Azwar

__ADS_1


"Kami keluar dulu, Tan"


"Hati-hati ya, jaga Siska"


"Oke, Tan. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam."


Tibalah di sebuah kafe yang menjadi tempat favorite kalangan anak muda, dengan ornamen dan design interior yang begitu menarik, menjadi daya tarik para kunjungan yang tiba disana. Ada pula background yang sangat cocok untuk berfoto.


"Kak, pesan yang ini sama minumannya juga yang ini ya, masing-masing dua porsi" ucap Siska


"Baik, Kak. Permisi" pelayan pun pamit.


"Sayang, kita pesan makanannya sama, gak apakan?" tanya Siska pada Azwar yang asyik menonton band yang tengah manggung


"Gak apa, terserah kamu aja" jawab Azwar.


"Beb, tengok kesini dong" pinta Siska. Azwar menoleh ke depan menatap kekasihnya itu.


"Senyum" titahnya, Azwar menurut, menunjukkan senyum yang dipaksa


Cekrek!


Azwar memutar bola matanya, jengah. ia pun kembali menurut lagi.


"Ya gitu"


Cekrek


"Gini kan bagus, sekarang kita selfie berdua" Siska meringsek, mendekati Azwar. mereka kembali berselfie beberapa kali.


"Udah ah! lebay, Sis" gerutu Azwar tidak suka


"Gak kita aja kok kayak gini. mereka berlebihan lagi" gerutu Siska


"Iya jangan diikuti juga. kayak anak-anak tau ga" omel Azwar


"Huh! kamu gak asik!" keluhnya kesal. Namun Azwar hanya biasa saja, bersikap diam tampak acuh. hingga pesanan mereka berdua datang, dengan girangnya wanita itu kembali menyalakan kameranya.


"Selamat makan" ucap pelayan dengan sopan dan ramahnya. lalu berlalu pergi.


Saat Azwar ingin menyendoki makanannya, tiba-tiba gadis itu langsung mencegah Azwar.

__ADS_1


"Tunggu!" lerainya


"Apa lagi, Ka? makanlah, jangan berfoto pula" gerutu Azwar


"Is! sekali aja" Dia tetap kekeuh mengambil potret hidangan menu malam itu.


Azwar berdesah frustasi, ia pun membiarkan wanita ini dengan sesuka hatinya.


Cekrek cekrek


"Selesai! tinggal di posting"


"Dasar udah tua tapi masih anak-anak" gumam Azwar, ia pun melahap makanan itu dengan cepat. diikuti oleh Siska yang mulai melahap makan malamnya dengan santai sembari memainkan sosial medianya.


Makan malam pun selesai, Azwar menatap lekat gadis di depannya yang masih sibuk dengan ponsel. kemudian menatap piringnya, tersisa cukup banyak. membuat Azwar jengah.


"Siska"


"Hm?"


"Makan dulu, baru ponsel"


"Iya, ini sambil kok"


"Gak baik kayak gitu, Sis"


Siska tak mengindahkan nasihat itu. Ia sibuk membalas pesan dari teman-teman sosialitanya.


Azwar kesal, ia mengambil ponsel tersebut dan memegangnya erat. sontak saja Siska langsung kaget dan mulai mengeluarkan amarahnya pada Azwar.


"Azwar, kau!"


"Diam! aku sudah tak tahan lagi sama sikapmu yang kayak gini ya! tiap kita jalan berdua, kau selalu sibuk dengan ponsel kau!"


"Aku--


"Hubungan kita PUTUS! gak ada kata balikan lagi! ini hp kau! selamat tinggal!"


Azwar langsung beranjak pergi dengan langkahnya yang lebar. meninggalkan Siska sendiri yang tersentak kaget.


"Azwar!" ia pun berlari mengejar pria itu. namun sayang, Azwar telah pergi dengan mobil yang ia kendarai.


🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2