Battle Of Hunter

Battle Of Hunter
Chp 10, Keluar Dungeon


__ADS_3

Dungeon tetap.


Aron berjalan keluar dari dungeon dengan Omen dipundak dan tas besar berisi box penyimpanan dipunggunya juga Naviza yang mengikutinya dibelakang setelah menggunakan jubah yang menutupi semua tubuhnya hingga kekepala.


Aron merasa sangat beruntung karena yang dia temui dijalan menuju keluar hanya ada monster saja dan tidak ada hunter sama sekali.


Walaupun sudah ada beberapa peraturan yang melarang keras pembunuhan dalam dungeon tapi beberapa hunter yang gila harta sering sekali beraksi dan membunuh hunter lain.


Semenjak terjadinya dungeon break seperti ini Aron semakin waspada terhadap Hunter yang tidak dia kenal bahkan Aron akan lebih memilih tidur dikamar mayat bersama para mayat dari pada harus tidur bersama para Hunter disatu ruangan dengan alasan 'Mayat tidak akan menyerangnya'.


Aron hanya bertemu beberapa orang dan hunter saat mendekati portal menuju keluar Dungeon dan disaat banyak orang seperti ini tentu tidak akan ada hunter bodoh yang menyerang dan merampas.


Walaupun begitu Aron tetap menjadi pusat perhatian karena adanya kucing dipundaknya.


"Oi bukannya itu Hunter kemarin yang datang membawa kucing?"


"Kemari dia sendiri temanya dapat dari mana."


"Mungkin mereka bertemu dihutan."


Berbagai komentar positif dan negatif kembaki terdengar ditelinga Aron dan Naviza tapi segera mereka mempercepat langkah mereka untuk keluar portal.


Diluar Portal.


"Huh akhirnya keluar juga." Aron bernafas lega setelah tiba didepan portal.


"Aku akan memesan taksi menuju keAssocination untuk mwlaporkan rekanmu." Aron segera berjalan kepinggir jalan diikuti oleh Naviza.


Cukup cepat mereka mendapatkan taksi karena memang banyak taksi yang stay disana menunggu penumpang.


Tidak butuh waktu lama untuk sampai digedung Association Group dan Aron memilih untuk kebagian penjualan item sedangkan Naviza pergi untuk melaporkan kematian rekannya.


Aron sengaja menyerahkan pelaporan pada Naviza karena mungkin dia lebih mengerti dari pada Aron.


Tempat penjualan item.


"Terima kasih atas itemnya ingin dilakukan pembayaran secara langsung atau transfer?" Bertanya seorang petugas yang bertugas menilai semua item milik Aron.


"Transfer saja." Aron memberikan kode qr diponselnya.


Tidak butuh waktu lama uang sebesar lima belas juta rupiah berhasil masuk kerekeningnya.


"Terima kasih." Aron berjalan keluar dan menunggu Naviza selesai dengan urusannya bersama Omen yang masih stay dipundak.


Setelah dua jam menunggu akhirnya Naviza keluar.


"Bagaimana?" Bertanya Aron.


"Udah mereka akan mengurus mayat Hunter yang ada didalam Dungeon." Naviza menjawab.


"Baiklah apa kamu membawa hanponemu?" Bertanya Aron karena biasanya hunter akan menitipkan barangnya diAssociation sebelum memasuki Dungeon karena segela teknologi dari luar tidak akan bisa masuk kedalam dungeon meskipun kamu mengikatnya pada badanmu.


"Ini tapi untuk apa?" Bertanya Naviza.


"Aku akan mentransfer hasil Dungeon kali ini jadi berikan nomor rekeningmu saja." Aron sudah siap untuk mengirim hanya perlu rekening tujuan.


"Tidak usah aku juga belum berterima kasih padamu karena telah menyelamatkanku." Tolak Naviza.


"Cepatlah aku tidak ada waktu Naviza." Aron memaksa.


"Ba-baiklah." Akhirnya Naviza memberikan nomor rekeningnya dan lima juta tupiah berhasil masuk kedalam penyimpanannya.

__ADS_1


"Terima kasih." Berterima kasih naviza dalam hal menolongnya.


"Memang harus dibagi." Tapi Aron mengarikanya dengan hal lain. "Kamu mau pulang biar aku antar." Aron menawarkan.


"Sebenarnya aku diusir dari kost dan aku berencana mencari kost baru menggunakan uang yang kamu transfer." Ucap Naviza agak malu mwngatakan bahwa dia telah diusir karena tidak mampu membayar.


Tiba tiba sebuah peluang berhasil Aron dapatkan. "Aku menemukan Kost yang bagus ikutlah denganku." Sembarang saja Aron menarik tangan Naviza untuk mengikutinya masuk kedalam taksi yang baru lewat.


"Eh! Aku belum bilang setuju." Naviza bersuara didalam taksi.


"Sudahlah kamu ikut saja dari pada harus keliling mencari kost lagi. Kota palu ini besar loh Navi." Aron mengelus omen dipangkuannya.


Singkat cerita akhirnya taksi mereka sampai dirumah Aron dan cepat Arob menurunkan tasnya juga Naviza setelah membayar taksi.


"Bagaimana kost nya besarkan?" Aron membanggakan rumahnya yang ingin dia jadikan rumah Kost untuk menambah penghasilannya.


"Woaa! Bagus banget kamu kost disini?" Naviza langsung tertarik saat mereka melangkah masuk dan melihat seisi rumah juga kamar milik Naviza dimana itu adalah kamar tamu.


"Hehe ya kan .. ini rumahku kamu hanya cukup membayar tiga ratus ribu sebulan tapi kamu harus membersihkan rumah dan membuat makanan." Aron memberikan harga yang sangat murah karena sebenarnya tujuan awalnya adalah agar ada orang yang membantu membuatkannya makanan karena Aron tidak terlalu pandai memasak.


Naviza sempat bimbang sementara setelah mengetahui ini rumah Aron tapi saat mempertimbangkan harganya untuk kost sebesar ini cepat dia setuju. "Deal."


"Baiklah kamu urus keperluanmu sendiri dikamarmu juga terdapat kamar mandi dan sebaiknya kamu mandi karena terllau bau setelah berada disarang goblin." Eje Aron kembali kekamarnya untuk mandi juga.


"Bodoh amat." Walaupun Naviza berkata begitu tapi dia tetap merasa tersinggung karena membahas bau badannya.


**********


Siang hari rumah Aron.


Setelah semuanya mandi termasuk Omen yang tiba tiba langsung menyukai mandi beda dengan dulu yang sangat takut dengan air. Naviza langsung menyiapkan makan siang dengan bahan seadanya yang ada dikulkas.


"Kenapa semua bahan dirumahmu rendahan Aron." Berkata Naviza karena dilihat daja bahwa Aron tidak pandai memilih sayur saat berbelanja dipasar.


"Aron! Kenapa hanya ada ikan kaleng disini!?" Kembali Naviza berteriak.


"Itu untuk Omen!" Jawab Aron.


"Haih untuk sementara cukup makan ikan kaleng dan sayur saja." Pusing Naviza memikirkan makan siang mereka.


Setelah sekian menit memasak akhirnya Naviza menyajikan makan siangnya diatas meja. "Aron makanan sudah siap loh!" Teriak Naviza saat melihat Aron sedang sibuk mengasah pedangnya.


"Baik aku datang!" Balas Aron berteriak karena memang dari kemarin hanya memakan roti kering sehingga perutnya cukup lapar.


"Duduklah." Ucap Naviza yang sudah duduk terlebih dahulu dengan piring dan nasi dihadapannya.


"Sepertinya ini enak." Aron dengan cepat mengambil nasi dan lauknya. "Ini benar benar enak dimana kamu belajar memasak Naviza?" Bertanya Aron.


"Ibuku." Seakan ada sesuatu Naviza menjadi kelihatan sedih saat menyebut ibunya.


"Lalu dimana ibumu sekarang?" Bertanya Aron.


"Ibuku meninggal tahun lalu sedangkan ayah dan kakakku meninggal lima tahun lalu." Ucap Naviza dan suasana menjadi canggung saat dalam keadaan makan.


Tentu Aron tahu yang dimaksud Naviza lima tahun lalu adalah sebuah tragedi tsunami yang melanda palu dan banyak keluarga yang kehilangan sanak saudaranya.


Meong...


Tiba tiba Omen datamg memecah kecanggungan.


"Ada apa omen?" Bertamya Naviza melihat Omen bertingkah aneh.

__ADS_1


"Dia lapar Navi, apa kau tidak memberikannya makanan?" Bertanya Aron.


"Aku tidak menemukan makanan kucing kecuali ikan sarden." Navizapun menjawab.


"Maaf tapi makanan kucing terllau mahal dan Omen lebih suka makan ikan asin sepertinya ikan asinya habis.. omen makanlah sarden untuk sementara dulu." Jelas Aron.


"Aku baru tahu jika ada kucing yang lebih suka makan ikan asin dari pada ikan kaleng." Heran Naviza.


Makan siang berjalan dengan lancar walaupun sempat canggung. Setelah makan siang Aron mengajak Naviza pergi kesupermarket yang tidak jauh dari rumahnya untuk membeli bahan makanan juga sekalian Aron belajar dari Naviza.


Setelah membeli makanan disuper market Naviza pamit untuk keluar tapi hanya ingin sendiri dan Aron tahu pasti bahwa Naviza ingin membeli pakaian karena setelah membersihkan badan dia hanya menggunakan jubah yang diberikan oleh Aron.


...----------------...


Rank Dungeon


Coklat___Bronze


Putih___Iron


Perak___Silver


Kuning___Gold


Biru___Platinum


Ungu___Mythril


Hitam___Adamantine


MERAH-berarti tidak dapat diperediksi. Bisa saja Coklat bisa juga adamantine atau yang lain.


Rank Hunter


Bronze___F- F F+


Iron___D- D D+


Silver___C- C C+


Gold___B- B B+


Platinum___A- A A+


Mythril___S- S S+


Adamantine___X


Rank kekuatan


F


D


C


B


A


S

__ADS_1


X


__ADS_2